Junaidi H Mahir Pastikan Penanganan Korban Kebakaran RT 10 Desa Simpang Limo

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H Mahir, turun langsung ke lokasi kebakaran yang menghanguskan rumah warga RT 10, Desa Simpang Limo, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Minggu (22/2/2026).

Kehadiran beliau menandai respons cepat Pemerintah Kabupaten terhadap musibah yang menimpa warganya.

Di tengah puing dan sisa arang bangunan yang masih menyisakan bau asap, Junaidi menyerahkan bantuan darurat berupa paket sembako, perlengkapan tidur, peralatan dapur, serta pakaian layak pakai kepada keluarga terdampak.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi turut berduka atas musibah ini. Bantuan ini adalah bentuk kehadiran pemkab dan kepedulian sesama. Jangan dilihat dari nilainya, tapi semoga bisa meringankan beban saudara kita yang sedang diuji,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan, Wakil Bupati juga berdialog dengan korban untuk memastikan kondisi kesehatan dan psikologis mereka pasca kebakaran.

Beberapa warga masih tinggal di rumah kerabat sambil menunggu bantuan lanjutan untuk perbaikan hunian.

Junaidi meminta aparat desa dan kecamatan melakukan pendataan kerugian secara rinci dan cepat, sebagai dasar penyaluran bantuan lanjutan termasuk perbaikan hunian.

“Respons Pemkab tidak berhenti pada bantuan logistik awal, tetapi berlanjut pada pemulihan permanen,” tambahnya.

Wakil Bupati juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, dengan mengecek instalasi listrik serta memastikan penggunaan kompor rumah tangga yang aman.

“Musibah bisa datang kapan saja. Pencegahan harus menjadi perhatian bersama,” tutup Junaidi.(*)




Malam Ini, Tiga Rumah Warga Desa Lambur Luar Ludes Dilalap Api

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Desa Lambur Luar, Kecamatan Muarasabak Timur, Senin (23/2/2026) malam sekitar pukul 20.24 WIB.

Dalam peristiwa ini, tiga unit rumah milik warga RT 02, Dusun Setia Palapa, ludes dilalap Si Jago Merah.

Menurut laporan Jambi Independent, api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga dan dengan cepat merembet ke dua bangunan lainnya yang berdempetan.

Kondisi rumah semi permanen membuat kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian rumah.

Warga sekitar berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan sambil membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya.

Tim pemadam kebakaran desa bersama warga berjibaku memadamkan api. Setelah kurang lebih 30 menit, api berhasil dikendalikan, dan proses pendinginan dilakukan untuk mencegah kebakaran susulan.

Kapolsek Muarasabak Timur, AKP Chandra Adinata, membenarkan kejadian ini. Saat ini kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab kebakaran.

“Api sudah berhasil dipadamkan dan pendinginan masih berlangsung. Untuk informasi lebih lanjut, akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan selesai,” ujar AKP Chandra.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian yang dialami korban masih dalam pendataan pihak berwenang.(*)




Bank Jambi Sengeti Alami Masalah, ASN Merasa Dirugikan Uang Puluhan Juta Hilang

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mendatangi kantor Bank Jambi Cabang Sengeti pada Senin (23/2/2026) pagi.

Mereka meminta penjelasan terkait saldo tabungan yang tiba-tiba berkurang signifikan, meski tidak ada transaksi yang dilakukan.

Sejak pagi, ruang layanan bank dipenuhi nasabah yang mengalami keluhan serupa. Beberapa ASN melaporkan kehilangan dana hingga puluhan juta rupiah.

“Saya kaget. Saldo sekitar Rp 50 juta, tiba-tiba berkurang lebih dari Rp 24 juta. Saya tidak pernah tarik tunai atau transfer,” ujar salah seorang ASN yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Nasabah lain menyebut kehilangan dana hingga Rp 9 juta dan tidak menerima notifikasi transaksi melalui SMS maupun mobile banking.

Selisih saldo baru diketahui saat pengecekan rutin atau hendak melakukan penarikan tunai.

