Dedikasi untuk Pramuka, Wawako Jambi Diza Hazra Dianugerahi Lencana Darma Bakti

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Dedikasi Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, dalam mendukung pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka mendapat apresiasi dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Diza menerima Lencana Darma Bakti Pramuka dalam rangkaian Jambore Nasional Pramuka ke-XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka, Cibubur, Kamis 13 Agustus 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Waseso.

Diza menerima penghargaan tersebut dalam kapasitasnya sebagai Waka Mabicab Gerakan Pramuka Kota Jambi.

Bagi Diza, penghargaan itu bukan sekadar pengakuan atas kiprahnya secara pribadi.

Ia justru melihat Lencana Darma Bakti sebagai dorongan untuk memperkuat perhatian pemerintah terhadap pembinaan generasi muda melalui kepramukaan.

“Alhamdulillah, pada acara kali ini Kwartir Nasional berkesempatan memberikan penghargaan kepada beberapa kepala daerah. Alhamdulillah, hari ini saya sendiri diberikan Lencana Darma Bakti,” ujar Diza.

Diza: Penghargaan Jadi Pengingat untuk Terus Bergerak

Diza mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengingat agar Pemerintah Kota Jambi tidak berhenti memberikan dukungan terhadap aktivitas kepramukaan.

Menurutnya, pembinaan Pramuka memiliki nilai strategis karena tidak hanya berkaitan dengan kegiatan organisasi, tetapi juga menyentuh pembentukan karakter anak dan remaja.

“Penghargaan ini juga menjadi pengingat dan motivasi bagi kami untuk selalu bisa membimbing adik-adik dan juga teman-teman Pramuka di Kota Jambi,” katanya.

Ia menilai nilai-nilai yang ditanamkan melalui Gerakan Pramuka, seperti disiplin, kemandirian, kepedulian sosial, cinta tanah air, kepemimpinan, dan gotong royong, tetap relevan di tengah perubahan pola kehidupan generasi muda.

Karena itu, Pemkot Jambi ingin kegiatan kepramukaan terus beradaptasi dengan kebutuhan anak muda tanpa kehilangan nilai dasar yang menjadi fondasinya.

Pramuka Tak Cukup Hanya Jadi Ekstrakurikuler

Pemkot Jambi mendorong agar Gerakan Pramuka di sekolah tidak berhenti sebagai kegiatan ekstrakurikuler semata.

Kegiatan kepramukaan diharapkan menjadi salah satu instrumen pembinaan karakter peserta didik yang mampu melatih tanggung jawab, kemandirian, kemampuan bekerja dalam tim, hingga jiwa kepemimpinan.

Dukungan pemerintah ke depan diarahkan pada penguatan pembinaan gugus depan, peningkatan kapasitas pembina dan peserta didik, serta pengembangan kegiatan yang lebih kreatif, edukatif, dan relevan dengan tantangan generasi muda.

Pendekatan tersebut dinilai penting agar Pramuka tetap memiliki daya tarik bagi generasi saat ini sekaligus mampu memberikan manfaat di luar lingkungan sekolah.

Pemkot Jambi Ingin Manfaat Pramuka Dirasakan Masyarakat

Diza juga menekankan pentingnya memperluas dampak kegiatan kepramukaan. Menurutnya, keberadaan Gerakan Pramuka idealnya tidak hanya dirasakan oleh anggota, tetapi juga memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan ini juga menjadi semangat kami untuk sama-sama memberikan program-program yang relevan, sehingga Pramuka bisa dirasakan manfaatnya tidak hanya oleh para anggota Pramuka, tetapi juga oleh seluruh masyarakat Kota Jambi,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkot Jambi akan memperkuat sinergi dengan sekolah, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, orang tua, pembina, dan masyarakat.

Pemerintah juga membuka ruang apresiasi bagi peserta didik yang aktif dalam kegiatan kepramukaan maupun yang berhasil menorehkan prestasi.

Pemberian Lencana Darma Bakti kepada Diza diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen tersebut.

Bukan hanya mempertahankan eksistensi Pramuka di sekolah, tetapi mendorong organisasi kepanduan itu menjadi ruang pembentukan generasi muda Jambi yang berkarakter, mandiri, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

Dengan demikian, penghargaan yang diterima Diza bukan hanya berhenti sebagai seremoni di Jambore Nasional Pramuka XII.

