Warga 8 Kecamatan Kota Jambi Terdampak, Debit Air Tirta Mayang Dipangkas 10 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelanggan Perumda Tirta Mayang Kota Jambi perlu bersiap menghadapi penyesuaian distribusi air.

Kondisi ini terjadi setelah kekeruhan air baku Sungai Batanghari meningkat sejak Minggu, 20 September 2026.

Dampak kondisi tersebut dirasakan pada operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Broni 2 dan Tanjung Sari.

Untuk menjaga kualitas air hasil pengolahan sekaligus mempertahankan kestabilan sistem, Perumda Tirta Mayang melakukan pengurangan debit distribusi pengaliran sebesar 10 persen.

Penyesuaian tersebut dapat berdampak terhadap kelancaran aliran air pelanggan di sejumlah wilayah Kota Jambi.

8 Kecamatan Terdampak

Perumda Tirta Mayang menyebut pengurangan debit distribusi tersebut berdampak pada pelanggan di delapan kecamatan.

Wilayah yang masuk dalam area terdampak yakni:

  • Paal Merah

  • Jambi Timur

  • Jambi Selatan

  • Kota Baru

  • Jelutung

  • Alam Barajo

  • Danau Sipin

  • Telanaipura

Sejumlah kelurahan di masing-masing kecamatan tersebut berpotensi mengalami dampak penyesuaian distribusi.

Kondisi di lapangan dapat berupa debit air yang berkurang hingga aliran air yang tidak mengalir, tergantung kondisi jaringan dan perkembangan operasional pengolahan.

Tirta Mayang Pantau Kondisi Sungai Batanghari

Perumda Tirta Mayang menyatakan terus memantau kondisi air baku Sungai Batanghari serta proses pengolahan di instalasi terkait.

Penyesuaian operasional akan dilakukan mengikuti perkembangan kondisi air baku di lapangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga agar proses pengolahan tetap berjalan sekaligus mempertahankan kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan.

Dengan kondisi air baku yang mengalami peningkatan kekeruhan, pelanggan di wilayah terdampak diimbau memperhatikan kondisi aliran air dan menyiapkan kebutuhan air apabila diperlukan.

Air Keruh atau Tidak Mengalir? Laporkan ke Tirta Mayang

Perumda Tirta Mayang menyampaikan permohonan maaf atas gangguan dan ketidaknyamanan yang mungkin dialami pelanggan selama penyesuaian operasional berlangsung.

Pelanggan yang mengalami air keruh atau air tidak mengalir dapat menyampaikan laporan melalui layanan WhatsApp Pengaduan Perumda Tirta Mayang di nomor 0821-2121-9692.

Laporan tersebut akan menjadi bahan tindak lanjut petugas di lapangan.

Perumda Tirta Mayang memastikan pemantauan terhadap kondisi air baku dan sistem distribusi terus dilakukan hingga kondisi kembali memungkinkan untuk dilakukan penyesuaian operasional berikutnya.(*)