Kepala Cabang Bank Jambi Sengeti, Ferdini Lili Anur, membenarkan adanya gangguan yang mempengaruhi beberapa rekening nasabah. Ia menyebut pihak manajemen pusat tengah menangani persoalan tersebut.

“Penyebabnya masih dilacak, masih on progress. Hari ini layanan sudah mulai bisa diakses kembali. Pencairan bisa melalui tatap muka. Kami berusaha semaksimal mungkin,” jelas Ferdini.

Meski belum dapat merinci penyebab terjadinya selisih saldo, manajemen bank memastikan dana nasabah yang terpotong akan dikembalikan maksimal 10 hari kerja.

Ferdini menambahkan, layanan keuangan pemerintah, termasuk pembayaran gaji ASN, tetap berjalan normal.

“Nasabah yang mengeluhkan beragam, ada pegawai, ada juga wiraswasta. Tidak berpengaruh ke gaji para pegawai. Mudah-mudahan segera pulih,” tutup Ferdini.(*)




Fenomena Memprihatinkan, 15 ASN Muaro Jambi Ajukan Perceraian Sepanjang 2025

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Fenomena perceraian di kalangan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menunjukkan tren yang perlu menjadi perhatian.

Sepanjang 2025, BKPSDM Kabupaten Muaro Jambi mengeluarkan 15 rekomendasi perceraian bagi ASN yang berkasnya dinyatakan lengkap, agar proses hukum dapat dilanjutkan ke pengadilan agama.

Kepala Bidang Pengembangan ASN BKPSDM Muaro Jambi, Hendri Wijaya, mengungkapkan dari total 17 permohonan perceraian yang masuk, satu pengajuan ditolak karena belum memenuhi persyaratan administratif, sementara satu permohonan lainnya masih dalam proses evaluasi.

“Pada 2025, ada 15 ASN yang berkasnya lengkap dan memenuhi syarat sehingga kami keluarkan rekomendasi untuk lanjut ke Pengadilan Agama,” kata Hendri saat ditemui di Sengeti.

Permohonan yang ditolak biasanya berasal dari pasangan muda yang baru menikah beberapa bulan dan belum memenuhi ketentuan administratif.

Data BKPSDM menunjukkan mayoritas ASN yang mengajukan perceraian bekerja di sektor pelayanan dasar, seperti guru di Dinas Pendidikan dan tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan.

Beberapa kasus juga berasal dari OPD lain di lingkungan Pemkab Muaro Jambi.

Dari sisi pemohon, sebagian besar adalah istri yang menggugat cerai suami. Namun, terdapat pula kasus di mana suami mengajukan gugatan terhadap istrinya.

Alasan yang tercatat secara administratif umumnya perselisihan dan pertengkaran yang berulang. Setelah pendalaman, faktor ekonomi menjadi penyebab paling dominan.

“Masalah utama mayoritas ASN yang bercerai adalah ekonomi. Ada juga yang terkait perilaku suami yang terjerat judi online, yang masuk kategori persoalan ekonomi,” jelas Hendri. Selain itu, perselingkuhan dan pekerjaan pasangan di luar negeri turut menjadi faktor pemicu perceraian.

Memasuki awal 2026, satu laporan perceraian baru kembali diterima BKPSDM. Pemerintah daerah menegaskan proses pembinaan, mediasi, dan evaluasi tetap dijalankan sebelum menerbitkan rekomendasi resmi perceraian, sesuai ketentuan bagi ASN.

Lonjakan perceraian ini menjadi catatan serius bagi Pemkab Muaro Jambi dalam upaya penguatan ketahanan keluarga ASN, pembinaan mental, serta pengawasan perilaku yang dapat memengaruhi stabilitas rumah tangga dan kinerja aparatur sipil negara.(*)




Salurkan Santunan untuk Anak Yatim, Wabup Junaidi Mahir: Pemerintah Tidak Boleh Abai

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim di Masjid Baitul Makmur, Kecamatan Jaluko, pada Sabtu (21/2/2026) sore.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, bersama jajaran kepala OPD, Camat Jaluko, dan perangkat desa setempat.

Wakil Bupati Junaidi H. Mahir menegaskan bahwa santunan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Daerah dalam memperhatikan kelompok rentan, khususnya anak yatim.

