Besok Pejabat Eselon II, III dan IV Pemkot Jambi Dilantik! Siapa Saja Mereka, Ini Penjelasan Walikota dan Sekda Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Besok, Pemerintah Kota Jambi akan melaksanakan pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV pada Rabu (2/10/2025).

Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, mengonfirmasi bahwa saat ini seluruh persiapan teknis menjelang pelantikan tengah dilakukan, termasuk proses pengiriman undangan resmi.

“Hari ini kami sedang memfinalisasi seluruh persiapan pelantikan. Undangan sedang disebarkan. Pejabat eselon II, III, dan IV akan dilantik,” ujar Maulana singkat, saat dikonfirmasi, Rabu (1/10).

Meski membenarkan adanya pelantikan, Maulana belum bersedia mengungkap siapa saja pejabat yang akan dimutasi atau dipromosikan.

Baca juga:  Wali Kota Maulana: Job Fit Jadi Tahapan Awal Restrukturisasi OPD Jambi

Baca juga:  Dimulai Pembuatan Makalah! Proses Job Fit di Lingkungan Pemkot Jambi Bergulir, Berikut Nama-Namanya

Ia hanya menegaskan bahwa, pelantikan dilakukan dalam rangka penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan.

Sementara itu, Sekda Kota Jambi, A Ridwan, juga membenarkan pelaksanaan pelantikan dalam waktu dekat.

Namun, seperti halnya Wali Kota, ia belum membeberkan nama-nama pejabat yang akan bergeser posisi.

“Yang jelas penempatan nanti akan disesuaikan dengan kompetensi dan kinerja masing-masing pejabat. Kami ingin posisi dijabat oleh orang-orang yang tepat,” ujarnya.

Baca juga:  Warning OPD dan Jajarannya, Bupati Sarolangun: Saya Tidak Ragu Nonjob kan Kalian!

Baca juga:  Wujud Kota Bahagia: Wawako Diza Buka Job Fair, Jawab Harapan Ribuan Pencari Kerja

Pelantikan ini merupakan bagian dari evaluasi dan pembenahan struktur organisasi di lingkungan Pemkot Jambi, guna meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.(*)




Kemacetan SPBU Meluas! Pemilik Kendaraan dan SPBU Siap-Siap, Wali Kota Jambi Segera Siapkan Aturan Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU dalam Kota Jambi akhir-akhir ini menimbulkan kemacetan dan keluhan dari masyarakat.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menyatakan bahwa pemerintah kota segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi situasi tersebut.

Menurut Maulana, antrean terjadi bukan karena perubahan kuota BBM bersubsidi, tetapi akibat meningkatnya permintaan solar di sektor transportasi dan usaha lainnya.

“Kuota solar tidak berubah, tapi permintaan meningkat. Akibatnya, antrean kendaraan – khususnya truk dan kendaraan besar – terjadi di banyak SPBU hingga menimbulkan kemacetan,” jelas Maulana, Rabu (1/10).

Ia menambahkan, antrean yang mengular telah mengganggu aktivitas warga dan menurunkan kenyamanan berkendara di kawasan perkotaan.

“Kami sudah menerima banyak laporan masyarakat. Macet di berbagai titik, bahkan sampai mengganggu aktivitas ekonomi. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Sebagai solusi jangka pendek, Pemkot Jambi akan segera mengeluarkan regulasi pembatasan kendaraan besar di dalam kota, terutama yang tidak memiliki barcode resmi dari sistem distribusi Pertamina.

“Kendaraan besar yang tidak memiliki barcode tidak boleh lagi masuk wilayah kota. Solar di SPBU dalam kota diprioritaskan untuk kendaraan kecil yang memang sudah terdata,” kata Maulana.

Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran tanpa menimbulkan gangguan lalu lintas di pusat kota.

Pemkot juga akan terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk pengawasan dan penyesuaian distribusi solar di wilayah Jambi.(*)




Tanggap Darurat Wali Kota Jambi, Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Solok Sipin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dr. H. Maulana, MKM, langsung turun ke lokasi kebakaran hebat yang terjadi di kawasan padat penduduk Kelurahan Solok Sipin, Sabtu pagi. Insiden tersebut dilaporkan sekitar pukul 09.30 WIB dan menghanguskan beberapa rumah warga.

Dalam tinjauannya, Maulana memuji respons cepat tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, yang tiba di lokasi hanya delapan menit setelah laporan diterima.

