Kalah Menyakitkan di Kandang, Atalanta Tersingkir dari Liga Champions 2024/202

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Atalanta harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions 2024/2025 setelah menderita kekalahan 1-3 dari Club Brugge dalam leg kedua babak 16 besar, yang digelar di Stadion Gewiss pada Rabu, 19 Februari 2025.

Hasil ini menambah luka setelah kekalahan tipis 1-2 di leg pertama di Belgia, sehingga agregat akhir menjadi 2-5 untuk keunggulan Club Brugge.

Meski bertindak sebagai tuan rumah, Atalanta gagal menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan kesulitan mengatasi tekanan dari Club Brugge yang tampil sangat solid.

Tiga gol yang dicetak oleh Chemsdine Talbi dan Ferran Jutgla di babak pertama memberi pukulan telak bagi anak asuh Gian Piero Gasperini.

Baca juga: Jelang Ramadan, Agen Gas 3 Kg Diwarning Pemkab Tebo

Baca juga: Pilihan Olahraga Ringan di Pagi Hari yang Mudah dan Sehat

Meski sempat membalas melalui gol Ademola Lookman di babak kedua, Atalanta tak mampu mengejar ketertinggalan.

Dengan agregat akhir 2-5, La Dea harus merelakan impian mereka untuk melanjutkan perjuangan di kompetisi Eropa.

Gian Piero Gasperini mengungkapkan rasa kecewanya setelah pertandingan.

“Ini adalah dua pertandingan yang cukup aneh. Liga Champions adalah kompetisi yang ditentukan oleh momen.Kami kebobolan gol terlalu cepat, dan mereka memanfaatkan setiap peluang,” kata dia.

“Sementara kami menyia-nyiakan banyak kesempatan,” ujar Gasperini, seperti dikutip dari Sky Sports.

Pelatih Atalanta itu juga mengungkapkan bahwa cedera Ademola Lookman dalam beberapa pekan terakhir, ditambah absennya Daniel Maldini, mengganggu ritme tim.

“Meskipun para pemain tampil baik, situasi kami cukup sulit saat ini. Namun, saya tetap percaya tim ini akan menyelesaikan liga dengan baik,” tambahnya.(*)




Pilihan Olahraga Ringan di Pagi Hari yang Mudah dan Sehat

two man in blue and red pair of gloves on boxing ring

SEPUCUKJAMBI.ID – Olahraga di pagi hari sangat penting untuk memulai hari dengan energi dan semangat.

Kegiatan fisik yang ringan dapat membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta memberikan keuntungan bagi produktivitas sehari-hari.

Di bawah ini, kami akan membahas beberapa pilihan olahraga ringan yang dapat Anda lakukan setiap pagi.

1. Jalan Santai

Jalan santai adalah salah satu bentuk olahraga yang paling mudah dilakukan.

Baca juga: Geram dengan Aktivitas Prostitusi, Massa Bakar 11 Warung Remang-remang di Awin Jaya

Baca juga: Jemaah Haji 2025 Wajib Terdaftar dalam Program JKN

Anda hanya perlu melangkah keluar rumah dan menikmati udara segar.

Jalan santai selama 20-30 menit sudah cukup untuk menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan mood Anda.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati keindahan alam sekitar saat berjalan.

2. Senam Pagi

Senam pagi merupakan pilihan olahraga grup yang menyenangkan. Anda dapat melakukannya sendiri atau bersama teman-teman.

Dengan gerakan yang bervariasi, senam pagi tidak hanya membuat otot-otot Anda aktif, tetapi juga sangat menyenangkan.

Carilah video tutorial senam pagi di internet untuk memudahkan Anda melakukan gerakan yang benar.

3. Yoga Ringan

Yoga menjadi salah satu olahraga ringan yang sangat baik untuk relaksasi

Dengan fokus pada pernapasan dan postur tubuh, yoga dapat meningkatkan fleksibilitas sekaligus mengurangi stres.

Anda hanya perlu menyediakan matras atau alas yang nyaman di halaman rumah atau bahkan di dalam ruangan. Cobalah beberapa pose dasar setiap pagi untuk merasakan manfaatnya.

