Siaga Karhutla Dicabut, BPBD Jambi Alihkan Fokus Hadapi Bencana Hidrometeorologi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi resmi mengakhiri status darurat siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada 31 Oktober 2025.

Saat ini, fokus penanganan bencana bergeser pada kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi basah seiring meningkatnya curah hujan dan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Jambi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, menjelaskan bahwa perubahan status ini mengikuti hasil evaluasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang menyatakan bahwa wilayah Jambi telah memasuki awal musim hujan.

“Wilayah Jambi sudah mulai memasuki musim hujan. Status siaga Karhutla resmi berakhir dan kita beralih ke status kesiapsiagaan hidrometeorologi basah,” ujar Bachyuni, Sabtu (1/11).

Ancaman bencana kini bergeser dari kebakaran hutan dan lahan ke banjir, tanah longsor, serta angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan, banjir, tanah longsor, dan gangguan transportasi akibat cuaca ekstrem.

Warga diharapkan berhati-hati terutama di wilayah dengan kondisi tanah labil dan daerah aliran sungai.(*)




Layanan Gratis Klinik Hewan Kota Jambi, Bawa KTP Bisa Langsung Dilayani! Cek Syarat Lainnya di Sini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Klinik Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Jambi menyediakan layanan gratis bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan di wilayah Kota Jambi.

Klinik ini melayani pemeriksaan dan pengobatan untuk berbagai jenis hewan, mulai dari kucing, anjing, hingga hewan ternak.

Gatot Novriandi, staf Klinik Hewan DPKP Kota Jambi, menjelaskan prosedur mendapatkan pelayanan sangat mudah. Masyarakat hanya perlu membawa KTP Kota Jambi untuk mendapatkan pelayanan gratis.

“Kami melayani masyarakat yang memiliki KTP Kota Jambi. Cukup datang ke klinik dengan membawa hewannya, nanti akan langsung ditangani oleh tim medis kami,” ujarnya.

Klinik hewan DPKP Kota Jambi beroperasi setiap hari kerja, dari Senin hingga Jumat, dan selalu ramai pengunjung.

Rata-rata sehari sekitar 20 orang datang membawa hewan peliharaan, dengan total 30 hingga 40 hewan yang ditangani per hari.

Untuk menjaga kelancaran pelayanan, setiap orang dibatasi maksimal membawa tiga hewan per kunjungan.

Meski layanan gratis, fasilitas dan tenaga medis di klinik masih terbatas. Saat ini, hanya ada satu tenaga medis yang bertugas.

Jika tenaga medis harus turun ke lapangan untuk vaksinasi, pemeriksaan, atau penanganan kasus luar klinik, pelayanan di klinik sementara ditutup.

“Kami memang terkendala jumlah tenaga medis. Kalau petugas sedang ada kegiatan lapangan seperti vaksinasi rabies atau pemeriksaan di wilayah lain, klinik terpaksa tutup sementara. Tapi setelah kembali, pelayanan dibuka lagi,” jelas Gatot.

Ke depan, klinik hewan DPKP Kota Jambi direncanakan pindah ke lokasi yang lebih luas dengan fasilitas lebih lengkap dan penambahan tenaga medis.

Sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal tanpa terganggu ketika petugas harus bertugas di lapangan.

“Rencananya klinik ini akan dipindah ke tempat yang lebih luas. Harapannya nanti fasilitas lebih lengkap, ada ruang tunggu nyaman, dan SDM ditambah agar pelayanan berjalan maksimal,” pungkas Gatot.(*)




Keren Nih! Walikota Jambi Maulana Dorong Pertumbuhan Ekonomi Mikro Lewat Pariwisata Kreatif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan pentingnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, terutama di sektor ekonomi mikro.

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi berencana mengembangkan beberapa kawasan ekonomi kreatif berbasis pariwisata.

Setidaknya, Kota Jambi akan memiliki 11 kawasan ekonomi kreatif yang nantinya menjadi pilihan utama wisatawan.

Menurut Maulana, pengembangan ini sangat diperlukan karena Kota Jambi merupakan kota jasa.

