PSSI Akan Naturalisasi 3 Pemain Baru Jelang Laga Kualifikasi Piala Dunia, Berikut Nama-namanya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan rencananya untuk menaturalisasi tiga pemain baru sebagai persiapan jelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Australia pada bulan Maret mendatang.

Ketiga pemain tersebut adalah Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James.

Emil Audero, penjaga gawang kelahiran Indonesia yang bermain di Serie A bersama Sampdoria, diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan timnas Indonesia.

Audero memiliki pengalaman internasional yang cukup matang dan diharapkan mampu memberikan kontribusi besar di bawah mistar gawang.

Baca juga: Kalah Menyakitkan di Kandang, Atalanta Tersingkir dari Liga Champions 2024/202

Baca juga: Pinjol Ilegal Dominasi Kasus Keuangan Ilegal, OJK Gencarkan Edukasi Masyarakat

Selain itu, Joey Pelupessy, gelandang asal Belanda yang memiliki darah Indonesia, akan memberikan kekuatan di lini tengah timnas.

Pelupessy yang saat ini bermain di kompetisi Jerman diyakini dapat memperkaya variasi permainan tim dengan teknik dan pengalamannya.

Dean James, pemain belakang asal Inggris yang juga memiliki darah Indonesia, turut disiapkan untuk memperkuat pertahanan tim Garuda.

Dengan postur tubuh yang ideal dan pengalaman bermain di Eropa, Dean diharapkan mampu memberikan stabilitas di lini pertahanan.

Ketiga pemain ini dipilih untuk memperkuat skuad Indonesia menjelang pertandingan penting tersebut, yang diperkirakan akan menjadi tantangan berat melawan Australia.

Dengan penambahan kekuatan dari para pemain naturalisasi ini, PSSI berharap timnas Indonesia dapat tampil lebih kompetitif dan memberikan hasil terbaik di babak kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Keputusan untuk menaturalisasi Emil, Joey, dan Dean merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat timnas Indonesia,” sebutnya.

‘Kami berharap mereka dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal di kualifikasi Piala Dunia melawan Australia,” ujar Ketua PSSI, Erick Thohir yang optimistis dengan kualitas pemain baru ini.(*)




Bangkit di Babak Kedua, Manchester United Tahan Imbang Everton 2-2

SEPUCUKJAMBI.ID – Manchester United berhasil terhindar dari kekalahan setelah bermain imbang 2-2 melawan Everton di Goodison Park pada Sabtu malam tadi.

Meskipun sempat tertinggal 2-0, gol dari Bruno Fernandes dan Manuel Ugarte di babak kedua memastikan tim tamu meraih satu poin.

Everton sempat tampil dominan dengan Beto Betuncal dan Abdoulaye Doucoure membawa tuan rumah unggul 2-0.

Namun, MU bangkit di babak kedua dengan permainan agresif dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol spektakuler Fernandes dan tendangan voli menakjubkan dari Ugarte.

Baca juga: Pembangunan Jembatan di RT 22 Kampung Bugis, Hasil Aspirasi Kemas Faried Alfarelly

Baca juga: Bupati HM Syukur dan Gubernur Al Haris Bertemu di Retreat Kepala Daerah, Bahas Sinergi Pemerintah

Satu poin yang diraih di kandang Everton membuat Manchester United tetap berada di peringkat 15 dengan 30 poin.

Sedangkan Everton kini berada di posisi 12 dengan 31 poin, demikian laporan dari Liga Inggris.

Tuan Rumah Unggul Lebih Dulu

Everton langsung menekan sejak menit pertama, namun peluang pertama justru tercipta untuk MU pada menit ke-13.

Rasmus Hojlund mendapat umpan tarik dari Patrick Dorgu di kotak penalti, namun tendangannya berhasil ditepis oleh kiper Jordan Pickford.

Tuan rumah membuka skor pada menit ke-19.

Dari sepak pojok, kemelut di kotak penalti MU dimanfaatkan Beto yang menendang bola masuk setelah sundulan Abdoulaye Doucoure.

Meski sempat ditinjau VAR karena kemungkinan offside, gol tersebut akhirnya sah.

Everton menggandakan keunggulan pada menit ke-33.

Tendangan Jack Harrison yang ditepis oleh Andre Onana melambung dan jatuh ke kepala Doucoure, yang memenangkan duel udara dengan Harry Maguire untuk mencetak gol kedua Everton.

