JTTS Permudah Akses dan Percepat Logistik, Sumatera Kini Lebih Dekat

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai infrastruktur vital yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas di Pulau Sumatra.

Sejalan dengan semangat Hari Perhubungan Nasional 2025 bertema Bakti Transportasi untuk Negeri, kehadiran JTTS tak hanya mempercepat waktu tempuh.

Tetapi juga menghubungkan pusat-pusat ekonomi strategis serta membuka ruang tumbuhnya sektor UMKM, logistik, dan pariwisata lokal.

“JTTS menjadi simpul konektivitas vital dan katalisator ekonomi di Sumatra. Selain memangkas waktu dan biaya logistik, tol ini juga mendorong pertumbuhan UMKM dan daya saing daerah,” ungkap Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Kamis (25/9/2025).

Banyak pelaku usaha mengaku merasakan dampak langsung dari keberadaan JTTS.

Salah satunya Eka, pengusaha ekspedisi asal Pekanbaru.

“Dulu biaya bahan bakar tinggi dan pengiriman tidak pasti. Sekarang lebih hemat dan waktu kirim lebih singkat. Klien kami juga puas,” jelasnya.

Sementara itu, M. Fikhri Johar, warga Dumai, mengungkapkan bahwa perjalanan Pekanbaru–Dumai kini hanya memakan waktu sekitar 1,5–2 jam, jauh lebih singkat dibanding sebelumnya yang bisa mencapai 5–7 jam.

Hingga kini, Hutama Karya telah mengoperasikan 791,85 km ruas JTTS, menghubungkan berbagai kota dan kabupaten penting di Sumatra.

Selain mempercepat akses, Hutama Karya juga mengembangkan pelayanan digital melalui aplikasi HK Toll Apps, CCTV live monitoring, hingga fasilitas pendukung seperti:

  • Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)

  • Ruang laktasi

  • Ladies parking

  • Area bermain anak

  • Tenant UMKM lokal (lebih dari 50% ruang di rest area dialokasikan khusus untuk pelaku UMKM)

Sebagai bagian dari upaya memperluas pemanfaatan jalan tol, Hutama Karya meluncurkan kampanye Sumatera Sudah Dekat, menekankan bahwa JTTS bukan sekadar infrastruktur, tapi simbol aksesibilitas dan pemerataan ekonomi.

“Sumatra kini lebih terhubung, lebih cepat dijangkau, dan punya peluang besar untuk tumbuh bersama. Ini bentuk nyata Bakti Transportasi untuk Negeri,” tutup Adjib.(*)




SPBU Resmi Pertamina Diinspeksi Publik, Ini Cara Cek Takaran BBM

jugha PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus memperkuat transparansi layanan energi melalui program Edukasi Pantau SPBU.

Yakni, sebuah inisiatif yang memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat.

Meliputi prosedur standar mutu dan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh SPBU resmi Pertamina.

Melalui program ini, peserta diperkenalkan pada berbagai proses penting dalam pengelolaan BBM.

Mulai dari penerimaan BBM di SPBU, pengecekan kualitas dengan alat hydrometer, hingga pengujian akurasi pengisian melalui dispenser.

“Kami ingin konsumen mengetahui bahwa setiap tetes BBM yang mereka beli di SPBU resmi Pertamina telah melewati proses pengawasan ketat,” ungkap Rusminto Wahyudi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Program ini menjadi bentuk komitmen Pertamina dalam menghadirkan pelayanan energi yang andal, berkualitas, dan transparan.

Program Pantau SPBU sudah tiga kali digelar di Palembang:

  • 15 Mei 2025, di SPBU COCO Kenten (21.301.01): Melibatkan pelanggan MyPertamina dalam simulasi pengecekan dispenser dan kualitas BBM.

  • 24 Juli 2025, di SPBU DODO Punti Kayu (24.301.111): Peserta diperkenalkan pada pengecekan segel mobil tangki dan sampling BBM.

  • 16 September 2025, di SPBU COCO Plaju (21.302.04): Diikuti pelajar SMK Negeri 2 Palembang yang mempelajari pengawasan mutu BBM sejak dini.

