Petugas Karantina Jambi Gagalkan Pengiriman Anggrek Dendrobium Tanpa Izin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak enam bibit anggrek Dendrobium yang hendak dikirim melalui Bandara Sultan Thaha Jambi berhasil diamankan oleh petugas Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHI) Jambi.

Bibit anggrek tersebut ditemukan tanpa dokumen karantina yang sesuai, yang merupakan pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku.

Penahanan ini terjadi setelah petugas karantina melakukan pengawasan rutin di bagian kargo Bandara Sultan Thaha.

Bibit anggrek yang dikirim dari Jawa Timur tersebut tidak dilaporkan ke pihak karantina setempat pada saat keberangkatan.

BACA JUGA: Walikota Maulana Paparkan 11 Program Unggulan Kota Jambi Bahagia, Cek Selengkapnya di Sini

Baca juga: Gubernur Jambi Al Haris Paparkan Rencana Kerja 100 Hari di Rapat Paripurna DPRD

“Saat di bandara, tidak ada laporan karantina, sehingga kami terpaksa melakukan penahanan,” ungkap Sudiwan Situmorang, Kepala Karantina Jambi.

Meskipun bibit anggrek tersebut masih berada dalam wilayah Indonesia, Sudiwan menekankan pentingnya prosedur karantina antar pulau, mengingat perbedaan potensi hama dan penyakit di setiap daerah.

Sudiwan menjelaskan bahwa setiap komoditas yang dilalulintaskan antar wilayah atau pulau harus melalui prosedur karantina yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Hal ini mengacu pada Undang-Undang No 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, yang mewajibkan seluruh komoditas yang melintasi batas antar pulau untuk dilaporkan dan memenuhi persyaratan karantina.

“Setiap komoditas yang melintasi wilayah antar pulau harus melalui prosedur karantina untuk menjaga kesehatan dan keamanan pangan di Indonesia,” tambahnya.

Dari pemeriksaan, petugas Karantina Jambi menemukan bahwa bibit anggrek Dendrobium ini berisiko mengandung hama berbahaya, seperti tungau Tenuipalpus Orchidarum.

Hama ini adalah salah satu jenis Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang belum pernah ditemukan di wilayah Sumatera.

Hama tersebut dapat merusak pertanaman anggrek jika tersebar di wilayah tersebut.

“Walaupun hanya sejumlah kecil, potensi risikonya tetap ada. Kami harus mencegah penyebaran hama yang bisa merusak pertanaman anggrek di daerah kita,” ujar Sudiwan.

Sudiwan juga menegaskan bahwa pengawasan karantina tidak memandang jumlah komoditas.

Meskipun hanya sedikit, setiap potensi penyebaran hama dan penyakit harus dicegah demi menjaga keberlanjutan pertanian dan ekosistem di wilayah Sumatera, khususnya di Jambi.

“Karantina sangat penting, tidak hanya untuk mencegah hama dan penyakit, tetapi juga untuk melindungi ekosistem pertanian di daerah kita,” pungkasnya.(*)




Walikota Sungai Penuh Alfin Soroti Disiplin ASN, Dalam Pelayanan Publik

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Sungai Penuh, Alfin memimpin apel kerja perdana setelah dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh periode 2025-2030.

Apel yang diadakan di Lapangan Kantor Walikota Sungai Penuh pada Senin (3/3) ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota, Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten, Staf Ahli, dan Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Meskipun berlangsung di tengah bulan Ramadan, semangat pengabdian dalam pelayanan publik tetap tinggi.

Dalam arahannya, Walikota Alfin mengingatkan seluruh jajaran pemerintah Kota Sungai Penuh untuk menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

Baca juga: Hujan Deras Picu Sungai Bungkal Meluap, Satu Mobil di Kota Sungai Penuh Terbawa Arus

Baca juga: Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh Tak Jadi Dibangun, RAB Tak Siap Jadi Kendala Utama

“Saya berharap seluruh pejabat ASN dan P3K/Non ASN harus menjadi role model perubahan, dimulai dari diri kita sendiri. Hal pertama yang perlu kita ubah adalah pola kerja yang lebih disiplin, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Walikota Alfin.

Walikota Alfin juga menekankan bahwa, kedisiplinan dalam bekerja adalah kunci untuk mencapai kemajuan dan efektivitas pemerintahan yang lebih baik.

Ia berharap, melalui perubahan pola kerja yang lebih disiplin, pelayanan kepada masyarakat Kota Sungai Penuh bisa lebih optimal.

Setelah apel kerja perdana, Walikota Sungai Penuh Alfin dan Wakil Walikota Sungai Penuh melaksanakan acara halal bihalal dengan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Baca juga: Kasus Korupsi PJU 2023, Kejari Sungai Penuh Amankan Dokumen Penting dari Dishub Kerinci

Baca juga: Polres Kerinci Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak, Pelaku Ditangkap di Desa Koto Tengah

Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun hubungan yang lebih baik antara pemerintah dan aparatur sipil negara.

Sebagai pemimpin baru, Walikota Alfin berkomitmen untuk terus mendorong seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkot Sungai Penuh untuk meningkatkan kinerja, disiplin, dan pelayanan publik demi mewujudkan visi dan misi Kota Sungai Penuh yang lebih baik di masa depan.(*)




3 Nelayan Hilang, Kapal Nelayan Ditabrak Kapal Tongkang di Kuala Jambi

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebuah insiden tragis terjadi di perairan Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjab Timur, yang melibatkan kapal nelayan tradisional dan Kapal Tongkang Trans 58.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu (2/3) sekitar pukul 11.30 WIB, saat kapal nelayan sedang melakukan aktivitas menjaring ikan menggunakan alat Trawl Jaring.

Kronologi Kecelakaan Kapal Nelayan dan Kapal Tongkang Trans 58

Menurut Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, pihaknya menerima laporan dari Polairud Kuala Jambi terkait kecelakaan tersebut.

