Perhatian Wali Kota Jambi: Asyah, Balita Hidrosefalus, Dapat Bantuan dan Perawatan Optimal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. Maulana melakukan kunjungan langsung ke RSUD Raden Mattaher, Selasa (2/9/2025), untuk meninjau kondisi Asyah Nur Zhevania, balita berusia dua tahun asal Kecamatan Paal Merah, Talang Bakung, yang sedang menjalani perawatan intensif akibat hidrosefalus.

Dalam kunjungan tersebut, Maulana memastikan bahwa BPJS Kesehatan milik Asyah sudah aktif, sehingga seluruh proses pengobatan jangka panjangnya bisa dijalani tanpa kendala biaya.

Aktivasi ini merupakan bagian dari Program Kartu Bahagia, salah satu inisiatif Pemerintah Kota Jambi untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses layanan kesehatan.

Selain memantau kondisi pasien, Maulana juga menyerahkan bantuan uang tunai kepada keluarga untuk membantu selama masa perawatan.

“Kondisi adik Asyah sudah menunjukkan perkembangan positif. Kami akan terus mendukung layanan kesehatan, terutama bagi warga kurang mampu melalui Program Kartu Bahagia maupun SKTM,” ujar Maulana.

Sementara itu, Direktur RSUD Raden Mattaher, dr. Herlambang, SpOG, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kota terhadap pasien.

Ia juga menyebutkan bahwa penanganan penyakit hidrosefalus kini bisa dilakukan langsung di RSUD Raden Mattaher, tanpa perlu rujukan ke luar daerah.

“Asyah terus menunjukkan kemajuan. Meski butuh pemantauan dan operasi lanjutan, tim medis kami siap memberikan pelayanan terbaik dengan dukungan fasilitas modern,” jelasnya.

Wali Kota Maulana juga menegaskan bahwa sektor kesehatan akan terus menjadi prioritas utama pemerintah kota sebagai penunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Kunjungan ini merupakan wujud nyata perhatian kami terhadap layanan kesehatan masyarakat. Kami berharap, dukungan ini memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Kota Jambi,” tutupnya.(*)




Kolaborasi Digital: PT Global Digital Core Indonesia Tawarkan Solusi Data Center Lewat PT Siginjai Sakti

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Pemerintah Kota Jambi terus mendorong peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi lokal.

Wali Kota Jambi, Maulana, secara resmi melantik jajaran direksi baru PT Siginjai Sakti (Perseroda) untuk periode 2025–2029, dalam acara yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Jambi, Kamis (28/8/2025).

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa Pemkot Jambi tidak memberikan suntikan dana segar kepada Perseroda tersebut. Sebagai gantinya, pemerintah memberikan dukungan dalam bentuk legitimasi dan mandat hukum agar perusahaan dapat bergerak secara sah dan profesional.

“Saya sudah sampaikan ke Kemendagri bahwa legitimasi ini adalah kepercayaan pemerintah. PT Siginjai Sakti harus menjadi pionir ekonomi daerah dan mampu menjalankan usaha dengan cara yang sehat dan adaptif,” ujar Maulana.

Sebagai perusahaan milik daerah, PT Siginjai Sakti diharapkan mampu menjadi motor penggerak usaha strategis di Kota Jambi, membuka lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara langsung.

Dalam kepengurusan baru, Marsono dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama, didampingi Sasli Rais (Manajer Operasional), Ardiansyah (Manajer Administrasi dan Keuangan), dan Reza Fahlevi (Manajer Bisnis).

Kepada direksi baru, Maulana menitipkan pesan agar perusahaan dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada hasil nyata.

Sementara itu, Direktur PT Global Digital Core (GDC) Indonesia, Muhammad Ansori, menyampaikan dukungannya terhadap kemajuan PT Siginjai Sakti, khususnya dalam pengembangan sektor digital dan perdataan.