Melalui sesi interaktif dan edukasi lapangan, peserta juga dapat melihat langsung prosedur operasional SPBU sesuai standar Pertamina.

Antusiasme peserta menjadi semangat bagi Pertamina untuk memperluas kegiatan edukasi serupa di berbagai wilayah lain di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Pertamina juga telah menyediakan materi edukatif melalui kanal resmi dan aplikasi MyPertamina untuk meningkatkan kesadaran konsumen.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa Pertamina berkomitmen menjaga kualitas dan takaran BBM, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan SPBU resmi,” tutup Rusminto.(*)




Pelindo Jambi Paparkan Smart & Green Port di Kegiatan BINUS Online

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Jambi mendorong percepatan transformasi layanan pelabuhan berbasis digital dan berkelanjutan.

Hal ini disampaikan oleh Agung Rizky Fajri, M.T., M.Sc., Manager Teknik dan Operasi Pelindo Jambi saat menjadi narasumber dalam Industrial Sharing BINUS Online, yang digelar di Hotel Aston Jambi, Minggu (21/9/2025).

Dalam sesi bertema “Transformation Smart dan Green Services”, Agung menjelaskan pentingnya inovasi teknologi dalam meningkatkan efisiensi pelabuhan tanpa mengabaikan prinsip keberlanjutan.

“Kami mendorong transformasi operasional pelabuhan agar lebih efisien melalui digitalisasi, namun tetap memperhatikan aspek lingkungan. Smart and green services menjadi strategi Pelindo dalam mendukung logistik nasional yang modern dan berkelanjutan,” jelas Agung di hadapan peserta.

Acara ini diikuti oleh sekitar 30 mahasiswa BINUS Online Learning, para kepala sekolah SMA dan SMK di Provinsi Jambi, serta pemangku kepentingan pendidikan.

Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan terkait tren industri kepelabuhanan dan inovasi layanan.

Hardiyansyah, S.Kom., M.M., selaku Learning Community Manager BINUS Online, mengapresiasi kolaborasi dengan Pelindo.

“Kami berharap kegiatan seperti ini mampu memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus menginspirasi generasi muda menghadapi perkembangan industri 4.0,” ujarnya.

Kegiatan Industrial Sharing menjadi jembatan antara dunia akademik dan industri, menghadirkan wawasan nyata terkait tantangan dan peluang di sektor logistik dan kepelabuhanan yang terus berkembang.(*)




Dalam Sepekan, Hutama Karya Catat 51.947 Kendaraan Gunakan Tol Betejam Seksi 3 Tempino-Ness

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kehadiran Tol Betung–Tempino–Jambi (Betejam) Seksi 3, khususnya pada segmen Tempino–Ness, disambut antusias oleh masyarakat Provinsi Jambi.

Sejak dibuka untuk umum tanpa tarif mulai Minggu, 14 September 2025, hingga 21 September 2025, tercatat sebanyak 51.947 kendaraan telah melintasi ruas tol ini.

Data ini disampaikan oleh PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola jalan tol, melalui pernyataan Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan, Adjib Al Hakim.

Menurut Adjib, tingginya trafik kendaraan yang melintas dalam waktu singkat menunjukkan bahwa masyarakat Jambi memang membutuhkan akses jalan tol sebagai alternatif perjalanan yang lebih cepat, nyaman, dan efisien di jalur Lintas Sumatera.

“Kehadiran Gerbang Tol Pijoan memperluas konektivitas. Perjalanan dari Bayung Lencir ke Simpang Ness kini lebih lancar dan jauh lebih singkat,” jelas Adjib dalam keterangan resmi.

Segmen tol baru ini membawa dampak signifikan terhadap efisiensi waktu. Beberapa contoh pemangkasan waktu tempuh:

  • Bayung Lencir ke Simpang Ness: dari hampir 3 jam menjadi ±45 menit

  • Jambi ke Betung: dari lebih 4 jam menjadi sekitar 2 jam

Manfaat ini dirasakan langsung oleh pengguna jalan. Salah satunya, Muhammad Royan Rivaldo, warga Kota Jambi, menyebut tol ini sangat membantu aktivitasnya sehari-hari.

