ARSIRAN LUKISAN TANPA WUJUD

Oleh: Jamhuri-Direktur Eksekutive LSM Sembilan

Berbicara tentang Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) dan Mineral Batubara (Miberba) bukan cerita baru akan tetapi merupakan kisah lama warna penegakan hukum dan penyelenggaraan negara serta warna Azaz-Azaz Umum Pemerintah yang Baik (AUPB).

Hal tersebut merupakan  cerita tentang suatu garis arsiran pembatas antara penegakan dengan kepastian hukum, baik itu dari perspektive kaidah hukum perizinan maupun hukum lingkungan serta Azaz-Azaz Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) yang merupakan pedoman utama bagi  Pemerintah yang paling mendasar untuk berpikir, berbuat ataupun tidak berbuat.

Secara de jure dan de facto keberadaan dan operasional TUKS di Provinsi Jambi menimbulkan kesan Pemerintah dan Hukum telah lumpuh tertindas di bawah kekuasaan musuh-musuh demokrasi seperti Oligarki, Kleptokrasi, dan Plutokrasi.

Pandangan ataupun penilaian tersebut dilatar belakangi dengan membaca dan memperhatikan serta mempelajari defenisi masing-masing paham musuh demokrasi tersebut.

Seperti dengan merujuk pada pandangan Jeffrey A. Winter dalam bukunya berjudul Oligarki adalah suatu bentuk pemerintahan di mana kekuasaan politik dan ekonomi dikendalikan oleh sekelompok kecil individu atau golongan elit.

Tidak jauh berbeda pada golongan musuh demokrasi lainnya yaitu system pemerintahan Kleptokrasi yang secara harfiah dapat diartikan yaitu suatu bentuk pemerintahan dimana pemegang kekuasaan menggunakan posisinya untuk mencuri kekayaan negara atau korupsi.

Defenisi tersebut menggunakan frasa Kekayaan bukan Keuangan Negara, artinya yang dicuri pada system tersebut bukan sekedar keuangan negara (tunai) akan tetapi mencuri kekayaan negara yang ada sebagaimana amanat Pasal 33 ayat (3) UUD’45.

Penggalan kata pada kalimat konstitusional tersebut menyebutkan dengan kata “….kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”

Amanat konstitusional tersebut dengan kekuatan mengikat dan memaksa telah mengatur bahwa pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan alam dilakukan dengan system tidak lain selain daripada system demokrasi.

Tetap dengan mengedepankan dan mengutamakan kepentingan rakyat sesuai dengan tujuan negara sebagaimana amanat alinea ke IV Preumble UUD’45.

Pencapaian tujuan yang memerlukan pembiayaan yang bersumber dari pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan alam secara profesional dan proporsional untuk pendapatan bagi keuangan negara yang bersumber dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Pajak  dari berbagai sektor perpajakan.

Disamping system sebagaimana diatas musuh Demokrasi berikutnya yaitu apa yang disebut dengan sebutan Plutokrasi.

Keadaan penyelenggaraan negara di Provinsi Jambi terkesan telah diwarnai oleh praktek sebagaimana defenisi dari ketiga system pemerintahan tersebut.

Di samping itu ada kesan bahwa di Provinsi Jambi adanya suatu keadaan yang layak dinilai bahwa Pemerintahannya telah terkontaminasi oleh paham Plutokrasi yaitu suatu pemerintahan yang dikuasai oleh orang-orang kaya yang tercipta dari suatu kondisi ekstrem.

Di mana adanya keadaan yang memberikan gambaran adanya pemanfaatan keadaan ekstrem untuk kepentingan beserta kelompok tertentu.

Secara normatice negara yang memiliki sumber daya alam yang tinggi seperti minyak dan gas, logam mulia, mineral Batubara merupakan lahan subur atau setidak-tidaknya berpotensi mengalami jenis pemerintahan ini (Plutokrasi).

Karena pada umumnya, Lembaga atau pun institusi dan pihak-pihak  berkompeten yang mengontrol sumber daya alam tersebut ingin mempertahankan kondisi atau keadaab yang menguntungkan bagi mereka.

