Aljefri Mardian Tak Menyangka, Pulang Bawa Yamaha Mio M3 Gratis dari Program BAF

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebahagiaan terpancar dari wajah Aljefri Mardian saat menerima hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 dari Bussan Auto Finance (BAF).

Penyerahan hadiah dilakukan secara resmi di Sentral Yamaha Murni Jambi dan menjadi momen yang tak terlupakan bagi pemenang Program Semarak Berkah BAF.

Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Area Marketing Manager (AMM) BAF Jambi, Bayu, sebagai bentuk apresiasi perusahaan kepada pelanggan yang beruntung mengikuti program undian nasional tersebut.

Bayu menjelaskan bahwa Program Semarak Berkah BAF merupakan program apresiasi pelanggan yang digelar secara nasional selama periode Januari hingga Maret 2026.

Program ini dihadirkan untuk memberikan penghargaan kepada pelanggan setia BAF yang telah mempercayakan berbagai kebutuhan pembiayaannya kepada perusahaan.

“Program Semarak Berkah BAF merupakan wujud terima kasih kami kepada pelanggan yang selama ini telah setia bersama BAF. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat sekaligus kebahagiaan bagi masyarakat,” ujarnya saat penyerahan hadiah.

Sementara itu, Aljefri Mardian mengaku sempat tidak percaya ketika pertama kali mendapat informasi bahwa dirinya menjadi pemenang hadiah utama berupa sepeda motor Yamaha Mio M3.

Menurutnya, kabar tersebut awalnya dianggap hanya candaan. Namun setelah mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak penyelenggara, ia akhirnya yakin bahwa dirinya benar-benar beruntung menjadi salah satu pemenang program tersebut.

“Saya sempat berpikir ini hanya gurauan. Tidak menyangka ternyata benar. Hari ini saya menerima langsung hadiahnya dan tentu sangat bersyukur. BAF benar-benar memberikan hadiah yang luar biasa,” ungkap Aljefri.

Penyerahan hadiah ini sekaligus menjadi bukti komitmen BAF dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

Melalui program-program apresiasi seperti Semarak Berkah BAF, perusahaan berharap dapat terus mempererat hubungan dengan pelanggan sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi.(*)




Bukan di Sekolah, 20 Pelajar SMKN 6 Rimbo Bujang Jalani Ujian di Markas Yamaha Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 20 siswa dari SMKN 6 Rimbo Bujang menjalani Uji Kompetensi Keahlian dengan cara berbeda dari biasanya.

Mereka tidak mengikuti ujian di lingkungan sekolah, melainkan langsung di pusat layanan dan pelatihan Yamaha FSS Jambi, sehingga merasakan suasana kerja industri yang sesungguhnya.

Para peserta merupakan bagian dari Kelas Khusus Yamaha, sebuah program kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri otomotif.

Program ini dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di sektor sepeda motor.

Pelaksanaan uji kompetensi di Yamaha FSS Jambi ini bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan kurikulum berbasis industri yang telah dipelajari selama di sekolah.

Dengan pengawasan langsung dari instruktur profesional Yamaha, para siswa diuji melalui berbagai tantangan teknis yang biasa dihadapi di bengkel resmi.

Koordinator After Sales Yamaha Jambi, Willy, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menilai kemampuan teori, tetapi juga menguji ketahanan mental dan kesiapan fisik siswa dalam menangani pekerjaan teknis secara langsung.

“Melalui uji kompetensi ini, kami ingin memastikan siswa benar-benar siap terjun ke dunia industri otomotif roda dua yang penuh tantangan,” ujarnya.

Materi pengujian meliputi perawatan berkala, pengukuran komponen, penerapan SOP, hingga pemeriksaan menggunakan standar Yamaha Diagnostic Tool (YDT). Semua proses dilakukan sesuai standar operasional bengkel resmi Yamaha.

Sementara itu, Kepala SMKN 6 Tebo – Rimbo Bujang, Sulaswiji, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Yamaha Jambi.

Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi yang diakui industri.

Dengan adanya program ini, Yamaha Jambi kembali menunjukkan komitmennya sebagai penghubung antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Upaya ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja muda yang siap bersaing dan berkontribusi bagi kemajuan industri otomotif Indonesia.(*)