Lima Ranperda Disetujui, Pemkab Merangin Apresiasi Sinergi DPRD

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin secara resmi menyampaikan pendapat akhir terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Kabupaten Merangin.

Penyampaian tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Gedung DPRD Merangin, Jumat (19/12/2025).

Rapat paripurna itu dihadiri Wakil Bupati Merangin A. Khafidh yang mewakili Bupati Merangin M Syukur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Merangin Zulhifni, staf ahli bupati, asisten Setda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Merangin.

Dalam pidato akhir bupati yang dibacakan Wakil Bupati A Khafidh, Pemerintah Kabupaten Merangin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Merangin atas sinergi dan kerja sama yang terbangun dalam merumuskan regulasi strategis bagi daerah.

Lima Ranperda inisiatif DPRD Kabupaten Merangin yang telah disetujui bersama tersebut meliputi Ranperda tentang Cadangan Pangan Pemerintah Daerah, dan Ranperda tentang Penanganan Gelandangan dan Pengemis.

Kemudian Ranperda tentang Pengelolaan Perikanan di Perairan Umum Daratan, Ranperda tentang Kerja Sama Daerah, serta Ranperda tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Pemerintah daerah berharap kelima Ranperda tersebut dapat memperkuat peran dan tanggung jawab Pemkab Merangin dalam menjaga ketahanan pangan.

Termasuk mengatasi permasalahan sosial, mengoptimalkan pengelolaan sumber daya perikanan, meningkatkan kerja sama antardaerah, serta memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat.

“Ranperda ini diharapkan menjadi payung hukum yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan dan pelayanan publik di Kabupaten Merangin,” ujar Wabup A Khafidh saat membacakan pendapat akhir bupati.

Selanjutnya, kelima Ranperda tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Jambi untuk memperoleh nomor register sebelum ditetapkan dan diundangkan dalam Lembaran Daerah Kabupaten Merangin.

Menurutnya, tahapan tersebut penting untuk memastikan seluruh regulasi daerah yang disusun memiliki kekuatan hukum tetap dan selaras dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Rapat paripurna berlangsung khidmat dan turut dihadiri camat, lurah, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kepemudaan, serta insan pers di Kabupaten Merangin.(*)




Harga dan Stok Bahan Pokok Aman di Sarolangun, Minyak Goreng Alami Keterlambatan Distribusi

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Polres Sarolangun bersama Pemerintah Daerah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar sembako untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Sidak ini menegaskan komitmen aparat kepolisian dan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan masyarakat selama momen akhir tahun.

Tujuan sidak ini adalah untuk memantau stok dan harga kebutuhan pokok, serta memastikan tidak ada penimbunan, permainan harga, atau gangguan distribusi menjelang momentum Nataru 2025/2026.

Hasil pengecekan Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., bersama Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE, Jumat (19/12/2025) menunjukkan, harga bahan pokok relatif stabil dan stok mencukupi.

Untuk beras premium, harga berkisar Rp15.500 per kilogram, beras medium Rp13.500–Rp14.500 per kilogram.

Komoditas minyak goreng mengalami keterlambatan distribusi khususnya jenis Minyakita, dengan harga mencapai Rp18.000 per kilogram, lebih tinggi dari HET Rp15.000.

Sementara minyak goreng kemasan premium dijual Rp20.000 dan minyak curah Rp17.000 per kilogram.

Komoditas lain, seperti gula pasir, tetap stabil di kisaran Rp17.000–Rp18.000 per kilogram.

Secara umum, tidak ditemukan lonjakan harga signifikan atau kelangkaan di pasar.

Kapolres Sarolangun menegaskan bahwa, sidak ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kestabilan harga dan kamtibmas

 “Kami akan terus mengawasi agar tidak terjadi penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat,” ujar AKBP Wendi.

Polres Sarolangun juga berkoordinasi dengan Bulog dan instansi terkait, memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar sehingga masyarakat dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan kondusif.(*)




Hari Bela Negara 2025 di Merangin, 18 Penerima Penghargaan Genting Diganjar Penghormatan

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin memperingati Hari Bela Negara ke-77 tahun 2025 dengan khidmat di halaman Kantor Dinas Kominfo, Jumat (19/12).