“Kami siap bersinergi. Harapan saya, PT Global Digital Core (GDC) Indonesia dapat berkontribusi dalam meningkatkan PAD Kota Jambi. Untuk pengelolaan data center, kami berharap bisa diakomodir oleh PT Siginjai Sakti, baik untuk instansi pemerintah maupun swasta,” ungkap Ansori.

PT Global Digital Core Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdataan dan berdiri pada Juni 2025.

Melalui kerja sama antara BUMD dan sektor swasta, diharapkan terbangun ekosistem usaha yang kuat dan modern di Kota Jambi.

Dengan dukungan penuh dari Pemkot, pendanaan legal yang sah, serta kolaborasi lintas sektor, PT Siginjai Sakti diharapkan mampu memperluas portofolio bisnis dan memberikan kontribusi langsung terhadap pembangunan Kota Jambi, termasuk dari sisi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).(*)




Wali Kota Jambi Janjikan Perbaikan Jalan Rusak Jambi di Alam Barajo Jadi Prioritas

Wali Kota Jambi Maulana tinjau jalan rusak Jambi di Alam Barajo

KotaJambi, SEPUCUKJAMBI.ID -Wali Kota Jambi, Maulana, menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang masih memprihatinkan di sejumlah titik. Hal ini ia sampaikan saat meninjau rumah warga penerima bantuan program perbaikan di RT 16, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Rabu (27/8/2025).

Dalam kunjungannya, Maulana mengaku terkejut ketika melihat kondisi akses jalan menuju lokasi masih rusak parah. Padahal, rumah warga penerima bantuan sudah direnovasi dan terlihat lebih layak. “Saya merasa kaget melihat jalan menuju lokasi rumah warga ini masih rusak,” ungkap Maulana di hadapan warga.

Ia bahkan menyebut jalan berlubang tersebut membuat perjalanan terasa tidak nyaman. “Ini akan menjadi prioritas, karena saya sudah melewati jalan ini. Rumahnya bagus, tapi jalannya hancur. Lewat sini bisa sakit pinggang,” ujarnya sembari tersenyum.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Maulana menegaskan sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi agar segera melakukan perbaikan. Ia memastikan akses jalan di kawasan itu akan dimasukkan dalam daftar prioritas pembangunan.

Baca juga:  Tegas! Walikota Jambi Maulana sebut Tak Ada 'Fresh Money' untuk PT Siginjai Sakti

Keresahan warga pun turut mencuat saat orang nomor satu di Kota Jambi itu menyampaikan pernyataannya. Sejumlah ibu-ibu yang hadir menyebut kondisi jalan rusak kerap menimbulkan korban. “Jalan ini sudah ada makan korban, Pak,” kata seorang warga dengan nada prihatin.

Menjawab hal itu, Maulana menegaskan bahwa pemerintah kota terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur. Tahun ini, kata dia, ada 456 ruas jalan di berbagai wilayah Kota Jambi yang sedang diperbaiki secara bertahap.

“Di wilayah ini memang belum mendapat giliran, tapi saya pastikan akan menjadi prioritas. Perbaikan jalan penting untuk kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” tegas Maulana.

Dengan adanya perbaikan yang direncanakan, pemerintah berharap akses jalan di Kelurahan Beliung segera lebih baik sehingga warga dapat beraktivitas dengan aman dan lancar. (*)




Sekolah Lansia Tangguh Rahma Luluskan Puluhan Lansia, Wali Kota Jambi: Mereka Harus Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Sebanyak 64 orang lanjut usia (lansia) mengikuti prosesi wisuda yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rabu (27/8/2025).

Mereka merupakan peserta program Sekolah Lansia Tangguh Rahma yang telah menyelesaikan 13 sesi pembelajaran.

Selain memimpin wisuda, Maulana juga meresmikan pembukaan Sekolah Lansia Tangguh Purnawira, sebagai bentuk penguatan program pembelajaran bagi lansia di Kota Jambi.