“Biasanya saya harus menempuh perjalanan jauh dan macet. Sekarang lebih cepat dan nyaman. Harapan saya, tol ini bisa disambung ke lebih banyak daerah,” ungkapnya.

Tol Tempino–Ness tidak hanya memudahkan mobilitas, tapi juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di wilayah Jambi dan sekitarnya.

Dengan akses jalan bebas hambatan, distribusi logistik dan pergerakan wisatawan menjadi lebih mudah.

Meski masih dibuka secara gratis selama masa sosialisasi, Hutama Karya tetap mengimbau pengguna jalan untuk membawa kartu uang elektronik (e-money) sebagai persiapan saat memasuki gerbang tol (GT).

“Kami imbau pengguna tetap mematuhi aturan berkendara di jalan tol. Batas kecepatan maksimal 80 km/jam dan bahu jalan hanya boleh digunakan untuk kondisi darurat,” tambah Adjib.

Untuk mempermudah komunikasi dengan pengguna jalan, Hutama Karya menyediakan beberapa saluran informasi:

  • Instagram & Twitter: @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya

  • Call Center Tol Betejam: +62 811-9111-0777

Pengguna jalan juga disarankan untuk terus mengikuti informasi terbaru terkait perkembangan jalan tol melalui media resmi Hutama Karya.(*)




Pelindo Regional 2 Jambi Dorong Kolaborasi, Lewat Coffee Morning 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Jambi, anak perusahaan dari Pelindo Regional 2 Jambi, sukses menggelar kegiatan Coffee Morning di Hotel BW Luxury pada Kamis (18/9/2025).

Acara ini menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Pelindo, regulator, asosiasi, serta mitra usaha di sektor kepelabuhanan dan logistik.

Hadir dalam acara tersebut Dwi Rahmat Toto Sugiarto, Direktur Komersial PT Pelabuhan Tanjung Priok; Ahmad Fahmi, General Manager Pelindo Regional 2 Jambi; serta Prihartanta Eka Budi Jatmika, Kepala KSOP Kelas III Talang Duku.

Turut hadir perwakilan asosiasi pelaku usaha seperti INSA, APBMI, ISAA, ALFI/ILFA, dan GAPEKSI, serta puluhan perusahaan mitra.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, diawali oleh pertanyaan dari Ketua DPC INSA Jambi, Zulfan Saleh.

Sesi tanya jawab yang dinamis memperkuat nuansa kolaboratif, di mana peserta tak hanya menyampaikan masukan tapi juga berbagi pengalaman seputar layanan pelabuhan.

“Coffee Morning ini bukan hanya forum diskusi, tapi juga ajang silaturahmi untuk memperkuat sinergi antara Pelindo dan mitra usaha,” ungkap Dwi Rahmat Toto.

Ia juga memaparkan pembaruan berbagai fasilitas pelabuhan yang kini lebih siap mendukung kelancaran operasional logistik di wilayah Jambi.

“Kami terus meningkatkan layanan dan infrastruktur agar bisa memberikan nilai tambah bagi para pengguna jasa,” tambahnya.

General Manager Pelindo Regional 2 Jambi, Ahmad Fahmi, menegaskan pentingnya komunikasi terbuka agar pelayanan pelabuhan dapat terus ditingkatkan.

Ia juga mengapresiasi antusiasme para peserta yang aktif berdiskusi hingga akhir acara.

Suasana Coffee Morning semakin cair berkat ice breaking interaktif, menjadikan acara tidak monoton dan tetap semangat hingga selesai.