Baca juga: Deklarasi Zero Halinar dan Pemusnahan Barang Terlarang di Lapas Muara Sabak

Baca juga: Paman dan Keponakan di Tanjab Timur Dibui, Bacok Tetangga hingga Luka Parah

Kapal nelayan yang membawa 5 orang awak tersebut tertabrak oleh Kapal Tongkang Trans 58 yang melintas di rute Pekanbaru-Jambi.

“Kami mendapatkan informasi bahwa Kapal Nelayan yang sedang melakukan aktivitas Trawl Jaring dengan POB 5 orang ditabrak oleh Kapal Tongkang Trans 58 di perairan Kampung Laut,” ujar Adah Sudarsa.

Dari lima orang awak kapal nelayan, dua orang dinyatakan selamat, yakni Jaka (24), warga Rengat, dan Riski (20), warga Kabupaten Tanjab Barat.

Sementara itu, tiga nelayan lainnya, yaitu Juprianto (36) dan Rinal (23) dari Rengat, serta Lukman (22) dari Tanjab Barat, masih dinyatakan hilang tenggelam.

Baca juga: 3 Penjual Sisik Trenggiling Ilegal Dicokok Unit Tipidter Polresta Jambi

Baca juga: Pengedar Sabu Asal Kota Jambi Diringkus di Penginapan Tanjab Timur

Setelah menerima laporan, Tim Rescue Unit Siaga SAR Tungkal yang terdiri dari Basarnas Jambi, Polairud Polda Jambi, TNI AL, Polri, dan nelayan tradisional setempat segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Pada pagi hari, Tim SAR gabungan berhasil menemukan salah satu korban tenggelam, yaitu Rinal, yang ditemukan sekitar 17 Nautical Mile dari lokasi kejadian.

Sayangnya, Rinal ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Roro dan dibawa ke RSUD menggunakan ambulans.

Hingga saat ini, pencarian terhadap dua korban lainnya, Juprianto dan Lukman, masih terus dilakukan di sekitar lokasi kejadian.

Pada Senin (3/3), Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian, meskipun terkendala oleh ombak tinggi dan hujan deras yang sempat turun selama proses pencarian.

Jika dua korban yang masih hilang tidak ditemukan dalam waktu dekat, Tim SAR akan memperluas area pencarian.

“Kami akan terus memberikan update mengenai proses pencarian ini dan berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan korban lainnya,” tambah Adah Sudarsa.

Kendala utama yang dihadapi oleh Tim SAR adalah kondisi cuaca yang buruk, dengan ombak tinggi dan hujan deras yang menggangu proses pencarian.

Namun, upaya pencarian akan terus berlanjut hingga dua korban yang hilang ditemukan.(*)




Walikota Maulana Paparkan 11 Program Unggulan Kota Jambi Bahagia, Cek Selengkapnya di Sini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan pidato perdananya dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi setelah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo pada tanggal 20 Februari lalu.

Wali Kota dokter Maulana bersama Wakilnya Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A resmi memimpin Kota Jambi untuk masa jabatan 2025-2030.

Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi dengan agenda tunggal mendengarkan Pidato Wali Kota Jambi yang berlangsung di Ruang Rapat Swarnabhumi Gedung DPRD Kota Jambi Senin (3/3/2025) itu dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly.

Wali Kota Maulana menyampaikan pidatonya dihadapan hampir seribuan audiens yang terdiri dari anggota DPRD Kota Jambi, unsur Forkopimda, jajaran pejabat pemerintah daerah dan vertikal, unsur Partai Politik, Forum RT serta komunitas masyarakat.

Baca juga: Gubernur Jambi Al Haris Paparkan Rencana Kerja 100 Hari di Rapat Paripurna DPRD

Baca juga: Sertijab Walikota Jambi Berlangsung Khidmat, Sejumlah Hal Penting Disampaikan Menuju Kota Jambi Bahagia

Pidato ini dilaksanakan untuk menandai langkah awal kepemimpinan Maulana-Diza menakhodai Tanah Pilih Pusako Batuah dengan sejumlah peluang dan tantangannya.

Dalam pidatonya, Maulana mengawali dengan mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Kota Jambi serta 12 Partai Politik koalisi yang telah memberikan dukungannya pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi.

“Saya dan bang Diza sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat dan partai-partai politik, yang telah mempercayakan kami untuk memimpin Kota Jambi selama lima tahun ke depan,” ujar Maulana.

Selain itu, Wali Kota Maulana juga mengapresiasi petugas keamanan dan penyelenggara Pemilu yang telah sukses menyelenggarakan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi dengan lancar, tertib dan aman.

baca juga: Pisah Sambut Pj Walikota Jambi Penuh Haru, Walikota Maulana Apresiasi Dedikasi Sri Purwaningsih

Baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

“Terimakasih yang tulus juga kepada petugas keamanan, KPU, Bawaslu, PPK, petugas TPS, para saksi, dan seluruh yang terlibat dalam momen tersebut, sehingga Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi berlangsung lancar, tertib dan aman,” tambahnya.

Wali Kota pengusung visi misi Kota Jambi Bahagia itu mengingatkan bahwa, setelah kemeriahan kontestasi politik, kini saatnya bagi semua pihak untuk fokus pada pembangunan dan kemajuan Kota Jambi.

“Saatnya kita menatap masa depan dengan semangat optimisme dan persatuan. Tantangan besar menanti, namun saya yakin kita dapat menghadapinya dengan semangat untuk memajukan Tanah Pilih yang kita cintai ini,” katanya.

