Bukan Sekadar Kenal Kampus, Mahasiswa Baru Universal Tourism College Digembleng di Markas Yonif 142

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Mahasiswa baru Universal Tourism College tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan kampus saat mengikuti Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) Tahun Akademik 2026/2027.

Selama tiga hari, 28-30 Agustus 2026, mereka menjalani rangkaian kegiatan di Markas Batalyon Infanteri 142/Ksatria Jaya, Jambi, dengan fokus pada pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan dan kemampuan bekerja dalam tim.

Pemilihan lingkungan markas batalyon memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa yang baru memulai pendidikan tinggi.

Mereka tidak hanya mendapatkan pembekalan mengenai kehidupan akademik, tetapi juga diperkenalkan pada nilai-nilai yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia profesional.

Kegiatan tersebut dirancang untuk melatih mahasiswa agar lebih disiplin, bertanggung jawab, mampu berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Markas Yonif 142/Ksatria Jaya dipilih sebagai lokasi OSPEK untuk menghadirkan pengalaman pembelajaran yang berbeda.

Lingkungan militer menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal nilai ketegasan, loyalitas, tanggung jawab dan kerja sama.

Nilai tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan dunia pariwisata dan hospitality.

Industri tersebut tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga menuntut profesionalisme, komunikasi yang baik, kemampuan melayani serta kekompakan dalam bekerja.

Selama kegiatan, mahasiswa mengikuti berbagai pembekalan dan aktivitas yang diarahkan untuk membangun kekompakan sekaligus kemampuan menyelesaikan tantangan secara bersama-sama.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa beradaptasi dengan kehidupan perkuliahan sekaligus membentuk pola pikir yang lebih siap menghadapi dunia kerja.

Rangkaian OSPEK ditutup pada Minggu 30 Agustus 2026) oleh Pasi Intel Yonif 142/KJ Letda Inf Arif.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa baru mendapat pesan agar tidak mudah terjebak pada hal-hal yang dapat menghambat pencapaian tujuan mereka.

“Hindari kesenangan yang menghalangimu meraih kesuksesanmu,” menjadi pesan penutup yang disampaikan kepada para peserta.

Pesan tersebut menjadi penekanan terakhir setelah mahasiswa menjalani tiga hari kegiatan yang menitikberatkan pada disiplin, kebersamaan dan pembentukan karakter.

Bagi mahasiswa baru, OSPEK diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial pada awal masa perkuliahan.

Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi modal dalam menjalani proses pendidikan di Universal Tourism College.

Terlebih, mahasiswa bidang pariwisata dan hospitality nantinya akan berhadapan langsung dengan industri yang menuntut sikap profesional, kemampuan bekerja sama, komunikasi dan kesiapan menghadapi berbagai karakter orang.

Dengan bekal tersebut, perjalanan mahasiswa baru memasuki dunia pendidikan tinggi diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesiapan menghadapi dunia profesional.(*)




10 Ribu Masker Disebar, Yonif 142/KJ Perluas Bantuan ke Daerah Terdampak Asap

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabut asap yang masih berdampak terhadap aktivitas warga di sejumlah wilayah Jambi mendorong Yonif 142/Ksatria Jaya (KJ) turun langsung memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Sebanyak 10.000 masker disiapkan dan dibagikan prajurit Yonif 142/KJ kepada warga yang terdampak kondisi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pembagian masker dimulai Rabu 26 Agustus 2026 dengan menyasar sejumlah titik di Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi.

Distribusi selanjutnya akan diperluas ke wilayah lain yang turut terdampak kabut asap, termasuk Batanghari dan Sarolangun.

Langkah tersebut menjadi bentuk respons langsung TNI terhadap dampak karhutla yang tidak hanya menyentuh kawasan terbakar, tetapi juga masyarakat yang berada di wilayah terdampak asap.

Pasiops Yonif 142/KJ, Letda Inf Alfredo Massie mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian prajurit terhadap masyarakat yang harus tetap beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.

“Kehadiran kami di tengah masyarakat merupakan bagian dari kepedulian dan pengabdian prajurit. Dalam kondisi seperti ini, kami ingin membantu semaksimal mungkin agar masyarakat yang terdampak kabut asap mendapatkan perlindungan,” ujar Alfredo.

Masker terutama diberikan kepada masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah.

Menurut Alfredo, prajurit Yonif 142/KJ akan terus memantau kondisi di lapangan dan menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Prinsipnya, apabila masyarakat membutuhkan bantuan, kami siap hadir,” katanya.