Sehingga destinasi wisata kreatif seperti kawasan kuliner sangat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Saat ini, Kota Jambi sudah memiliki beberapa destinasi populer, seperti Taman Jomblo dengan Tugu Kris Siginjai, Danau Sipin, Kawasan Sumantri, Murni, dan Taman Remaja.

Untuk Taman Remaja, Pemkot saat ini tengah meningkatkan kualitasnya dan akan berganti nama menjadi Banjuran Budayo, yang menggabungkan ruang terbuka hijau dengan berbagai kuliner khas Jambi.

Kawasan Murni, yang menjadi pusat kuliner malam, juga akan diperindah dan ditingkatkan kualitasnya, dengan proyek pembangunan yang dijadwalkan mulai tahun depan.

Selain itu, Pemkot Jambi akan menghadirkan beberapa kawasan ekonomi baru, termasuk di bagian timur kota.

Salah satunya adalah di Jalan Orang Kayo Pingai, yang selama ini sering macet akibat pedagang kaki lima.

Kawasan ini sedang dibangun menjadi pusat kuliner timur Kota Jambi dengan konsep serupa Jalan Sumantri, yang dipenuhi UMKM kreatif dan menjadi destinasi pariwisata.

Sementara itu, eks Pasar Talang Banjar akan dijadikan taman dan diorama budaya Jambi.

Sedangkan di kawasan PAL V Jambi akan dibangun danau buatan sebagai destinasi wisata air.

Kawasan ini juga akan menjadi tempat olahraga, wisata keluarga, dan menghadirkan banyak pelaku UMKM.

Menariknya, danau buatan ini juga berfungsi sebagai kolam retensi untuk mengurangi risiko banjir.

Pemkot juga mengembangkan destinasi di kawasan seberang Kota Jambi.

Di mana kawasan itu, akan menjadi kawasan wisata Kampung Melayu Tua, dengan pembangunan yang akan dimulai tahun depan menggunakan dana Kampung Bahagia.

“Dengan banyaknya pilihan destinasi wisata, wisatawan memiliki beragam pilihan, sehingga tidak terjadi penurunan kunjungan,” kata dia.

“Pertumbuhan ekonomi, terutama ekonomi mikro melalui UMKM, akan semakin meningkat,” tutup Wali Kota Maulana.(*)




Tugu Keris Siginjai Sakti, Daya Tarik Wisata dan Pendorong Ekonomi UMKM Mendukung Kota Jambi Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Kota Jambi terus menunjukkan kemajuan dalam sektor pariwisata, dengan Tugu Keris Siginjai Sakti menjadi salah satu destinasi utama yang menarik perhatian pengunjung dari luar daerah.

Monumen ikonik ini tidak hanya menjadi simbol kebanggaan masyarakat Jambi.

Tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Keberadaan Tugu Keris Siginjai Sakti telah membawa dampak positif bagi perekonomian lokal

. UMKM di sekitar tugu telah merasakan manfaat langsung dari arus wisatawan yang berdatangan.

Mereka dapat menawarkan produk-produk lokal, mulai dari kuliner tradisional hingga kerajinan tangan, sehingga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Keberadaan Tugu Keris Siginjai Sakti sejalan dengan visi misi Walikota Maulana dan Wakil Walikota Diza, yaitu menciptakan Kota Jambi yang bahagia dan sejahtera.

Melalui pariwisata dan pengembangan UMKM, pemerintah kota berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempromosikan kekayaan budaya Jambi kepada dunia.

Tugu Keris Siginjai Sakti menawarkan pengalaman wisata yang unik dan menarik.

Pengunjung dapat menikmati keindahan arsitektur tugu, mempelajari sejarah dan budaya Jambi, serta berinteraksi dengan masyarakat lokal.

Kawasan sekitar tugu juga telah dikembangkan menjadi ruang publik yang nyaman dan menarik, dengan fasilitas yang memadai untuk pengunjung.

Dengan terus meningkatnya jumlah pengunjung, Tugu Keris Siginjai Sakti diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong utama perekonomian Kota Jambi.

Pemerintah kota akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas wisata.

Sehingga pengunjung dapat merasa nyaman dan puas selama berwisata di Kota Jambi.

Tugu Keris Siginjai Sakti telah menjadi simbol kebanggaan masyarakat Jambi dan destinasi wisata yang menarik.