“Kami berharap forum seperti ini terus berlanjut agar semua pihak saling mendukung kemajuan logistik dan industri pelabuhan di Jambi,” tutupnya.(*)




Bicara di Hadapan Kepala Daerah se- Provinsi Jambi, Wamen PANRB Apresiasi Layanan Terintegrasi MPP Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Baru saja meraih penghargaan bergengsi dengan predikat “Pelayanan Prima” dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., usai menghadiri audiensi bersama Wakil Menteri PANRB, Komjen Pol. (Purn) Purwadi Arianto, M.Si., yang membahas agenda peningkatan mutu pelayanan publik di Provinsi Jambi, Kamis (18/9/2025).

Bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, audiensi tersebut dihadiri oleh Deputi Pelayanan Publik KemenPANRB, Dr. Otok Kuswandaru, S.Sos., M.Si., Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., para kepala daerah se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda kabupaten/kota, serta perwakilan instansi vertikal dan perangkat daerah terkait di lingkup Provinsi Jambi.

Kegiatan ini juga menghadirkan Asisten Deputi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik KemenPANRB, M. Yusuf Kurniawan, S.H., yang tampil sebagai narasumber dengan paparan mengenai langkah-langkah strategis dalam mewujudkan pelayanan prima.

“Pemerintah Kota Jambi tentunya terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan publik yang maksimal bagi masyarakat. Hal itu juga telah dibuktikan kemarin saat Bapak Wali Kota menerima langsung piagam penghargaan Predikat “Pelayanan Prima” yang diperoleh melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jambi,” ujar Wakil Wali Kota Diza usai kegiatan.

Diza menekankan, bahwa penghargaan yang berhasil diraih ini akan menjadi acuan dan momentum untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik kedepan untuk masyarakat.

“Alhamdullilah, penghargaan ini berhasil kita raih, dan tentunya akan menjadi motivasi dan semangat bagi seluruh jajaran Pemkot Jambi untuk terus meningkatkan kinerja layanan publiknya,” tekan Wawako Diza.

Ia menyampaikan, bahwa saat ini Pemkot Jambi secara berkelanjutan terus melakukan evaluasi terhadap kualitas pelayanan publik agar lebih inklusif dan berkesinambungan, sejalan dengan arahan Pemerintah Pusat dalam rangka mewujudkan Indonesia Maju.

Lebih lanjut, Wawako Diza memaparkan sejumlah program inovatif Pemkot Jambi yang menjadi wujud nyata peningkatan pelayanan bagi masyarakat. Salah satunya adalah Call Center Bahagia 112, layanan kegawatdaruratan 24 jam yang dapat diakses masyarakat kapan saja.

“Layanan ini sangat vital, karena mampu memberikan respon cepat terhadap situasi darurat, baik di bidang medis maupun non-medis,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, Pemkot Jambi juga terus meningkatkan kualitas program Balap (Bahagia Layanan Anti Pungli) dan Apel Kota (Aparatur Melayani), yang dirancang untuk memperkuat integritas dan mendekatkan aparatur dengan masyarakat.

“Harapannya, manfaat dari program-program ini benar-benar bisa dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Jambi,” pungkas Wawako Diza.

Sementara itu, dalam arahannya, Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Komjen. Pol. (Purn) Purwadi Arianto, mengatakan bahwa audiensi ini dilakukan untuk memastikan kerja keras Birokrasi di Provinsi Jambi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dengan birokrasi yang harus semakin adaptif, serta berorientasi pada kebutuhan warga.

“Kegiatan hari ini kita laksanakan karena Jambi memiliki potensi besar untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat dan memberikan dampak pada masyarakat luas ke depan, karena Birokrasi bukan sekedar mengurus administrasi semata tetapi juga membangun keadilan dan kepercayaan,”katanya.

Ia menegaskan, dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, dunia bergerak dengan sangat cepat dan penuh tantangan. Oleh karena itu, birokrasi dituntut untuk semakin lincah, adaptif, serta visioner, agar mampu mengantarkan Indonesia menuju kemajuan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Maka dari itu, Pemerintah terus berkomitmen menghadirkan berbagai program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat (SR), Koperasi Desa Merah Putih, hingga program Perumahan Rakyat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wamen juga mencontohkan keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Jambi yang telah terintegrasi dengan sistem berbasis digital dan menyediakan 131 jenis layanan. Layanan tersebut tidak hanya dari instansi daerah, tetapi juga melibatkan lembaga hingga kementerian di tingkat pusat.