Kata Maulana, Kota Jambi telah mengalami perkembangan yang pesat, baik dari segi fisik maupun perekonomian, Kota Jambi semakin menarik dengan berbagai dinamika perkotaan yang memberikan warna tersendiri bagi kehidupan masyarakat.

baca juga: Walikota Jambi Maulana Sampaikan Pidato Perdana, Fokus pada Pembangunan dan Kemajuan Kota Jambi 2025-2030

Baca juga: Pidato Perdana, Maulana Ajak Semua Pihak Bersatu Bangun Kota Jambi Bahagia

“Kota Jambi kini telah berkembang pesat, dengan mobilitas barang dan orang yang tak pernah berhenti, yang menjadi indikator nadi ekonomi kota. Kami juga bangga dengan keberagaman dan toleransi yang ada, yang memperkuat keharmonisan kota ini,” ungkap Maulana.

Maulana juga menyampaikan, data penting terkait indikator makro daerah Kota Jambi yang menunjukkan kemajuan.

Di antaranya, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi yang mencapai 4,98% pada tahun 2024, serta angka inflasi yang berhasil dikendalikan pada 1,16% YoY.

Selain itu, PDRB per kapita Kota Jambi tercatat sebesar 68,5 juta rupiah, dengan Gini Ratio yang relatif kecil yaitu 0,372.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi juga berada pada angka yang tinggi, yakni 81,77, dengan angka harapan hidup 75,12 tahun dan harapan lama sekolah mencapai 15,55 tahun.

Namun, Maulana juga menekankan bahwa, meskipun Kota Jambi telah mengalami banyak kemajuan, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.

“Kami dan DPRD berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam menyelesaikan berbagai masalah yang ada. Kami menyadari betul bahwa tantangan terbesar ke depan adalah bagaimana menjawab isu-isu penting yang masih mengemuka di masyarakat,” tegasnya.

Beberapa isu utama yang akan menjadi perhatian serius Maulana-Diza antara lain di bidang kesehatan, seperti peningkatan akses layanan kesehatan, penanggulangan stunting, dan penanganan penyakit TBC dan HIV/AIDS.

Di bidang pendidikan, Maulana-Diza berencana untuk meningkatkan mutu pendidikan, kualitas tenaga pendidik, serta fasilitas sarana dan prasarana sekolah.

Selain itu, Maulana juga menyoroti masalah sosial seperti kenakalan remaja, kurangnya ruang bagi generasi muda untuk berekspresi, serta tantangan dalam pelestarian adat dan budaya.

Di sektor ekonomi, tantangan besar yang dihadapi adalah angka kemiskinan dan pengangguran yang masih tinggi, serta penguatan UMKM dan sektor pariwisata.
Kota Jambi juga dihadapkan pada tantangan dalam hal infrastruktur dan lingkungan hidup.

“Kami akan berupaya mengatasi masalah seperti kurangnya cakupan layanan air minum, infrastruktur jalan yang belum memadai, serta permasalahan sampah dan polusi,” ungkap Maulana.

Tak kalah pentingnya, Wali Kota Maulana juga menyoroti masalah birokrasi dan pelayanan publik.

“Kami akan terus meningkatkan tata kelola pemerintahan, kualitas pelayanan publik, serta menegakkan hukum dan keamanan di Kota Jambi,” lanjut Maulana.

Dalam penutupan pidatonya, Maulana mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan di Kota Jambi untuk bersama-sama mewujudkan Kota Jambi Bahagia yang lebih baik.

“Mari kita bersama-sama mengatasi tantangan ini dan membangun Kota Jambi menjadi lebih maju, sejahtera, dan harmonis, demi kebahagiaan seluruh masyarakat,” tutup Maulana dengan penuh semangat.

Dengan komitmen yang kuat dan visi yang jelas, kepemimpinan Maulana dan Diza diharapkan mampu membawa Kota Jambi menuju masa depan yang lebih gemilang, meskipun masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.

Maulana juga mengakui bahwa masih banyak tantangan yang harus diatasi, terutama dalam bidang infrastruktur, pengelolaan lingkungan, kemiskinan, dan akses pelayanan publik. Oleh karena itu, ia telah menyusun 11 program unggulan yang akan menjadi prioritas dalam pemerintahannya.

Ia merincikan 11 Program Unggulan Kota Jambi Bahagia, yakni :

1. KARTU BAHAGIA program yang memastikan bahwa setiap keluarga MBR yang telah di verifikasi dan validasi akan memiliki 1 akun terintegrasi untuk mengakses program bantuan pemerintah kota Jambi secara tepat sasaran.

Program ini akan mengurangi beban pengeluaran warga tidak mampu, sehingga diharapkan angka kemiskinan akan turun.

2. BALIKAT atau Balai Latihan Kerja Tematik sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan, kompetensi dan daya saing tenaga kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

3. BANK HARKAT atau Bantuan kelompok usaha masyarakat; yang ditujukan untuk Menciptakan ekosistem kelompok usaha yang kuat guna mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

4. RUMEL atau Ruang Milenial, merupakan program yang ditujukan untuk Menciptakan ruang bagi generasi muda menjadi pribadi yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing, berprestasi serta mampu berkontribusi secara positif bagi masyarakat, pembangunan daerah, bangsa dan negara.

5. KAMPUNG BAHAGIA merupakan solusi inovatif dalam pemberdayaan masyarakat melalui transfer program sebesar 100 juta per RT, yang ditujukan untuk penguatan infrastruktur dan sarpras lingkungan dan sanitasi, memperkuat sumber daya ekonomi warga, serta peningkatan kelembagaan dan kinerja RT yang mengedepankan kohesi sosial dalam semangat kegotong-royongan.

6. LANSIA BAHAGIA adalah sebuah komitmen untuk memastikan bahwa para lanjut usia (lansia) dapat menjalani kehidupan yang sehat, nyaman, bermartabat, berkualitas dan bahagia.

7. ΚΟΤΑ ΤΑNGGUH adalah program yang diinisiasi untuk mewujudkan Kota yang akomodatif terhadap kebutuhan, aktivitas sosial, ekonomi dan kemasyarakatan penduduknya. Kota yang bersih, nyaman, modern dan estetik.