Pemkot Jambi ingin menjadikannya sebagai pemantik untuk memperkuat pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan yang lebih adaptif dan berdampak.(*)




Pemkot Jambi Cetak Wirausaha Digital, Diza: Milenial Jangan Hanya Jadi Konsumen Teknologi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis digital. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Workshop Multimedia Digital Marketing bagi Milenial Kota Jambi yang diikuti sekitar 100 pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 26–27 Juni 2026, di Auditorium Amphiteater CloudNine Coffee & Eatery itu secara resmi dibuka Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Workshop tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkot Jambi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan persaingan pasar digital yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, Diza menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah pola pemasaran dan perilaku konsumen.

Karena itu, pelaku usaha, khususnya generasi muda, dituntut memiliki kemampuan digital marketing agar mampu meningkatkan daya saing produk.

“Ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Jambi. Melalui workshop ini kami ingin melahirkan pelaku usaha kreatif yang tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mampu memasarkan produknya secara efektif melalui berbagai platform digital,” ujar Diza.

Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong lahirnya wirausaha baru berbasis teknologi.

Ia berharap generasi muda Kota Jambi tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi mampu memanfaatkannya sebagai sarana membangun bisnis dan menciptakan lapangan kerja.

Diza juga memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif yang dinilai menjadi motor penggerak perekonomian daerah.

Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan workshop sebagai ruang belajar sekaligus membangun jejaring kolaborasi yang dapat memperluas pasar dan meningkatkan nilai tambah produk lokal.

“Ilmu yang diperoleh hendaknya diterapkan dalam mengembangkan usaha, memperluas pasar, dan memperkuat ekonomi kreatif Kota Jambi,” katanya.

Workshop tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi bekerja sama dengan Gekrafs Kota Jambi.

Sejumlah narasumber dari berbagai bidang turut dihadirkan, di antaranya Kasat Reskrim Polresta Jambi AKP Husni Abdal, Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi Djokas Siburian, serta praktisi ekonomi kreatif Amsal Sitepu dari Gekrafs Kota Karo.

Peserta mendapatkan materi mengenai strategi digital marketing, penguatan branding, optimalisasi media sosial, hingga teknik membuat konten multimedia untuk mendukung pengembangan usaha.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti, mengatakan pelaku ekonomi kreatif saat ini tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk.

Kemampuan membangun identitas merek dan memanfaatkan teknologi digital menjadi faktor penting dalam memenangkan persaingan.

Menurutnya, workshop ini dirancang untuk membekali para pelaku ekonomi kreatif dengan keterampilan digital yang relevan sehingga mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan nilai jual produk, bahkan menembus pasar nasional hingga internasional.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, komunitas ekonomi kreatif, dan praktisi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat sekaligus mendukung visi Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa yang modern.(*)




Orientasi PPPK, Wawako Diza: ASN Didorong Lebih Profesional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, resmi membuka kegiatan orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi tahun 2026.

Kegiatan yang digelar di BKPSDM Kota Jambi pada Selasa (14/4/2026) ini diikuti sebanyak 1.040 peserta yang terdiri dari tenaga guru dan tenaga kesehatan.

Orientasi ini menjadi bagian dari implementasi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara Nomor 20 Tahun 2023, yang menegaskan peran ASN baik PNS maupun PPPK sebagai pilar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Digelar Hingga Juli 2026

Program orientasi dijadwalkan berlangsung hingga 23 Juli 2026 dan dibagi dalam 26 angkatan, dengan masing-masing angkatan berjumlah 40 peserta.

Dalam sambutannya, Diza Hazra Aljosha menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi terus melakukan reformasi birokrasi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Pembenahan terus kami lakukan, mulai dari administrasi, pengelolaan keuangan daerah hingga digitalisasi pelayanan publik,” ujarnya.

PPPK Didorong Tingkatkan Kompetensi

Diza juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi bagi seluruh ASN, termasuk PPPK, melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan.

Menurutnya, meskipun sebagian PPPK telah memiliki pengalaman kerja, proses orientasi tetap penting sebagai bekal pemahaman terhadap tugas, fungsi, serta etika sebagai aparatur negara.

