HUT ke-60 Kabupaten Bungo, Wali Kota Jambi Doakan Kemajuan Daerah

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana MKM menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Kabupaten Bungo yang digelar dengan khidmat, Sabtu (19/10).

Turut mendampingi, Ketua TP PKK Kota Jambi, Nadiyah Maulana. Kehadiran keduanya disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Bungo dan masyarakat setempat.

Seusai acara, Wali Kota Jambi menyampaikan harapan agar Kabupaten Bungo terus mengalami kemajuan pesat sesuai dengan visi dan misi pembangunan yang telah dicanangkan.

“Saya bersama Ketua TP PKK Kota Jambi hadir untuk memberikan ucapan selamat dan doa terbaik,” kata dia, Minggu 19 Oktober 2025.

“Semoga Kabupaten Bungo semakin maju dan berkembang, menjadi daerah yang unggul, sejahtera, serta memberikan manfaat besar bagi masyarakatnya,” ujarnya.

Momentum HUT ke-60 ini menjadi refleksi penting bagi Kabupaten Bungo untuk terus memperkuat kolaborasi antar daerah dalam membangun Provinsi Jambi secara keseluruhan.(*)




Percepat Pengentasan Kemiskinan, Wali Kota Maulana Luncurkan Program Basuh Tangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M resmi melaunching Inovasi Program Basuh Tangan (Bapak Asuh Tangani Kemiskinan) milik Kelurahan Pinang Merah, Kota Jambi, pada Kamis siang (16/10/2025).

Inovasi Program Basuh Tangan ini merupakan bagian dari langkah Pemerintah untuk selalu hadir ditengah-tengah masyarakat.

Sekaligus membuktikan, Kolaborasi antara Pemerintah, Masyarakat, dan Pihak Swasta dalam Mendukung Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Khususnya untuk di Wilayah Kelurahan Pinang Merah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana memberikan apresiasi inovasi terkait dengan ide dan gagasan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Pinang Merah ini.

Baca juga:  Hadir di Forum Bisnis Internasional India-Indonesia, Kota Jambi Tawarkan Peluang Investasi Strategis

Baca juga:  Evaluasi Pembatasan Solar Subsidi Kota Jambi, Walikota Jambi: Lalu Lintas Lancar, Antrean Berkurang

“Atas nama Pemerintah tentunya saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih telah memunculkan ide ini, untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu tentunya, dengan menggandeng berbagailapisan masyarakat, tidak hanya dari Pemerintah,” ucapnya.

“Ini adalah bentuk bagaimana kita membangun kepedulian bersama, dan Pemerintah harus hadir. Oleh karena itu, saya pesankan kepada Camat, Lurah dan OPD, bahwa kita itu diberi amanah menjalankan pemerintahan harus mampu menolong sesuai batas kemampuan maksimal,” lanjutnya.

Ia juga berkomitmen akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi kota Jambi, sehingga angka kemiskinan yang saat ini di angka 7,73 persen dapat diturunkan.

“Kita harus turunkan terus, dengan cara menekan pengeluaran rumah tangga untuk keluarga kurang mampu. Seperti yang telah kami lakukan melalui sejumlah program, salah satunya adalah memberikan fasilitas kesehatan gratis dan pendidikan gratis kepada masyarakat kurang mampu,” ujarnya.

“Kalau pengeluaran nya dikurangi dan pendapatan nya meningkat, maka insya allah mereka akan meningkat kesejahteraannya, termasuk melalui program Basuh Tangan ini,” tambah Maulana.

Dikesempatan ini, Wali Kota Maulana juga mengucapkan terimakasih kepada siapapun yang telah berkontribusi terhadap ida dan gagasan Bapak Asuh ini.

“Mudah-mudahan ini semua berkah dan bermanfaat untuk kita sama-sama berjuang demi kesejahteraan masyarakat, saya bangga dengan kegiatan ini,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dalam launching ini, turut dihadiri Anggota DPRD Kota Jambi Dapil Alam Barajo, Kepala Dinas Sosial Yunita Indrawati, Camat Alam Barajo Iper Ryansuni beserta jajaran, Babinsa-Bhabinkamtibmas, dan para Tokoh Masyarakat, serta tamu undangan lainnya.(*)




Gugus Tugas TPPO Kota Jambi Dibentuk, Pemkot Ajak Masyarakat Aktif Melapor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan pencegahan serta penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau Human Trafficking, Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) menggelar Pertemuan Koordinasi dan Kerjasama Lintas Sektor Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Kota Jambi Tahun2025, Kamis (16/10/2025).