Hal ini akan dilakukan dengan penataan ruang yang terarah dan kompak, pembangunan dan pengembangan sarana prasarana, utilitas dan sistim jaringan yang mampu mengatasi banjir, mobilitas dan kemacetan, mitigasi dampak dan resiko bencana, serta mengembangkan kawasan-kawasan khusus dan tematik yang mendukung pertumbuhan ekonomi, ketahanan masyarakat, dan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

8. BAHAGIA BERBUDAYA merupakan program unggulan yang ditujukan untuk melestarikan potensi aset budaya dan sejarah benda dan tak benda, serta memberi ruang yang luas bagi tumbuh kembangnya nilai-nilai keagamaan dalam toleransi dan keselarasan adat, budaya dan etnik nusantara dan dunia guna mendorong perkembangan pariwisata daerah.

9. APEL KOTA yang merupakan akronim dari Aparatur yang melayani, kompeten dan berintegritas adalah komitmen Kami untuk mewujudkan birokrasi dan pemerintahan yang baik dan modern, melalui penataan kelembagaan daerah, pengelolaan SDM Aparatur yang kompeten, adaptif dan berintegritas dengan menerapkan reward and punishment secara objektif dan berkeadilan.

10. BALAP atau Bahagia Berintegritas Pelayanan Anti Pungli. Program ini ditujukan untuk mewujudkan pelayanan publik yang demokratis, akuntabel, transparan, dan inklusif dengan membangun budaya melayani yang ramah, responsif, kepastian dan berintegritas.

11. CALL CENTER BAHAGIA merupakan satu upaya solutif yang menunjukkan kehadiran pemerintah non stop melayani dan menangani pengaduan masyarakat secara mudah, cepat tanggap, serta terkoneksi dan terintegrasi dengan unit layanan terkait secara langsung.

Maulana juga memaparkan beberapa program yang akan dijalankan dalam 100 hari kerja pertama antara lain:

1. Revitalisasi Infrastruktur:

Perbaikan 101 titik jalan rusak di Kota Jambi. Pembangunan dan rehabilitasi jembatan penghubung antar-kawasan.
Pemasangan 1.500 lampu penerangan jalan umum (LPJU) untuk menciptakan kota yang lebih terang dan aman.

2. Penanggulangan Banjir:

Normalisasi Sungai Asam dan perbaikan drainase. Pembangunan kolam retensi untuk mengurangi genangan air di kawasan rawan banjir.

3. Peningkatan Pelayanan Publik:

Digitalisasi layanan administrasi kependudukan dan perizinan agar lebih cepat dan efisien. Optimalisasi pelayanan di Puskesmas dan rumah sakit daerah. Termasuk menghilangkan palang portal retribusi parkir di Kawasan Pasar, Kota Jambi. Jadi masyarakat cukup bayar 1 kali saja.

4. Pemberdayaan Ekonomi dan UMKM:

Program BALIKAT (Bantuan Modal Kecil Berbunga Rendah) untuk UMKM. KAMPUNG BAHAGIA sebagai program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, MKM, bersama Wakil Wali Kota Diza Aljosha, menegaskan komitmennya dalam membangun Kota Jambi Bahagia dengan menetapkan 11 program unggulan dan rencana kerja 100 hari pertama.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemkot Jambi optimistis dapat mewujudkan kota yang lebih maju, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh warganya.(*)




Gubernur Jambi Al Haris Paparkan Rencana Kerja 100 Hari di Rapat Paripurna DPRD

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menyampaikan pidato pertama setelah dilantik pada 20 Februari lalu dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi yang digelar pada Senin (3/3).

Rapat yang diadakan di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH, serta Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, bersama unsur Forkopimda, Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Gubernur Al Haris mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Provinsi Jambi atas partisipasi aktif dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Baca juga: Sertijab Walikota Jambi Berlangsung Khidmat, Sejumlah Hal Penting Disampaikan Menuju Kota Jambi Bahagia

Baca juga: Pisah Sambut Pj Walikota Jambi Penuh Haru, Walikota Maulana Apresiasi Dedikasi Sri Purwaningsih

Beliau menekankan bahwa suksesi kepemimpinan berjalan lancar, aman, dan damai, yang menciptakan stabilitas di Provinsi Jambi.

“Keamanan dan kedamaian ini tercapai berkat kontribusi semua pihak. Kami memohon doa dan dukungan masyarakat untuk mengemban amanah ini dan melaksanakan tugas kami dengan sebaik-baiknya,” ujar Gubernur Al Haris.

Dalam pidatonya, Gubernur Al Haris juga menyampaikan rencana aksi untuk 100 hari pertama kepemimpinannya.

Beberapa isu prioritas yang akan menjadi fokus utama adalah:

Baca juga: Jembatan Belly Tiba di Lokasi Longsor, Proses Pemasangan Butuh Waktu Lima Hari

Baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

  1. Ketersediaan Pangan: Mengantisipasi kebutuhan pangan daerah menjelang bulan puasa dan Idul Fitri.
  2. Penyelesaian Batas Wilayah: Identifikasi dan aksi penyelesaian batas wilayah Provinsi Jambi.
  3. Pengendalian Inflasi dan Penguatan Regulasi: Fokus pada pengendalian inflasi serta penguatan kebijakan pembangunan daerah.
  4. Fasilitasi Makanan Bergizi Gratis: Implementasi program makan bergizi gratis untuk masyarakat di kabupaten/kota.
  5. Peningkatan Kesejahteraan Sosial: Penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat miskin serta peningkatan pelayanan kesehatan, termasuk optimalisasi rumah sakit dan BPJS bagi masyarakat kurang mampu.
  6. Pendidikan: Menyediakan bantuan pendidikan untuk jenjang SMA/SMK/SLB dan melanjutkan pendidikan S1, S2, hingga S3.