“Orientasi ini penting untuk memperkuat pemahaman tentang nilai-nilai ASN dan meningkatkan profesionalisme dalam bekerja,” tegasnya.

Peluang Karier PPPK Semakin Terbuka

Dalam kesempatan tersebut, Diza turut menyinggung peluang karier bagi PPPK di masa depan.

Ia menyebutkan, gelombang pensiun PNS dalam beberapa tahun ke depan membuka ruang bagi PPPK untuk berkembang dan mengambil peran strategis.

Bahkan, menurutnya, sejumlah PPPK telah mendapatkan kepercayaan menduduki jabatan penting, seperti kepala sekolah.

Target ASN BerAKHLAK

Melalui orientasi ini, peserta diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK, yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Sementara itu, perwakilan BKPSDM Kota Jambi menyebutkan bahwa dari total ribuan PPPK di Kota Jambi, masih ada ribuan lainnya yang akan mengikuti orientasi secara bertahap.

Di akhir program, peserta akan menjalani evaluasi menyeluruh yang mencakup aspek akademik, sikap, serta pemahaman etika dalam pemerintahan.(*)




Wawako Jambi Sidak Puskesmas, Temukan Atap Bocor hingga Saluran Tersumbat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, Diza Hazra Aljosha melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kota Jambi, Kamis (2/4/2026).

Lokasi yang dikunjungi meliputi UPTD Puskesmas Paal Lima dan Puskesmas Paal X. Dalam kegiatan tersebut, Diza turut didampingi oleh Elvi Roza bersama jajaran kepala puskesmas.

Peninjauan ini difokuskan pada pengecekan langsung terhadap kualitas pelayanan serta kondisi sarana dan prasarana penunjang kesehatan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan lapangan guna memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang optimal.

Menurut Diza, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Maulana untuk memastikan seluruh fasilitas kesehatan di Kota Jambi berfungsi dengan baik, terutama dari sisi infrastruktur.

Dalam dialog dengan tenaga kesehatan, Diza juga menggali berbagai kendala yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dari hasil tinjauan, ditemukan beberapa persoalan yang perlu segera ditangani, di antaranya kondisi ruangan yang mengalami kebocoran serta instalasi air yang tidak berfungsi optimal akibat penyumbatan.

Temuan tersebut, kata Diza, akan segera dibahas dalam rapat bersama pihak terkait agar penanganannya bisa dilakukan secepat mungkin, terutama untuk hal-hal yang bersifat mendesak.

Ia menegaskan, kegiatan monitoring seperti ini tidak akan berhenti di dua lokasi tersebut. Ke depan, seluruh puskesmas di Kota Jambi akan menjadi sasaran evaluasi secara bertahap.

Melalui langkah ini, Pemkot Jambi ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan benar-benar memenuhi standar dan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan publik yang berkualitas, sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan di Kota Jambi.(*)




Wawako Jambi Diza Hazra Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Mbah Mulyadi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang membutuhkan.

Melalui kolaborasi bersama BAZNAS Kota Jambi, Pemkot menyerahkan bantuan kursi roda lengkap kepada Mbah Mulyadi (77), warga Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk hadir dan memberi solusi nyata bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik dan ekonomi.

Mbah Mulyadi diketahui harus menjalani amputasi kaki kiri akibat infeksi tetanus yang bermula dari luka tertusuk paku beberapa bulan lalu.

Sehari-hari, ia bekerja sebagai petani dan buruh harian, sehingga kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi aktivitas dan kehidupan keluarganya.

Kehadiran Wakil Wali Kota Jambi bersama jajaran BAZNAS dan pemerintah setempat membawa suasana hangat dan penuh empati.

Bantuan kursi roda ini diharapkan dapat membantu mobilitas Mbah Mulyadi sekaligus meringankan beban keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Yang kami dorong adalah kolaborasi. Dengan jumlah penduduk Kota Jambi yang besar, pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat dan lembaga seperti BAZNAS sangat dibutuhkan agar bantuan sosial dapat tepat sasaran,” ujar Diza.

Ia juga menyampaikan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar alat bantu, tetapi bagian dari upaya menjaga kualitas hidup warga yang sedang diuji kesehatannya.

Pemerintah Kota Jambi, kata dia, juga akan menindaklanjuti dengan pemantauan kesehatan melalui tenaga medis.

