Kabut Asap Selimuti Kota Jambi, Bagaimana Kondisi Penerbangan di Bandara Sultan Thaha?

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabut asap kembali menyelimuti Kota Jambi pada Rabu 21 Oktober 2026 pagi.
Kondisi ini mengurangi jarak pandang di sejumlah kawasan dan menimbulkan perhatian terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi.
Kepekatan asap menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai dalam operasional penerbangan.
Jika jarak pandang berada di bawah batas yang dipersyaratkan untuk kondisi operasional tertentu, keberangkatan maupun kedatangan pesawat berpotensi mengalami penyesuaian.
Berdasarkan data operasional bandara pada Selasa 20 Oktober 2026, jarak pandang di Bandara Sultan Thaha sempat turun hingga 800 meter pada pukul 06.00 WIB.
Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 1.400 meter pada pukul 07.00 WIB, sebelum tercatat 1.300 meter pada pukul 08.00 WIB.
Kondisi berangsur membaik menjelang siang. Jarak pandang mencapai 3.000 meter pada pukul 10.00 WIB dan meningkat hingga 7.000 meter pada pukul 13.30 WIB.
Namun, jarak pandang kembali mengalami penurunan pada sore hingga malam hari. Pada pukul 18.00 WIB, jarak pandang tercatat berada di angka 2.200 meter.
Penerbangan Selasa Dilaporkan Berjalan Normal
Meski jarak pandang sempat menurun akibat kondisi asap, operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha pada Selasa masih berlangsung normal.
Berdasarkan keterangan manajemen bandara, tidak ada penerbangan yang mengalami keterlambatan akibat kabut asap pada hari tersebut.
Penyesuaian terhadap sejumlah jadwal penerbangan sebelumnya juga telah dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi perubahan cuaca dan kondisi asap.
Sementara itu, perkembangan terbaru mengenai jarak pandang dan aktivitas penerbangan pada Rabu pagi masih memerlukan konfirmasi dari pihak bandara.
Data operasional sehari sebelumnya belum dapat dijadikan dasar untuk memastikan apakah penerbangan pada Rabu mengalami gangguan.
Calon Penumpang Diminta Memantau Jadwal Penerbangan
Di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi, calon penumpang diimbau untuk memantau informasi keberangkatan dan kedatangan pesawat melalui kanal resmi maskapai masing-masing.
Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal apabila kondisi cuaca atau jarak pandang memengaruhi operasional penerbangan.
Untuk memperoleh informasi terkait layanan kebandarudaraan, pengguna jasa juga dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports melalui nomor 172.
Manajemen Bandara Sultan Thaha sebelumnya menyatakan bahwa tim operasional terus berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait guna menangani kebutuhan penumpang apabila terjadi penundaan.
Informasi mengenai jadwal penerbangan juga diperbarui secara berkala.
Penanganan Karhutla Diharapkan Kurangi Dampak Asap
Kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi kembali menyoroti pentingnya pemantauan kualitas udara dan jarak pandang, terutama di kawasan yang berkaitan dengan keselamatan transportasi udara.
Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Jambi juga menjadi perhatian untuk menekan sumber asap yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Hingga informasi terbaru mengenai kondisi penerbangan Rabu pagi diperoleh dari pihak bandara, calon penumpang disarankan tetap memeriksa status penerbangan secara berkala dan mengikuti arahan resmi petugas.
Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas, sementara perkembangan kondisi asap dan jarak pandang akan menjadi faktor penting dalam menentukan kelancaran operasional bandara.(*)