Secara normative jika persoalan TUKS tersebut sejak dari awal pendiriannya dilihat dengan perspektive Azaz-Azaz Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB), dengan mengedepankan kaidah atau norma hukum perizinan dan hukum lingkungan indikasi adanya ajaran paham musuh-musuh demokrasi tersebut tidak mesti terlihat bak arsiran lukisan tanpa wujud.(*)




Program MBG Jambi Dimulai, 3.509 Siswa Dapat Makanan Sehat, Diharapkan Merata ke Semua Sekolah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 3.509 peserta didik di Kota Jambi kini menjadi bagian dari penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program ini tersebar di 14 sekolah, meliputi Paud, TK, SD, SMP, dan SMA. Dengan suksesnya pelaksanaan tahap pertama, program ini diharapkan dapat diperluas lebih banyak lagi ke seluruh sekolah di Kota Jambi secara bertahap.

Ketua Kelompok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Provinsi Jambi, Adityo Wirapranatha, menyampaikan bahwa meskipun jumlah sasaran awal adalah 3.519 peserta didik, sekitar 10 balita masih menunggu pelaksanaan posyandu untuk bergabung dalam program ini.

“Ke depan, kami akan terus berusaha memperluas jangkauan MBG agar lebih banyak siswa bisa merasakan manfaatnya,” ungkap Adityo.

Baca juga: Pj Wali Kota Jambi Tinjau Program Makan Bergizi Gratis, Siswa Antusias Nikmati Hidangan Sehat

Baca juga: Peluncuran Program MBG di Jambi: Gubernur Pastikan Distribusi Makanan Bergizi Tepat Waktu

Program ini diharapkan tidak hanya memberi manfaat dalam hal pemenuhan gizi, tetapi juga menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan penuh energi.

Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan instansi terkait, program MBG di Kota Jambi diprediksi akan terus berkembang, memberikan dampak positif yang lebih besar bagi para siswa dan masyarakat.

Dengan pelaksanaan yang lancar pada tahap pertama, program ini diharapkan dapat memberikan fondasi yang kuat bagi generasi penerus yang lebih sehat dan siap menggapai masa depan.

Penjabat Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, yang turut meninjau langsung pelaksanaan MBG di SD Negeri 66, merasa senang melihat antusiasme para siswa yang menghabiskan seluruh sajian makanan dengan lahap.

Baca juga: Petani Kerinci Senang, Harga Karet Melejit di Atas 11 Ribu per Kilogram

Baca juga: LAM Kota Jambi Angkat Bicara, Buntut Peredaran Minol yang Disorot Masyarakat

“Saya lihat anak-anak makan dengan gembira, semuanya habis. Ini tanda bahwa mereka menyambut baik program ini,” kata Sri, memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan hari pertama.

Menu yang disajikan pada hari pertama terdiri dari olahan ayam, sayur oseng tempe buncis, buah jeruk, dan susu. Program ini dirancang untuk mendukung kesehatan dan kecerdasan siswa dengan memberikan makanan bergizi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Sri Purwaningsih juga mengimbau para siswa untuk mengurangi kebiasaan mengonsumsi jajanan tidak sehat yang biasa mereka beli.

“Kami sudah menyediakan makanan bergizi di sekolah. Ayo manfaatkan kesempatan ini dan kurangi jajanan yang tidak sehat,” pesan Sri, berharap para siswa dapat lebih memperhatikan pola makan mereka.

Rizki, salah satu siswa SD Negeri 66, dengan senang hati mengungkapkan kebahagiaannya menikmati menu MBG yang disajikan.

“Makanannya enak, saya sudah habis makan semuanya,” katanya, menunjukkan betapa menikmati makanan sehat tersebut membuatnya puas.

Dengan dimulainya program MBG di Kota Jambi, diharapkan program ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak siswa di berbagai sekolah, mewujudkan generasi muda yang lebih sehat dan siap menghadapi masa depan.(*)




Pj Wali Kota Jambi Tinjau Program Makan Bergizi Gratis, Siswa Antusias Nikmati Hidangan Sehat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Jambi resmi dimulai pada Senin, 17 Februari 2025, dan berjalan dengan sukses.