“Saya telah berkunjung ke sana, dan melihat bagaimana MPP Kota Jambi mampu menyatukan pelayanan Pemerintah, BUMN, BUMD, dan swasta dalam satu tempat terpadu yang terintegrasi dan nyaman. Kehadiran MPP ini mempercepat proses layanan, meningkatkan kolaborasi, sekaligus memperkuat daya saing yang mencerminkan wajah nyata birokrasi di hadapan masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran MPP Kota Jambi patut dicontoh, mengingat hingga kini persentase keberadaan MPP di seluruh Indonesia baru mencapai sekitar 58 persen,” ujar Wamen.

Wamen berharap, seluruh jajaran Pemerintahan di Provinsi Jambi agar terus melakukan langkah-langkah nyata dalam meningkatkan kualitas Pelayanan Publik.

“Dikesempatan ini, saya titipkan harapan. Pertama, agar menggunakan hasil indeks kinerja sebagai alat navigasi dalam pembenahan layanan publik; Kedua, menorong integrasi lintas Dinas dan Lembaga; Ketiga, memperkuat kanal partisipasi publik; Keempat, pengembangan inovasi layanan mengacu pada lokal Daerah, dan; Terakhir, budayakan pelayanan prima yang harus menjadi etos seorang ASN,” tutup Wakil Menteri PANRB Komjen. Pol. (Purn) Purwadi Arianto.

Sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris dalam sambutannya menegaskan, audiensi bersama Wamen ini merupakan momentum penting dalam memperkuat sistem pelayanan publik yang lebih responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Persoalan pelayanan publik ini merupakan tugas kita sebagai Aparatur Negara untuk menyiapkan layanan yang berorientasi kepada kepuasan masyarakat melalui SDM yang unggul,” tegasnya.

Dia juga menyebut, bahwa indeks kepuasan masyarakat saat ini di Jambi terus meningkat dan membaik.

“Ketika kita melayani dengan baik, maka kepuasan juga akan dirasakan oleh publik tentunya,” singkat Gubernur Al Haris.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan piagam penghargaan kepada sejumlah institusi yang dinilai berprestasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Penghargaan diberikan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi yang meraih predikat “Sangat Baik” pada ajang Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2024.

Sementara itu, Polresta Jambi turut menerima penghargaan pada Kategori Prima dengan predikat “A” sebagai Unit Pelayanan Publik Mandiri Tingkat Polri Tahun 2024.(*)




Sah! Wali Kota Maulana Teken MoU di Jakarta, Kota Jambi Dapat 13.235 Sambungan Jargas Baru

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan layanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kamis (18/9/2025), bertempat di Jakarta, Wali Kota Jambi itu menandatangani Nota Kesepakatan tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi melalui Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga beserta Infrastruktur Pendukungnya, bersama Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI.

Kesepakatan ini bukan sekedar dokumen formal, melainkan sebuah langkah nyata dalam membuka akses energi bersih dan terjangkau bagi ribuan keluarga di Kota Jambi. Jargas hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan energi yang lebih hemat, aman, sekaligus ramah lingkungan.

Penandatanganan dilakukan langsung secara serentak bersama 14 Kepala Daerah Kabupaten/Kota lainnya, yang mendapat alokasi sambungan rumah (SR) jaringan gas bumi pada tahun 2025 ini. Hadir dan menandatangani langsung, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM RI, Laode Sulaeman.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana didaulat mewakili kepala daerah penerima alokasi jargas untuk memberikan sambutan dan testimoninya atas pengalokasian jargas di Kota Jambi, yang telah ada sejak tahun 2012 lalu.

“Saya rutin turun kelapangan untuk melihat dan mendengar langsung bagaimana masyarakat kami sangat terbantu dengan adanya jargas dirumah mereka. Testimoni warga sangat positif. Mereka yang selama ini antri gas LPG 3 Kg, saat ini tidak perlu lagi repot, karena gas teraliri 24 jam dirumah-rumah mereka,” ujar Maulana.