“Ini adalah bentuk penghargaan bagi para lansia yang ingin tetap aktif, sehat, dan bahagia. Kami ingin mereka merasa dihormati dan tetap punya peran di masyarakat,” ujar Maulana.

Program Sekolah Lansia ini dirancang untuk mendukung kualitas hidup lansia melalui kegiatan positif seperti senam sehat, kegiatan seni, pengajian, cek kesehatan rutin, hingga kunjungan wisata.

Peserta juga diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan literasi dan sastra, seperti berpuisi dan berpantun.

Wisudawan tertua dalam kegiatan ini berusia 78 tahun, menjadi simbol bahwa usia bukan batas untuk terus belajar dan berkegiatan. Setelah diwisuda, peserta akan tetap dibina sebagai bagian dari komunitas alumni.

Maulana mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk memperluas jangkauan program ini ke seluruh wilayah kota.

Dalam waktu dekat, Sekolah Lansia akan dibuka di Kecamatan Danau Sipin sebagai tahap awal dari pemerataan program.

“Kami ingin seluruh kecamatan dan kelurahan punya Sekolah Lansia agar mereka tidak merasa sendiri dan tetap mendapat hak-hak dasar mereka,” tegas Maulana.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut peduli terhadap lansia di sekitar lingkungan masing-masing dan segera menghubungi layanan Call Center Bahagia 112 jika menemukan lansia yang memerlukan bantuan.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Bina Keluarga Lansia (BKL), yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak melalui pendekatan pentahelix.

Menurut Plt Kepala Dinas PPKB Kota Jambi, Jaelani, kegiatan ini bertumpu pada tujuh dimensi Lansia Tangguh: spiritual, intelektual, fisik, emosional, sosial, vokasional, dan lingkungan.(*)




Sepatu Seragam dari Pemkot Jambi, Semangat Baru untuk Anak Sekolah Rakyat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung berlangsungnya Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program yang sudah berjalan di Kota Jambi itu, diharapkan menjadi langkah nyata dalam membentuk karakter generasi bangsa sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Komitmen itu ditunjukkan dengan penyerahan bantuan berupa sepatu sekolah kepada siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 5 yang berlokasi di Sentra Alyatama, Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, pada Selasa pagi (26/8/2025).

Penyerahan itu dilakukan secara simbolis kepada empat orang peserta didik, yang dirangkai dengan pelaksanaan apel pagi dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Sentra Alyatama Jambi Hendra Permana, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jambi, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati, Camat Paal Merah M. Toyib, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas 5 Sudarmono, serta jajaran tenaga pendidik.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis yang diarahkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya dari kelompok desil satu, untuk mendapatkan akses pendidikan berkualitas.

“Ini adalah sesuatu yang sangat baik dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia, khususnya di Kota Jambi. Dan kami, Pemerintah Kota, sangat mendukung program dari Bapak Presiden ini,” ujarnya.

Menurut Maulana, bantuan sepatu yang diberikan Pemkot Jambi melalui Dinas Sosial bukan hanya sekedar perlengkapan sekolah, tetapi juga bentuk perhatian dan dorongan motivasi agar para siswa semakin bersemangat belajar.

“Hal ini kami lakukan agar seluruhnya seragam. Nanti bajunya pun ada delapan jenis seragam, tujuannya agar mereka tetap menjaga marwah dan karakter. Sehingga di luar sekolah tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan,” jelasnya.

Maulana optimistis, keberadaan Sekolah Rakyat akan melahirkan generasi unggul yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi di berbagai bidang. Lebih jauh, Ia menilai program ini merupakan jalan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin melalui pendidikan.

“Melalui satu anak yang berhasil meningkatkan kesejahteraannya, maka keluarga di belakangnya pun akan ikut terangkat. Dengan begitu, rantai kemiskinan dapat diputus,” tegasnya.