Reaksi Kuat Manchester United

MU tidak menyerah meskipun tertinggal. Pada menit ke-71, Bruno Fernandes memperkecil ketertinggalan dengan tendangan bebas luar biasa yang mengarah ke pojok kanan bawah gawang, mengecoh Pickford untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Setelah gol tersebut, Manchester United meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-79.

Tendangan bebas dari Fernandes disambut oleh Ugarte yang melepaskan tendangan voli mematikan, yang gagal dijangkau Pickford, skor menjadi 2-2.

Drama Menjelang Akhir

Everton hampir kembali unggul pada menit ke-87.

Umpan silang Ashley Young mengarah tepat ke Beto yang menyundul bola ke gawang, namun Onana berhasil menyelamatkan situasi tersebut dengan penyelamatan gemilang.

Pada penghujung laga, drama kembali terjadi saat Everton mengklaim penalti setelah Ashley Young terjatuh di kotak penalti.

Namun, setelah peninjauan VAR, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran dan pertandingan berakhir imbang 2-2.

Susunan Pemain:

Everton (4-2-3-1):

Pickford, O’Brien, Tarkowski, Branthwaite, Mykolenko, Garner (Iroegbunam 81′), Gueye, Lindstrom (Young 54′), Doucoure (Alcarez 81′), Harrison, Beto

 

Manchester United (3-4-2-1):

Onana, Mazraoui (Yoro 70′), Maguire, De Ligt, Diego Dalot, Ugarte, Casemiro (Garnacho 63′), Dorgu, Zirke, Bruno Fernandes, Hojlund (Obi-Martin 70′)

Dengan hasil ini, MU akan terus berusaha untuk memperbaiki performa mereka menjelang pertandingan berikutnya, sementara Everton akan berusaha melanjutkan momentum positif mereka.(*)




MotoGP Musim 2025 Dimulai Pekan Depan, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Musim MotoGP 2025 akan segera dimulai, dengan Grand Prix Thailand yang berlangsung di Chang International Circuit pada 28 Februari hingga 2 Maret 2025.

Namun, menjelang pergelaran pertama musim ini, kabar buruk datang bagi juara bertahan dan pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, yang baru saja menjalani operasi setelah mengalami patah tulang akibat kecelakaan pada sesi uji coba di Sepang pada Januari lalu.

Hal ini membuat kehadirannya di balapan pertama musim ini diragukan.

Menurut informasi yang dilansir dari laman resmi MotoGP pada Kamis, meskipun Jorge Martin mengalami cedera, persiapan musim ini tetap berjalan, dan kalender Grand Prix musim 2025 sudah siap untuk menyajikan pertandingan seru.

Baca juga: Langkah Perdana Diza Hazra Aljosha sebagai Wakil Wali Kota Jambi, Pimpin Apel ASN Senin Mendatang

Baca juga: Komisi I DPRD Tebo Ajukan Permohonan PPPK Penuh Waktu ke Kemenpan RB

Berikut adalah jadwal lengkap MotoGP 2025:

1. Thailand (Chang International Circuit) – 28 Februari hingga 2 Maret

2. Argentina (Termas De Rio Hondo) – 14 hingga 16 Maret

3. Amerika Serikat (Circuit of The Americas) – 28 hingga 30 Maret

4. Qatar (Sirkuit Internasional Lusail) – 11 hingga 13 April

5. Spanyol (Sirkuit Jerez – Angel Nieto) – 25 hingga 27 April

6. Perancis (Le Mans) – 9 hingga 11 Mei

7. Inggris (Sirkuit Silverstone)- 23 hingga 25 Mei

8. Aragon (Sirkuit Aragon) – 6 hingga 8 Juni

9. Italia (Sirkuit Mugello) – 20 hingga 22 Juni

10. Belanda (Sirkuit Assen) – 27 hingga 29 Juni

11. Jerman (Sirkuit Sachsenring) – 11 hingga 13 Juli

12. Ceko (Automotodrom Brno) – 18 hingga 20 Juli

13. Austria (Red Bull Ring) – 15 hingga 17 Agustus

14. Hungaria (Balaton Park) – 22 hingga 24 Agustus

15. Catalunya (Sirkuit Catalunya) – 5 hingga 7 September

16. San Marino (Sirkuit Misano) – 12 hingga 14 September

17. Jepang (Sirkuit Motegi) – 26 hingga 28 September

18. Indonesia (Sirkuit Pertamina Mandalika) – 3 hingga 5 Oktober

19. Australia (Philip Island) – 17 hingga 19 Oktober

20. Malaysia (Sirkuit Sepang) – 24 hingga 26 Oktober

21. Portugal (Sirkuit Autodromo) – 7 hingga 9 November

22. Valencia (Sirkuit Ricardo Tormo) – 14 hingga 16 November

Dengan dimulainya musim ini, para penggemar MotoGP dapat menantikan persaingan ketat antara pembalap-pembalap papan atas dunia.