Wali Kota Jambi itu juga sampaikan bahwa jargas membawa dampak ekonomi bagi masyarakat dan daerah.

“Jargas ternyata turut andil membantu ekonomi keluarga. Ini adalah bentuk hadirnya negara dalam memberikan kemudahan atas kebutuhan dasar masyarakat. Bagi warga berpenghasilan rendah, efisiensi biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan energi gas, bisa dialihkan, misalnya untuk mereka membangun usaha,” tambahnya.

Maulana juga ungkapkan komitmen Pemkot Jambi untuk menyukseskan pembangunan jargas di Kota Jambi, begitu juga dengan dukungan BUMD Kota Jambi yang siap menjalankan peran sebagai pengelola.

“Kami siap membantu proses pembangunan karena kami sudah merasakan manfaatnya. Kuncinya adalah kordinasi dilapangan. Program ini juga memberi manfaat untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah, karena BUMD dilibatkan untuk mengelola jargas. Masyarakat dapat manfaat, daerah juga dapat manfaat,” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama Dirjen Migas ESDM, Laode Sulaeman sampaikan bahwa pemerintah pusat telah mencanangkan program satu juta Sambungan Rumah Jargas.

“Program Bapak Menteri membangun jargas secara masif, karena sempat terhenti sejak 2022. Baru kita mulai kembali di tahun 2025. Dalam kurun waktu itu belum mencapai 1 juta SR. ESDM akan mencanangkan 1 juta SR dan ini pencanangan pertama untuk mewujudkan 1 juta SR. Manfaatkan sebesarnya untuk masyarakat dan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Pembangunan sambungan rumah jargas di Kota Jambi akan dikerjakan dengan mekanisme multiyear, dimulai November 2025 hingga Mei 2026, dengan jumlah 13.235 SR, meliputi wilayah dua kecamatan, yaitu Kotabaru dan Alam Barajo.

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2012 hingga 2020, di Kota Jambi telah terbangun jargas dengan jumlah pelanggan aktif sebanyak 11.045 SR, tersebar di beberapa kecamatan, Kotabaru, Jelutung, Alam Barajo, Telanaipura, Danau Sipin, Jambi Selatan, Jambi Timur dan Pasar Jambi.

Kedepan Wali Kota Jambi dokter Maulana berkomitmen untuk terus memperjuangkan penambahan sambungan rumah jaringan gas setiap tahunnya, guna memperluas akses energi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan bagi masyarakat Kota Jambi.(*)




Tol Bayung Lencir-Jambi Masih Sepi, Tapi Berpotensi Pangkas Waktu Tempuh

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Meski telah resmi dibuka untuk umum, lalu lintas kendaraan di Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino – Jambi, khususnya Seksi 3 (Tempino – Simpang Ness), masih tergolong rendah.

Branch Manager Tol Bayung Lencir–Tempino (Baleno), Hanung Hanindito, menjelaskan bahwa per 16 September 2025, jumlah kendaraan yang melintas di ruas Tempino – Simpang Ness hanya sekitar 600 unit per hari.

Sementara untuk keseluruhan ruas Tol Baleno, tercatat lalu lintas harian mencapai 2.000 hingga 2.600 kendaraan.

Menurut Hanung, rendahnya angka tersebut disebabkan oleh terpecahnya arus lalu lintas, terutama dari pengendara asal Sumatera Selatan yang menuju Jambi.

Sebagian besar pengguna di wilayah Tol Baleno, merupakan mobil pribadi yang hanya melakukan perjalanan lokal ke Kota Jambi atau pekerja yang pulang ke rumahnya di kawasan tersebut.

“Mayoritas pengguna di ruas ini adalah kendaraan pribadi. Mereka umumnya hanya ke Jambi atau pulang kerja,” ujarnya.

Meski begitu, Hanung tetap optimis bahwa keberadaan Seksi 3 ini akan memberikan manfaat besar ke depannya, terutama untuk pengendara yang melintasi jalur lintas Sumatera dari atau menuju Padang, Riau, Medan, hingga Lampung.