Kepada para siswa, Maulana juga menyampaikan pesan motivasi. Ia menekankan bahwa pendidikan, ilmu pengetahuan, dan keimanan yang kuat akan menjadi kunci perubahan dan pengangkat derajat seseorang.

“Prinsip itu semua ada pada program Sekolah Rakyat ini. Bukan hanya untuk mengangkat derajat adik-adik sekalian, tapi juga keluarga kalian,” katanya.

Lebih lanjut, Ia mengingatkan agar seluruh siswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat dengan sepenuh hati.

“Di sekolah ini, semuanya harus senang dan bersemangat. Targetnya, setelah lulus dapat melanjutkan ke perguruan tinggi terbaik, baik di Indonesia maupun di dunia. Dari sini juga akan lahir kader-kader bangsa dan pemimpin masa depan yang berilmu sekaligus berakhlak,” pungkas Wali Kota Jambi itu.(*)




Wujud Kepedulian, Wali Kota Jambi Bantu Sepatu Sekolah untuk Siswa Kurang Mampu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kali ini, ia secara simbolis menyerahkan bantuan sepatu sekolah gratis kepada para siswa Sekolah Rakyat di Kecamatan Jambi Selatan, Selasa (26/8/2025).

Bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi dalam memenuhi kebutuhan belajar peserta didik, khususnya mereka yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Kami memberikan bantuan sepatu sekolah agar para siswa bisa tampil rapi dan seragam, sekaligus merasa percaya diri saat mengikuti kegiatan belajar,” kata Maulana.

Penyerahan simbolis dilakukan kepada empat orang siswa Sekolah Rakyat, sebagai perwakilan dari total 100 peserta didik tingkat SMA yang telah diterima melalui proses seleksi ketat.

Para siswa ini berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi paling rentan.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa selain bantuan sepatu, Sekolah Rakyat juga menyediakan delapan jenis seragam untuk berbagai kegiatan, baik di dalam maupun luar sekolah.

Tujuannya adalah agar siswa tetap menjaga sikap, karakter, dan moralitas di manapun mereka berada.

“Seragam ini tidak hanya soal penampilan, tapi juga cara kita menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan karakter yang baik kepada anak-anak, bahkan saat mereka berada di luar lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ia menegaskan, program Sekolah Rakyat merupakan prioritas nasional yang bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan gratis dan berkualitas.

“Ini bukan sekadar bantuan, tapi investasi masa depan untuk generasi muda agar mereka bisa memiliki keterampilan, ilmu pengetahuan, dan masa depan yang lebih baik. Pendidikan adalah kunci peningkatan kualitas SDM di Kota Jambi,” tegas Maulana.

Pemerintah Kota Jambi pun berkomitmen penuh mendukung keberlanjutan program ini, sebagai langkah strategis membangun masyarakat yang lebih sejahtera melalui jalur pendidikan.(*)




Motivasi Wali Kota Maulana untuk Siswa Sekolah Rakyat: Jangan Minder!

JAMBI – Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, melakukan kunjungan mendadak ke Sekolah Rakyat di kawasan Setra Alyatama, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, Selasa (26/8/2025).

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momen penyerahan simbolis bantuan sepatu dari Pemerintah Kota Jambi kepada para siswa-siswi Sekolah Rakyat.

Dalam kegiatan itu, Wali Kota Maulana juga bertindak sebagai pembina apel pagi. Ia menyampaikan pesan-pesan motivasi kepada para siswa agar tidak merasa minder atau rendah diri dengan kondisi ekonomi mereka saat ini.

“Saya pernah berada di posisi seperti kalian. Saya juga dibesarkan di rumah bedeng bersama orang tua saya. Jadi jangan takut, jangan minder. Justru dari kondisi inilah kalian bisa tumbuh menjadi pribadi yang kuat,” ujar Maulana di hadapan para siswa.

Bantuan sepatu ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Jambi terhadap pendidikan dan kesejahteraan siswa dari keluarga prasejahtera.