Upacara ini dipimpin oleh Wakil Bupati Merangin A. Khafidh yang mewakili Bupati M. Syukur, sekaligus menyerahkan penghargaan kepada 18 tokoh dan instansi yang berkontribusi dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

Upacara mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju” dan diikuti oleh jajaran TNI, Polri, serta ASN di lingkup Pemkab Merangin, termasuk jajaran Forkopimda dan para Kepala OPD.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wabup membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, menekankan pentingnya kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan kolektif untuk menghadapi tantangan modern seperti perang siber, disrupsi teknologi, dan bencana alam.

Presiden juga menyoroti wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang sedang menghadapi bencana alam, menegaskan peran mereka sebagai pilar sejarah bela negara dan pondasi persatuan bangsa.

Sebagai bentuk implementasi bela negara, Pemkab Merangin memberikan penghargaan Genting kepada 18 penerima dari berbagai lini.

Termasuk instansi pemerintah, pihak swasta, dan kepala desa, atas dedikasi mereka dalam menekan angka stunting di Kabupaten Merangin.

Daftar penerima penghargaan Genting meliputi:

  1. DPPKB Merangin (drg. H. Sony Propesma, MPH)

  2. BAZNAS Kabupaten Merangin

  3. PT Sari Aditya Loka (SAL)

  4. Pahala Junior Pasaribu

  5. Ir. Fajarman, M.Sc

  6. Suyanto (Kades Tanah Abang)

  7. Ismail (Kades Sungai Udang)

  8. Sofwan (Kades Karang Anyar)

  9. Amrun (Kades Lubuk Bumbun)

  10. Tulus (Kades Tanjung Rejo)

  11. Priyanto (Kades Sumber Agung)

  12. Muhazir (Kades Sidorukun)

  13. Puskesmas Muara Delang

  14. Zahendra (TU Puskesmas Muara Delang)

  15. PKK Desa Bungo Antoi

  16. PKK Desa Muara Delang

  17. Ades (Seringat Kec. Sungai Manau)

  18. Supardi (Kades Sukerejo)

Upacara Hari Bela Negara di Merangin sekaligus menjadi momen apresiasi bagi tokoh dan instansi yang aktif mendorong kesehatan masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya semangat bela negara dalam tindakan nyata.(*)




Pemkab dan Polres Merangin Gelar Apel Operasi Lilin 2025, Ini Tujuannya!

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Polres Merangin menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2025 di halaman Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Merangin, Jumat (19/12/2025).

Apel ini dilaksanakan sebagai tahap akhir pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah Kabupaten Merangin.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Merangin A. Khafid yang mendampingi Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah selaku pimpinan apel.

Turut hadir perwakilan Kodim 0420/Sarko Mayor Inf Usman, Wakil Ketua II DPRD Merangin Ahmad Fahmi, Sekretaris Daerah Zulhifni, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

Dalam amanatnya, Kapolres Merangin menyampaikan bahwa Operasi Lilin 2025 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Secara nasional, operasi ini melibatkan sekitar 146.700 personel gabungan guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang diprediksi mencapai 119,5 juta orang selama momentum Nataru.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Fokus pengamanan meliputi rumah ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, serta lokasi keramaian lainnya,” ujar Kapolres Merangin.

Operasi Lilin 2025 di Kabupaten Merangin mengedepankan sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Peserta apel berasal dari berbagai unsur, di antaranya Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Tagana, hingga Polisi Cilik.

Selain gangguan keamanan, petugas juga diminta mewaspadai potensi bencana alam. Berdasarkan informasi BMKG, periode Nataru bertepatan dengan puncak musim hujan yang berpotensi menimbulkan angin kencang dan banjir.

Kapolres Merangin juga mengimbau masyarakat yang akan bepergian atau mudik untuk berkoordinasi dengan aparat setempat.

Polres Merangin turut menyediakan layanan darurat melalui nomor 110 serta fasilitas penitipan kendaraan.

Beberapa fokus pengamanan dalam Operasi Lilin 2025 di wilayah Merangin meliputi sterilisasi gereja, pengaturan dan rekayasa lalu lintas, serta pengawasan stabilitas pasokan dan harga pangan.

Sementara itu, Wakil Bupati Merangin A. Khafid berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban selama Operasi Lilin berlangsung.

“Apel pasukan telah dilaksanakan dan seluruh unsur siap. Selanjutnya, mari bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif agar perayaan Natal dan Tahun Baru di Merangin berjalan aman dan lancar,” ujarnya.(*)




Apel Operasi Lilin 2025 Digelar, Sarolangun Siap Amankan Nataru

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E. bersama Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H. memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2025 di Lapangan Mapolres Sarolangun, Jumat (19/12/2025) pagi.