Gubernur Al Haris juga menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program Asta Cita Presiden RI.

Ia menyatakan bahwa, ada keselarasan antara program-program Presiden dengan visi Jambi Mantap jilid dua, yang akan dijalankan dengan sinergi dan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah.

Al Haris mengakui tantangan pembangunan yang semakin kompleks, seiring dengan berbagai perubahan kebijakan nasional dan global.

Untuk itu, diperlukan kerja keras, kerja cerdas, serta sinergitas dalam menghadirkan solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan Provinsi Jambi.

“Dengan semangat yang sama, mari kita wujudkan Provinsi Jambi yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya,” tutup Gubernur Al Haris.(*)




Sertijab Walikota Jambi Berlangsung Khidmat, Sejumlah Hal Penting Disampaikan Menuju Kota Jambi Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menggelar prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi periode 7 November 2023 – 20 Februari 2025 Sri Purwaningsih kepada Wali Kota Jambi periode 2025 – 2030 Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, Senin pagi (3/3/2025).

Berlangsung di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sertijab Wali Kota Jambi yang ditandai dengan penyerahan memori jabatan dari Sri Purwaningsih kepada Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M itu disaksikan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris.

Dalam acara itu juga dilakukan penandatanganan berita acara serta penyerahan Piagam Penghargaan dari pemerintah Provinsi Jambi yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris kepada Sri Purwaningsih atas pengabdiannya selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Sri Purwaningsih mengucapkan rasa syukurnya karena telah merampungkan tugas utamanya sebagai Pj Wali Kota Jambi sesuai target, diantaranya menyukseskan Pemilu dan Pilkada.

Baca juga: Pisah Sambut Pj Walikota Jambi Penuh Haru, Walikota Maulana Apresiasi Dedikasi Sri Purwaningsih

Baca juga: Jembatan Belly Tiba di Lokasi Longsor, Proses Pemasangan Butuh Waktu Lima Hari

“Kepada Pak Gubernur saya mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan arahannya. Dan kepada Forkopimda kota Jambi saya juga ucapkan apresiasi atas sinergitas sehingga tugas yang saya emban bisa berjalan lancar, aman dan kondusif,” ujar Sri.

Sri juga menekankan, keberhasilan dalam memimpin kota Jambi tidak semata-mata hanya atas kerja dirinya, namun berkat kolaborasi dan kekompakan semua stakeholder.

“Dibelakang saya ada Pak Sekda dan jajaran Pemkot Jambi lainnya yang mendukung penuh terhadap tugas-tugas saya sebagai Pj Wali Kota,” tekannya.

“Dalam pelaksanaan tugas-tugas sebagai Pj Wali Kota, barangkali masih ada yang kurang, maka saya mohon maaf, dan kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota agar berkenan menuntaskan setiap kerja yang belum terlaksana atau belum maksimal dilaksanakan,” tutup Sri.

Baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

Baca juga: Walikota Jambi Maulana Sampaikan Pidato Perdana, Fokus pada Pembangunan dan Kemajuan Kota Jambi 2025-2030

Sementara itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M dalam sambutanya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian serta dedikasi yang telah diberikan Sri Purwaningsih selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi.

“Memimpin Kota Jambi seorang diri tanpa wakil, bersama Pak Sekda namun pemerintahan ini bisa berjalan dengan baik. Saya bersama Pak Wawako dan atas nama masyarakat Kota Jambi memberikan penghargaan yang tinggi kepada Ibu. Kami akan berusaha untuk melanjutkan apa yang belum tuntas dikerjakan karena pada dasarnya dinamika kepemimpinan ini tidak akan pernah selesai,” ujarnya.

Wako Maulana juga mengutip amanat Presiden Prabowo saat mengikuti retreat.

Di mana kata Maulana, Prabowo menyampaikan pesan bahwa tugas utama Kepala Daerah adalah berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tentu upaya ini harus dilakukan dengan kerja keras sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Untuk itu kami mohon dukungan Bapak Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi dalam upaya meningkatkan kedudukan dan fungsi Kota Jambi sebagai Ibu Kota Provinsi dan juga kedudukannya sebagai pusat kegiatan nasional di pulau Sumatera,” ucap Maulana.

Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M juga berharap dukungan Gubernur, agar program unggulan Kota Jambi Bahagia dapat terlaksana dengan baik, di antaranya pengelolaan kawasan wisata Tanggo Rajo, jembatan Titian Arasyi dan Gentala Arasyi.

Selain itu, kepada Gubernur, Wako Maulana juga meminta dukungan pembangunan jalan lingkar baru dan jembatan layang untuk mengurangi kepadatan kendaraan dalam Kota Jambi.

“Selanjutnya, pembangunan jalan Lingkar Utara dan Pembangunan Lingkar Barat dan Selatan diluar Kota Jambi untuk mengurangi tekanan kendaraan dengan tonase besar pada ruas jalan dalam kota. Kemudian, pembangunan jalan 4 lajur 2 arah pada ruas jalan nasional dari Simpang Paal X (Jl Surya Dharma-Jl Mayor Marzuki-Jl.Pangeran Hidayat) sampai Simpang Kawat. Serta penataan persimpangan ruas jalan nasional dan provinsi serta pembangunan jalan layang Sipin dan Sudirman-Gatot Subroto untuk mengurangi kemacetan,” harap Maulana.

Kata Maulana, dalam menyelesaikan setiap permasalahan pembangunan tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, namun butuh sinergi dan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah provinsi dan pusat.

“Mudah-mudahan sinergi yang telah terjalin diantara kita bisa terus ditingkatkan untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di kota Jambi yang kita cintai ini,” tuturnya.

Terkait dengan program kerja 100 hari, khususnya dalam menangani permasalahan banjir, Maulana akan melanjutkan kolaborasi pembangunan sistim pengendalian banjir Kota Jambi yang sinergi antara BWSS VI Kementerian PU, Dinas PUPR Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi.