Berlangsung di Aula DPMPPA Kota Jambi, kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.KM, sekaligus menjadi narasumber yang memaparkan terkait dengan Penguatan Sinergi Pencegahan dan Penanganan TPPO di Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa dalam pencegahan TPPO, Pemerintah Kota telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 450 Tahun 2025 Tentang Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang Kota Jambi.

“Di mana tugas gugus TPΡΟ adalah, sebagai Koordinasi, berupaya melakukan pencegahan dan penanganan masalah TPPO, sebagai Tindakan, melaksanakan advokasi, sosialisasi, pelatihan dan Kerjasama, baik kerjasama regional maupun nasiogal, sebagai Pengawasan, untuk membantu perkembangan pelaksanaan perlindungan korban yang meliputi rehabilitası, pemulangan, penjemputan maupun reintegrasi sosial. Serta sebagai Memastikan, untuk membantu perkembangan pelaksanaan penegakan hukum dan melaksanakan pelaporan dan evaluasi,” ujarnya.

Baca juga:  Temukan Geng Motor? Segera Hubungi 112, Tim Gabungan Siaga di Kota Jambi

Baca juga:  Naik Bus Listrik Gratis di Jambi Sampai Akhir 2025, Ini Kata Walikota Jambi

Ia menegaskan, masalah terbesar yang melatarbelakangi perdagangan orang adalah faktor ekonomi, di mana kebanyakan korban berasal dari kalangan perempuan dan anak muda.

“Jangan sampai masyarakat kita, terutama anak-anak muda, terpengaruh bujuk rayu untuk bekerja ke luar negeri dengan iming-iming gaji besar tanpa prosedur yang jelas. Banyak yang akhirnya menjadi korban eksploitasi,” tegas Maulana.

Selain itu, Dirinya juga menyroti bahwa Kota Jambi menjadi salah satu wilayah sasaran bagi para pelaku perdagangan orang.

Oleh karena itu, Pemkot berkomitmen memperkuat perekonomian masyarakat melalui 11 Program Kota Jambi Bahagia.

Salah satunya, program Rp100 juta per RT, sebagai bentuk langkah nyata dalam memberikan kesejahteraan masyarakat.

“Beberapa faktor penyebab terjadinya TPPO, adalah, Kemiskinan, Pendidikan dan pengetahuan yang rendah, Pengangguran dan kesempatan kerja terbatas. Maka dari itu, kami Pemkot Jambi berkomitmen akan terus meningkatkan kesejahteraan terhadap masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan pelatihan, sehingga akan muncul Sumber Daya Manusia yang kreatif dan berdaya saing,” ucapnya.

“Kita harus berjuang dan mencegah anak-anak muda kita keluar negeri secara ilegal. Berikan pemahaman kepada masyarakat, terutama keluarga dengan ekonomi lemah, agar tidak mudah tergiur tawaran kerja yang tidak jelas,” lanjutnya.

Maulana juga mengimbau agar masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan indikasi TPPO melalui Call Center Bahagia 112 yang aktif 24 jam, atau layanan pengaduan UPTD PPA DPPMPA Kota Jambi di dengan Nomor 0813-8687-0227.

“Stop TPPO, mari bersama lindungi sesama dan wujudkan Kota Jambi Bahagia,” pungkas Wali Kota Maulana.

Dengan langkah konkret ini, kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan kesadaran masyarakat, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen menghapus segala bentuk perdagangan orang, melindungi perempuan dan anak dari eksploitasi, serta memperkuat penegakan hukum di wilayah Kota Jambi.

Dalam kesempatan ini juga menghadirkan Narasumber lainya,seperti Dengan Kepala Bagian Hukum Setda Kota Jambi Gempa Awalijon Putra dan perwakilan Kepolisian Resort Kota Jambi.

Pada kesempatan ini, dihadiri unsur Forkopimda Kota Jambi, Organisasi dan Lembaga Masyarakat, Komunitas, Mahasiswa, serta para Pelaku Usaha, sekaligus menjadi peserta pada kegiatan.(*)




Walikota Maulana: Prestasi Harus Dihargai, 1.006 Siswa dan 15 Guru Diberi Apresiasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai bentuk apresiasi terhadap para Siswa, Guru dan Kepala Sekolah jenjang SD dan SMP berprestasi di tingkat Provinsi, Nasional hingga Internasional, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui Dinas Pendidikan memberikan hadiah sebagai penghargaan, pada Kamis (16/10/2025) siang.