“Yang terpenting saat ini adalah bagaimana beliau tetap nyaman, sehat, dan bisa beraktivitas dengan lebih baik. Insyaallah, bantuan ini bisa memberi manfaat nyata,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Jambi, Sanandar, menjelaskan bahwa bantuan kursi roda tersebut berasal dari Program Jambi Sehat, salah satu program unggulan BAZNAS yang fokus pada peningkatan akses layanan kesehatan bagi mustahik.

“Setelah pengajuan masuk, tim BAZNAS langsung melakukan survei lapangan. Berdasarkan hasil verifikasi, Mbah Mulyadi dinyatakan layak menerima bantuan ini,” jelasnya.

Sanandar juga mengajak masyarakat Kota Jambi untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak warga yang terbantu, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Dengan sinergi antara Pemkot Jambi dan BAZNAS, bantuan sosial diharapkan terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Program ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kota Jambi yang lebih peduli dan berkeadilan sosial.(*)




Pesan Wawako Diza untuk CJH Kota Jambi Jelang Haji 2026, Jaga Kesehatan dan Patuhi Regulasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, memberikan sejumlah pesan penting kepada Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kota Jambi yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan manasik haji di Asrama Haji Jambi, Kamis (5/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Diza menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik serta memahami seluruh aturan yang berlaku selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Menurutnya, kesiapan kesehatan dan pemahaman regulasi menjadi kunci kelancaran ibadah.

“Saya mengingatkan agar seluruh calon jamaah menjaga kesehatan dan benar-benar mematuhi ketentuan yang berlaku di Arab Saudi. Jangan sampai ibadah yang sudah dinantikan lama terganggu karena kurang persiapan,” ujarnya.

Ia juga meminta para jamaah memanfaatkan bimbingan manasik secara maksimal, agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik dan sesuai tuntunan.

Pemahaman yang matang, kata Diza, akan membantu jamaah fokus beribadah dan menghindari kendala administratif maupun teknis di lapangan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Jambi, Muhammad Kholis, menyebutkan kuota haji Kota Jambi tahun 2026 mencapai 830 orang.

Jumlah tersebut tercatat sebagai yang terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan haji di Kota Jambi.

“Selama saya menjabat, tahun ini menjadi kuota tertinggi jamaah haji Kota Jambi,” kata Kholis.

Ia menjelaskan, calon jamaah berasal dari 11 kecamatan, dengan Kecamatan Kota Baru sebagai penyumbang terbanyak sebanyak 213 orang, disusul Jambi Selatan 151 orang dan Telanaipura 131 orang.

Kecamatan lainnya meliputi Alam Barajo, Jelutung, Jambi Timur, Paal Merah, Danau Sipin, Danau Teluk, Pasar Jambi, dan Pelayangan.

Dengan total tersebut, Kota Jambi menjadi salah satu daerah penyumbang jamaah haji terbanyak di Provinsi Jambi.

Secara keseluruhan, kuota haji Provinsi Jambi pada musim haji 2026 mencapai 3.276 jamaah, belum termasuk petugas haji.

Dari sisi pemberangkatan, jamaah haji Kota Jambi akan diberangkatkan melalui tiga kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 13 yang diisi penuh, serta Kloter 20 dan Kloter 22 untuk jamaah sisanya.

Komposisi jamaah menunjukkan jumlah perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki.

Jamaah perempuan tercatat sebanyak 384 orang, sedangkan jamaah laki-laki berjumlah 346 orang.

Rentang usia jamaah pun cukup beragam, mulai dari usia termuda 18 tahun hingga jamaah tertua berusia 101 tahun.

Kholis menambahkan, hingga kini tidak ada jamaah yang mengundurkan diri. Proses administrasi paspor telah rampung dan saat ini tinggal menunggu tahapan penerbitan visa.(*)




Pemutakhiran PBB P2 2026 Dimulai, Wawako Jambi Soroti Peran Camat dan Lurah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, secara resmi membuka kegiatan Pemutakhiran Data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) P2 Kota Jambi Tahun 2026, yang digelar di Aula BPPRD Kota Jambi, Selasa (23/12/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh para Camat, Lurah, serta jajaran Badan Pengelola Pendapatan dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, sebagai langkah awal menyiapkan basis data pajak yang akurat untuk tahun mendatang.

