Waduh! Masyarakat Adat Melayu Jambi Terus Dorong Penutupan Helen’s Play Mart

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pasca aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Masyarakat Adat Melayu Jambi (ALAT JITU) pada 31 Desember 2025, tuntutan penutupan permanen Helen’s Play Mart hingga kini belum mendapat tanggapan resmi dari pihak terkait.
Keberadaan tempat hiburan malam tersebut dinilai tidak sejalan dengan nilai adat dan budaya Melayu Jambi, terutama karena lokasinya berada di kawasan yang memiliki nilai historis.
Ketua ALAT JITU, Adean Teguh, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada aksi unjuk rasa semata.
Langkah lanjutan telah disiapkan, termasuk pengiriman surat resmi kepada Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi, Gubernur Jambi, Wali Kota Jambi, serta DPRD.
“Aksi kemarin bukan akhir. Kami akan melanjutkan perjuangan ini melalui jalur resmi dan gerakan masyarakat adat Melayu Jambi Bersatu hingga Helen’s ditutup permanen,” kata Adean, Jumat (2/1/2026).
Berdasarkan hasil rapat internal, ALAT JITU berencana memberikan ultimatum kepada LAM Jambi.
Menurut Adean, sebagai lembaga adat yang memiliki posisi strategis dan menjadi mitra pemerintah, LAM memiliki tanggung jawab moral dan kultural dalam menentukan sikap terhadap aktivitas hiburan malam yang dinilai bertentangan dengan adat.
“LAM harus bersikap tegas. Lembaga adat seharusnya menjadi rujukan utama pemerintah dalam mengambil kebijakan, terutama di kawasan yang sarat dengan sejarah dan nilai adat Melayu Jambi,” tegasnya.
Selain itu, ALAT JITU mendesak pemerintah daerah dan seluruh lintas sektor terkait untuk segera mencabut izin operasional Helen’s Play Mart.
Mereka menilai penundaan keputusan hanya akan memperpanjang keresahan masyarakat adat.
Adean juga menyampaikan peringatan bahwa, jika tuntutan tersebut terus diabaikan, ALAT JITU siap mengonsolidasikan kekuatan masyarakat adat dalam bentuk gerakan lanjutan yang lebih besar.
“Ini bukan soal kompromi. Kami menilai Helen’s telah melanggar norma adat, merusak budaya, dan berdampak buruk bagi generasi muda. Itu yang kami lawan,” pungkasnya.(*)