Pesan Menohok Bupati Merangin! Ingatkan Warga Tak Pamer Kemewahan di Media Sosial

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin M. Syukur mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, khususnya saat menyambut pergantian tahun 2025 ke 2026.

Ia meminta warga tidak memamerkan kemewahan atau gaya hidup berlebihan di platform digital seperti TikTok dan YouTube, demi menjaga kesederhanaan dan empati sosial.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Syukur saat menghadiri kegiatan religius Merangin Berzikir di Masjid Agung Al-Istiqomah, Pasar Bawah Bangko, Rabu (31/12) malam.

“Silakan berlibur bersama keluarga, tapi jangan berlebih-lebihan. Jangan pamer di media sosial. Kita harus menjaga kesederhanaan dan empati terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Bupati Merangin.

Ia menegaskan, penggunaan media sosial seharusnya membawa manfaat dan pesan positif.

Bukan ajang menunjukkan kemewahan di tengah kondisi sebagian masyarakat yang masih terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain soal media sosial, Bupati Syukur juga mengajak masyarakat untuk menahan diri dari euforia berlebihan dalam menyambut tahun baru.

Ia mengimbau agar warga tidak menyalakan kembang api dan lebih bijak dalam mengelola keuangan.

“Lebih baik uangnya dikumpulkan dan disalurkan kepada saudara-saudara kita yang hidupnya sedang susah. Di beberapa daerah, ada yang bahkan belum bisa menempati rumahnya akibat bencana,” katanya.

Sebagai bentuk nyata empati dan refleksi akhir tahun, Pemerintah Kabupaten Merangin memilih menyambut pergantian tahun dengan kegiatan Merangin Berzikir, tanpa pesta kembang api maupun hiburan meriah.

Kegiatan ini dihadiri ratusan warga serta jajaran Forkopimda dan pejabat Pemkab Merangin.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Merangin juga menyerahkan bonus MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Muaro Jambi dengan total Rp160 juta kepada 11 orang, terdiri dari delapan peserta peraih medali dan tiga pelatih.

Selain itu, disalurkan pula 50 paket sembako dari Baznas Merangin untuk kaum jompo dan fakir miskin, santunan bagi anak yatim dan yatim piatu, serta beasiswa mahasiswa.

Untuk Zona 1 yang meliputi Bungo, Merangin, Sarolangun, Tebo, dan Kerinci, sebanyak 129 mahasiswa menerima beasiswa masing-masing Rp3 juta.

Sementara Zona 2 yang mencakup Kota Jambi, Yogyakarta, dan wilayah lain di luar Provinsi Jambi, sebanyak 66 mahasiswa menerima beasiswa masing-masing Rp5 juta.

Suasana khidmat semakin terasa saat Ustaz Innayatullah menyampaikan tausiah, mengajak jamaah untuk memperbanyak rasa syukur dan doa agar Kabupaten Merangin serta bangsa Indonesia senantiasa diberi keselamatan di tahun 2026.(*)




Merangin Berzikir, Cara Pemkab Sambut Tahun Baru Penuh Empati

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin memilih cara berbeda dalam menyambut pergantian tahun 2025 ke 2026.

Tanpa pesta kembang api dan hiburan meriah, malam tahun baru diisi dengan kegiatan religius bertajuk Merangin Berzikir yang digelar di Masjid Agung Al-Istiqomah, Pasar Bawah Bangko, Rabu (31/12) malam.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan warga tersebut menjadi bentuk empati Pemkab Merangin terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah daerah, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Acara Merangin Berzikir dihadiri langsung oleh Bupati Merangin M. Syukur, Wakil Bupati A Khafid, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

Selain zikir akbar dan doa bersama, Pemkab Merangin juga menyerahkan bonus bagi peserta MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi yang digelar di Kabupaten Muaro Jambi.

Total bonus sebesar Rp160 juta diberikan kepada 11 orang, terdiri dari delapan peserta peraih medali dan tiga orang pelatih.

Dalam kesempatan tersebut, disalurkan pula bantuan sosial berupa 50 paket sembako dari Baznas Merangin untuk kaum jompo dan fakir miskin.

Selain itu, santunan juga diberikan kepada anak yatim dan yatim piatu.

Pemkab Merangin turut menyalurkan beasiswa mahasiswa yang terbagi dalam dua zona.

Untuk Zona 1, meliputi wilayah Bungo, Merangin, Sarolangun, Tebo, dan Kerinci, sebanyak 129 mahasiswa menerima beasiswa masing-masing Rp3 juta.

Sementara Zona 2 yang mencakup Kota Jambi, Yogyakarta, dan wilayah lain di luar Provinsi Jambi, sebanyak 66 mahasiswa menerima beasiswa masing-masing Rp5 juta.

Dalam sambutannya, Bupati Merangin M Syukur mengajak masyarakat menjadikan momentum pergantian tahun sebagai waktu untuk merenung dan menahan diri dari hura-hura.

Ia mengimbau warga agar tidak menyalakan kembang api serta lebih bijak dalam membelanjakan uang.

“Lebih baik uangnya disimpan dan disalurkan kepada saudara-saudara kita yang sedang kesulitan. Kita harus berempati kepada masyarakat di Sumbar, Aceh, dan Sumut yang saat ini masih terdampak bencana,” ujar Bupati Syukur.

Bupati juga menyampaikan pesan khusus terkait penggunaan media sosial.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak memamerkan kemewahan atau gaya hidup berlebihan di platform digital seperti TikTok dan YouTube.

“Silakan berlibur bersama keluarga, tapi jangan berlebihan dan jangan pamer di media sosial. Mari kita jaga kesederhanaan dan berdoa agar Indonesia selalu aman, damai, serta dijauhkan dari segala musibah,” pungkasnya.

Suasana masjid semakin khidmat saat Ustaz Innayatullah menyampaikan tausiah, mengajak jamaah untuk memperbanyak rasa syukur serta memanjatkan doa demi keselamatan Kabupaten Merangin dan bangsa Indonesia di tahun baru 2026.(*)