Dalam arahannya, Wawako Diza menekankan pentingnya pemutakhiran data PBB agar pemerintah memiliki data yang valid dan terkini, terutama di tingkat kelurahan dan kecamatan.

“Data yang valid sangat membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kota Jambi sangat bergantung pada sektor perdagangan dan jasa sebagai sumber PAD,” tegas Diza.

Ia menyebutkan, peningkatan PAD akan berdampak langsung pada kelancaran program pemerintah serta percepatan pembangunan daerah.

“Oleh karena itu, komunikasi yang baik dengan masyarakat sangat diperlukan, baik saat pendataan maupun dalam memberikan pemahaman tentang pentingnya PBB bagi pembangunan Kota Jambi,” ujarnya.

Sebagai ibu kota provinsi sekaligus role model bagi daerah lain, Diza menegaskan bahwa Kota Jambi harus konsisten menjalankan setiap program pemerintah secara maksimal.

“Kita semua adalah bagian dari perangkat daerah yang bertugas memastikan program berjalan. Hari ini kita memaksimalkan sumber daya yang ada agar program Pemda benar-benar optimal,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Diza juga menyoroti kontribusi retribusi daerah, meskipun secara persentase terlihat kecil.

“Meski hanya sekitar 0,1 persen, retribusi tetap memiliki keterkaitan besar terhadap pendapatan daerah,” katanya.

Selain itu, ia menyoroti masih adanya beberapa kecamatan yang belum mencapai target retribusi 100 persen

Diza menegaskan bahwa kerja sama antara Camat, Lurah, hingga Ketua RT menjadi kunci utama keberhasilan penarikan PBB.

“Sinergi semua pihak sangat menentukan. Saya berharap persoalan PBB bisa segera ditindaklanjuti agar menjadi pedoman penertiban PBB Tahun 2026,” pungkas Wawako Diza.(*)




Kolam Retensi Paal Lima Ditargetkan Atasi Banjir, Wawako Diza: Dampak Signifikan Mulai 2027

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, meninjau progres pembangunan kolam retensi di kawasan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Senin (17/11).

Pembangunan yang menjadi salah satu proyek strategis daerah ini ditargetkan menjadi solusi besar dalam pengendalian banjir di Kota Jambi beberapa tahun ke depan.

Diza menegaskan bahwa pembangunan kolam retensi merupakan upaya penting pemerintah untuk mengurangi potensi banjir, khususnya pada kawasan yang kerap terdampak saat musim hujan.

Proyek tersebut juga melibatkan pembebasan lahan, terdiri dari 51 bidang milik warga dan 85 bidang milik Pemerintah Provinsi.

“Pembangunan ini berjalan lancar dan mendapat respons positif dari warga. Kolam retensi ini berdasarkan kajian dapat mengurangi risiko banjir hingga hampir 60 persen,” ujarnya.

Menurut Diza, proyek ini ditargetkan rampung pada tahun depan, dan dampak pengurangan banjir diperkirakan mulai terasa signifikan pada tahun 2027, seiring berfungsinya kolam retensi secara maksimal.

Selain sebagai pengendali banjir, kolam retensi Paal Lima juga akan difungsikan sebagai ruang publik dan pusat kegiatan ekonomi kreatif, termasuk festival UMKM dan kegiatan masyarakat lainnya.

Lebih lanjut, Diza mengimbau warga tetap waspada menghadapi musim hujan.

Meski beberapa titik masih mengalami genangan, intensitasnya disebut jauh lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.

“Pak Wali telah menginstruksikan normalisasi sungai sepanjang 43 kilometer,” kata dia.

“Hasilnya mulai terlihat, dan akan semakin efektif dengan keberadaan kolam retensi ini. Kami mengajak warga menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.(*)




Wawako Jambi Diza Hazra Pimpin Razia Pajak Kendaraan, Fokus Tingkatkan PAD

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menggelar apel razia penertiban pajak kendaraan bermotor pada Senin (21/4) yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi Pemkot Jambi bersama BPKAD, UPTD Samsat Provinsi Jambi, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bentuk keseriusan dalam meningkatkan kesadaran wajib pajak masyarakat.