“Tentu kita menginginkan seluruh potensi daerah dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan rakyat, maka dari itu, rekan-rekan Forkopimda dan seluruh jajaran Pemerintahan Kota Jambi dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia, sebagaimana arahan Bapak Presiden yang menekankan pentingnya kekompakan, hilirisasi dan industrialisasi, serta semangat patriotisme dan nasionalisme sebagai kunci percepatan pembangunan daerah dan kemakmuran rakyat,” tutup Maulana.

Dalam arahannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sri Purwaningsih atas pengabdiannya selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi, salah satunya dengan menyukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, Ibu Sri Purwaningsih telah merampungkan tugasnya sebagai Pj Wali Kota Jambi, dari apa yang telah diemban selama menjabat Pj Wali Kota Jambi semua tugas pemerintahan telah dinilai sukses dan selesai,” kata dia.

“Sekarang, tantangan kita kedepan adalah bagaimana pimpinan baru Kota Jambi dapat menjalankan estafet kepemimpinan ini dengan baik, diantaranya mampu menarik investor datang ke kota Jambi yang merupakan etalasenya Provinsi Jambi,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan akan mendukung maksimal pembangunan kota Jambi sebagai etalase Provinsi Jambi. Terkait Gentala Arasy, Gubernur juga mempersilahkan Pemkot Jambi untuk mentata secara langsung, sehingga bisa berdampak pada pendapatan daerah.

“Kita ingin kota Jambi sebagai etalase harus bagus, baik dari segi investasi, tata ruang dan lainnya,” singkatnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Al Haris berpesan agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi menyelaraskan program kerja yang diusung dengan program kerja Provinsi maupun Pusat.(*)




Pisah Sambut Pj Walikota Jambi Penuh Haru, Walikota Maulana Apresiasi Dedikasi Sri Purwaningsih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemkot Jambi menggelar acara Pisah Sambut Jabatan Wali Kota Jambi, dari Sri Purwaningsih, S.H, M.A.P., Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi priode 7 November 2023 – 20 Februari 2025 kepada Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Wali Kota Jambi periode 2025 – 2030, pada Minggu malam (2/3/2025).

Berlangsung di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi, acara Pisah Sambut itu dihadiri, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga serta perwakilan Forkopimda kota Jambi lainnya.

Selain itu juga tampak hadir Asisten Deputi Bidang Koordinasi Wawasan Kebangsaan Kemenko Polhukam RI, Cecep Agus Supriyanta yang juga adalah suami dari Sri Purwaningsih.

Sementara dari jajaran Pemkot Jambi tampak hadir Sekda beserta jajaran pejabat utama dan kepala OPD.

Baca juga: Jembatan Belly Tiba di Lokasi Longsor, Proses Pemasangan Butuh Waktu Lima Hari

Baca juga: Pidato Perdana, Maulana Ajak Semua Pihak Bersatu Bangun Kota Jambi Bahagia

Dalam sambutannya, Sri Purwaningsih mengungkapkan kebanggaannya atas kerja sama selama dirinya menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi bersama jajaran Pemkot Jambi dan Forkopimda.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan kinerja yang kita lakukan bersama-sama selama ini, sehingga bisa berjalan dengan baik,” ungkap Sri.

Menurut dia, terpilihnya pemimpin kota Jambi definitif saat ini adalah wujud dari kerja keras dalam penyelenggaraan Pilkada lalu yang dilakukan secara bersama-sama.

“Semoga pemimpin kota Jambi yang terpilih ini, bisa mengemban amanah yang dititipkan oleh masyarakat kota Jambi. Selamat bertugas, karena masyarakat sangat menunggu kinerja dan arah kebijakan mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” tutur Sri.

Baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

Baca juga: Walikota Jambi Maulana Sampaikan Pidato Perdana, Fokus pada Pembangunan dan Kemajuan Kota Jambi 2025-2030

Kepada jajaran Pemkot Jambi, Sri juga berpesan untuk terus mendukung yang akan dilaksanakan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Maulana-Diza, sehingga setiap program yang akan dijalankan bisa terwujudkan.

Sementara itu, Wali Kota Jambi dokter Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang telah diabdikan Sri Purwaningsih selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi.

“Selama 1 tahun 3 bulan Ibu Sri memimpin kota Jambi ini sendiri tanpa wakil bersama pak Sekda, namun bisa berjalan dengan baik. Saya bersama Pak Wawako dan masyarakat memberikan penghargaan yang tinggi. Kami akan berusaha untuk melanjutkan apa yang belum tuntas dikerjakan karena pada dasarnya dinamika kepemimpinan ini tidak akan pernah selesai,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga menyampaikan rencana kerja jangka pendeknya. Dia mengungkap fokus program 100 hari kerjanya pada penanganan masalah banjir, infrastruktur jalan dan lampu jalan.

“Selain itu juga, dalam rangka bulan Ramadhan dan menyambut hari raya Idul Fitri, kita harus memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok terjangkau. Karena menurut informasi harga beras saat ini mengalami kenaikan. Oleh karena itu hari Selasa Minggu depan kita akan gelar operasi pasar,” ungkap Wali Kota Jambi itu.

Lebih lanjut, dokter Maulana menekankan agar kebersamaan yang telah terjalin selama ini dapat selalu dijaga demi bekerja untuk rakyat dan kesejahteraan rakyat.

“Jadi tidak ada visi lain, kecuali untuk membahagiakan masyarakat, mari kita bersatupadu untuk mewujudkannya,” tekan Maulana.

Wali Kota Maulana juga mengatakan, sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas dedikasinya membangun Kota Jambi, Lembaga Adat Melayu Tanah Pilih Pusako Batuah berencana akan memberikan gelar adat kepada Sri Purwaningsih, yang direncanakan prosesinya akan dilaksanakan setelah hari raya Idul Fitri mendatang.