Menurutnya, anak-anak yatim adalah tanggung jawab bersama, dan pemerintah tidak boleh mengabaikan kebutuhan mereka.

“Bantuan yang diberikan mungkin tidak besar, tapi semoga dapat memberi dukungan moral dan semangat bagi anak-anak ini. Kami ingin memastikan mereka merasa diperhatikan, jangan sampai ada anak yang merasa berjalan sendiri tanpa dukungan,” kata Junaidi.

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini tidak boleh berhenti hanya pada satu momentum.

Pemerintah ingin santunan dan pembinaan sosial menjadi program berkelanjutan, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif.

“Gotong royong harus terus kita hidupkan. Pemerintah punya keterbatasan, karena itu dukungan masyarakat sangat penting,” imbuhnya.

Wakil Bupati juga menekankan bahwa perhatian terhadap anak yatim merupakan investasi sosial jangka panjang.

“Kalau hari ini kita hadir untuk mereka, insyaallah ke depan mereka akan tumbuh menjadi generasi yang kuat dan mandiri,” tutupnya.

Kegiatan berlangsung sederhana dan ditutup dengan doa bersama. Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan sosial di tingkat desa.(*)




Resmi! Pemkab Bungo Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H, Ini Besarannya

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Bungo resmi menetapkan besaran zakat fitrah untuk Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Keputusan tersebut diambil melalui rapat koordinasi bersama sejumlah lembaga keagamaan dan instansi terkait di daerah.

Rapat tersebut melibatkan Kementerian Agama Kabupaten Bungo, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bungo, serta Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bungo.

Penetapan ini dituangkan dalam pengumuman resmi bersama guna memberikan kepastian kepada umat Islam dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah selama bulan suci Ramadhan.

Berdasarkan hasil kesepakatan, zakat fitrah dapat dibayarkan dalam bentuk beras sebanyak 2,5 kilogram per jiwa.

Jenis beras yang digunakan disesuaikan dengan kualitas yang biasa dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat.

Sementara itu, pembayaran dalam bentuk uang ditentukan berdasarkan konversi harga beras setara 3,2 kilogram.

Nominalnya dibagi dalam beberapa kategori sesuai kualitas beras yang berlaku di pasaran Kabupaten Bungo.

Untuk kategori tertinggi ditetapkan sebesar Rp50.000 per jiwa, sedangkan kategori terendah sebesar Rp42.000 per jiwa.

Penentuan nominal tersebut mempertimbangkan harga rata-rata beras yang beredar di wilayah setempat agar sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Selain zakat fitrah, besaran fidyah bagi umat Islam yang tidak dapat menjalankan puasa dan wajib menggantinya ditetapkan sebesar Rp50.000 per hari per orang.

Keputusan ini mengacu pada ketentuan syariat serta menyesuaikan dengan standar kebutuhan konsumsi harian di daerah tersebut.

Untuk mempermudah distribusi dan memastikan zakat tersalurkan secara tepat sasaran, masyarakat dianjurkan membayar melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masing-masing wilayah.

Melalui keputusan bersama ini, Pemerintah Kabupaten Bungo dan lembaga keagamaan berharap pelaksanaan zakat fitrah tahun 1447 H dapat berjalan tertib, transparan, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.(*)




Miris! Pos TNI AL di Berbak Ini Sudah 3 Dekade Tak Tersentuh Pembangunan

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Sudah lebih dari tiga dekade berdiri, kondisi TNI AL Pos Simpang Tua di Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini memprihatinkan.

Bangunan semi permanen berbahan kayu yang digunakan sebagai kantor sekaligus pos pemantauan jalur perairan itu dinilai tak lagi layak.

Struktur bangunan panggung tersebut mulai lapuk, beberapa bagian terlihat rusak, bahkan ada sisi bangunan yang tampak miring dan berisiko roboh.

Padahal, Pos TNI AL Simpang Tua memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan jalur sungai yang menjadi urat nadi transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Wilayah Berbak sendiri dikenal memiliki akses perairan luas, termasuk pertemuan tiga sungai besar yang kerap disebut kawasan Simpang.