Penyerahan hadiah dilakukan di lapangan tenis Dinas Pendidikan Kota Jambi, yang secara simbolis diserahkan oleh Wali Kota Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, serta sejumlah pejabat terkait dilingkungan Pemkot Jambi.

Hadiah diserahkan atas penilaian periode bulan Juli 2024 sampai dengan 30 Juni 2025 atau satu periode semester 2 2024 dan semester 1 2025, kepada sebanyak 1.021 orang dalam bentuk piagam dan biaya pendidikan.

Terdiri dari 1.006 siswa dan 15 orang guru dan kepala sekolah yang berprestasi pada cabang sains, olahraga, hingga seni.

Baca juga:  Temukan Geng Motor? Segera Hubungi 112, Tim Gabungan Siaga di Kota Jambi

Baca juga:  Wali Kota Jambi Pimpin Apel Satgas, Tegas Cegah Aksi Geng Motor

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi agar para siswa, guru dan kepala sekolah lebih termotivasi untuk lebih baik dan berprestasi lagi kedepan.

“Ini adalah apresiasi dari kami melalui Dinas Pendidikan Kota Jambi untuk mewujudkan generasi yang kokoh iman, berbudi luhur dan berakhlak mulia. Sehingga memberikan motivasi agar berprestasi lagi kedepan, baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional,” ujarnya.

Dirinya menekankan, prestasi dan kesuksesan dimulai dari motivasi, sehingga sudah menjadi tugas bersama, terutama pemerintah dalam memberikan ruang kepada anak-anak dibidang apapun untuk berkreasi.

“Hari ini Pemerintah Kota Jambi memberikan apresiasi secara khusus kepada anak-anak. Dan ini adalah tugas kami pemerintah untuk terus memberi wadah bagi mereka agar terus meraih prestasi, sehingga membentuk kepercayaan diri, serta akan mendorong motivasi yang lebih baik lagi,” tekannya.

“Biarkan mereka tumbuh berkembang, kita harus dorong apapun itu bidangnya asalkan positif. Saya yakin ketika ada prestasi dan kita apresiasi akan memunculkan kepercayaan diri kemudian berprestasi yang lebih besar”, tambahnya.

Dengan prestasi dan apresiasi yang telah didapat, Wali Kota Maulana berharap, baik itu siswa maupun guru agar terus berjuang untuk meraih prestasi yang lebih baik.

“Disisi lain, ada sekelompok anak-anak yang enegi lebihnya disalurkan kepada hal yang negatif. Lakulanlah upaya-upaya preventif kepada anak-anak yang berprestasi ini agar tidak terpengaruh oleh kelompok yang mengajak ke hal-hal negatif,”

Lebih lanjut, ia menyebutkan, bahwa setiap tahun mereka yang berprestasi akan dipanggil kembali untuk diberikan apresiasi dan Kepala Sekolah diminta untuk mewadahi kegiatan para siswa.

Dikesempatan ini, Maulana juga menyampaikan kebijakan pembatasan jam malam terhadap anak-anak usia dibawah 17 tahun ditengah kembali maraknya aksi-aksi kenakalan remaja geng motor.

“Pastikan anak-anak sudah ada dirumah sebelum jam 10 malam. Saya yakin anak-anak yang berprestasi ini sudah menjalankan 7 kebiasaan anak hebat Indonesia,” pungkasnya.

Dari jumlah 1.021 tersebut, 550 siswa berprestasi ditingkat provinsi dan 460 siswa ditingkat nasional maupun internasional.

Sementara, sisanya dari 15 guru tersebut, 7 diantaranya adalah Kepala Sekolah berprestasi.(*)




Wali Kota Jambi Pimpin Apel Satgas, Tegas Cegah Aksi Geng Motor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, memimpin apel gabungan satuan tugas (satgas) untuk penanganan maraknya aksi geng motor di Kota Jambi, Kamis (16/10/2025).

Apel tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kota Jambi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mengatasi keresahan masyarakat akibat ulah kelompok geng motor.

“Aksi geng motor di Kota Jambi sudah sangat meresahkan masyarakat. Maka kita ambil tindakan tegas dengan menggelar patroli malam,” ujar Maulana dalam keterangannya, Kamis malam.