Penjabat Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, turut meninjau pelaksanaan kegiatan di SD Negeri 66 dan melihat langsung semangat para siswa dalam menikmati hidangan bergizi yang disajikan.

Sri tampak puas melihat anak-anak yang antusias menghabiskan makanan yang telah disiapkan.

“Saya melihat anak-anak makan dengan lahap, semuanya habis. Ini menunjukkan bahwa program ini diterima dengan baik,” ujar Sri dengan senang hati.

Baca Juga: Peluncuran Program MBG di Jambi: Gubernur Pastikan Distribusi Makanan Bergizi Tepat Waktu

Baca juga: Petani Kerinci Senang, Harga Karet Melejit di Atas 11 Ribu per Kilogram

Menu pada hari pertama MBG terdiri dari olahan ayam, sayur oseng tempe buncis, buah jeruk, dan susu.

Program ini dirancang untuk mendukung kecerdasan dan kesehatan siswa dengan memberikan asupan gizi yang tepat, khususnya di sekolah-sekolah.

Penjabat Wali Kota Jambi juga mengingatkan siswa untuk mulai mengurangi kebiasaan mengonsumsi jajanan tidak sehat.

“Sekarang kami sudah menyediakan makanan bergizi di sekolah. Mari manfaatkan ini, dan kurangi jajanan yang tidak sehat,” imbau Sri, mengajak anak-anak untuk memilih pola makan yang lebih sehat.

Baca juga: LAM Kota Jambi Angkat Bicara, Buntut Peredaran Minol yang Disorot Masyarakat

Baca juga: Mahasiswa JISIP UNJA Raih Silver Medal dan Best Paper di Pekan Riset Ilmiah Nasional

Salah satu siswa SD Negeri 66, Rizki, mengungkapkan kebahagiaannya menikmati hidangan tersebut. “Makanannya enak, saya sudah habis makan semuanya,” kata Rizki sambil tersenyum lebar.

Dengan pelaksanaan MBG yang sukses pada hari pertama, diharapkan program ini bisa terus berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi kesehatan para siswa di Kota Jambi.(*)




Peluncuran Program MBG di Jambi: Gubernur Pastikan Distribusi Makanan Bergizi Tepat Waktu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, secara resmi meluncurkan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jambi pada Senin pagi, 17 Februari 2025.

Peluncuran ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap siswa di Jambi mendapatkan akses makanan sehat yang bergizi di sekolah-sekolah.

“Peluncuran ini penting untuk memantau langsung proses distribusi makanan bergizi kepada siswa. Meskipun ini hari pertama, kami menilai bahwa distribusinya sudah berjalan dengan baik. Kami juga memperhatikan waktu pengantaran makanan agar tepat waktu, meskipun anak-anak sedikit membutuhkan penyesuaian,” kata Gubernur Al Haris dalam acara tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris mengunjungi langsung pelaksanaan MBG di Kelompok Bermain (KB) dan TK Al Fatih yang berlokasi di Jalan Parhulutan Lubis No 06, Telanaipura, Kota Jambi.

Baca Juga: Petani Kerinci Senang, Harga Karet Melejit di Atas 11 Ribu per Kilogram

Baca Juga: LAM Kota Jambi Angkat Bicara, Buntut Peredaran Minol yang Disorot Masyarakat

Sekolah ini merupakan salah satu penerima manfaat dengan 92 siswa KB dan TK yang turut serta dalam program MBG.

Gubernur Al Haris dan rombongan tampak berinteraksi dengan para siswa, memantau bagaimana mereka menikmati menu yang disediakan. Makanan yang disajikan pada hari itu terdiri dari ayam, sayur tumis kacang dan tempe, buah jeruk, serta susu.

“Proses distribusinya sudah lancar. Kami akan terus memantau, memastikan makanan datang tepat waktu dan menyediakan menu yang bervariasi. Kami juga ingin menu yang disajikan menarik, khususnya untuk anak-anak TK,” tambah Al Haris.

Program MBG tahap pertama di Provinsi Jambi menyasar 6.276 siswa yang tersebar di berbagai sekolah di Kabupaten Muaro Jambi dan Kota Jambi.