Dengan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal dan pengembangan UMKM, monumen ini diharapkan dapat terus menjadi pendorong kemajuan Kota Jambi.

Mari kita kunjungi dan lestarikan kekayaan budaya kita!. (*)




Aktivitas Gudang Minyak Ilegal Marak, DPRD Kota Jambi Minta Aparat Tak Tutup Mata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Keberadaan sejumlah gudang minyak ilegal di Kota Jambi kembali memicu kekhawatiran masyarakat.

Meski telah dilakukan inspeksi mendadak (sidak) oleh DPRD Kota Jambi, hingga kini belum ada langkah penindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi Rio Ramadhan menegaskan, pihaknya hanya memiliki kewenangan dalam hal pengawasan dan perizinan.

Namun karena aktivitas penyimpanan dan distribusi BBM ilegal termasuk tindak pidana migas, Rio meminta agar Pemkot Jambi, Satpol PP, dan kepolisian tidak saling melempar tanggung jawab.

“Kalau gudang tidak berizin, Satpol PP harus berani menindak. Tapi untuk urusan BBM ilegal, itu ranah kepolisian. Harus ada sinergi, jangan saling tunggu,” ujar Rio, Sabtu (1/11/2025).

Sidak DPRD sebelumnya di sebuah gudang minyak di RT 42 Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, tidak menemukan pemilik lokasi.

Kondisi bangunan yang tidak permanen juga membuat proses penyegelan sulit dilakukan.

Rio menyebut, laporan masyarakat terus berdatangan. Diduga masih banyak gudang minyak ilegal lain yang beroperasi secara tertutup di beberapa kecamatan di Kota Jambi.

“Kami sudah menerima banyak aduan. Kalau jumlahnya banyak dan tidak ada tindakan, artinya ada yang tidak berjalan dalam pengawasan,” tegasnya.

DPRD mendorong Pemkot Jambi segera membentuk Satgas Gabungan yang melibatkan Pemkot, Satpol PP, Pertamina, kepolisian, dan TNI untuk menangani masalah tersebut secara terpadu.

“Satgas harus segera dibentuk. Kalau tidak, kasus seperti ini akan terus terulang,” tambah Rio.

Keberadaan gudang BBM ilegal tidak hanya membahayakan keselamatan warga, tetapi juga diduga menjadi penyebab kelangkaan solar bersubsidi di SPBU karena praktik penimbunan dan pelangsiran.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menyatakan bahwa penindakan terhadap aktivitas tersebut harus dilakukan sesuai dengan kewenangan masing-masing instansi.

“Kalau pelanggaran izin bangunan, itu wewenang Satpol PP. Tapi kalau menyangkut distribusi BBM ilegal, ranahnya kepolisian karena termasuk pelanggaran Undang-Undang Migas,” jelas Maulana.

Ia menambahkan, kasus gudang minyak ilegal di Jambi bukan hal baru. Sebelumnya juga pernah ditindak, namun kini kembali muncul.

“Ini pelanggaran berulang. Kami akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk langkah penanganan berikutnya,” pungkasnya.(*)




Jabatan Eselon II Kembali Dirotasi, Ini Daftar Lengkap Pejabat Plt di Lingkungan Pemkot Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemkot Jambi masih memiliki sejumlah posisi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum terisi secara definitif.

Untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal, Pemkot menunjuk beberapa pejabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di dinas dan badan yang masih kosong tersebut.

Beberapa OPD yang saat ini masih dipimpin oleh pejabat Plt antara lain:

  • Dinas Pendidikan (Disdik)

  • Dinas Kesehatan (Dinkes)

  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

  • Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD)

  • Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB)

  • Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)

  • Sekretariat DPRD Kota Jambi

  • Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)

  • Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim)

Penunjukan pejabat Plt ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga kesinambungan program dan kegiatan pemerintahan daerah.

Jabatan Plt ini sambil menunggu proses pengisian jabatan definitif melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan kepegawaian.