Ia menyampaikan bahwa patroli malam akan melibatkan berbagai elemen, mulai dari TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, LAM (Lembaga Adat Melayu), hingga Forum RT.

Baca juga:  Pemkot Jambi Larang Anak Keluar Malam Demi Cegah Geng Motor

Baca juga:  Instruksi Wali Kota Jambi: Jam Malam Anak dan Penertiban Geng Motor Segera Berlaku

Sebagai langkah konkret, Pemkot Jambi memberlakukan jam malam khusus bagi anak-anak di bawah usia 17 tahun, yang berlaku mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.30 WIB.

Kebijakan ini ditetapkan sebagai upaya preventif dan represif untuk menekan keterlibatan remaja dalam aktivitas geng motor.

Selain itu, sistem keamanan lingkungan (siskamling) di tingkat RT kembali diaktifkan guna memperkuat pengawasan lingkungan.

Peran lembaga adat dan forum RT juga diperkuat agar masyarakat lebih terlibat dalam mencegah kenakalan remaja sejak dini.

Pemkot Jambi turut menggandeng pihak sekolah untuk mendeteksi sejak dini potensi keterlibatan siswa dalam kelompok geng motor.

Menurut Wali Kota, peran orang tua dan sekolah sangat penting dalam membentuk karakter dan pengawasan anak.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Peran orang tua dan sekolah sangat krusial. Kami juga akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi dan pembinaan,” tegas Maulana.

Penanganan terhadap remaja yang terlibat dalam aksi geng motor tidak hanya mengandalkan pendekatan hukum, tetapi juga pendekatan psikologis dan konseling.

Remaja yang diamankan akan menjalani pembinaan, mulai dari penandatanganan surat pernyataan hingga pemanggilan orang tua.

Aparat gabungan dari TNI, Polri, Kejaksaan, tokoh agama, dan elemen masyarakat lainnya turut dilibatkan dalam upaya penertiban sekaligus pembinaan langsung di lapangan.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, sekaligus mengarahkan generasi muda ke kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat.(*)




Wali Kota Jambi Ubah Gaya Hidup Warga, Lewat Bus Listrik Ramah Lingkungan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, terus mendorong perubahan gaya hidup masyarakat menuju pola yang lebih sehat dan ramah lingkungan

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan armada bus listrik sebagai bagian dari transformasi transportasi publik di Kota Jambi.

“Bus listrik ini bukan hanya soal moda transportasi, tapi cara kita mengajak masyarakat mengubah kebiasaan, agar beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum yang lebih ramah lingkungan,” ujar Maulana.

Saat ini, Pemerintah Kota Jambi telah mengoperasikan 6 armada kendaraan listrik, terdiri dari bus besar dan angkutan kota listrik.

Salah satu armada bahkan dirancang khusus untuk melintasi jalur sempit di dalam kota, guna menjangkau lebih banyak wilayah pemukiman.

Sebagai bentuk dukungan terhadap sistem transportasi terintegrasi, Pemkot Jambi juga menggandeng Dirjen Perhubungan Darat untuk merevitalisasi Terminal Alam Barajo.

Terminal ini nantinya akan difungsikan sebagai pusat transit, di mana penumpang dapat melanjutkan perjalanan menggunakan bus listrik Trans Bahagia.

Wali Kota menyebut bahwa, keberadaan armada ini ditargetkan dapat menekan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, terutama bagi kalangan pelajar.

Selain itu, upaya ini juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan serta menghidupkan kembali ekonomi di kawasan terminal seperti Rawasari dan Alam Barajo.

Dengan jam operasional lebih dari 10 jam per hari, Trans Bahagia dinilai efisien dalam konsumsi energi dan terbukti ramah lingkungan.

Pemkot Jambi pun telah menyiapkan ekspansi rute ke lebih banyak wilayah, agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan transportasi umum.

Evaluasi performa bus listrik dilakukan secara menyeluruh, mencakup efisiensi energi, kinerja kendaraan, serta tingkat kepuasan pengguna.

Inisiatif ini menjadi bagian penting dari visi Kota Jambi untuk menjadi kota yang mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Sebagai informasi, layanan bus listrik masih gratis hingga Desember 2025.

Setelah itu, tarif akan diberlakukan mulai Januari 2026, berdasarkan hasil feasibility study.