Meski akses jalan sempit, petugas mampu menjangkau titik api dengan menggunakan pipa sepanjang 60 meter.

“Respons cepat dari Damkar sangat membantu. Armada dan petugas sigap meski menghadapi tantangan akses jalan kecil,” kata Maulana di lokasi kejadian.

Dinas Damkar mengerahkan sembilan unit armada dan menggunakan sekitar 45 ribu liter air untuk memadamkan api. Upaya ini dinilai krusial, mengingat padatnya bangunan di sekitar lokasi yang berpotensi mempercepat penyebaran api.

“Dengan penanganan cepat, api berhasil dilokalisir dan hanya membakar empat unit bangunan—satu rumah tunggal dan tiga bedeng yang saling terhubung,” jelasnya.

Wali Kota juga menyempatkan diri bertemu dan memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak.

Dilaporkan, satu orang mengalami luka bakar serius dan saat ini menjalani perawatan intensif di RS Baiturahim.

Penyebab kebakaran sementara diduga berasal dari kebocoran regulator gas LPG, yang menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran di rumah tangga.

“Kejadian ini harus menjadi pelajaran. Kebocoran gas bisa sangat berbahaya. Jika mencium aroma gas, segera matikan sumber api dan periksa regulator,” tegas Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap korsleting listrik, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang tidak menentu.

Untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, Dinas Damkar Jambi akan mengintensifkan program penyuluhan di tingkat RT. Tujuannya, agar warga memahami langkah pencegahan dan penanganan awal saat kebakaran terjadi.

“Kami berharap keluarga yang terdampak diberi kekuatan dan kesabaran. Pemerintah hadir dengan bantuan darurat sebagai bentuk kepedulian,” tutupnya.(*)




Walikota Jambi Apresiasi Inovasi Mahasiswa di LIS Expo Politeknik, Ini Karya-Karyanya!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, secara resmi membuka kegiatan Liga Ilmu Serantau (LIS) Expo 2025 bertema “Innovation and Technology Expo 2025”, yang berlangsung di Politeknik Jambi, Kecamatan Alam Barajo, Selasa (23/9/2025).

Kegiatan ini menampilkan berbagai agenda menarik seperti Zona Rasa POLJAM, POLJAM Autofest 2025, Edu Fair, Seminar dan Workshop, Beauty Class, Service Motor, Innovation Booth, serta Kreasi & Inovasi Corner.

Pembukaan secara simbolis dilakukan dengan pemotongan pita oleh Wali Kota Maulana, disaksikan para tamu undangan dan peserta expo.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyoroti pentingnya penguasaan teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai penopang utama pembangunan Kota Jambi.

“Kota Jambi tidak memiliki kekayaan alam berlimpah. Maka kekuatan kita adalah pada SDM. Politeknik Jambi punya peran strategis dalam menghasilkan tenaga kerja kompeten,” ujar Maulana.

Ia juga mengapresiasi karya mahasiswa, seperti lampu tenaga surya (solar cell) yang telah digunakan di wilayah tanpa listrik.

“Inovasi ini menjadi bukti nyata kolaborasi kampus dan pemerintah. Kota Jambi akan menjadi laboratorium inovasi teknologi yang langsung berdampak ke masyarakat,” tambahnya.

Maulana menekankan bahwa, Pemkot tengah membangun konsep “kota tangguh”, yaitu kota yang mampu beradaptasi terhadap tantangan zaman, termasuk bencana.

Ia turut menyampaikan beberapa program unggulan Pemkot Jambi, seperti Balai Latihan Kerja Tematik dan Ruang Milenial, sebagai bentuk dukungan terhadap peran generasi muda dalam pembangunan.

“Sebanyak 52 persen penduduk Kota Jambi adalah generasi milenial. Mereka harus diberi ruang untuk berkarya dan berinovasi,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Jambi, Ir Hj Hilda Porawati, MT, menyebut LIS Expo menjadi wadah untuk menunjukkan potensi dosen, mahasiswa, dan sivitas akademika.

“Kami berharap LIS Expo jadi ajang kolaborasi antara kampus, pemerintah, industri, dan masyarakat. Dari sini, lahir gagasan baru yang berguna untuk pembangunan,” ujarnya.