Apel tersebut digelar dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda, di antaranya Ketua Pengadilan Negeri Sarolangun Novarina Manurung, S.H., Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, Dansub Denpom Sarolangun, Kasat Pol PP Drs. Idrus, serta perwakilan instansi terkait dan organisasi kemasyarakatan.

Dalam amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Kapolres Sarolangun, disampaikan bahwa, apel gelar pasukan bertujuan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana pendukung agar pelaksanaan Operasi Lilin 2025 berjalan optimal.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Momentum ini dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah, berkumpul, dan berlibur bersama keluarga, sehingga mobilitas dan aktivitas masyarakat meningkat,” ujar Kapolri.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat 7,97 persen atau 8,83 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolri juga mengingatkan adanya potensi gangguan cuaca. Berdasarkan informasi BMKG, terdapat tiga sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang dapat memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Kondisi ini beriringan dengan puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga Februari 2026, sehingga meningkatkan risiko bencana alam.

“Situasi ini menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi. Pelayanan Nataru harus dilaksanakan secara ekstra, mulai dari aspek pengamanan, pelayanan, hingga respons cepat terhadap berbagai permasalahan di lapangan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” jelas Kapolri.

Operasi Lilin 2025 di Kabupaten Sarolangun akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan 170 personel gabungan dari Polri dan instansi terkait.

Dalam operasi tersebut, Polres Sarolangun mendirikan 3 Pos Pengamanan dan 1 Pos Pelayanan untuk mengamankan 43 gereja, pusat perbelanjaan, perkantoran dan objek vital, terminal, tempat wisata, pasar, jalur mudik dan balik, serta lokasi perayaan malam tahun baru.

Usai apel, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah bersama Bupati Sarolangun dan pejabat terkait meninjau Command Center Polda Jambi Operasi Lilin 2025 sebagai bagian dari kesiapan pengendalian dan pemantauan pengamanan Nataru.(*)




Kepala Sekolah Diwarning! Bupati Tebo Agus Rubiyanto: Gunakan Dana BOS Sesuai Aturan

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Kabupaten Tebo, Agus Rubiyanto, menegaskan agar seluruh kepala sekolah berhati-hati dan profesional dalam menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Ia menekankan setiap keputusan pengelolaan dana harus selalu mengacu pada aturan hukum, sehingga tujuan pengadaan dana BOS dapat tercapai secara optimal.

“Setiap keputusan yang dilakukan harus berdasarkan aturan, bukan sekadar kebutuhan,” ujar Agus Rubiyanto saat memberikan arahan kepada jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo.

Bupati Agus menyoroti perubahan kondisi di era digital saat ini. Kemajuan teknologi komunikasi membuat informasi menyebar sangat cepat.

Bahkan melintasi batas wilayah hanya dalam hitungan detik.

“Kecerobohan sedikit saja bisa langsung diakses masyarakat luas dan sampai ke tangan pimpinan. Kadang informasi itu belum tentu benar, tapi sudah tersebar. Karena itu, kita harus bekerja profesional dan senantiasa bertindak sesuai aturan,” jelasnya.

Agus menambahkan, pengambilan keputusan yang tepat harus berangkat dari aturan hukum. Dengan landasan hukum yang jelas, tidak ada hal yang perlu ditakutkan.

Ia menekankan agar seluruh pihak di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadikan hukum sebagai panduan utama dalam kebijakan sekolah.

“Terkait penggunaan dana BOS, sudah ada petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak). Seluruh kepala sekolah diimbau mempelajari dan memahami juknis serta juklak tersebut agar tidak timbul persoalan di kemudian hari,” tegas Agus Rubiyanto.

Arahan Bupati Tebo ini menjadi pengingat penting bagi para kepala sekolah agar tetap berhati-hati, profesional, dan akuntabel dalam mengelola dana BOS.

Sehingga pendidikan di Kabupaten Tebo dapat berjalan efektif dan sesuai aturan yang berlaku.(*)




Jelang HUT Merangin ke-76, Wabup Serahkan Bantuan untuk Petugas Kebersihan

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar aksi sosial berupa pembagian paket sembako dan layanan pengobatan gratis dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Merangin ke-76.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Merangin, Bangko, Kamis (18/12/2025).

Sebanyak 275 paket sembako disalurkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, kepada para petugas kebersihan atau pasukan oranye Dinas Lingkungan Hidup, serta pramusaji yang bertugas di lingkungan Rumah Dinas Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretariat Daerah Kabupaten Merangin.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati A Khafidh menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Merangin, M. Syukur, yang tengah menjalankan tugas kedinasan di Kota Jambi.