Sekolah Rakyat sendiri merupakan program nasional yang digagas oleh Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, yang kini telah berjalan di berbagai daerah termasuk di Kota Jambi.

Maulana menegaskan, program ini bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga tentang membangun rasa percaya diri dan motivasi para siswa untuk terus belajar serta meraih cita-cita.

“Semoga bantuan kecil ini bisa menumbuhkan semangat besar dalam diri adik-adik semua. Terus belajar, kejar cita-cita kalian,” tutupnya.(*)




Jihan Dirawat di RS Bratanata, Wali Kota Jambi: Gizi Anak Harus Terpenuhi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Harapan baru hadir bagi keluarga Jihan, seorang anak penderita gizi buruk asal Kota Jambi, setelah dikunjungi langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, pada Selasa (26/8/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan di Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi, tempat Jihan kini tengah dirawat intensif.

Jihan sebelumnya didiagnosis menderita sejumlah penyakit serius, yakni gizi buruk, dehidrasi berat, suspect TBC, dan cerebral palsy. Kondisinya yang sangat lemah diperparah dengan keterbatasan ekonomi keluarganya.

“Alhamdulillah, saat ini kondisi Jihan sudah membaik. Berat badannya naik sekitar 2 kilogram dan terus dipantau oleh dokter spesialis anak,” ujar Maulana kepada awak media.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Jambi juga menyalurkan bantuan makanan tambahan untuk mendukung proses pemulihan Jihan.

Wali Kota Maulana telah menginstruksikan kepada Puskesmas dan Dinas Sosial setempat untuk melakukan pemantauan rutin dan memastikan asupan gizi Jihan terpenuhi secara berkelanjutan.

Selain bantuan medis, pihak keluarga juga akan diberikan edukasi mengenai pentingnya pola makan seimbang, terutama bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Maulana juga menegaskan kepada dinas-dinas terkait agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak dalam mendeteksi dan menangani kasus gizi buruk sejak dini.

“Yang paling penting, jangan sampai ada lagi anak-anak di Kota Jambi yang tidak terpenuhi gizinya. Semua pihak harus peduli,” tegasnya.(*)




Kereen! Wali Kota Jambi Paparkan Best Practice Kota Jambi ke Forum Gubernur dan Wali Kota se-ASEAN

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., kembali menorehkan prestasi membanggakan di panggung internasional. Kali ini, Wali Kota Jambi itu hadir sebagai pembicara pada ASEAN Governors and Mayors Forum (AGMF) 2025 yang digelar di jantung Kota Kuala Lumpur, Malaysia, 12-14 Agustus 2025.

Forum bergengsi yang mempertemukan para gubernur dan wali kota dari berbagai negara ASEAN ini menjadi ajang strategis untuk membahas masa depan kawasan dengan tema “Kota dan Kawasan Masa Depan ASEAN: Inklusivitas dan Keberlanjutan.” Ribuan peserta, mulai dari pemimpin daerah, pakar pembangunan, hingga organisasi internasional, hadir untuk saling bertukar gagasan, membangun jejaring, dan merumuskan langkah nyata menuju pembangunan perkotaan yang tangguh dan berkelanjutan.

Forum bergengsi ini diselenggarakan oleh Sekretariat AGMF yang dikelola United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC), bersama dengan ASEAN Sustainable Urbanisation Forum (ASUF) dan Meeting of Governors/Mayors of ASEAN Capitals (MGMAC).

Dengan mengusung tema “Kota dan Kawasan Masa Depan ASEAN: Inklusivitas dan Keberlanjutan”, Forum pertemuan Gubernur dan Wali Kota se-ASEAN ini, selain dihadiri Gubernur dan Wali Kota khususnya anggota United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC), turut pula hadir Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia Bima Arya Sugiarto yang juga sekaligus menjadi pembicara kunci dalam forum tersebut.