Politeknik Jambi dikenal sebagai perguruan tinggi vokasi yang berfokus pada pendidikan terapan dan teknologi berbasis industri. Beragam program studi ditawarkan dengan pendekatan praktik langsung di dunia kerja.(*)




Didampingi Walikota Jambi, Wamen PAN-RB Tinjau dan Apresiasi Program Cek Kesehatan Gratis di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berjalan di Puskesmas Simpang Kawat mendapat pujian dari Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PAN-RB), Purwandi Arianto.

Saat kunjungannya pada Rabu (17/9), Wamen memastikan layanan CKG di puskesmas tersebut berjalan efektif dan lancar.

Didampingi oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Purwandi melakukan pengecekan fasilitas dan ruang pelayanan kesehatan secara menyeluruh.

Ia menilai fasilitas yang tersedia sudah memadai, namun perlu terus ditingkatkan agar pelayanan semakin optimal.

“Program Cek Kesehatan Gratis ini sangat penting sebagai bagian dari prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, selain program makan bergizi, sekolah rakyat, koperasi merah putih, dan perumahan,” ujar Purwandi.

Wamen PAN-RB juga mengapresiasi tenaga kesehatan di Puskesmas Simpang Kawat yang dinilai ramah, sigap, dan profesional dalam melayani masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan dan pengobatan sudah maksimal.

“Saya sangat mengapresiasi keramahan dan kecepatan pelayanan yang diberikan kepada warga,” tambah Purwandi.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana, menyambut baik apresiasi dari Wamen PAN-RB dan berkomitmen untuk menindaklanjuti catatan dan masukan selama kunjungan.

Ia menegaskan akan memperkuat tenaga kesehatan serta meningkatkan fasilitas di seluruh puskesmas di Kota Jambi.

“Kami akan memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dan memperbaiki fasilitas agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin baik,” kata Maulana.(*)




Wali Kota Maulana Fasilitasi Mediasi Warga dan PT SAS, Warga Tuntut Penutupan Permanen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr Maulana, berperan aktif dalam memfasilitasi mediasi antara warga yang terdampak proyek batu bara PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) dengan pihak perusahaan dan pemerintah daerah.

Pertemuan digelar di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Selasa (16/9/2025), dan berlangsung dalam suasana tegang.

Warga dari Kelurahan Aur Kenali, Penyengat Rendah (Kota Jambi), serta Desa Mendalo Darat (Muaro Jambi), menyuarakan protes atas aktivitas pembangunan underpass dan stockpile batu bara yang dinilai merusak lingkungan dan mengganggu kenyamanan tempat tinggal.

Dalam audiensi tersebut, Maulana tampil sebagai moderator dan berupaya menenangkan situasi ketika warga mulai bersitegang, terutama saat perwakilan PT SAS menyampaikan tanggapan.

Bahkan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, bahkan turun langsung menyambangi perwakilan warga untuk meredakan ketegangan.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa, Pemkot Jambi memfasilitasi proses mediasi secara terbuka dan transparan, agar konflik antara masyarakat dan perusahaan tidak berlarut-larut.

Ia juga menjelaskan bahwa, secara regulasi, keberadaan proyek PT SAS berada dalam posisi yang kompleks karena berkaitan dengan kebijakan pusat dan daerah.

“Perda RTRW Kota Jambi 2024–2044 sudah disahkan dan disetujui oleh Kementerian ATR/BPN. PT SAS juga memiliki izin dari kementerian terkait. Maka, diperlukan harmonisasi antara regulasi pusat dan daerah untuk menentukan kelanjutan proyek,” jelas Maulana.

Ia juga menyampaikan bahwa, aktivitas PT SAS untuk sementara dihentikan, sembari menunggu hasil kajian ilmiah dari tim independen yang akan melibatkan unsur masyarakat dan perusahaan.

“Kami membuka ruang dialog lanjutan. Bisa dilakukan di tingkat kota atau provinsi, yang penting ada kesepakatan bersama. Prinsipnya, pemerintah akan selalu berpihak pada keselamatan dan kepentingan warga,” tegas Maulana.

Meski pemerintah menyampaikan komitmen melindungi masyarakat, sebagian warga menyatakan ketidakpuasan atas keputusan penghentian sementara.

Mereka mendesak penghentian permanen proyek PT SAS yang dinilai mengancam keselamatan lingkungan dan kesehatan.