Terutama dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Dalam arahannya, Wawako Jambi menegaskan bahwa jumlah kendaraan bermotor di Kota Jambi saat ini mencapai lebih dari satu juta unit, terdiri dari 217 ribu unit mobil dan 783 ribu unit sepeda motor.

Jumlah ini berbanding lurus dengan besarnya potensi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan.

“Razia ini merupakan langkah konkret mendorong peningkatan PAD. Pajak yang dibayarkan masyarakat akan mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Jambi,” ujar Diza Hazra.

Wawako juga menekankan bahwa pesatnya pertumbuhan penduduk dan mobilitas kendaraan di Kota Jambi membawa tantangan tersendiri dalam penyediaan infrastruktur dan layanan publik.

Untuk itu, pemerintah terus berupaya menggali potensi PAD sebagai sumber pembiayaan daerah yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk dukungan regulatif, Diza Hazra menyebutkan pentingnya implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah serta PP Nomor 35 Tahun 2023 terkait kebijakan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.(*)




Pastikan Warga Terlayani, Wawako Diza Salurkan Bantuan Tanggap Darurat 

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Banjir yang melanda Kota Jambi akibat meningkatnya volume air Sungai Batanghari telah menyebabkan hampir 1.000 rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai 60 cm hingga 1 meter.

Kondisi ini membuat Pemerintah Kota Jambi menetapkan status Siaga I untuk menghadapi potensi dampak yang lebih luas.

Menanggapi kondisi ini, Wali Kota Jambi, dokter Maulana, langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan langkah tanggap darurat guna membantu masyarakat terdampak.

Dalam pernyataannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi.

“Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk bergerak cepat dalam penanganan banjir ini. Selain memberikan bantuan logistik, tim juga dikerahkan untuk membantu evakuasi dan memastikan keselamatan warga. Kami akan terus berkoordinasi dengan Forkopimda, TNI, Polri, dan jajaran kami ditingkat Kecamatan, Kelurahan serta relawan untuk mengatasi dampak bencana ini,” ujar Wali Kota Maulana.

Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Sosial, Damkartan dan Camat beserta jajarannya telah bergerak cepat dalam mendistribusikan bantuan serta melakukan evakuasi bagi warga yang membutuhkan.

Sabtu (14/3/2025), Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha bersama Kepala Dinas Sosial dan Camat Danau Sipin turun langsung ke lokasi terdampak untuk menyalurkan bantuan darurat berupa paket sembako kepada warga terdampak.

Sebanyak 50 kepala keluarga telah menerima bantuan tahap awal, yang akan terus didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Saat ini, tim kita terus memantau perkembangan kenaikan debit Sungai Batanghari, untuk mempersiapkan langkah-langkah mitigasi penanganannya. Sembari itu, kami juga harus memastikan warga terdampak tetap terlayani, oleh karenanya kami turun kesini untuk melihat kondisi warga kita sekaligus kami menyerahkan bantuan logistik tanggap darurat,” terang Wawako Diza.

Wawako Diza juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan pemerintah terkait dengan penyelamatan warga terdampak.

Kata Diza tim evakuasi dari Damkartan dibantu aparat TNI/Polri siap untuk melakukan evakuasi warga apabila dibutuhkan.

“Selain menyalurkan logistik, keselamatan warga yang rumahnya terendam air juga menjadi fokus utama kita, khususnya lansia, ibu hamil dan anak-anak. Oleh karenanya tim Damkartan bersama instansi terkait lainnya seperti TNI dan Polri selalu siaga untuk melakukan evakuasi warga, sepanjang diperlukan untuk evakuasi, kita akan lakukan untuk di evakuasi ketempat yang lebih aman,” sambungnya.

Turut hadir mendampingi Wakil Wali Kota Diza dalam penyaluran bantuan logistik tanggap darurat itu, Kadis Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati, Camat Danau Sipin Efrin, beserta lurah dan jajarannya.

Berdasarkan keterangan yang diterima media ini dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi, dikatakan Pemkot Jambi dalam waktu dekat ini akan menggelar pertemuan bersama Forkopimda dan instansi terkait lainnya untuk mempersiapkan mitigasi terpadu penanganan bencana hidrometeorologi di Kota Jambi.(*)