UPDATE: Kabut Asap Jambi Makin Ganggu Penerbangan, Batik Air ID 6804 dan ID 6805 Dibatalkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gangguan penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi akibat kabut asap kembali bertambah.
Dua penerbangan Batik Air kini resmi berstatus dibatalkan atau cancelled karena faktor cuaca, Rabu 7 Oktober 2026.
Dua penerbangan tersebut yakni Batik Air ID 6804 dari Jakarta menuju Jambi dan Batik Air ID 6805 dari Jambi menuju Jakarta.
Sebelumnya, kedua penerbangan tersebut masih tercatat mengalami penundaan karena kabut asap.
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan maskapai membatalkan penerbangan setelah kondisi cuaca tidak mendukung operasional.
Pembatalan ini terjadi ketika jarak pandang di Bandara Sultan Thaha terus memburuk sepanjang pagi hingga siang.
Pada pukul 06.00 WIB, jarak pandang masih mencapai 1.500 meter. Angka tersebut kemudian turun menjadi 1.200 meter pada pukul 07.00 WIB dan bertahan hingga pukul 09.00 WIB.
Kondisi kembali memburuk pada pukul 10.00 WIB ketika jarak pandang turun menjadi 1.000 meter. Pada pukul 12.00 WIB, jarak pandang hanya mencapai 800 meter.
Fenomena cuaca yang dominan di Bandara Sultan Thaha berupa asap atau smoke. Kondisi langit yang tertutup kabut juga membuat vertical visibility berada di sekitar 500 kaki.
Dua Penerbangan Batik Air Berubah Status
Sebelum pembatalan, Batik Air ID 6804 dari Jakarta menuju Jambi tercatat menunggu perbaikan jarak pandang dengan status Delayed due to Haze.
Sementara Batik Air ID 6805 tujuan Jakarta juga mengalami penundaan karena asap.
Kini status kedua penerbangan tersebut berubah menjadi Cancelled karena faktor cuaca.
Perubahan status itu menambah daftar penerbangan yang terdampak kondisi kabut asap di Bandara Sultan Thaha.
Selain Batik Air, sejumlah penerbangan Citilink dan Garuda Indonesia juga mengalami penundaan maupun perubahan jadwal.
Citilink QG 966 dari Jakarta tercatat mengalami penundaan. Citilink QG 960 mengalami perubahan waktu kedatangan menjadi pukul 13.10 WIB.
Pada sisi keberangkatan, Citilink QG 966 juga mengalami penundaan, sedangkan QG 961 mengalami perubahan jadwal menjadi pukul 13.40 WIB.
Sementara itu, penerbangan Garuda Indonesia juga mengalami perubahan jadwal. GA 127 tujuan Jakarta menjadi pukul 20.05 WIB dan GA 129 menjadi pukul 20.30 WIB.
Informasi operasional juga mencatat perubahan jadwal penerbangan Garuda Indonesia GA 126 dari Jakarta menjadi pukul 19.20 WIB dan 19.45 WIB.
Satu Penerbangan Batik Air Sempat Berangkat
Sebelum kondisi semakin memburuk, Batik Air ID 6807 tujuan Jakarta masih sempat berangkat pada pukul 06.05 WIB.
Saat penerbangan tersebut berangkat, jarak pandang berada di angka 1.500 meter.
Pesawat yang digunakan merupakan pesawat Remain Over Night (RON), yakni pesawat yang sebelumnya bermalam di Bandara Sultan Thaha.
Setelah itu, jarak pandang terus menurun hingga mencapai 800 meter pada tengah hari.
Penumpang Diminta Cek Status Penerbangan
Pihak Bandara Sultan Thaha terus memperbarui informasi operasional penerbangan seiring perubahan kondisi cuaca.
Tim operasional juga berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk menangani penumpang yang terdampak penundaan maupun pembatalan penerbangan.
Dengan adanya pembatalan dua penerbangan Batik Air, calon penumpang diminta tidak hanya mengacu pada jadwal awal perjalanan.
Penumpang perlu mengecek status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara untuk memastikan jadwal terbaru.
Untuk informasi kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center Injourney Airports melalui nomor 172.
Kondisi kabut asap masih menjadi perhatian karena jarak pandang dapat berubah mengikuti perkembangan cuaca.
Jika kondisi belum membaik, perubahan jadwal penerbangan lainnya masih mungkin terjadi.
UPDATE: Berita ini diperbarui setelah terdapat informasi terbaru mengenai status Batik Air ID 6804 dan ID 6805 yang berubah dari penundaan menjadi dibatalkan (cancelled) karena faktor cuaca.(*)