Gubernur Al Haris berharap agar program ini dapat terus berjalan dengan baik, sesuai dengan regulasi yang ada, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi para siswa.

Turut hadir dalam acara peluncuran tersebut Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota dan Provinsi Jambi.(*)




Petani Kerinci Senang, Harga Karet Melejit di Atas 11 Ribu per Kilogram

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga karet di Kabupaten Kerinci kini menunjukkan tren kenaikan yang menggembirakan bagi para petani.

Meskipun fluktuasi harga karet selama ini sering kali membuat petani cemas, mereka kini berharap harga bisa terus stabil agar tak ada lagi keraguan untuk menyadap karet.

Bustami, seorang petani dari Kecamatan Air Hangat Timur, menyatakan bahwa harga karet saat ini sudah cukup baik, di atas 11 ribu per kilogram.

Kenaikan ini sangat menggembirakan, terutama jika dibandingkan dengan beberapa bulan lalu ketika harga karet terjun bebas hingga hanya sekitar 8 ribu per kilogram.

BACA JUGA: Menyegarkan Suasana Kerja di Tengah Cuaca Terik: Aktivitas Menarik untuk Dilakukan

BACA JUGA: Mahasiswa JISIP UNJA Raih Silver Medal dan Best Paper di Pekan Riset Ilmiah Nasional

“Kami sangat senang jika harga karet bisa tetap stabil di atas 11 ribu. Tak ada lagi kekhawatiran harga naik turun,” ungkap Bustami penuh harap.

Selama ini, harga karet yang tidak stabil seringkali membuat para petani kelimpungan.

Ketika harga turun drastis, banyak yang terpaksa mengurangi jumlah pohon karet atau bahkan beralih ke tanaman lain.

“Kami sangat berharap harga karet tidak lagi turun. Dengan harga 11 ribu, kami sudah bisa meraih keuntungan karena perawatan pohon karet juga memerlukan biaya,” tambahnya.

Arsad, petani lainnya, mengungkapkan rasa syukurnya karena harga karet saat ini sudah mencapai 11.200 per kilogram.

Menurutnya, meskipun harga ini cukup tinggi, petani masih berharap agar harga tetap bertahan lama.

“Kami senang dengan harga yang saat ini, namun kami tak bisa melupakan pengalaman pahit sebelumnya, ketika harga karet turun hingga hanya 600 per kilogram. Itu sangat mengecewakan kami,” ujar Arsad.

Para petani di Kerinci kini berharap agar harga karet dapat terus stabil, memberikan kepastian bagi mereka untuk kembali mengembangkan usaha karet tanpa rasa khawatir.(*)




Menyegarkan Suasana Kerja di Tengah Cuaca Terik: Aktivitas Menarik untuk Dilakukan

ILUSTRASI KERJA

SEPUCUKJAMBI.IDMengapa aktivitas santai penting saat cuaca terik? Cuaca terik sering kali membawa dampak negatif bagi karyawan di berbagai sektor industri.

Suhu yang tinggi dapat menyebabkan kelelahan fisik dan mental, yang pada gilirannya berdampak pada produktivitas.

Saat temperatur meningkat, konsentrasi karyawan cenderung menurun, menyebabkan penurunan kinerja secara keseluruhan.

Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memahami nilai dari aktivitas santai bagi karyawan sebagai respons terhadap kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Aktivitas santai menjadi sangat diperlukan untuk memulihkan energi dan meningkatkan suasana hati. Mengambil waktu untuk bersantai di tengah cuaca panas tidak hanya memberikan kesempatan untuk melepaskan stres, tetapi juga berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya kesejahteraan mental.

Melalui kegiatan seperti permainan ringan, yoga, atau sekadar menikmati waktu istirahat di luar ruangan, karyawan dapat merasa lebih segar dan berenergi ketika kembali ke pekerjaan mereka.

Selain itu, mengadakan aktivitas bersama saat cuaca terik juga dapat meningkatkan kebersamaan tim. Interaksi sosial di lingkungan yang santai membantu membangun hubungan yang lebih kuat di antara rekan kerja.