Ia menjelaskan bahwa, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Merangin.

“Bingkisan ini dikumpulkan mulai dari Bapak Bupati, Wakil Bupati, Sekda, hingga para Kepala Dinas dan staf. Mungkin nilainya tidak seberapa, namun jangan dilihat dari harganya, melainkan sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan kita,” ujar A. Khafidh di hadapan para penerima bantuan.

Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok, di antaranya beras, gula, garam, dan minyak goreng.

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap peran petugas kebersihan yang selama ini menjaga kebersihan dan keindahan Kota Bangko, terutama menjelang puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Merangin.

Wakil Bupati juga memberikan motivasi kepada para petugas kebersihan agar tetap semangat menata kota, mengingat Merangin akan menerima kunjungan sejumlah tamu penting pada perayaan HUT ke-76.

“Tamu-tamu akan datang, mulai dari Menteri Koordinator Pangan, Gubernur Jambi, hingga para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi. Mari kita pastikan Kota Bangko tertata rapi dan bersih,” imbuhnya.

Di sela kegiatan, suasana menjadi khidmat ketika Wakil Bupati mengajak seluruh hadirin mendoakan para korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Ia juga menyampaikan bahwa, Pemkab Merangin telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai kurang lebih Rp250 juta dalam bentuk barang untuk membantu meringankan beban para korban bencana.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Merangin Zulhifni, Asisten III Hennizor, Kabag Kesra Agus Salim, Kepala Kemenag Merangin Burhani, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Nanang, serta jajaran pengurus Baznas Kabupaten Merangin.(*)




Tanjab Barat Jadi Tuan Rumah! Porprov Jambi ke‑24 Ditunda ke 2027, Berikut Penjelasan Ketua KONI Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi ke‑24 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 2026 resmi ditunda menjadi 2027.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jambi yang digelar pada 15‑16 Desember 2025 di Kota Jambi.

Rakerprov dihadiri oleh 11 pengurus KONI kabupaten dan kota se‑Jambi serta seluruh pengurus cabang olahraga (cabor).

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyampaikan bahwa rapat menyepakati tiga keputusan utama:

  1. Tanjung Jabung Barat tetap menjadi tuan rumah Porprov ke‑24.

  2. Pelaksanaan Porprov ditunda dari 2026 ke 2027 karena sebagian besar KONI kabupaten dan kota belum memiliki alokasi anggaran dalam APBD 2026.

  3. KONI Provinsi Jambi diberi mandat untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam persiapan Porprov 2027 di Tanjabbar.

Mat Sanusi menambahkan, penundaan ini dimaksudkan agar event olahraga dapat lebih matang, berkualitas, dan menjadi ajang pencarian bibit atlet untuk PON mendatang.

Rakerprov juga menekankan evaluasi cabor dan penyusunan program kerja bersama KONI serta cabor menjelang prakualifikasi PON 2027 dan PON 2028.

Selain itu, rapat juga menekankan penguatan pembinaan atlet dan peningkatan target medali untuk PON 2028

KONI Jambi berharap semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, dapat bersinergi agar Porprov Jambi 2027 berjalan sukses

Informasi jadwal dan persiapan lebih lanjut akan diumumkan setelah koordinasi selesai.(*)




Waduh! Anggaran Jadi Kendala, Porprov Jambi di Tanjab Barat Terpaksa Digelar Tahun 2027

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi yang semula dijadwalkan berlangsung pada 2026 di Kabupaten Tanjab Barat resmi ditunda.

Keputusan tersebut diambil melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Provinsi Jambi yang digelar di Rumah Kito Resort Hotel, Kota Jambi, pada 15–16 Desember 2025.

Rakerprov ini dihadiri oleh pengurus KONI Provinsi Jambi, ketua KONI kabupaten/kota se-Jambi, serta perwakilan cabang olahraga (cabor).

Dalam forum tersebut, pembahasan terkait kesiapan pelaksanaan Porprov berlangsung cukup dinamis sebelum akhirnya menghasilkan keputusan bersama.

Ketua Umum KONI Kabupaten Tanjab Barat, Jamal Darmawan Sie, mengungkapkan bahwa proses pengambilan keputusan sempat berjalan alot.