Meskipun Jorge Martin menghadapi tantangan cedera, musim 2025 diprediksi akan tetap menarik dengan berbagai balapan seru yang akan menguji kecepatan dan ketangguhan para rider.(*)




Kalah Menyakitkan di Kandang, Atalanta Tersingkir dari Liga Champions 2024/202

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Atalanta harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions 2024/2025 setelah menderita kekalahan 1-3 dari Club Brugge dalam leg kedua babak 16 besar, yang digelar di Stadion Gewiss pada Rabu, 19 Februari 2025.

Hasil ini menambah luka setelah kekalahan tipis 1-2 di leg pertama di Belgia, sehingga agregat akhir menjadi 2-5 untuk keunggulan Club Brugge.

Meski bertindak sebagai tuan rumah, Atalanta gagal menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan kesulitan mengatasi tekanan dari Club Brugge yang tampil sangat solid.

Tiga gol yang dicetak oleh Chemsdine Talbi dan Ferran Jutgla di babak pertama memberi pukulan telak bagi anak asuh Gian Piero Gasperini.

Baca juga: Jelang Ramadan, Agen Gas 3 Kg Diwarning Pemkab Tebo

Baca juga: Pilihan Olahraga Ringan di Pagi Hari yang Mudah dan Sehat

Meski sempat membalas melalui gol Ademola Lookman di babak kedua, Atalanta tak mampu mengejar ketertinggalan.

Dengan agregat akhir 2-5, La Dea harus merelakan impian mereka untuk melanjutkan perjuangan di kompetisi Eropa.

Gian Piero Gasperini mengungkapkan rasa kecewanya setelah pertandingan.

“Ini adalah dua pertandingan yang cukup aneh. Liga Champions adalah kompetisi yang ditentukan oleh momen.Kami kebobolan gol terlalu cepat, dan mereka memanfaatkan setiap peluang,” kata dia.

“Sementara kami menyia-nyiakan banyak kesempatan,” ujar Gasperini, seperti dikutip dari Sky Sports.

Pelatih Atalanta itu juga mengungkapkan bahwa cedera Ademola Lookman dalam beberapa pekan terakhir, ditambah absennya Daniel Maldini, mengganggu ritme tim.

“Meskipun para pemain tampil baik, situasi kami cukup sulit saat ini. Namun, saya tetap percaya tim ini akan menyelesaikan liga dengan baik,” tambahnya.(*)




Pilihan Olahraga Ringan di Pagi Hari yang Mudah dan Sehat

two man in blue and red pair of gloves on boxing ring

SEPUCUKJAMBI.ID – Olahraga di pagi hari sangat penting untuk memulai hari dengan energi dan semangat.

Kegiatan fisik yang ringan dapat membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta memberikan keuntungan bagi produktivitas sehari-hari.

Di bawah ini, kami akan membahas beberapa pilihan olahraga ringan yang dapat Anda lakukan setiap pagi.

1. Jalan Santai

Jalan santai adalah salah satu bentuk olahraga yang paling mudah dilakukan.

Baca juga: Geram dengan Aktivitas Prostitusi, Massa Bakar 11 Warung Remang-remang di Awin Jaya

Baca juga: Jemaah Haji 2025 Wajib Terdaftar dalam Program JKN

Anda hanya perlu melangkah keluar rumah dan menikmati udara segar.

Jalan santai selama 20-30 menit sudah cukup untuk menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan mood Anda.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati keindahan alam sekitar saat berjalan.

2. Senam Pagi

Senam pagi merupakan pilihan olahraga grup yang menyenangkan. Anda dapat melakukannya sendiri atau bersama teman-teman.

Dengan gerakan yang bervariasi, senam pagi tidak hanya membuat otot-otot Anda aktif, tetapi juga sangat menyenangkan.

Carilah video tutorial senam pagi di internet untuk memudahkan Anda melakukan gerakan yang benar.

3. Yoga Ringan

Yoga menjadi salah satu olahraga ringan yang sangat baik untuk relaksasi

Dengan fokus pada pernapasan dan postur tubuh, yoga dapat meningkatkan fleksibilitas sekaligus mengurangi stres.