AGMF 2025 diharapkan menjadi platform strategis kerja sama antar pimpinan daerah di kawasan ASEAN untuk memperkuat kolaborasi pembangunan perkotaan berkelanjutan.

Pada forum strategis itu, Wali Kota Jambi mendapat kehormatan menjadi pembicara di dua sesi. Pertama ; Special Session ASEAN Cities as Cultural Gateways: Harnessing Diversity for Regional Transformation. Pada sesi ini, Wali Kota Maulana mengangkat event “Tumpah Ruah” yang digelar Pemerintah Kota Jambi dengan melibatkan komunitas pemuda sebagai penggerak yang telah sukses besar dan memberi effect ekonomi yang luas kepada masyarakat.

“Kegiatan ini sebuah agenda yang bertujuan untuk menghidupkan kembali kawasan Kota Tua, Pasar, Jambi, sebagai denyut nadi perekonomian pada masanya. Melalui Festival Tumpah Ruah ini menjadi langkah awal Pemerintah Kota Jambi menghidupkan kembali kawasan tersebut dengan menggabungkan konsep tradisional dan modern, tanpa menghilangkan nilai-nilai sejarah didalamnya,” ujar Wali Kota Maulana dalam sesi presentasi forum AGMF, Rabu (13/8/2025).

“Alhamdulilah, kegiatan Tumpah Ruah tersebut sukses besar yang berdampak pada peningkatan kunjungan, serta memberikan effect ekonomi yang luas kepada masyarakat, khususnya pada sektor UMKM atau Ekonomi Kreatif,” lanjut Maulana dalam paparannya.

Sementara pada sesi kedua ; yaitu Learning and Knowledge Sharing, Wali Kota Jambi itu mengangkat best practice kota dengan pengelolaan sampah yang baik, manajemen sampah dengan memberdayakan masyarakat melalui program Kampung Bahagia. Wali Kota Maulana menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam penanganan sampah yang komprehensif dari hulu ke hilir.

“Melalui program Kampung Bahagia, kami mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengelola sampah dengan sistem siklus tertutup. Sampah tidak lagi dibuang sembarangan ke TPS-TPS liar, tetapi dikumpulkan secara terpadu berbasis komunitas, lalu dipilah di TPS3R dengan menerapkan prinsip Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang). Dengan pola ini, hanya residu yang benar-benar tidak dapat dimanfaatkan yang diangkut ke TPA Talanggulo, sehingga tidak membebani kapasitas Sanitary Landfill,” ungkapnya.

“Di TPA Talanggulo, sampah diolah melalui konsep circular economy yang menjadikan sampah bernilai ekonomi. Dengan didaur ulang menjadi produk bernilai tambah seperti briket, RDF, magot, dan pupuk,” tambah Maulana.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah yang efektif merupakan investasi jangka panjang yang sangat besar manfaatnya bagi kemajuan suatu daerah. Ia menegaskan, program pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat seperti Kampung Bahagia layak menjadi salah satu best practice dalam memperkuat pembangunan perkotaan berkelanjutan. Program ini mengedepankan kolaborasi multipihak dan penanganan sampah secara komprehensif, mulai dari hulu hingga hilir.

“Mudah-mudahan, upaya ini dapat berjalan sesuai harapan para pemimpin daerah se-ASEAN, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Paparan Wali Kota Jambi dalam dua sesi diskusi panel tersebut berhasil mencuri perhatian dan menuai apresiasi tinggi dari para peserta yang tergabung dalam UCLG ASPAC. Antusiasme tersebut menjadi bukti nyata bahwa Program Kota Jambi Bahagia tidak hanya relevan dan sejalan dengan kebutuhan pembangunan di tingkat daerah, tetapi juga selaras dengan agenda global untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

AGMF Tahun 2025 yang dirangkai dengan berbagai kegiatan ini dibuka oleh Menteri Departemen Perdana Menteri Malaysia Dr. Zahila binti Mustafa dalam sebuah jamuan dengan tema Kenduri the Park yang berlangsung di Perdana Botanical Garden Kuala Lumpur.