Komandan Pos TNI AL Simpang Tua, Peltu Laut Muhammad Ansori, melalui Serda Husaini, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan proposal pembangunan kepada pemerintah daerah.

“Kami sudah menyampaikan proposal dan bahkan ikut dalam Musrenbang. Harapan kami ada perhatian serius agar pos ini bisa memiliki bangunan yang lebih layak,” ujarnya.

Menurutnya, selain faktor usia bangunan yang telah mencapai 32 tahun, keterbatasan sarana dan prasarana juga menjadi tantangan dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah perairan.

Keberadaan TNI AL di Simpang Tua bukan hanya sebatas patroli dan pengawasan sungai.

Personel juga aktif terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, mulai dari gotong royong hingga membantu warga saat terjadi musibah.

Wilayah perairan Berbak dinilai rawan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, seperti penyelundupan dan illegal fishing.

Dengan kondisi pos yang masih semi permanen, optimalisasi pengamanan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi prajurit di lapangan.

Pihak pos berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan pembangunan gedung baru yang lebih representatif.

Terlebih, masih tersedia lahan kosong di sekitar lokasi yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan.

Masyarakat setempat pun menyuarakan harapan serupa agar fasilitas penunjang keamanan tersebut segera diperbaiki, mengingat peran vital TNI AL dalam menjaga stabilitas dan ketertiban wilayah perairan Kecamatan Berbak.(*)




Vaksinasi CJH Tebo Dimulai, Ini Jadwal dan Jenis Vaksinnya

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Persiapan keberangkatan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Tebo untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi terus dimatangkan.

Salah satu tahapan krusial yang kini berjalan adalah vaksinasi wajib sebagai syarat kesehatan sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo memastikan proses vaksinasi dilakukan secara bertahap melalui seluruh puskesmas yang telah ditunjuk.

Sebagian jamaah bahkan sudah menerima suntikan vaksin sebelum memasuki bulan Ramadan.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinkes Tebo, Ari Setiawan, menjelaskan bahwa vaksin tahap awal yang diberikan adalah vaksin polio.

Pelaksanaannya dilakukan serentak di seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama di wilayah tersebut.

“Vaksin jamaah haji sudah mulai diberikan sebelum puasa, yaitu vaksin polio di semua puskesmas,” jelas Ari.

Setelah Idul Fitri, para CJH dijadwalkan menerima vaksin lanjutan berupa meningitis dan influenza. Saat ini Dinkes masih menunggu distribusi vaksin dari Pemerintah Provinsi Jambi.

Total calon jamaah haji asal Kabupaten Tebo tahun ini tercatat sebanyak 198 orang.

Seluruhnya wajib menerima tiga jenis vaksin, yakni polio, meningitis, dan influenza, sebagai bagian dari standar kesehatan perjalanan ibadah haji.

Dinkes menargetkan seluruh proses vaksinasi rampung sebelum Mei 2026. Bahkan, penyuntikan ditargetkan selesai paling lambat pertengahan April 2026 agar tidak mengganggu tahapan keberangkatan.

Selain itu, pihak Dinkes juga menyiapkan skenario tambahan apabila terdapat jamaah cadangan yang berangkat tahun ini.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Tebo, Darmawi, menyampaikan bahwa koordinasi dengan Dinas Kesehatan terus dilakukan guna memastikan tahapan vaksinasi berjalan sesuai jadwal.

Dengan dimulainya vaksinasi ini, diharapkan seluruh CJH asal Kabupaten Tebo dapat memenuhi persyaratan kesehatan tepat waktu sehingga proses keberangkatan ke Tanah Suci berjalan aman, tertib, dan lancar.(*)




Pasar Bedug Bangko 2026 Dibuka, Bupati M. Syukur Ajak ASN Belanja Produk UKM

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – M. Syukur secara resmi membuka kegiatan Pasar Bedug dan Bazar Ramadan 1447 H di kawasan Pasar Bawah Bangko, Kamis (19/2).

Kegiatan tahunan ini menjadi momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Peresmian turut dihadiri Wakil Bupati A. Khafidh, Sekda Zulhifni, unsur Forkopimda, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pasar bedug bukan sekadar tradisi Ramadan, melainkan ruang penguatan ekonomi kerakyatan.