“Kami tidak butuh mediasi berlarut-larut. Kami butuh keputusan tegas yang melindungi warga,” tegas Ahmad, warga Aur Kenali.

Hal senada disampaikan Rahmat Supriadi, Ketua Barisan Perjuangan Rakyat Menolak Stockpile Aur Kenali.

Ia menilai pernyataan Gubernur Jambi Al Haris yang hadir dalam pertemuan tersebut belum menjawab tuntutan utama warga.

Menurutnya, proyek stockpile PT SAS sudah menimbulkan kerusakan lingkungan, getaran bangunan, dan polusi udara, serta berada terlalu dekat dengan pemukiman warga.

Warga mendesak agar pemerintah, baik di tingkat kota, kabupaten, maupun provinsi, tidak hanya menjadi penengah, tetapi menunjukkan keberpihakan nyata terhadap keselamatan dan hak hidup masyarakat.

“Kalau pemerintah memang berpihak kepada rakyat, tunjukkan sikap tegas. Jangan biarkan kepentingan perusahaan mengalahkan keselamatan warga,” kata Raul, tokoh muda Aur Kenali.

Warga menyatakan akan terus mengawal proses kajian ilmiah, dan siap melakukan aksi lanjutan jika tuntutan penghentian permanen tidak dipenuhi.(*)




Menuju Kota Jambi Bahagia, Pemkot Terus Perluas Program “Kota Jambi Terang”

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mempercepat program “Kota Jambi Terang” sebagai bagian dari visi besar Wali Kota Jambi, dr. Maulana, untuk mewujudkan Kota Jambi Bahagia.

Program ini fokus pada pemasangan lampu jalan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan aktivitas masyarakat di malam hari.

Menurut Kabid Lampu Penerangan Umum (LPU) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Jambi, Wildan, program penerangan jalan ini menjadi prioritas utama pemerintah kota.

Sampai saat ini, sudah lebih dari 1.200 titik lampu jalan berhasil dipasang di berbagai wilayah kota.

Wildan menjelaskan, dalam lima tahun ke depan, Pemkot Jambi menargetkan pemasangan sekitar 50.000 unit lampu di seluruh kota.

Dengan jumlah sekitar 1.652 RT, setiap RT diperkirakan akan mendapat 25 hingga 30 titik lampu.

“Program ini bukan hanya bantuan, tetapi komitmen penuh dari Wali Kota agar malam hari di Kota Jambi bisa terang seperti siang hari. Lampu jalan sangat membantu aktivitas masyarakat dan mengurangi risiko kriminalitas,” kata Wildan.

Meski sudah memasang ribuan lampu, masih terdapat sekitar 250 titik lampu yang belum terpasang. Namun, pihak Perkim menargetkan penyelesaiannya dalam waktu dekat.

Selain pemasangan baru, perbaikan dan penggantian lampu yang mati juga rutin dilakukan dengan menggunakan lampu LED dan lampu kuning sesuai kebutuhan wilayah.

Untuk warga yang ingin mengajukan pemasangan lampu jalan, Wildan mengimbau agar mengirimkan surat resmi kepada Dinas Perkim disertai data titik lokasi secara lengkap. Hal ini memudahkan petugas melakukan survei dan tindakan cepat.

Dengan program “Jambi Terang”, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan produktif bagi seluruh masyarakat, serta mendukung visi Kota Jambi Bahagia.(*)




Cek Kondisi IPAL Komunal, Wali Kota Jambi Tekankan Pentingnya Sanitasi Terintegrasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, melakukan peninjauan langsung ke lokasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Sabtu 13 September 2025.

Dalam kunjungannya, Dr Maulana melihat secara langsung sistem pengolahan limbah domestik yang berasal dari rumah tangga maupun kawasan pasar.

Limbah tersebut dialirkan menggunakan sistem gravitasi dan jalur pengangkutan sebelum diproses di IPAL komunal.

Menurut Wali Kota, keberadaan IPAL ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi dalam menjaga kualitas lingkungan, terutama air tanah, dari pencemaran limbah rumah tangga.

“Kami telah menggunakan teknologi pengolahan limbah yang modern. Semua limbah domestik dari rumah warga dikumpulkan dan diolah di sini agar aman bagi lingkungan,” jelas Maulana.

Ia juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam keberhasilan program ini.

Pemerintah Kota Jambi akan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk seperti Kecamatan Jambi Timur dan daerah Pasar.