Meski demikian, tarif tersebut tetap akan disubsidi oleh pemerintah kota demi menjaga keterjangkauan bagi masyarakat.(*)




Naik Bus Listrik Gratis di Jambi Sampai Akhir 2025, Ini Kata Walikota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Warga Kota Jambi kini masih bisa menikmati layanan bus listrik gratis hingga akhir tahun 2025.

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendorong perubahan gaya hidup masyarakat menuju transportasi ramah lingkungan.

“Sampai Desember 2025 kita masih gratiskan. Januari 2026 baru akan ada perhitungan tarif berdasarkan hasil feasibility study, namun tetap akan disubsidi,” ujar Maulana.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap program transportasi hijau, Pemerintah Kota Jambi juga menambah empat armada baru.

Baca juga:  Wali Kota Maulana Dorong Wisata Hijau, Bus Listrik Siap Sambungkan Tugu Keris ke Candi Muaro Jambi

Baca juga:  Pemkot Jambi Gandeng KALISTA, Warga Jambi Bisa Naik Bus Listrik Gratis!

Dari total enam armada yang kini beroperasi, satu merupakan bus listrik ukuran kecil dan tiga lainnya adalah angkutan kota listrik.

Armada kecil ini akan difokuskan pada jalur dalam kota yang lebih sempit, sehingga mampu menjangkau lebih banyak area pemukiman.

Selain itu, Pemkot juga bekerja sama dengan Ditjen Perhubungan Darat untuk merevitalisasi Terminal Alam Barajo sebagai pusat transit utama.

“Bus dan kendaraan lain akan masuk ke terminal, lalu penumpang lanjut naik bus listrik ke tujuan mereka,” tambah Maulana.

Program ini tak hanya mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, terutama bagi pelajar, tapi juga diproyeksikan mampu menekan kemacetan serta menghidupkan kembali perekonomian di terminal seperti Rawasari dan Alam Barajo.

Dengan waktu operasional lebih dari 10 jam setiap hari, bus listrik terbukti efisien secara energi, ramah lingkungan, dan semakin diminati.

Evaluasi kinerja tidak hanya dilihat dari jumlah penumpang, namun juga mencakup efisiensi energi, kinerja teknis kendaraan, dan kepuasan pengguna.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Jambi tengah merencanakan ekspansi rute Trans Bahagia ke lebih banyak wilayah demi meningkatkan aksesibilitas transportasi publik.

Trans Bahagia kini diposisikan sebagai simbol transportasi masa depan Kota Jambi: praktis, hemat energi, dan mendukung pengurangan emisi karbon di wilayah perkotaan.(*)




Maulana Pastikan Program Stunting Kota Jambi Didukung, Lewat Bantuan dan Pemberdayaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr Maulana, MKM., secara simbolis menyerahkan paket bantuan berupa protein (susu, telur) dan sembako kepada 11 anak berisiko stunting.

Bantuan itu diserahkan saat membuka acara PKU Akbar 2025 yang diselenggarakan oleh PNM Cabang Kota Jambi, Selasa (13/10/2025).

Acara yang bertempat di Maulidia Convention Center, Jalan Depati Parbo, Kelurahan Pematang Sulur, ini dihadiri oleh lebih dari 500 ibu tangguh (nasabah PNM) beserta balita mereka.

Kegiatan mengusung tema “Emak‑Emak Sehat, Ekonomi Keluarga Meningkat”, sebagai bentuk sinergi antara pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesehatan ibu‑anak.

Wali Kota Maulana menyatakan bahwa PNM berperan penting dalam mendorong ekonomi lokal, khususnya bagi ibu-ibu yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.

“Kami dari Pemkot Jambi terus membuka ruang kolaborasi dan berterima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung masyarakat, termasuk PNM Cabang Kota Jambi,” ungkapnya.

Ketua PNM Kota Jambi, Octa Indah Nasution, menyebutkan bahwa dari total 4.919 nasabah aktif di 17 cabang di Kota Jambi, sebanyak 500 nasabah hadir dalam acara PKU Akbar 2025.

Nasabah tersebut berasal dari kecamatan Jelutung, Jambi Selatan, Kota Baru, dan Telanaipura.

Acara tersebut turut dihadiri pejabat penting seperti Asisten Perekonomian & Pembangunan Kota Jambi DR. H. Mulyadi, perwakilan OJK Jambi, Kepala Pegadaian, perwakilan Bank BRI, Danramil, Kejaksaan, Jasa Raharja, Astra Motor, serta jajaran PNM Kota Jambi.