Ketika karyawan merasa terhubung satu sama lain, mereka lebih cenderung bekerja sama dengan baik dan saling mendukung, yang akan mendorong kolaborasi yang efektif di tempat kerja.

Ini dapat menghasilkan lingkungan kerja yang lebih positif dan harmonis, yang pada gilirannya juga berkontribusi pada peningkatan produktivitas.

Dalam konteks ini, penting bagi manajemen untuk menyediakan ruang bagi aktivitas santai. Investasi dalam inisiatif seperti program kesejahteraan karyawan dapat menjadi langkah strategis dalam memperbaiki kualitas hidup karyawan di tengah cuaca terik, mendukung tujuan bisnis jangka panjang perusahaan.

Di akhir hari, perawatan terhadap kesehatan mental dan fisik karyawan adalah kunci untuk mencapai kinerja yang optimal.

Ide Aktivitas Menarik di Dalam Ruangan

Ketika cuaca terik di luar, menciptakan suasana kerja yang menyenangkan di dalam ruangan adalah sebuah keharusan.

Mengadakan aktivitas menarik dapat meningkatkan semangat tim, kreativitas, dan produktivitas karyawan. Berikut adalah beberapa contoh aktivitas yang dapat dilakukan di dalam ruangan.

Permainan tim, seperti trivia atau scavenger hunt pengantar, bukan hanya menghibur tetapi juga mendorong kolaborasi antar karyawan.

Melalui kegiatan ini, karyawan dapat berinteraksi lebih jauh, membangun kepercayaan, dan menciptakan hubungan yang lebih baik. Selain itu, permainan ini dapat mengasah kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi yang esensial dalam lingkungan kerja.

Selanjutnya, mengadakan sesi kreativitas seperti lukisan kelompok atau membuat karya seni dari bahan daur ulang dapat memberikan kesempatan bagi karyawan untuk mengekspresikan diri.

Aktivitas ini bukan hanya menyenangkan tetapi juga membantu mengurangi stres. Karyawan yang bebas berkreasi biasanya akan lebih inovatif di tempat kerja.

Dengan memfasilitasi sesi kreativitas, perusahaan juga memperlihatkan dukungan terhadap kesehatan mental karyawan.

Workshop singkat juga merupakan pilihan yang sangat baik. Misalnya, mengundang pembicara untuk memberikan pelatihan mengenai pengembangan keterampilan atau teknik relaksasi.

Hal ini dapat memberikan wawasan baru dan memotivasi karyawan untuk meningkatkan kemampuan mereka. Workshop ini juga dapat diadakan dalam format yang interaktif, mendorong partisipasi aktif dan diskusi yang konstruktif.

Selain ide-ide di atas, penting untuk mempertimbangkan preferensi dan minat tim. Mengadaptasi aktivitas agar sesuai dengan kebutuhan kelompok akan lebih menjamin keberhasilan dan keefektifan kegiatan.

Dengan berbagai aktivitas ini, suasana kerja dapat tetap menyenangkan dan produktif, bahkan saat cuaca tidak mendukung.

Aktivitas Menyenangkan di Luar Ruangan yang Ramah Cuaca

Cuaca panas dapat menjadi tantangan, namun ada beragam aktivitas luar ruangan yang tetap dapat dinikmati dengan bijak.

Salah satu pilihan yang patut dicoba adalah olahraga ringan, seperti berjalan kaki atau bersepeda. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat fisik, tetapi juga membantu menenangkan pikiran.

Saat melakukan olahraga di luar ruangan, penting untuk memilih waktu yang tepat, seperti pagi atau sore hari, ketika suhu jauh lebih sejuk.

Selain olahraga, yoga di taman juga merupakan aktivitas yang sangat bermanfaat. Dengan menghirup udara segar sambil melakukan gerakan yoga, Anda dapat merasakan kedamaian dan ketenangan.

Pastikan untuk mencari lokasi yang teduh atau menggunakan matras yoga yang memiliki perlindungan dari sinar matahari.