Berikut daftar pejabat Plt yang ditunjuk Pemkot Jambi:

  1. Jailani – Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik)
  2. Fahmi – Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes)
  3. Doni Sumatriadi – Plt Kepala sekaligus Sekretaris BPBD Kota Jambi
  4. Pahlewi – Plt Kepala BKPSDMD
  5. Mulyadi – Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB)
  6. Poppy Nurul Isnaini, S.STP, MM, M.Si – Plt Kepala sekaligus Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jambi
  7. Edi Fahrizal – Plt Sekretaris DPRD Kota Jambi
  8. Beni Handoko – Plt Kasat Pol PP Kota Jambi, tetap menjabat Sekretaris Satpol PP
  9. Yunius – Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), tetap menjabat Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH)

Penunjukan para pejabat Plt ini juga merupakan bentuk komitmen Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, untuk menjaga stabilitas organisasi pemerintahan di tengah proses penataan pejabat struktural.

“Kita ingin roda pemerintahan tetap berjalan tanpa hambatan. Sambil menunggu proses seleksi pejabat definitif, para Plt diharapkan dapat bekerja maksimal dan memastikan pelayanan publik tetap prima,” ujar Maulana.

Pemkot Jambi menargetkan pengisian jabatan definitif akan segera dilakukan setelah seluruh proses administrasi dan evaluasi selesai.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot untuk menciptakan birokrasi yang dinamis, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan pelayanan masyarakat.(*)




Daftar Lengkap Kepala Dinas Pemkot Jambi, di Bawah Kepemimpinan Walikota Maulana dan Wawako Diza

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sejumlah pejabat eselon II atau kepala dinas di lingkungan Pemkot Jambi kembali dirotasi, Sabtu 1 November 2025.

Rotasi ini sebagai bagian dari penyegaran birokrasi di bawah kepemimpinan Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana MKM dan Wawako Diza Hazra Aljosha SE MA.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat struktur pemerintahan serta meningkatkan kinerja pelayanan publik.

Rotasi dan pelantikan  tersebut menandai komitmen Pemkot Jambi dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

Baca juga:  Daftar Lengkap Pejabat Baru Kota Jambi: Lurah, Camat, hingga Kabid Dilantik Maulana

Baca juga:  Rotasi Pejabat Pemkot Jambi, Berikut Daftar Lengkap Pejabat Eselon II yang Dilantik Walikota Maulana

Pasca pelantikan yang baru dilakukan Sabtu, 1 November 2025, berikut daftar pejabat eselon II dan kepala dinas yang menempati posisi baru di lingkungan Pemkot Jambi:

  • Feriadi, S.Sos., ME, sebelumnya menjabat Kasat Pol PP Kota Jambi, kini diangkat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Kota Jambi.

  • Mahruzar, ST, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), kini resmi memimpin Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

  • Abu Bakar, dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), kini menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

  • M. Saleh Ridha, sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan, kini dipercaya memimpin Dinas Kominfo Kota Jambi.

  • Amran, dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

  • Nella Ervina, sebelumnya Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

  • Ardi, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup, kini menempati posisi Kepala BPPRD Kota Jambi.

  • Yon Heri, eks Kepala DPMPTSP, kini dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Hukum Setda Kota Jambi.

  • Mulyadi, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan, kini dipercaya sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

  • Noviarman, dari jabatan Sekretaris DPRD Kota Jambi, kini menempati posisi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.

  • Liana Andriani, sebelumnya Kepala BKPSDMD Kota Jambi, kini diangkat menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

Wali Kota Jambi, Dr Maulana, menyampaikan bahwa rotasi jabatan ini merupakan bagian dari strategi memperkuat sinergi antar-perangkat daerah.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam birokrasi. Tujuannya agar organisasi pemerintahan tetap dinamis, profesional, dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Rotasi pejabat ini juga menjadi bagian dari upaya penataan sumber daya aparatur agar lebih sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi perangkat daerah.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong terwujudnya pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada hasil pembangunan daerah.(*)




Kasat Pol PP Kota Jambi Digeser! Wawako Diza Hazra Pimpin Pelantikan Pejabat Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali melakukan langkah penyegaran di tubuh birokrasi.

Melalui rotasi sejumlah jabatan strategis, Pemkot berupaya memperkuat kinerja aparatur sekaligus membentuk formasi yang lebih solid dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pelantikan pejabat tersebut digelar di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu pagi, 1 November 2025.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, dan berlangsung dalam suasana khidmat.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 1045 Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, yang ditandatangani oleh Wali Kota Jambi, dr. Maulana.

