Kabut Asap Ganggu Operasional Penerbangan, Super Air Jet IU 842 Kembali ke Bandara Asal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kabut asap dan perubahan jarak pandang mengganggu operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Kamis 15 Oktober 2026.

Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 842 dari Jakarta melakukan Return to Base (RTB) atau kembali ke bandara asal setelah jarak pandang di bandara tujuan tercatat hanya 1.200 meter.

Pesawat tersebut dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi pada pukul 06.25 WIB.

Kondisi jarak pandang yang berubah-ubah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi operasional penerbangan pada Kamis pagi.

Branch Communication Bandara Sultan Thaha Jambi, Ikhsan Pulungan, mengatakan pihak bandara terus memantau perkembangan jarak pandang untuk memastikan operasional penerbangan berjalan sesuai prosedur keselamatan.

“Perubahan jarak pandang menjadi perhatian dalam operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi. Kami terus memantau kondisi di lapangan dan mengutamakan keselamatan dalam setiap keputusan operasional,” ujar Ikhsan.

Jarak Pandang Sempat Turun hingga 700 Meter

Berdasarkan data pemantauan pada Kamis pagi, jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi mengalami fluktuasi dalam rentang waktu sekitar dua setengah jam.

Pada pukul 06.00 WIB, jarak pandang tercatat 1.300 meter. Angka tersebut turun menjadi 1.200 meter pada pukul 06.30 WIB dan bertahan hingga pukul 07.00 WIB.

Jarak pandang kembali meningkat menjadi 1.300 meter pada pukul 07.30 WIB.

Namun, kondisi memburuk pada pukul 08.00 WIB ketika jarak pandang turun hingga 700 meter. Pada pukul 08.30 WIB, jarak pandang kembali meningkat menjadi 1.200 meter.

Perubahan tersebut menunjukkan kondisi visibilitas di bandara belum stabil.

Karena itu, maskapai dan pengelola bandara perlu terus mempertimbangkan kondisi aktual dalam menjalankan operasional penerbangan.

Dua Pesawat Tetap Berangkat pada Pagi Hari

Di tengah fluktuasi jarak pandang, dua pesawat yang sebelumnya bermalam di bandara atau Remain Overnight (RON) tetap melanjutkan penerbangan sesuai jadwal operasional pagi.

Batik Air ID 6807 dengan tujuan Jakarta lepas landas pada pukul 06.08 WIB. Selanjutnya, Super Air Jet IU 974 tujuan Batam berangkat pada pukul 06.43 WIB.

Pada periode keberangkatan tersebut, jarak pandang tercatat sekitar 1.300 meter.

Perbedaan keputusan operasional setiap penerbangan bergantung pada kondisi aktual dan pertimbangan keselamatan yang berlaku.

Karena itu, perubahan jarak pandang dapat memengaruhi penerbangan secara berbeda.

Penumpang Diminta Memantau Status Penerbangan

Ikhsan mengimbau calon penumpang agar memantau informasi terbaru melalui maskapai masing-masing, terutama di tengah perubahan kondisi jarak pandang yang dapat memengaruhi jadwal penerbangan.

“Kami mengimbau calon penumpang untuk memeriksa status penerbangan melalui maskapai masing-masing dan mengikuti informasi resmi yang tersedia. Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama,” katanya.

Calon penumpang juga sebaiknya memastikan jadwal keberangkatan sebelum menuju bandara untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan operasional.

Kondisi jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi masih memerlukan pemantauan berkala.

Pembaruan informasi dari pihak bandara dan maskapai menjadi penting agar penumpang dapat menyesuaikan rencana perjalanan berdasarkan kondisi terbaru.(*)