Untuk menjaga kenyamanan, gunakan pakaian yang ringan dan memungkinkan kulit untuk bernapas. Menghadapi cuaca panas, hidrasi yang cukup adalah kunci; selalu bawa botol air untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Piknik adalah satu lagi aktivitas menarik yang dapat dilakukan pada cuaca panas. Untuk mengatur piknik yang menyenangkan dengan perlindungan dari sinar matahari, pilihlah lokasi yang memiliki pepohonan rindang atau gunakan tenda kecil sebagai pelindung.

yang dibawa sebaiknya adalah makanan ringan dan mudah disimpan, seperti buah-buahan, sandwich, dan minuman dingin.

Disarankan juga untuk menghindari makanan yang mudah basi dan memerlukan pendinginan. Jaga agar semua orang tetap terhidrasi selama piknik dengan menyediakan air mineral dan minuman segar.

Dengan perencanaan yang baik, Anda dapat menikmati kegiatan luar ruangan tanpa kehilangan kenyamanan dan keselamatan, meskipun cuaca sedang terik.

Menciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman di Cuaca Panas

Menciptakan lingkungan kerja yang nyaman di tengah cuaca panas adalah tantangan yang perlu dihadapi oleh setiap perusahaan. Suhu yang tinggi dapat memengaruhi produktivitas karyawan serta kesehatan mereka.

Oleh karena itu, pengaturan suhu ruangan menjadi langkah awal yang penting. Penggunaan sistem pendingin udara yang efisien dan terawat dengan baik dapat memastikan bahwa suhu di dalam ruang kerja tetap stabil dan nyaman.

Selain itu, mengatur ventilasi agar udara tetap bersirkulasi juga sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang baik.

Penyediaan minuman segar merupakan strategi lain yang dapat diterapkan. Minuman seperti air mineral, teh herbal, atau jus segar dapat membantu mencegah dehidrasi dan memberikan kesegaran ekstra bagi karyawan saat bekerja.

Perusahaan bisa menyediakan dispenser air yang mudah diakses di berbagai lokasi strategis agar para karyawan tidak kesulitan mendapatkan asupan cairan yang cukup.

Sebagai tambahan, menciptakan ruang istirahat yang nyaman sangat penting. Ruang ini harus dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung relaksasi, seperti kursi yang nyaman dan pencahayaan yang baik.

Ruang istirahat bisa menjadi tempat bagi karyawan untuk beristirahat sejenak dari pekerjaan mereka dan mengisi ulang energi sebelum melanjutkan aktivitas. Desain unsur hijau seperti tanaman juga dapat membantu mendinginkan suasana dan memberikan kenyamanan psikologis.

Selanjutnya, komunikasi mengenai kesehatan dan keselamatan karyawan selama cuaca panas menjadi hal yang krusial. Menyampaikan informasi tentang tanda-tanda heat stress dan langkah-langkah pencegahan dapat membantu karyawan menjaga kesehatan mereka.

Dengan memfasilitasi komunikasi yang efektif dan menyediakan lingkungan kerja yang nyaman, perusahaan dapat memainkan peran penting dalam menjaga kesejahteraan karyawan, bahkan di tengah cuaca terik.(*)




LAM Kota Jambi Angkat Bicara, Buntut Peredaran Minol yang Disorot Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gejolak terkait usaha hiburan malam dan peredaran Minuman Beralkohol (Minol), khususnya di Kota Jambi, yang beroperasi tanpa izin, menjadi perhatian serius berbagai elemen masyarakat.

Ketua Lembaga Adat Kota Jambi, Aswan Hidayat, menegaskan bahwa usaha yang melibatkan alkohol tetap akan ditolak. “Ini Kota Jambi yang penuh adat dan ulama,” tegasnya.

“Asal kito kemarin ngurus masalah gengster, kini kito ngurus masalah minuman alkohol (Minol). Gimana generasi kito di Kota Jambi bisa berkembang dengan baik, makanya ayo masyarakat bantu kami mengawasi bersama-sama karena ini penting untuk masa depan anak-anak kita,” ungkap Aswan, Ketua LAM Kota Jambi.