Namun pada akhirnya, seluruh peserta rapat sepakat bahwa Porprov Jambi tetap dilaksanakan di Tanjab Barat dengan penyesuaian waktu.

“Keputusan ini memang melalui diskusi yang cukup panjang. Namun akhirnya semua peserta Rakerprov sepakat bahwa Tanjung Jabung Barat tetap menjadi tuan rumah Porprov Jambi,” ujar Jamal.

Berdasarkan hasil Rakerprov KONI Provinsi Jambi Tahun 2025, pelaksanaan Porprov yang semula direncanakan pada 2026 resmi diundur ke tahun 2027.

Penundaan tersebut dipicu oleh keterbatasan anggaran yang dialami sebagian besar KONI kabupaten/kota, di mana pembiayaan Porprov belum terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Selain itu, Rakerprov juga memberikan mandat kepada KONI Provinsi Jambi untuk melakukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah guna memastikan kesiapan anggaran dan teknis penyelenggaraan Porprov di tahun berikutnya.

Jamal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang tetap memberikan dukungan agar Tanjab Barat tidak kehilangan status sebagai tuan rumah Porprov Jambi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum KONI Provinsi Jambi serta seluruh KONI kabupaten/kota atas dukungannya. Ini menjadi semangat bagi kami untuk mempersiapkan Porprov 2027 dengan lebih matang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum Rakerprov berlangsung, Bupati Tanjung Jabung Barat telah menyampaikan pandangan terkait kondisi keuangan daerah.

Menurutnya, jika Porprov dipaksakan digelar pada 2026, Tanjab Barat sebenarnya siap secara teknis, namun kondisi fiskal daerah dinilai belum ideal.

“Bupati berpesan, Porprov 2026 sebenarnya bisa dilaksanakan, tetapi akan jauh lebih baik jika ditunda ke 2027 agar stabilitas keuangan daerah lebih memungkinkan,” ungkap Jamal.

Di akhir pernyataannya, Jamal menyampaikan permohonan maaf kepada pengurus cabor dan para atlet yang mungkin merasa kecewa dengan penundaan tersebut.

Namun ia memastikan bahwa pembinaan atlet tetap berjalan.

“Para atlet masih memiliki kesempatan mengikuti berbagai kejuaraan, baik di tingkat provinsi maupun di luar Provinsi Jambi, sambil menunggu Porprov 2027,” pungkasnya.

Dengan penundaan ini, KONI Provinsi Jambi berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk mempersiapkan Porprov Jambi 2027 agar berlangsung sukses dan berdampak positif bagi prestasi olahraga daerah.(*)




Satlantas Polres Bungo Perketat Ramp Check Bus Jelang Libur Nataru

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satlantas Polres Bungo memperketat pemeriksaan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan bus pariwisata melalui kegiatan ramp check.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Bungo, IPTU Ahmad Nur Azizy, bekerja sama dengan petugas Kementerian Perhubungan dan Jasa Raharja.

“Ramp check ini adalah langkah preventif menyambut libur Nataru. Tidak ada kompromi soal keselamatan penumpang. Semua kondisi teknis kendaraan hingga dokumen harus laik jalan,” tegas IPTU Azizy.

Dalam pemeriksaan, puluhan bus diperiksa secara menyeluruh, mulai dari sistem pengereman, kondisi ban, lampu, wiper, hingga kelengkapan alat keselamatan lainnya.

Selain itu, dokumen kendaraan seperti Kartu KIR, izin trayek, dan persyaratan operasional juga dicek agar seluruh armada siap beroperasi dengan aman.

Kasatlantas menekankan bahwa pemeriksaan ini tidak hanya sebatas mengecek kendaraan.

Tetapi juga memberikan edukasi kepada sopir dan awak bus mengenai pentingnya menjaga kelayakan armada sepanjang libur panjang.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi rutinitas, bukan hanya menjelang libur panjang, untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas,” tambah IPTU Azizy.

Ia menegaskan, tindakan tegas akan diberikan kepada armada yang tidak memenuhi standar keselamatan sebagai bentuk perlindungan bagi masyarakat pengguna transportasi publik.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Semua pihak harus bekerja sama agar transportasi tetap aman dan nyaman,” pungkasnya.

Kegiatan ramp check ini menjadi bagian dari upaya Satlantas Polres Bungo dalam meningkatkan kesadaran sopir dan operator bus.

Sekaligus memastikan bahwa armada yang beroperasi di wilayah Bungo laik jalan dan siap menghadapi arus mudik dan libur Natal Tahun Baru.(*)