“Kami akan memperkuat sosialisasi kepada masyarakat agar segera menyambungkan saluran limbah rumah tangga ke jaringan pipa IPAL komunal. Ini penting demi kebersihan dan kesehatan lingkungan kita bersama,” tegasnya.

Lebih jauh, Wali Kota Maulana menambahkan bahwa IPAL komunal tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mendukung program pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kesehatan masyarakat Kota Jambi secara keseluruhan.(*)




Wali Kota Jambi Apresiasi Lomba Jurnalistik PWI, Dorong Media Dukung Pembangunan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menegaskan pentingnya peran jurnalis dalam menyampaikan informasi yang membangun dan mendukung program pemerintah daerah.

Hal ini disampaikan saat menghadiri acara penyerahan hadiah Lomba Karya Tulis Jurnalistik dan Lomba Foto dalam Berita yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi, Senin (8/9/2025) di Aula Bappeda Kota Jambi.

“Tanpa peran jurnalis, apa yang kami lakukan tidak akan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Maulana.

Wali Kota juga mengapresiasi PWI Kota Jambi atas terselenggaranya lomba ini.

Menurutnya, kegiatan seperti ini bisa menjadi wadah peningkatan kualitas dan keterampilan jurnalis di Kota Jambi.

“Lomba ini mengasah mutu dan keahlian para jurnalis. Informasi yang disampaikan pun jadi lebih tajam dan bermanfaat,” tambahnya.

Ketua PWI Provinsi Jambi, H. R. Ridwan Agus Depati, turut menyampaikan apresiasinya.

Ia berharap melalui lomba ini akan lahir jurnalis yang lebih berdedikasi, beretika, dan faktual dalam menyampaikan informasi.

“Kolaborasi dan kekompakan sangat penting. Jangan sampai tulisan justru menimbulkan kontroversi,” tegasnya.

Kategori Lomba Karya Tulis Jurnalistik:

  • Juara 1: Iqbal Ferdiyal (Pemimpin Redaksi MetroJambi.com)

  • Juara 2: Zainuddin (Media Chanel24)

  • Juara 3: Rio Andrefami (Jambi Ekspres)

Kategori Lomba Foto dalam Berita:

  • Juara 1: Wigian Fajri (Bidik Indonesia News)

  • Juara 2: M. Musyawir Febri (Media Seputar Berita)

  • Juara 3: Rizal Zebua (Jambi Independent)

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, mengatakan bahwa lomba ini merupakan bagian dari program kerja PWI Kota Jambi periode 2023–2026.

Ia menyebut kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan dengan piala bergilir PWI Kota Jambi.

“Ini kegiatan perdana yang akan terus kita gelar setiap tahun. Harapannya, semangat dan profesionalisme jurnalis terus terjaga,” ujarnya.(*)




Maulana: Kurang Armada dan Warga Tak Tertib Jadi Penyebab Sampah Menumpuk

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Jambi masih menjadi perhatian serius.

Hingga kini, tumpukan sampah masih ditemukan di sejumlah titik, terutama di pinggir jalan, akibat keterbatasan armada pengangkut dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Pemerintah Kota Jambi berencana menambah jumlah armada pengangkut guna mengoptimalkan sistem pengelolaan sampah dan mencegah penumpukan yang merusak estetika kota.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang menjajaki peluang mendapatkan dukungan dana dari pemerintah pusat untuk pengadaan dump truck tambahan.

“Kami akui masih ada keterbatasan armada. Karena itu, kami sedang mencari sumber pembiayaan agar bisa menambah kendaraan pengangkut,” ujar Maulana.

Namun, menurut Maulana, permasalahan sampah tidak hanya soal armada.

Salah satu kendala lain adalah rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap jadwal pembuangan sampah yang sudah ditetapkan.

Saat ini, warga diminta untuk membuang sampah pada pukul 18.00 hingga 06.00 WIB.

Sayangnya, masih banyak yang membuang sampah di luar jam tersebut, sehingga menyebabkan sampah menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap.

“Kalau masyarakat taat waktu buang sampah, petugas kita bisa lebih maksimal bekerja. Penumpukan di TPS bisa dicegah,” tambah Maulana.

Pemerintah berharap permasalahan sampah ini bisa segera dituntaskan agar Kota Jambi menjadi kota yang bersih, nyaman, dan sehat bagi seluruh warganya.(*)