Yamaha Fazzio Hybrid Makin Digandrungi, CLASSY Modifest 2026 Hadirkan Modifikasi Unik dari Berbagai Daerah

SEPUCUKJAMBI.ID – Yamaha kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kreativitas generasi muda melalui ajang Yamaha CLASSY Modifest 2026.
Setelah digelar di lima kota, kompetisi modifikasi ini menghadirkan beragam karya terbaik yang membuktikan Yamaha Fazzio Hybrid bukan sekadar skutik untuk mobilitas, tetapi juga menjadi media ekspresi gaya hidup para penggunanya.
Ajang yang berlangsung di Bali, Surabaya, Bandung, Makassar, dan Yogyakarta tersebut melahirkan sejumlah pemenang kategori Best of The Best Yamaha Fazzio Hybrid dengan konsep modifikasi yang berbeda di setiap daerah.
Keberagaman karya yang ditampilkan memperlihatkan fleksibilitas Yamaha Fazzio Hybrid sebagai motor yang mudah dipersonalisasi.
Mulai dari sentuhan lifestyle, budaya lokal, street culture hingga nuansa retro modern, seluruh konsep berhasil dihadirkan tanpa menghilangkan karakter khas skutik bergaya classy tersebut.
Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Rifki Maulana, mengatakan Yamaha CLASSY Modifest menjadi ruang bagi pengguna Yamaha Fazzio Hybrid untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperlihatkan identitas masing-masing.
Menurutnya, desain Yamaha Fazzio Hybrid yang ikonik membuat motor tersebut mudah dimodifikasi sesuai karakter pemiliknya.
“Melalui Yamaha CLASSY Modifest 2026, kami melihat setiap kota menghadirkan karakter modifikasi yang unik, namun tetap merepresentasikan identitas Yamaha Fazzio Hybrid sebagai skutik stylish yang mudah dipersonalisasi,” ujar Rifki.
Dari Pulau Dewata, Gede Yasa Wididana berhasil menjadi salah satu pemenang lewat konsep sporty elegan.
Dominasi warna Metallic Blue dipadukan dengan detail modifikasi sederhana menghasilkan tampilan modern, dinamis, sekaligus tetap mempertahankan kesan premium.
Sementara itu, Adrian Setyadi dari Surabaya menawarkan konsep berbeda bertajuk “Titanium”.
Permainan gradasi warna pelangi berpadu grafis api menghadirkan gaya unfinished look yang minimalis, namun tetap mencuri perhatian.
Di Bandung, Rudi Ismail mengusung tema street lifestyle dengan sentuhan kultur otomotif retro.
Dominasi warna kuning, logo Mooneyes, serta penggunaan beberapa komponen racing menciptakan tampilan yang ekspresif dan dekat dengan budaya otomotif anak muda.
Berbeda lagi dengan Muhammad Elmoza asal Makassar yang mengangkat kekayaan budaya Sulawesi melalui konsep Adventure Utility Scooter.
Motor tampil dengan rak barang berukuran besar, aksesori pelindung, grafis ilustratif, motif checkerboard, hingga sentuhan street art yang memberikan kesan petualang sekaligus modern.
Sementara dari Yogyakarta, Febri Irwantos menghadirkan konsep Clean Retro Look melalui Yamaha Fazzio Hybrid bernama “Fazzitos”.
Dominasi warna putih mutiara dipadukan grafis minimalis dan aksen papan catur menghadirkan nuansa klasik yang elegan tanpa meninggalkan karakter urban masa kini.
Febri menilai Yamaha Fazzio Hybrid memberikan kebebasan bagi penggunanya untuk menuangkan kreativitas sesuai karakter masing-masing.
“Senang sekali hasilnya bisa mendapat apresiasi sebagai Best of The Best di Yamaha CLASSY Modifest 2026. Semoga karya ini bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman yang ingin mulai memodifikasi motornya,” ujarnya.
Melalui Yamaha CLASSY Modifest 2026, Yamaha berharap budaya modifikasi di Indonesia terus berkembang ke arah yang lebih kreatif, personal, dan inspiratif.
Ajang ini sekaligus menjadi wadah bagi para pengguna Yamaha Fazzio Hybrid untuk berbagi ide serta menunjukkan bahwa modifikasi bukan hanya soal tampilan, tetapi juga identitas dan gaya hidup.(*)