Dengan pilihan olahraga ringan di pagi hari ini, Anda dapat memulai hari dengan cara yang sehat dan menyenangkan. Pilihlah salah satu atau beberapa jenis olahraga yang paling sesuai dengan kondisi Anda dan nikmati setiap momen pergerakan tubuh!




Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk

Jonatan Christie

Sudah 25 tahun tunggal putra puasa gelar juara All England 2019. Legenda bulutangkis, Haryanto Arbi, meminta agar Jonatan Christie dkk berlatih lebih keras lagi.

Indonesia hanya merebut satu gelar juara dari All England 2019, yakni dari pasangan nonpelatnas, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Dengan kekuatan tiga pemain di sektor tunggal, tak satupun yang lolos ke semifinal.

Anthony Sinisuka Ginting tersingkir di babak pertama, Jonatan Christie menyudahi penampilan di babak kedua, sedangkan Tommy harus pulang setelah kalah di perempatfinal.




Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

Olahraga F1

Driver Mercedes Valtteri Bottas memenangi seri pembuka Formula 1 2019 dalam Grand Prix Australia. Berikut klasemen pebalap usai race tersebut.

Di Sirkuit Melbourne Park, Australia, Minggu (17/3/2019), Bottas menjadi yang tercepat dengan waktu 1 jam 25 menit 27.325 detik, unggul 20,8 detik dari rekan setimnya di Mercedes Lewis Hamilton.

Hamilton sendiri finis kedua, meski memulai balapan dari posisi terdepan.

Di tempat ketiga ada driver Red Bull Max Verstapen, disusul duo Ferrari Sebastian Vettel dan Charles Leclerc yang mengunci posisi lima besar.

Sementara Bottas pun memimpin klasemen pebalap dengan 26 poin. Driver asal Finlandia itu mendapat tambahan satu poin usai juga berhasil menorehkan waktu lap tercepat dalam balapan kali ini.

Aturan baru F1 sendiri akan memberi peraih waktu lap tercepat dalam posisi 10 besar tambahan satu angka.




Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

Tontowi Ahmadliliyana Natsir

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia, Senin (28/8/2017) WIB.

Owi/Butet mengalahkan pasangan asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 15-21, 21-16, 21-15.

Ini menjadi gelar juara dunia bulu tangkis kedua bagi Tontowi/Liliyana.

Penempatan bola yang mereka lakukan beberapa kali sukses mengelabui Tontowi/Liliyana.

Owi/Butet bangkit pada gim kedua berkat sejumlah kesalahan yang dilakukan Zheng/Chen.

Gim kedua akhirnya dimenangi oleh Tontowi/Liliyana dan pertandingan harus ditentukan melalui rubber game.




Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

Luis Milla Nuevo Entrenador Del Zaragoza

Jakarta – Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja 2-0. Sempat buntu di babak pertama, Luis Milla mengubah taktik dan berbuah hasil.

Bermain di Stadion Shah Alam, Malaysia, Kamis (24/8/2017) sore WIB, Luis Milla kembali menurunkan formasi andalal 4-2-3-1. Dengan target meraih kemenangan 3-0 atas Kamboja demi mengamankan tike ke semifinal. Marinus Maryanto Wanewar dimainkan sejak menit pertama.

Marinus disokong oleh Septian David Maulan yang tepat ada di belakang. Sementara itu, Osvaldo Haay dan Saddil Ramdani bertugas sebagai penyisir sisi kanan dan kiri.

Di posisi poros tengah, Muhammad Hargianto berduet dengan Evan Dimas. Sementara itu, Ricky Fajrin kembali ke posisi semula sebagai bek kiri untuk menggantikan peran Rezaldi Hehanusa.

Seperti yang sudah-sudah, Indonesia kembali menyerang dengan mengandalkan kecepatan di sisi lapangan. Umpan-umpan silang pun jadi opsi untuk masuk ke area kotak penalti.

Namun, upaya tersebut kerap gagal. Osvaldo, yang ada di sisi kiri tampil kurang oke dalam memberi tusukan ke kotak penalti. Tak hanya itu, umpan silang yang dikirim dari kedua sisi Indonesia juga kerap mudah dipatahkan.