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha yang dikesempatan itu juga menyampaikan sambutannya, turut pula menyampaikan apresiasinya kepada Sri Purwaningsih.

“Kami berterima kasih atas dedikasi ibu Sri yang telah sukses memimpin Kota Jambi, semoga menjadi amal ibadah yang berlipat ganda pahalanya,” ujarnya.

“Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan, serta semua pembelajaran yang ditinggalkan bisa kami tingkatkan lagi kedepannya. Semoga silahturahmi ini terus dapat kita jaga kedepannya,” sambung Wawako.

Wawako Diza juga menceritakan pengalaman retreatnya bersama Wali Kota Jambi di Lembah Tidar Akmil Magelang.

Wawako berharap semua pembelajaran yang telah dilakukan bisa diakselerasikan untuk pembangunan berkesinambungan melalui program yang telah dibuat.

Acara pisah sambut yang penuh dengan kehangatan dan keakraban itu ditutup dengan penyerahan cinderamata oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi, diikuti Forkopimda, Sekda serta jajaran Pemkot Jambi yang hadir kepada Sri Purwaningsih yang didampingi sang suami Cecep Agus Supriyanta.(*)




Jembatan Belly Tiba di Lokasi Longsor, Proses Pemasangan Butuh Waktu Lima Hari

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) melalui Balai PUPR Nasional Jambi, bergerak cepat untuk memperbaiki akses Jalan Lintas Sumatera di KM 60, yang putus Minggu (2/3) kemarin.

Hari ini,  rangka jembatan Belly yang akan digunakan sebagai jembatan sementara tiba di lokasi, dan proses pemasangannya dimulai.

Koordinator DJBM Provinsi Jambi, Diaz Sodiq menjelaskan bahwa, pemasangan jembatan sementara tersebut diperkirakan akan memakan waktu sekitar lima hari.

Namun, dia mengingatkan bahwa jembatan Belly ini hanya mampu menampung beban kendaraan maksimal 8 ton.

Baca juga: Jalan Lintas Bungo – Dharmasraya Putus, Ini Rute Alternatif yang Bisa Dilalui

Baca juga: Breaking News: Jalan Jambi-Sumbar Via Bungo Putus

“Kami berharap pemasangan jembatan sementara ini dapat selesai dalam lima hari ke depan. Namun, untuk keselamatan, hanya kendaraan dengan beban maksimal 8 ton yang dapat melintas di atasnya,” jelas Diaz Sodiq.

Selain pemasangan jembatan sementara, perbaikan permanen juga sudah direncanakan, yakni dengan pembangunan box culvert yang akan mengatasi kerusakan lebih lanjut.

Diaz menambahkan, pihaknya membutuhkan sekitar 1.400 kubik material tanah timbunan untuk mendukung proses penimbunan setelah jembatan sementara selesai dipasang.

Di sisi lain, masyarakat setempat tidak tinggal diam dan telah membangun jembatan darurat di lokasi longsor.

Namun, jembatan darurat ini hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

Kendaraan roda empat diarahkan untuk melewati jalur alternatif yang telah disiapkan.

Untuk kendaraan roda empat, dua jalur alternatif tersedia, yakni melalui Pulau Batu menuju Sungai Rumbai atau melalui Rantau Ikil menuju Penual via Sungai Rumbai.

Pemerintah dan pihak terkait terus berupaya mempercepat proses perbaikan infrastruktur tersebut agar arus lalu lintas kembali lancar dan normal.

Masyarakat dihimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan selama proses perbaikan berlangsung.

Pembangunan jembatan sementara dan perbaikan permanen menjadi prioritas agar akses utama Jalan Lintas Sumatera bisa kembali berfungsi dengan optimal dalam waktu dekat.(*)




Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – DPRD Kota Jambi menggelar rapat paripurna pada Senin, 3 Maret 2025, dalam rangka serah terima jabatan (sertijab) dan penyampaian pidato Walikota Jambi yang baru dilantik, Dr dr H Maulana, MKM, untuk masa jabatan 2025-2030.

Rapat paripurna ini berlangsung di Gedung DPRD Kota Jambi dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, SE.

Rapat paripurna dihadiri oleh Walikota Jambi yang baru, Dr dr H Maulana, MKM, dan Wakil Walikota Jambi, Diza Hazra Aljosha, SE, MA.

Selain itu, rapat juga dihadiri oleh pimpinan DPRD Kota Jambi, termasuk Wakil Ketua Muhammad Yasir, Spd, MM, H. Jefrizen, SE, dan Naim, SH, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Jambi yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baca juga: Walikota Jambi Maulana Sampaikan Pidato Perdana, Fokus pada Pembangunan dan Kemajuan Kota Jambi 2025-2030

baca juga: Pidato Perdana, Maulana Ajak Semua Pihak Bersatu Bangun Kota Jambi Bahagia

Rapat paripurna dimulai dengan serah terima jabatan antara Walikota Jambi yang lama dan Walikota yang baru, Dr dr H Maulana, MKM, yang menandai pergantian kepemimpinan Kota Jambi untuk periode 2025-2030.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, SE, menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergitas antara legislatif dan eksekutif dalam rangka mewujudkan kemajuan Kota Jambi.

“Kami di DPRD siap bekerja lebih erat dengan pihak eksekutif untuk mengatasi tantangan yang ada dan memastikan program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Jambi,” ujar Kemas Faried.

Sementara dalam pidato perdananya, Walikota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Kota Jambi serta 12 partai koalisi yang telah memberikan dukungan pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota.

Baca juga: Sertijab Walikota Jambi, Maulana Optimis Bawa Perubahan Positif

Baca juga : Rocky Candra Kritik PetroChina, Desak Realisasi PI 10% dan Gas 5 MMBTU untuk Jambi

“Saya dan Diza sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin Kota Jambi. Kami berkomitmen untuk terus bekerja keras dan membawa Kota Jambi ke arah yang lebih baik,” ujar Maulana.