Menyikapi hal ini, Desi Arianto, selaku pemilik D’Pathi Coffee dan host Orasi Program Jek TV, mengadakan dialog khusus untuk membahas masalah tersebut.

Menurut Desi, dialog ini dilakukan untuk merespons fenomena yang berkembang di kalangan usaha hiburan malam. “Kami mengundang berbagai elemen masyarakat untuk berdiskusi tentang isu ini,” katanya.

Beberapa elemen masyarakat yang turut memberikan tanggapan terkait masalah izin usaha dan peredaran Minol di berbagai usaha hiburan malam tersebut antara lain, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi, Ustadz Zayadi; Ketua LAM Kota Jambi, Datuk Aswan Hidayat; Ketua Harian MUI Kota Jambi, Dr. Ridwan Jalil; Front Persaudaraan Islam Kota Jambi, Arizal Hikmah; dan Jefri Bintara Pardede selaku pemerhati investasi, ujar Desi, pada Minggu (16/2/2025).

Dialog ini ditayangkan di Jek TV dan dapat disaksikan oleh masyarakat setiap Selasa malam setiap minggunya, tambah Desi.

Desi juga membuka sedikit informasi mengenai pembahasan yang dilakukan dalam dialog tersebut, yang lebih fokus pada investasi dan peredaran Minol. “Ada beberapa hal yang dibahas serius, terutama mengenai investasi dan Minol,” ujarnya.

Desi menambahkan, terkait investasi, tidak ada penolakan terhadap pelaku usaha yang ingin membuka usaha di Kota Jambi. Namun, jika usaha tersebut melibatkan alkohol, tentunya akan ditangani secara serius dan mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku, tutup Desi.(*)




Mahasiswa JISIP UNJA Raih Silver Medal dan Best Paper di Pekan Riset Ilmiah Nasional

Tim mahasiswa dari Program Studi Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP), Fakultas Hukum Universitas Jambi (UNJA) yang terdiri dari Alif Ferianda, Maria Goreti Silitonga, dan Septiana Louisa Silaban berhasil meraih Silver Medal dan Penghargaan Best Paper dalam kategori Esai di Lomba Pekan Riset Ilmiah Nasional (PRIN) yang diselenggarakan di Universitas Al-Azhar Medan pada 30 Oktober hingga 3 November 2024.

Pekan Riset Ilmiah Nasional (PRIN) adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Pemuda Inovator Indonesia bekerja sama dengan Rumah Cendikia Muda Indonesia dan Universitas Al-Azhar Medan. Ajang ini diikuti oleh mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi, yaitu Universitas Jambi, Univeristas Pembangunan Panca Budi Medan, Institut Teknologi Bandung, Universias Jambi, Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Lambung Mangkurat, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta, Universitas Sriwijaya, PKN STAN, MAN 2 Model Medan, Polbangtan Medan, Man 3 Palembang, termasuk Alif Ferianda, Maria Goreti Silitonga, dan Septiana Louisa Silaban dari JISIP UNJA.




Kanwil Kemenkumham Jambi Serahkan Berita Acara dan Surat Selesai Harmonisasi Ranperda Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi




Pj Walikota Resmikan Galeri Siginjai Dekranasda, Promosikan Produk Lokal Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kantor Wali Kota Jambi kini resmi memiliki Gerai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal itu terlihat setelah Penjabat (Pj) Wali Kota Sri Purwaningsih melakukan peresmian Galeri Siginjai milik Dekranasda Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi di Grha Siginjai  Kantor Wali Kota Jambi, pada Kamis pagi (06/02/2025).

Didampingi Sekda A Ridwan bersama Ketua Dekranasda Sri Hartati Ridwan, launching tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih.

Selain meresmikan Galeri Siginjai, dikesempatan itu Pj Wali Kota Jambi juga turut meresmikan Holden Caffe Koperasi Pegawai Negeri Koperasi Pegawai Kota Jambi (KKPNKPKJ) yang letaknya berdampingan dengan Galeri Siginjai milik Dekranasda Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Sri Purwaningsih menyampaikan bahwa hadirnya Galeri Siginjai Dekranasda dan Holden Cafe Kota Jambi merupakan salah satu upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di sektor UMKM yang menciptakan pertumbuhan ekonomi kreatif, baik bidang kuliner, kriya, fashion dan seni pertunjukan.