“Menjelang lebaran, kebutuhan masyarakat meningkat. Pasar Bedug ini menjadi wadah bagi pelaku UKM untuk menambah penghasilan sekaligus membantu warga mendapatkan kebutuhan berbuka puasa,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi ragam kuliner khas Ramadan yang dijajakan, mulai dari aneka kue tradisional hingga hidangan berbuka yang jarang ditemui di hari biasa.

Ia mengimbau para ASN dan kepala OPD untuk berbelanja di lokasi bazar sebagai bentuk dukungan nyata terhadap produk lokal.

Menurutnya, lokasi pasar tahun ini sudah tertata lebih rapi.

Namun, karena memanfaatkan ruang publik di jalan strategis, aspek ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas harus dijaga bersama.

Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, Bupati menginstruksikan Dinas Perhubungan dan Satpol PP agar siaga penuh mengatur lalu lintas dan menjaga keamanan.

Sekda Merangin, Zulhifni, menambahkan bahwa evaluasi akan terus dilakukan, terutama terkait potensi kepadatan kendaraan di sekitar Pasar Bawah Bangko.

Koordinasi dengan pihak kepolisian dan Dishub akan diperkuat guna mencegah kemacetan.

“Ke depan, rekayasa lalu lintas akan dimatangkan agar masyarakat tetap nyaman dan aman saat berbelanja,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, pembukaan pasar bedug langsung dipadati warga yang berburu takjil untuk berbuka puasa.

Salah seorang pengunjung, Welli, mengaku penataan tahun ini terasa lebih tertib.

“Sekarang lebih rapi, parkir aman, jadi belanja lebih nyaman,” katanya.

Acara ditutup dengan peninjauan stand bazar oleh Bupati dan rombongan, yang turut berinteraksi dengan pedagang serta membeli sejumlah hidangan berbuka puasa.(*)




Satgas MBG Muaro Jambi Tegaskan: Keputusan Penghentian Yayasan MBG Ada di BGN Pusat

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan keracunan massal di SD Sekernan, Muaro Jambi, telah mengungkap adanya bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli (E. coli) pada beberapa sampel makanan dan sampel klinis siswa.

Namun, Ketua Satgas MBG Muaro Jambi, Budhi Hartono, menegaskan bahwa keputusan untuk menghentikan atau mengganti yayasan penyelenggara Makanan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya berada di kewenangan BGN Pusat.

Satgas hanya bertugas melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi perbaikan.

“Keputusan apakah yayasan diperpanjang, dihentikan, atau diganti sepenuhnya menjadi kewenangan pihak BGN Pusat. Satgas fokus pada hasil evaluasi dan langkah perbaikan,” jelas Budhi Hartono.

Hasil laboratorium menunjukkan bahwa Staphylococcus aureus ditemukan pada makanan seperti tahu, toge, ayam suir, kol, dan sampel sisa lainnya, sementara E. coli terdeteksi pada bihun siswa kelas 1–3.

Kombinasi kedua bakteri juga terdapat pada ayam suir dari bank sampel.

Uji kualitas air sumur bor yang digunakan pun menunjukkan total coliform 33 CFU/100 ml dan mangan 0,74 mg/l, melebihi batas standar mutu.

Satgas MBG memberikan sejumlah rekomendasi perbaikan kepada yayasan:

  • Peningkatan pengawasan dapur dan penerapan standar keamanan pangan yang ketat

  • Perbaikan sistem air bersih dan sanitasi

  • Pengawasan harian oleh petugas SPPG di lokasi produksi

“Petugas lapangan yang setiap hari berada di dapur harus memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar. Pengawasan tidak boleh longgar,” tambah Budhi.

Satgas menekankan bahwa evaluasi dan rekomendasi ini menjadi bahan pertimbangan bagi BGN Pusat untuk menentukan langkah akhir terkait kelanjutan yayasan.

Hasil evaluasi ini menjadi peringatan bagi seluruh penyelenggara layanan makanan di daerah agar konsisten menerapkan prosedur keamanan pangan demi mencegah kejadian serupa.(*)