Bawa Slogan “Jagoannya Sinyal”, XL Smart Siap Gempur hingga Pelosok Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Konsistensi produk telekomunikasi Smartfren pasca bergabung dengan XL Axiata menjadi XL Smart terus dibuktikan.
Perusahaan hasil merger ini berkomitmen menjangkau seluruh lapisan masyarakat Provinsi Jambi hingga ke pelosok desa dengan memperbanyak pembangunan Base Transceiver Station (BTS).
Langkah ekspansi agresif ini menjadi wujud nyata XL Smart dalam memberikan layanan telekomunikasi “tiada duanya” bagi pelanggan di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Dengan slogan _Smartfren Jagoannya Sinyal di Indonesia_, XL Smart memastikan pengalaman internet yang stabil dan cepat dapat dinikmati semua kalangan.
Regional Group Head Southern Sumatera XLSMART, Desi Sari Dewi, menegaskan komitmen tersebut.
“Bergabungnya Smartfren dan XL menjadi XL Smart bukan hanya soal penyatuan nama. Ini tentang penyatuan kekuatan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jambi,” ujar Desi, Sabtu 11 Juli 2026.
“Komitmen kami jelas terus memperluas dan memperkuat jaringan hingga ke pelosok-pelosok Jambi. Pembangunan BTS akan kami genjot secara masif agar tidak ada lagi blank spot,” kata dia.
“Kami ingin memastikan setiap warga Jambi, dari kota hingga desa terpencil, bisa merasakan langsung kualitas _Smartfren Jagoannya Sinyal di Indonesia_ untuk pendidikan, UMKM, hingga kebutuhan sehari-hari,” tambah Desi.
Desi menambahkan, sinergi jaringan XL dan Smartfren membuat coverage XL Smart di Jambi semakin luas dan kapasitas jaringan meningkat signifikan.
Produk-produk unggulan Smartfren yang dikenal irit dan kuota besar kini didukung oleh infrastruktur jaringan XL yang kokoh.
“Konsistensi kualitas adalah kunci. Pelanggan lama Smartfren tidak perlu khawatir, justru akan mendapat benefit lebih. Sementara pelanggan XL akan merasakan pilihan produk yang makin beragam. Ini wujud layanan telekomunikasi tiada duanya yang kami janjikan,” tutup Desi.
Saat ini, XL Smart fokus melakukan optimalisasi jaringan eksisting dan membangun site baru di beberapa kabupaten seperti Merangin, Tanjung Jabung dan lainnya.
Tujuannya, agar konektivitas digital merata dan mendorong percepatan ekonomi digital di Provinsi Jambi.(*)