Kabut asap menjadi persoalan yang memiliki dampak lebih luas dibandingkan lokasi munculnya titik api.

Masyarakat di daerah yang tidak menjadi lokasi kebakaran pun dapat ikut merasakan dampaknya ketika asap terbawa angin dan memengaruhi kualitas udara.

Karena itu, kehadiran personel Yonif 142/KJ tidak hanya diarahkan pada pembagian masker.

Prajurit juga meningkatkan kesiapsiagaan untuk membantu penanganan dampak karhutla bersama unsur terkait.

Kondisi di sejumlah wilayah akan terus dipantau untuk menentukan kebutuhan penanganan berikutnya.

Di tengah distribusi masker tersebut, masyarakat juga diminta tidak mengabaikan kondisi udara.

Warga dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak memiliki keperluan mendesak.

Bagi masyarakat yang harus keluar rumah, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilakukan.

Terlebih, kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan warga yang memiliki gangguan pernapasan perlu mendapatkan perhatian lebih ketika kualitas udara memburuk.

Yonif 142/KJ juga mengingatkan bahwa penanganan kabut asap tidak cukup dilakukan setelah kebakaran terjadi.

Pencegahan menjadi bagian penting agar titik api tidak berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas.

Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Jika menemukan titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu karhutla, warga diimbau segera melaporkannya kepada petugas.

Bagi Yonif 142/KJ, pembagian 10.000 masker menjadi salah satu bentuk kehadiran prajurit ketika masyarakat menghadapi dampak karhutla.

Sementara penanganan di lapangan akan terus dilakukan dengan mengikuti perkembangan kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat.(*)




PWI Kota Jambi Temui Danyonif 142/Ksatria Jaya, Bahas Penguatan Sinergi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepengurusan baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi periode 2026–2029 melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Batalyon Infanteri (Yonif) 142/Ksatria Jaya, Rabu 22 Juli 2026.

Kunjungan ini menjadi momentum mempererat hubungan dan memperkuat sinergi antara insan pers dengan jajaran TNI di Provinsi Jambi.

Rombongan PWI Kota Jambi dipimpin langsung Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah dan disambut Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 142/Ksatria Jaya Letkol Inf Aries Munandar Effendi, yang baru beberapa hari menjabat sebagai komandan batalyon tersebut.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang perkenalan dengan pimpinan baru Yonif 142/Ksatria Jaya, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat komunikasi serta kolaborasi yang selama ini telah terjalin baik.

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, mengatakan silaturahmi tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh mitra strategis, termasuk TNI.

“Silaturahmi seperti ini selalu kami lakukan sebagai upaya mempererat hubungan yang selama ini sudah terjalin dengan baik antara PWI Kota Jambi dan Yonif 142/Ksatria Jaya,” bebernya.

“Apalagi saat ini Yonif 142 memiliki komandan baru, sehingga kami ingin memperkenalkan kepengurusan PWI Kota Jambi periode 2026–2029 sekaligus membangun komunikasi yang semakin erat ke depan,” ujar Irwansyah.

Ia menegaskan, PWI Kota Jambi siap menjadi mitra strategis dalam mendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang berimbang, akurat, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik.

“Kami berharap sinergi yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” harpanya.

“PWI Kota Jambi siap mendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang profesional dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Sementara itu, Danyonif 142/Ksatria Jaya Letkol Inf Aries Munandar Effendi mengapresiasi kunjungan jajaran PWI Kota Jambi.

Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai kegiatan positif yang dilakukan satuan kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari rekan-rekan PWI Kota Jambi. Semoga silaturahmi ini menjadi awal yang baik untuk terus memperkuat sinergi antara Yonif 142/Ksatria Jaya dengan insan pers,” katanya.

Aries berharap hubungan baik antara Yonif 142/Ksatria Jaya dan PWI Kota Jambi terus terjalin melalui komunikasi yang intensif serta pemberitaan yang informatif dan edukatif.

“Kami berharap rekan-rekan media, khususnya PWI Kota Jambi, dapat terus mendukung setiap kegiatan Yonif 142/Ksatria Jaya melalui pemberitaan yang positif,” pintanya.

“Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui berbagai pengabdian dan kontribusi prajurit dalam menjalankan tugas untuk bangsa dan negara,” tutupnya.

Silaturahmi ditutup dengan diskusi santai, sesi foto bersama, serta komitmen kedua belah pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dan membangun komunikasi yang harmonis demi mendukung penyampaian informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.(*)