Acara resmi dibuka dengan pemukulan beduk oleh Wali Kota Maulana bersama Kepala PNM dan perwakilan OJK. Penyerahan plakat penghargaan antara PNM dan Pemkot juga digelar sebagai simbol apresiasi dukungan.

Di sela acara, Wali Kota Maulana memaparkan berbagai program prioritas Kota Jambi, di antaranya langkah-langkah strategis penanggulangan banjir melalui pembangunan kolam retensi, serta 11 program unggulan yang telah diraih Pemkot dalam beberapa tahun terakhir.

Wali Kota berharap PKU Akbar membawa manfaat optimal kepada masyarakat, khususnya para ibu nasabah PNM, agar kesejahteraan keluarga semakin meningkat.(*)




Langkah Tegas Wali Kota Jambi! Lawan Geng Motor Anak Remaja dengan Cara Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr dr H Maulana memanggil seluruh unsur Forkompimda Kota Jambi untuk membahas langkah strategis dalam menangani aksi geng motor yang semakin meresahkan masyarakat.

Pertemuan tersebut diadakan guna merumuskan kebijakan tegas, termasuk penerapan jam malam bagi anak-anak di bawah usia 17 tahun.

Kebijakan ini akan tertuang dalam Instruksi Wali Kota Jambi Nomor 02 Tahun 2025 yang segera ditandatangani dan diberlakukan secara resmi.

Wali Kota Maulana menegaskan, aktivitas geng motor yang melibatkan anak-anak dan remaja telah mengganggu ketertiban umum dan mengancam keselamatan warga.

Data Pemkot Jambi menunjukkan selama 2021 hingga 2024 terdapat 282 kasus terkait geng motor, dengan 63 kasus melibatkan anak usia 13-17 tahun.

“Jika sudah meresahkan, kita tidak boleh bersikap lunak. Kami memiliki landasan hukum untuk bertindak tegas.,” tegas Maulana.

“Jangan sampai geng motor merasa mereka lebih berkuasa daripada negara,” tegas Maulana, Selasa (14/10).

Mayoritas anak-anak yang terlibat berusia 15 hingga 17 tahun, berasal dari berbagai sekolah menengah dan juga sejumlah anak yang tidak bersekolah.(*)




Ada Masalah Barcode dan Antrean di SPBU Kota Jambi, Ini Respons Wali Kota Maulana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus mengevaluasi efektivitas pembatasan pembelian BBM jenis solar subsidi.

Dalam evaluasi terbaru, ditemukan sejumlah permasalahan yang menghambat distribusi solar subsidi agar tepat sasaran.

Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menyampaikan bahwa masih terdapat penyalahgunaan barcode MyPertamina, baik dari sisi operator SPBU maupun pengemudi kendaraan.

“Masih ditemukan perbedaan antara nomor polisi dan STNK kendaraan pengguna barcode. Selain itu, beberapa operator tidak konsisten menjalankan sistem. Ini akan kami tindaklanjuti dengan langkah korektif,” tegas Wali Kota Maulana, Selasa (14/10).

Adapun masalah yang ditemukan di lapangan yakni, antrean kendaraan berat saat jam sibuk karena terbatasnya SPBU dengan nozzle solar.

Selanjutnya, penyalahgunaan barcode oleh sopir dan operator SPBU hingga pengawasan belum optimal, dipicu kekurangan personel pengawas.

“Sosialisasi belum menyeluruh, karena masih banyak pengusaha SPBU belum memahami Surat Edaran,” jelas Maulana.

Langkah tindak lanjut dari Pemkot Jambi yakni, melakukan penguatan pengawasan SPBU, termasuk patroli rutin dan penempatan petugas di titik padat.

Kemudian optimalisasi sistem barcode, melalui verifikasi ulang data dan pemblokiran barcode bermasalah.

“Termasuk koordinasi antarlembaga, lewat monitoring bersama dan grup koordinasi cepat,” kata Maulana.

Kemudian penerapan sanksi tegas, seperti teguran tertulis, pembekuan izin SPBU, dan penindakan kendaraan pelanggar.

“serta Sosialisasi masif, melalui pertemuan rutin, leaflet, dan media informasi visual lainnya,” sebutnya.

Wali Kota Maulana menekankan bahwa seluruh langkah ini bertujuan agar subsidi BBM tepat sasaran dan tidak disalahgunakan, sekaligus menjaga ketertiban dan kelancaran distribusi di Kota Jambi.(*)