Telapak Tangan Sering Berkeringat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

SEPUCUKJAMBI.ID – Telapak tangan berkeringat merupakan kondisi yang cukup sering dialami banyak orang. Secara alami, tubuh memang menghasilkan keringat untuk membantu mengatur suhu.
Namun, jika telapak tangan terasa basah meski tidak sedang beraktivitas berat atau berada di suhu panas, kondisi ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan menurunkan rasa percaya diri.
Pada sebagian orang, telapak tangan yang mudah berkeringat bahkan membuat aktivitas sederhana seperti berjabat tangan, menulis, atau memegang gawai terasa mengganggu.
Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari respons emosional hingga kondisi medis tertentu.
Berikut beberapa penyebab umum telapak tangan sering berkeringat:
1. Stres dan Kecemasan
Saat seseorang mengalami stres, gugup, atau cemas, sistem saraf otomatis akan memicu respons “fight or flight”.
Akibatnya, produksi keringat meningkat, termasuk di telapak tangan. Inilah sebabnya tangan sering basah saat menghadapi situasi menegangkan.
2. Hiperhidrosis
Hiperhidrosis merupakan kondisi medis yang menyebabkan tubuh memproduksi keringat berlebihan tanpa pemicu yang jelas.
Penderita bisa mengalami telapak tangan yang terus berkeringat meski berada di ruangan ber-AC atau dalam kondisi santai.
Meski tidak berbahaya, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
3. Aktivitas Fisik
Saat berolahraga atau melakukan aktivitas berat, tubuh akan berkeringat untuk menurunkan suhu.
Telapak tangan termasuk bagian tubuh yang memiliki banyak kelenjar keringat sehingga ikut mengeluarkan keringat lebih banyak.
4. Perubahan Suhu Lingkungan
Perpindahan dari lingkungan dingin ke panas dapat memicu kelenjar keringat bekerja lebih aktif. Reaksi adaptasi ini bisa menyebabkan telapak tangan terasa lembap atau basah.
5. Efek Samping Obat
Beberapa jenis obat tertentu diketahui dapat meningkatkan produksi keringat sebagai efek samping, terutama obat yang memengaruhi hormon, saraf, atau metabolisme tubuh.
6. Faktor Genetik
Kecenderungan berkeringat berlebihan juga bisa dipengaruhi faktor keturunan. Jika ada anggota keluarga dengan kondisi serupa, kemungkinan besar faktor genetik ikut berperan.
Untuk mengatasi telapak tangan yang sering berkeringat, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan.
Mengelola stres melalui teknik relaksasi, meditasi, atau latihan pernapasan dapat membantu mengurangi produksi keringat.
Penggunaan antiperspiran khusus untuk tangan juga bisa menjadi solusi praktis.
Selain itu, disarankan untuk membatasi konsumsi kafein dan makanan pedas yang dapat memicu keringat.
Jika keluhan dirasakan berlebihan dan mengganggu aktivitas sehari-hari, berkonsultasi dengan tenaga medis menjadi langkah tepat.
Dokter dapat merekomendasikan terapi seperti iontoforesis, obat tertentu, atau perawatan lainnya sesuai kondisi.
Pada umumnya, telapak tangan berkeringat bukanlah kondisi berbahaya.
Dengan memahami penyebabnya, seseorang dapat mengambil langkah yang tepat untuk mengelola keluhan ini dan tetap nyaman dalam beraktivitas sehari-hari.(*)