Maulana juga mengungkapkan keyakinannya bahwa meskipun tantangan besar menanti, dengan semangat persatuan dan optimisme, seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama untuk memajukan Kota Jambi.

“Kami akan melanjutkan pembangunan yang telah dicapai sebelumnya dan mengatasi tantangan yang ada demi kesejahteraan masyarakat Kota Jambi,” kata dia.

Dengan rapat paripurna ini, harapan untuk membawa Kota Jambi menuju masa depan yang lebih gemilang semakin kuat.

Pemerintah Kota Jambi bersama DPRD dan Forkompinda berkomitmen untuk mengatasi berbagai tantangan demi tercapainya kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh warga Kota Jambi.

Pelaksanaan rapat paripurna ini menunjukkan tekad kuat dari eksekutif dan legislatif Kota Jambi untuk bersinergi dan bekerja bersama dalam membangun Kota Jambi yang lebih sejahtera, maju, dan harmonis di masa yang akan datang.(*)




Walikota Jambi Maulana Sampaikan Pidato Perdana, Fokus pada Pembangunan dan Kemajuan Kota Jambi 2025-2030

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menyampaikan pidato perdananya dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi pada Senin, 3 Maret 2025.

Pidato ini menandai dimulainya kepemimpinan Maulana bersama Wakil Walikota Diza Hazra Aljosha, SE, MA, untuk periode 2025-2030.

Dalam pidatonya, Maulana mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Jambi dan 12 partai koalisi yang telah memberikan dukungannya selama Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota.

“Saya dan Diza sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat dan partai-partai politik, yang telah mempercayakan kami untuk memimpin Kota Jambi selama lima tahun ke depan,” ujar Maulana.

Baca juga: Pidato Perdana, Maulana Ajak Semua Pihak Bersatu Bangun Kota Jambi Bahagia

Baca juga: Sertijab Walikota Jambi, Maulana Optimis Bawa Perubahan Positif

Maulana menekankan pentingnya fokus pada pembangunan setelah kemeriahan kontestasi politik berakhir.

“Saatnya kita menatap masa depan dengan semangat optimisme dan persatuan. Tantangan besar menanti, namun saya yakin kita dapat menghadapinya dengan semangat untuk memajukan Tanah Pilih yang kita cintai ini,” tambahnya.

Walikota Jambi tersebut, juga menyampaikan bahwa Kota Jambi telah mengalami perkembangan yang pesat, baik dari segi fisik maupun perekonomian.

“Kota Jambi kini telah berkembang pesat, dengan mobilitas barang dan orang yang tak pernah berhenti. Kami juga bangga dengan keberagaman dan toleransi yang ada, yang memperkuat keharmonisan kota ini,” ungkap Maulana.

Baca juga: Rocky Candra Kritik PetroChina, Desak Realisasi PI 10% dan Gas 5 MMBTU untuk Jambi

Baca juga: Ada Penerbangan Jambi – Kerinci Hari Ini, Cek Informasi Lengkapnya di Sini

Maulana memaparkan sejumlah data makro ekonomi yang menunjukkan kemajuan signifikan Kota Jambi.

Pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi tercatat sebesar 4,98%, sementara inflasi berhasil dikendalikan pada 1,16% YoY.

PDRB per kapita Kota Jambi mencapai 68,5 juta rupiah, dengan Gini Ratio yang relatif kecil, yaitu 0,372.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi berada pada angka tinggi, yaitu 81,77, dengan angka harapan hidup mencapai 75,12 tahun dan harapan lama sekolah 15,55 tahun.

Meski kemajuan tersebut patut diapresiasi, Maulana menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Kami dan DPRD berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam menyelesaikan berbagai masalah yang ada. Kami menyadari betul bahwa tantangan terbesar ke depan adalah bagaimana menjawab isu-isu penting yang masih mengemuka di masyarakat,” tegas Maulana.

Beberapa isu yang akan menjadi fokus utama Maulana-Diza meliputi:

  1. Kesehatan: Meningkatkan akses layanan kesehatan, penanggulangan stunting, serta penanganan penyakit TBC dan HIV/AIDS.
  2. Pendidikan: Peningkatan mutu pendidikan, kualitas tenaga pendidik, dan fasilitas sarana prasarana sekolah.
  3. Masalah Sosial: Menanggulangi kenakalan remaja, menyediakan ruang bagi generasi muda untuk berekspresi, serta melestarikan adat dan budaya.
  4. Ekonomi: Mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran, serta memperkuat UMKM dan sektor pariwisata.
  5. Infrastruktur dan Lingkungan Hidup: Mengatasi masalah cakupan layanan air minum, infrastuktur jalan, serta permasalahan sampah dan polusi.

Tak kalah penting, Maulana juga menyoroti perluasan dan peningkatan pelayanan publik.

“Kami akan terus meningkatkan tata kelola pemerintahan, kualitas pelayanan publik, serta menegakkan hukum dan keamanan di Kota Jambi,” lanjutnya.

Di akhir pidatonya, Maulana mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Jambi untuk bersatu dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia yang lebih maju dan sejahtera.

“Mari kita bersama-sama mengatasi tantangan ini dan membangun Kota Jambi menjadi lebih maju, sejahtera, dan harmonis, demi kebahagiaan seluruh masyarakat,” tutup Maulana dengan penuh semangat.

Dengan komitmen yang kuat dan visi yang jelas, kepemimpinan Maulana dan Diza diharapkan dapat membawa Kota Jambi menuju masa depan yang lebih gemilang.

Meski tantangan masih banyak, mereka optimis dapat menuntaskan berbagai pekerjaan rumah demi kesejahteraan warga Kota Jambi.(*)