Beli Motor Bisa Jadi Miliarder! Yamaha Kembali Undi Rp1 Miliar untuk Konsumen Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Peluang membawa pulang hadiah fantastis kembali hadir bagi masyarakat Jambi.

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi menghadirkan kembali program tahunan Miliarder Yamaha periode 2025–2026 dengan hadiah utama uang tunai Rp1 miliar.

Program ini berlangsung mulai September 2025 hingga 17 Agustus 2026 dan berlaku untuk seluruh tipe sepeda motor Yamaha, baik pembelian secara tunai maupun kredit.

Manajemen Yamaha memastikan setiap konsumen yang membeli motor dalam periode program akan otomatis memperoleh satu nomor undian.

Semakin banyak pembelian, semakin besar peluang untuk memenangkan hadiah utama.

Chief Yamaha DDS Jambi, Norman, menyampaikan harapannya agar Jambi kembali melahirkan pemenang seperti pada periode sebelumnya.

“Program ini adalah bentuk apresiasi kami kepada konsumen setia Yamaha. Kami tentu berharap Jambi kembali mencetak miliarder berikutnya,” ujarnya.

Program ini bukan sekadar janji. Lebih dari satu dekade lalu, warga Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Riki Saputra, berhasil memenangkan hadiah Rp1 miliar dari program serupa.

Kisah kemenangan Riki sempat menjadi perbincangan hangat di Jambi.

Tidak hanya karena nilai hadiahnya yang besar, tetapi juga dampak perubahan hidup yang ia rasakan setelah memenangkan undian tersebut.

Cerita itu menjadi bukti bahwa peluang menjadi miliarder tidak hanya milik masyarakat kota besar, tetapi juga terbuka bagi siapa saja, termasuk warga daerah.

Salah satu konsumen Yamaha yang ditemui di dealer kawasan Simpang Chandra Jambi, Rama, mengaku program ini kembali membangkitkan harapan masyarakat.

“Sejarah sudah pernah ada di Jambi. Siapa tahu tahun ini giliran kami yang beruntung,” ujarnya optimistis.

Dengan periode undian yang masih panjang hingga Agustus 2026, peluang masyarakat Jambi untuk kembali menorehkan sejarah terbuka lebar.(*)




Yamaha DDS Jambi Tutup YES Angkatan 9, 7 Mekanik Siap Bersaing di Dunia Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Yamaha Engineering School (YES) atau yang dikenal sebagai program pendidikan otomotif Yamaha, resmi menutup kegiatan angkatan ke-9.

Program ini merupakan pendidikan non-formal yang dirancang sebagai sarana pembelajaran dan pembekalan keterampilan khusus di bidang otomotif, terutama sepeda motor Yamaha.

YES menjadi pintu masuk bagi para pelajar yang ingin mendalami dunia teknik otomotif sekaligus membuka peluang karier di jaringan bengkel resmi Yamaha.

Chief Yamaha DDS Jambi, Norman, menyampaikan bahwa program ini bertujuan menyiapkan tenaga muda yang terampil, disiplin, dan siap terjun ke dunia kerja.

“Melalui YES, kami ingin menyiapkan generasi muda yang siap bekerja di bengkel resmi Yamaha. Harapannya, setelah memiliki pengalaman dan keahlian, mereka juga mampu berwirausaha dengan membuka bengkel sendiri serta menciptakan lapangan kerja baru,” ujar Norman dalam sambutannya.

Program YES angkatan IX berlangsung selama lebih dari empat bulan dan dibagi dalam dua tahap.

Dua bulan pertama difokuskan pada pembelajaran teori dasar mesin serta praktik di training center.

Selanjutnya, peserta menjalani magang selama dua bulan di bengkel resmi Yamaha untuk merasakan langsung suasana kerja nyata.

Dengan metode pembelajaran yang terstruktur dan intensif, peserta tidak hanya menguasai teori otomotif, tetapi juga memiliki keterampilan teknis sesuai standar pelayanan Yamaha.

“Proses pembelajaran dilakukan bertahap. Setelah dibekali teori dan praktik, peserta langsung diterjunkan ke bengkel resmi agar siap menghadapi dunia kerja,” tambah Norman.

YES angkatan ke-9 diikuti oleh 15 peserta yang lolos seleksi ketat dari berbagai daerah di Provinsi Jambi, seperti Kerinci, Merangin, hingga Kota Jambi.

Seluruh peserta merupakan lulusan SMA dan SMK yang memiliki minat tinggi di bidang otomotif.

Proses rekrutmen telah dimulai sejak Juli melalui beberapa tahapan, meliputi tes motor bakar, psikotes, wawancara, hingga tes buta warna.

Seleksi ini bertujuan memastikan peserta memiliki kemampuan dasar yang baik serta motivasi tinggi untuk mengikuti program.

Selain membuka peluang kerja di bengkel resmi Yamaha, program YES juga diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan generasi muda.

Lulusan YES memiliki peluang besar untuk diserap oleh jaringan bengkel resmi Yamaha seperti Sabang Raya, Panca Motor, Mataram Sakti, dan Selaras Motor.

Saat ini terdapat 49 jaringan bengkel Yamaha yang tersebar di Provinsi Jambi.

Dari program YES angkatan IX, Yamaha DDS Jambi berhasil melahirkan 7 mekanik andal yang siap bersaing di dunia kerja.

Tiga peserta terbaik diraih oleh Bima Segara sebagai peserta terbaik pertama, Areski Deskal sebagai peserta terbaik kedua, dan Muhammad Farid sebagai peserta terbaik ketiga.

Bima Segara mengungkapkan bahwa program Yamaha Engineering School memberikan pengalaman berharga.

Tidak hanya dalam peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan sikap kerja dan mental profesional.

Selama mengikuti program, ia mendapatkan materi langsung dari instruktur berpengalaman, mulai dari dasar mesin, sistem kelistrikan, hingga praktik perawatan sepeda motor sesuai standar Yamaha.

“Di YES, kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung praktik menggunakan peralatan yang digunakan di dunia kerja,” ujarnya.

Menurut Bima, program YES juga menanamkan disiplin, tanggung jawab, serta budaya kerja profesional melalui simulasi kerja dan evaluasi rutin.

Hal ini membuat para peserta lebih percaya diri untuk terjun ke industri otomotif setelah lulus.

Melalui Yamaha Engineering School, Yamaha DDS Jambi tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga berperan aktif dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja.

Program ini menjadi wujud nyata kontribusi Yamaha dalam mendukung pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas tenaga kerja muda di bidang otomotif.(*)