“Galeri Siginjai ini juga sebagai ajang promosi yang menghadirkan ruang penerimaan tamu dan showroom potensi unggulan kota Jambi di Gedung Balai Kota Grha Siginjai. Dan termasuk dalam inovasi Jambi Gateaway yang telah di inisiasi Pemkot Jambi tahun 2024,” ujarnya.

Jambi Gateaway merupakan usaha dari Pemkot Jambi dalam mempromosikan potensi-potensi yang ada diseluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi dengan melakukan penayangan melalui Videotron yang terletak di Bandara Sultan Thaha Jambi untuk memberikan informasi bagi para tamu dan wisatawan yang berkunjung ke Daerah Jambi.

Sri juga menyebut, Peresmian ini adalah wujud kongkret pemerintah Kota Jambi dalam promosi produk-produk kerajinan lokal daerah.

“Nantinya, tamu-tamu Pemkot Jambi sebelum bertemu dengan perangkat daerah atau pun kepala daerah harus diperkenalkan ke showroom ini. Agar mereka dapat melihat beragam produk lokal UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM binaan pemerintah,” sebutnya.

“Selain itu, kehadiran showroom ini juga sesuai dengan tugas dan fungsi pemerintah sebagai fasilitator dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang positif dan ekosistem Ekonomi Kreatif (EKRAF) yang kondusif, sehingga para pelaku UMKM dan EKRAF dapat meningkatkan pendapatan, dan secara langsung maupun tidak langsung juga akan meningkatkan bagi PAD kota Jambi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Sri mengajak untuk secara bersama-sama mensukseskan dan memakmurkan Gerai Siginjai Dekranasada dan Cafee Holden dengan turut mempromosikan ke semua pihak serta menjaga kebersihan, keamanan dan fasilitas yang telah diberikan oleh pemerintah dengan baik.

“Saya juga apresiasi kepada seluruh Perangkat Daerah yang terlibat dalam peresmian Galeri Siginjai Dekranasda dan Cafee Holden, serta UMKM yang mengisi Galeri ini dan KPNKPKJ sebagai supporter Cafee Holden,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam laporan Ketua Dekranasda Kota Jambi Sri Hartati Ridwan mengatakan, Galeri UMKM ini merupakan bentuk kerja sama dari Dekranasda Kota Jambi bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM, serta Koperasi Pegawai Negeri Koperasi Pegawai Kota Jambi (KPNKPKJ).

“Hadirnya Galeri UMKM di Grha Siginjai ini merupakan peningkatan promosi guna melestarikan produk kerajinan berbasis lokal kota Jambi, dengan tema “Jadilah Pahlawan Negeri, Bina, Bela, Beli (3B) Produk Lokal”,” kata Sri.

Dirinya juga menjelaskan, Galeri Siginjai terbagi 2, pertama Galeri Siginjai Dekranasda Kota Jambi yang merupakan Galeri Tekstil, Batik (berupa bahan, baju, kain selendang), Songket (tenun) dan kriya (kerajinan berupa tas dan pernak pernik lainnya) terdiri dari 33 perajin batik Jambi, 7 perajin kriya dan 1 perajin songket, dengan total ada 252 produk.

“Selanjutnya, Galeri UMKM Siginjai Dekranasda Kota Jambi merupakan galeri makanan ringan kering terdiri dari 108 pelaku usaha dengan 185 produk yang telah dikurasi,” jelasnya.

Dia berharap, untuk memaksimalkan kehadiran Galeri Siginjai kedepannya perlu untuk lebih meningkatkan peran serta dan partisipasi OPD terkait dalam pembinaan terhadap para perajin dan pelaku usaha di Kota Jambi.

Turut hadir dikesempatan itu, Sekda A Ridwan, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM Moncar, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Amirullah, Ketua Dekranasda Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Bagian dilingkungan Pemkot Jambi,  Direksi BUMD, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jambi, serta Kelompok UMKM dan tamu undangan lainnya.(*)