Anda hanya perlu menyediakan matras atau alas yang nyaman di halaman rumah atau bahkan di dalam ruangan. Cobalah beberapa pose dasar setiap pagi untuk merasakan manfaatnya.

Dengan pilihan olahraga ringan di pagi hari ini, Anda dapat memulai hari dengan cara yang sehat dan menyenangkan. Pilihlah salah satu atau beberapa jenis olahraga yang paling sesuai dengan kondisi Anda dan nikmati setiap momen pergerakan tubuh!




Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk

Jonatan Christie

Sudah 25 tahun tunggal putra puasa gelar juara All England 2019. Legenda bulutangkis, Haryanto Arbi, meminta agar Jonatan Christie dkk berlatih lebih keras lagi.

Indonesia hanya merebut satu gelar juara dari All England 2019, yakni dari pasangan nonpelatnas, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Dengan kekuatan tiga pemain di sektor tunggal, tak satupun yang lolos ke semifinal.

Anthony Sinisuka Ginting tersingkir di babak pertama, Jonatan Christie menyudahi penampilan di babak kedua, sedangkan Tommy harus pulang setelah kalah di perempatfinal.




Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

Olahraga F1

Driver Mercedes Valtteri Bottas memenangi seri pembuka Formula 1 2019 dalam Grand Prix Australia. Berikut klasemen pebalap usai race tersebut.

Di Sirkuit Melbourne Park, Australia, Minggu (17/3/2019), Bottas menjadi yang tercepat dengan waktu 1 jam 25 menit 27.325 detik, unggul 20,8 detik dari rekan setimnya di Mercedes Lewis Hamilton.

Hamilton sendiri finis kedua, meski memulai balapan dari posisi terdepan.

Di tempat ketiga ada driver Red Bull Max Verstapen, disusul duo Ferrari Sebastian Vettel dan Charles Leclerc yang mengunci posisi lima besar.

Sementara Bottas pun memimpin klasemen pebalap dengan 26 poin. Driver asal Finlandia itu mendapat tambahan satu poin usai juga berhasil menorehkan waktu lap tercepat dalam balapan kali ini.

Aturan baru F1 sendiri akan memberi peraih waktu lap tercepat dalam posisi 10 besar tambahan satu angka.




Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

Tontowi Ahmadliliyana Natsir

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia, Senin (28/8/2017) WIB.

Owi/Butet mengalahkan pasangan asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 15-21, 21-16, 21-15.

Ini menjadi gelar juara dunia bulu tangkis kedua bagi Tontowi/Liliyana.

Penempatan bola yang mereka lakukan beberapa kali sukses mengelabui Tontowi/Liliyana.

Owi/Butet bangkit pada gim kedua berkat sejumlah kesalahan yang dilakukan Zheng/Chen.

Gim kedua akhirnya dimenangi oleh Tontowi/Liliyana dan pertandingan harus ditentukan melalui rubber game.




Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

Luis Milla Nuevo Entrenador Del Zaragoza

Jakarta – Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja 2-0. Sempat buntu di babak pertama, Luis Milla mengubah taktik dan berbuah hasil.

Bermain di Stadion Shah Alam, Malaysia, Kamis (24/8/2017) sore WIB, Luis Milla kembali menurunkan formasi andalal 4-2-3-1. Dengan target meraih kemenangan 3-0 atas Kamboja demi mengamankan tike ke semifinal. Marinus Maryanto Wanewar dimainkan sejak menit pertama.

Marinus disokong oleh Septian David Maulan yang tepat ada di belakang. Sementara itu, Osvaldo Haay dan Saddil Ramdani bertugas sebagai penyisir sisi kanan dan kiri.

Di posisi poros tengah, Muhammad Hargianto berduet dengan Evan Dimas. Sementara itu, Ricky Fajrin kembali ke posisi semula sebagai bek kiri untuk menggantikan peran Rezaldi Hehanusa.

Seperti yang sudah-sudah, Indonesia kembali menyerang dengan mengandalkan kecepatan di sisi lapangan. Umpan-umpan silang pun jadi opsi untuk masuk ke area kotak penalti.

Namun, upaya tersebut kerap gagal. Osvaldo, yang ada di sisi kiri tampil kurang oke dalam memberi tusukan ke kotak penalti. Tak hanya itu, umpan silang yang dikirim dari kedua sisi Indonesia juga kerap mudah dipatahkan.