Dua pejabat tinggi pratama yang menempati posisi baru adalah:

  • Feriadi, S.Sos., ME, sebelumnya menjabat Kasat Pol PP Kota Jambi, kini diangkat menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Kota Jambi.

  • Mahruzar, ST, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), kini resmi menakhodai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi.

Selain pelantikan pejabat tinggi, Pemkot juga melakukan penyesuaian di level pelaksana tugas (Plt).

  • Beni Handoko kini menjabat sebagai Plt Kasat Pol PP Kota Jambi, sekaligus tetap menjalankan peran sebagai Sekretaris Satpol PP.

  • Yunius diamanahkan sebagai Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), sembari tetap menjabat Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Rotasi ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Jambi memperkuat koordinasi dan efektivitas di sejumlah sektor strategis.

Seperti penegakan ketertiban umum, pengelolaan lingkungan hidup, dan pembangunan perkotaan berkelanjutan.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menegaskan bahwa penyegaran jabatan merupakan hal wajar dalam dinamika birokrasi.

“Pemkot terus berupaya menempatkan pejabat sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi. Harapannya, pelayanan publik semakin cepat, responsif, dan adaptif terhadap tantangan baru,” ujarnya.

Sinyal penyegaran berikutnya pun mulai terlihat. Sejumlah posisi yang masih diisi oleh pelaksana tugas diperkirakan akan segera terisi oleh pejabat definitif dalam waktu dekat.

Langkah rotasi ini menjadi bukti komitmen Pemkot Jambi untuk mendorong birokrasi yang profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.(*)




Sejak Januari, Call Center 112 Bahagia Kota Jambi Tangani 660 Kasus Darurat Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sejak awal tahun hingga Oktober 2025, Call Center Bahagia 112 Kota Jambi telah menerima sekitar 660 laporan darurat dari masyarakat.

Laporan yang diterima bervariasi, mulai dari kebakaran, orang terlantar, gangguan fasilitas umum, hingga laporan terkait kesehatan dan kecelakaan.

Data tersebut diungkapkan oleh salah satu petugas Call Taker 112 Bahagia Kota Jambi, Tasha Salsabila, yang menyebut bahwa rata-rata setiap hari pihaknya menerima 5 hingga 10 laporan, bahkan bisa lebih pada waktu tertentu.

“Sejauh ini, dari tanggal 1 Januari sampai 30 Oktober, sudah ada sekitar 660 laporan yang masuk ke Call Center 112 Bahagia,” kata dia.

“Jenisnya bermacam-macam, mulai dari kebakaran, orang terlantar, sampai lampu jalan mati,” ujar Tasha, Kamis (30/10).

Meski demikian, Tasha tidak menampik masih adanya panggilan iseng atau prank call, terutama dari kalangan anak-anak dan remaja.

“Kami tetap berusaha mengedukasi masyarakat agar menggunakan layanan ini dengan bijak, karena laporan palsu bisa menghambat penanganan kasus yang benar-benar darurat,” tambahnya.

Untuk semakin mempermudah akses warga, Pemerintah Kota Jambi kini juga menyediakan layanan WhatsApp Call Center Bahagia 112 melalui nomor 0811-7877-2112.

Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi, Saleh Ridha, menjelaskan bahwa layanan tambahan ini dihadirkan agar masyarakat tetap bisa melapor meskipun tidak dapat melakukan panggilan telepon langsung.

“Lewat WhatsApp 112 Bahagia, warga cukup mengirim pesan teks atau berbagi lokasi. Petugas akan menindaklanjuti dan meneruskan laporan ke instansi terkait. Ini bentuk inovasi agar layanan semakin inklusif,” jelas Saleh.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, menegaskan bahwa Call Center Bahagia 112, baik melalui telepon maupun WhatsApp, merupakan bukti komitmen pemerintah kota dalam melindungi dan melayani masyarakat tanpa biaya.

“Kami ingin memastikan setiap warga bisa mendapatkan pertolongan cepat dan tepat di setiap kondisi darurat. Sistem terpadu ini adalah langkah konkret kami untuk mewujudkan Kota Jambi yang aman dan tanggap,” kata Maulana.