“Jarak Seksi 3 sekitar 18 kilometer. Dengan ini, waktu tempuh jadi lebih efisien dibandingkan lewat jalan nasional,” pungkasnya.(*)




Tol Bayung Lencir–Jambi Seksi 3 Masih Gratis, Pengelola Tunggu Aturan Tarif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino – Jambi, khususnya Seksi 3 (Tempino – Simpang Ness), hingga kini masih belum dikenakan tarif meski sudah diresmikan dan beroperasi.

Branch Manager Ruas Tol Bayung Lencir–Tempino (Baleno), Hanung Hanindito, mengatakan bahwa penentuan tarif masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah, termasuk asistensi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Pembayaran tarifnya tergantung regulator. Harus ada asistensi dari Kemenkeu juga,” jelas Hanung.

Ia juga mengungkapkan bahwa Tol Baleno menjadi salah satu jalan tol terlama di Indonesia yang belum memberlakukan tarif meski sudah operasional.

Terkait perkiraan tarif, Hanung menyebut pihaknya belum bisa memberikan angka pasti. Penentuan tarif akan melibatkan berbagai pertimbangan, termasuk nilai investasi dan kondisi terkini jalan tol.

“Ada perhitungan khusus. Nilai investasi berbeda dengan jalan tol lain yang dibangun beberapa tahun lalu,” tambahnya.(*)




Kota Jambi Tambah 13 Ribu Sambungan Gas Rumah Tangga, Maulana: Ini Hasil Sinergi ESDM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi Melalui Jaringan Distribusi untuk Rumah Tangga, bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Penandatanganan ini menjadi tonggak penting bagi keberlanjutan program Jaringan Gas Bumi (Jargas) sebagai bagian dari strategi nasional transisi energi bersih.

Program ini tidak hanya bertujuan untuk menyediakan energi murah dan ramah lingkungan bagi masyarakat, namun juga mendukung pengurangan subsidi energi dan ketahanan energi nasional.

“Saya secara pribadi menaruh perhatian khusus terhadap program jargas ini, bahkan sejak menjabat sebagai Wakil Wali Kota. Alhamdulillah, ikhtiar dan sinergi yang baik dengan Kementerian ESDM membuahkan hasil. Kota Jambi kembali dipercaya untuk mendapatkan 13.235 sambungan rumah jargas di tahun 2025, terbanyak kedua secara nasional,” ujar Wali Kota Jambi, Maulana, dalam sambutannya.

Dengan penambahan ini, total sambungan Jargas di Kota Jambi akan meningkat signifikan dari sebelumnya yang berjumlah 13.266 SR, di mana 11.025 SR telah aktif digunakan oleh masyarakat.

Wali Kota Jambi menyebutkan bahwa, pengembangan jaringan gas bumi ini adalah anugerah besar bagi masyarakat Kota Jambi karena memberikan banyak manfaat, termasuk:

* Energi lebih murah dan bersih dibandingkan LPG atau minyak tanah

* Keamanan lebih tinggi dengan sistem distribusi tertutup

* Dampak positif terhadap perekonomian masyarakat

* Pengurangan beban subsidi pemerintah di sektor energi

“Bagi kami, penambahan ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap misi ke-3 Kota Jambi Bahagia, yaitu penguatan kapasitas ekonomi perkotaan. Kami siap mendukung penuh pembangunan ini hingga selesai,” tegas Wali Kota.

Penambahan sambungan jargas rumah tangga di Kota Jambi juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong transisi energi bersih dan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) di wilayah perkotaan.

Wali Kota Jambi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur energi ini menjadi bagian dari strategi mewujudkan energi hijau, efisiensi energi, serta memperkuat kemandirian energi di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kementerian ESDM atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Kota Jambi.

“Kami atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Jambi mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Semoga ke depan kami terus menjadi bagian penting dalam transformasi energi nasional,” ujarnya menutup sambutan.(*)