Arboretum Rio Alip Merangin Segera Hadir, Sebagai Mini Zoo dan Wisata Edukasi

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin tengah memoles kawasan wisata Arboretum Rio Alip di Dusun Mudo, Bangko, menjadi destinasi unggulan.

Bupati Merangin, M Syukur, meninjau progres perbaikan fasilitas untuk memastikan kesiapan kawasan menyambut pengunjung baru.

Jalan akses utama yang sebelumnya rusak kini sudah mulus dengan lapisan aspal baru, sementara kandang rusa dan kandang buaya telah selesai direnovasi.

Bupati M Syukur menargetkan Arboretum Rio Alip menjadi taman kota dengan konsep kebun binatang mini (mini zoo).

Dengan luas mencapai 75 hektar, kawasan ini diharapkan menjadi pusat wisata keluarga dan edukasi yang terjangkau karena dekat dengan pusat kota.

“Kandang rusa pengerjaannya sudah selesai. InsyaAllah dalam waktu dekat rusanya akan datang. Kita harapkan ini menjadi pusat wisata kota, semacam kebun binatang mini di dalam Arboretum,” ujar Bupati M Syukur.

Selain koleksi binatang, Arboretum Rio Alip juga menyuguhkan hutan kota asri dan air terjun, dengan udara bersih yang cocok untuk kegiatan olahraga maupun rekreasi santai.

Pengisian fauna mendapat dukungan pihak swasta, termasuk hibah sepuluh ekor rusa dari pengusaha Medan, Rahmat Syah, untuk warga Merangin.

Pemkab Merangin akan terus memperbaiki fasilitas pendukung lainnya secara bertahap, termasuk kandang buaya dan area burung.

Fokus utama pemerintah saat ini adalah menjadikan Arboretum Rio Alip sebagai wisata edukasi tentang hutan dan pepohonan bagi generasi muda.(*)




Anjungan Merangin Jadi Pusat Keramaian Eks Arena MTQ Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anjungan Merangin menjadi titik teramai dan teraktif dibandingkan anjungan kabupaten/kota lain di Eks Arena MTQ Provinsi Jambi saat dikunjungi Gubernur Jambi H. Al Haris dan Ketua TP PKK Hj. Hesnidar Haris, Selasa sore (6/1/2026).

Kunjungan gubernur ke seluruh anjungan kabupaten/kota tersebut merupakan rangkaian launching program Jambi Elok Nian, seiring peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi.

Selain gubernur dan Ketua TP PKK, rombongan yang hadir juga termasuk Wakil Gubernur H. Abdullah Sani beserta istri, Sekda Provinsi Jambi H. Sudirman dan istri, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jambi.

Bupati Merangin H. M. Syukur bersama Ketua TP PKK Hj. Lavita Syukur menyambut tamu di Anjungan Merangin dengan melibatkan puluhan emak-emak.

Mereka berjajar di pintu masuk sambil melantunkan lagu “Pangkalan Jambu”, menciptakan suasana meriah dan hangat.

Sekda Merangin Zulhifni dan istri bahkan terlihat ikut bergoyang sambil menyanyikan lagu khas dari Kecamatan Pangkalan Jambu, menambah kesan kebahagiaan dalam penyambutan.

“Menurut pantauan Pak Gubernur, Anjungan Merangin paling ramai dan aktif dengan berbagai kegiatan untuk memeriahkan Jambi Elok Nian HUT ke-69 Provinsi Jambi,” ujar Bupati Merangin, yang dibenarkan Hj. Lavita Syukur.

Keramaian Anjungan Merangin juga dimeriahkan oleh partisipasi para kepala OPD Pemkab Merangin, yang menampilkan beragam program, produk UMKM, serta capaian pembangunan setahun terakhir.

Bupati Merangin menambahkan bahwa Gubernur menilai Anjungan Merangin layak mendapat bantuan untuk dikembangkan lebih menarik.

Terutama dengan penambahan miniatur destinasi wisata alam Merangin di halaman anjungan.

Semua anjungan di Eks Arena MTQ nantinya akan dihibahkan Pemprov Jambi ke masing-masing kabupaten/kota untuk pengelolaan lebih lanjut.(*)




Operasi PETI di Dam Betuk: 15 Dompeng Dimusnahkan, Pemkab Siapkan Revitalisasi

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemkab Merangin bersama Polres Merangin menertibkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Objek Wisata Dam Betuk, Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, pada Rabu (3/12/2025).

Operasi besar ini dilakukan untuk menyelamatkan aset daerah dan mengembalikan fungsi kawasan sebagai destinasi wisata.

Operasi penertiban melibatkan ratusan personel gabungan dari Polres Merangin, Kodim 0420/Sarko, Satbrimob Kompi B Pelopor Polda Jambi, Satpol PP, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Disparpora, Damkar, serta sejumlah OPD terkait.

Kegiatan diawali apel bersama di Halaman Rumah Dinas Bupati Merangin yang dipimpin Wakil Bupati H. Abdul Khafidh.

Hadir Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., Dandim 0420/Sarko, dan pejabat daerah lainnya.

Setibanya di lokasi, rombongan langsung meninjau titik-titik yang selama ini menjadi tempat aktivitas PETI. Tim juga menurunkan perahu karet untuk menjangkau area yang sulit diakses.

Wabup Abdul Khafidh menegaskan bahwa operasi ini penting untuk melindungi aset Pemkab Merangin yang selama ini disalahgunakan.

“Hari ini kita meninjau lokasi Objek Wisata Dam Betuk Merangin yang bertujuan untuk mengamankan aset milik Pemkab Merangin, baik yang bergerak maupun tidak bergerak,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa, Dam Betuk akan direvitalisasi sebagai objek wisata dan dikembangkan menjadi sentral budidaya perikanan sesuai program Bupati Merangin.

“Dam Betuk akan kita kembangkan menjadi sentral budidaya perikanan, sekaligus kita tata ulang sebagai kawasan wisata,” jelasnya.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi menyebutkan bahwa, sekitar 300 personel diturunkan dalam operasi penertiban PETI kali ini.

Tim gabungan berhasil menyita 10–15 unit dompeng rakit dari lokasi operasi.

Seluruh alat tidak dibakar, namun dimusnahkan dengan metode pemotongan agar tidak bisa digunakan kembali.

“Semua dompeng kita potong agar tidak dapat lagi dipergunakan. Ini langkah tegas untuk menghentikan aktivitas PETI,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan bahwa, operasi pemberantasan PETI akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Merangin.

“Kegiatan ini demi kemaslahatan bersama dan kelestarian lingkungan. Kami mohon dukungan masyarakat,” ungkapnya.(*)