Ia juga mengimbau warga agar menggunakan layanan ini secara bertanggung jawab serta membantu petugas dengan memberikan informasi yang akurat saat melapor.

Call Center Bahagia 112 Kota Jambi beroperasi 24 jam penuh dengan dukungan delapan petugas call taker yang bekerja bergantian.

Layanan ini terintegrasi dengan berbagai instansi seperti BPBD, Pemadam Kebakaran, Kepolisian, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan, serta tidak dipungut biaya.

Dengan adanya fasilitas WhatsApp 112 Bahagia dan peningkatan jumlah laporan, Pemkot Jambi berharap kesadaran warga untuk melapor secara benar terus meningkat, demi terciptanya kota yang siaga, aman, dan bahagia.(*)




Lewat WhatsApp 081178772112, Layanan Call Center Bahagia 112 Permudah Warga Kota Jambi Lapor Darurat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga Kota Jambi kini semakin mudah melaporkan kondisi darurat.

Pemerintah Kota Jambi resmi menghadirkan layanan WhatsApp Call Center Bahagia 112 di nomor 0811-7877-2112, yang siap menampung laporan darurat medis maupun nonmedis selama 24 jam tanpa biaya.

Langkah ini menjadi inovasi baru dari UPTD Call Center Bahagia 112  Kota Jambi dalam memperkuat sistem tanggap darurat yang cepat, responsif, dan mudah dijangkau masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi, Saleh Ridha, mengatakan bahwa layanan WhatsApp ini dihadirkan untuk melengkapi sistem panggilan darurat 112 yang sudah lebih dulu berjalan.

“Tidak semua warga bisa melakukan panggilan telepon, misalnya karena gangguan jaringan atau keterbatasan pulsa,” terangnya.

“Karena itu, kami hadirkan WhatsApp 112 Bahagia agar laporan tetap bisa diterima dan segera ditindaklanjuti,” ujar Saleh.

Menurutnya, warga cukup mengirim pesan teks atau lokasi kejadian ke nomor WhatsApp resmi tersebut.

Petugas akan menindaklanjuti dengan menghubungi pelapor dan meneruskan laporan ke instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, BPBD, Pemadam Kebakaran, Kepolisian, atau Dinas Sosial.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, menyampaikan bahwa Call Center Bahagia 112, baik melalui telepon maupun WhatsApp, merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat.

“Kami ingin setiap warga Kota Jambi bisa mendapatkan pertolongan cepat dan tepat tanpa hambatan apa pun,” sebutnya.

“Melalui layanan WhatsApp ini, masyarakat punya lebih banyak pilihan untuk meminta bantuan darurat,” ujar Maulana.

Ia menegaskan, sistem darurat terpadu ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Jambi dalam membangun kota siaga, aman, dan bahagia.

Salah satu petugas Call Taker 112 Kota Jambi Bahagia, Tasha Salsabila, menyebutkan bahwa setiap harinya pihaknya menerima 5 hingga 10 laporan, bahkan bisa lebih tergantung situasi.

“Laporan yang sering masuk di antaranya kebakaran, orang terlantar, dan gangguan fasilitas umum seperti lampu jalan mati,” kata dia.

Namun masih ada juga laporan iseng dari kalangan anak-anak dan remaja, yang terus kami edukasi agar tidak mengganggu layanan darurat,” jelas Tasha.

Saat ini, Call Center Bahagia 112 memiliki delapan petugas call taker yang bekerja secara bergantian selama 24 jam penuh untuk memastikan respon cepat terhadap setiap laporan.

Call Center Bahagia 112 Kota Jambi terintegrasi dengan berbagai instansi penting, serta dilengkapi tenaga kesehatan terlatih, ambulans siaga, dan sistem komunikasi digital.

Semua layanan diberikan tanpa dipungut biaya, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat Kota Jambi.

Dengan kemudahan akses melalui WhatsApp dan panggilan 112, Pemkot Jambi berharap warga semakin sadar pentingnya menggunakan layanan darurat ini secara bijak dan bertanggung jawab.(*)