Dalam acara itu Wali Kota Jambi juga berkesempatan mempromosikan potensi Kota Jambi dengan memberikan cinderamata khas Jambi kepada Wali Kota Kuala Lumpur dan Sekjen UCLG ASPAC Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi.

Selama tiga hari berada di Kuala Lumpur, Wali Kota Jambi dokter Maulana mengikuti berbagai agenda penting. Selain menjadi pembicara dan mengikuti serangkaian sesi formil lainnya, Wali Kota Maulana juga memanfaatkan forum itu untuk menjalin komunikasi dengan para pemimpin kota dari negara-negara anggota ASEAN untuk membicarakan peluang kerja sama di berbagai bidang, seperti pengelolaan lingkungan, pengembangan ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat.

Wali Kota Maulana juga berkesempatan melakukan visitasi ke TPA Bukit Tagar, kawasan TPA Sanitary Landfill seluas 1700 hektare. TPA ini didukung dengan instalasi Waste to Energy gas metan yang menghasilkan listrik 12 MW.

Kehadiran langsung Wali Kota Jambi dalam forum prestisius itu menjadi bukti nyata komitmen Kota Jambi untuk berperan aktif di kancah global. Partisipasi ini mencerminkan keseriusan Pemerintah Kota Jambi dalam menyelaraskan kebijakan dan program daerah dengan agenda pembangunan berkelanjutan dunia, sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional yang bermanfaat bagi kemajuan kota.

“Kami datang bukan sekedar untuk menghadiri forum, tetapi untuk menunjukkan komitmen Kota Jambi bersama-sama kota-kota besar dunia dalam menghadapi tantangan global. Melalui kesempatan ini, kami menjalin jejaring, bertukar pengetahuan, dan membawa pulang inspirasi serta best practice yang dapat kami terapkan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Jambi,” sebut Wali Kota Jambi itu.

Untuk diketahui, forum berskala internasional yang diikuti oleh kurang lebih 8.000 peserta ini mengusung gagasan global dengan fokus pembahasan pada empat pilar utama.

Pertama, climate resilient cities, yang menitikberatkan pada adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim, termasuk solusi inovatif seperti pendekatan berbasis alam untuk merespons banjir dan krisis iklim.

Kedua, healthy and caring cities, yang mendorong pembangunan kota inklusif, memperkuat jejaring sosial, serta mendukung kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Ketiga, digital transformation and innovation, yang membahas percepatan transformasi digital dalam tata kelola kota, layanan publik, dan pengembangan inovasi teknologi perkotaan.

Keempat, collaborative pathways to sustainability, yang menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui kebijakan dan strategi kolektif.

Melalui forum ini, diharapkan para peserta, mulai dari pemerintah kota, pakar teknis, hingga mitra regional, dapat menghasilkan wawasan yang aplikatif dan dapat ditindaklanjuti. Hasil yang diharapkan meliputi: penguatan pembelajaran dan kerja sama antarkota; terdokumentasinya praktik-praktik baik dan pengalaman sukses; lahirnya gagasan untuk kerja sama di masa depan; peningkatan pemahaman terhadap pendekatan terpadu; serta bertambahnya komitmen untuk mengimplementasikan agenda global pada tingkat lokal, khususnya dalam pengelolaan sampah terpadu.(*)




Wali Kota Maulana Kukuhkan Pengurus FKJS 2025-2027, Targetkan Predikat Paripurna Kota Sehat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi mengukuhkan Pengurus Forum Kota Jambi Sehat (FKJS) Periode 2025–2027, dalam acara yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin pagi (11/8/2025).

Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., yang dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum FKJS Kota Jambi.

Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 365 Tahun 2025 tentang Pembentukan Forum Kota Jambi Sehat Periode 2025–2027.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, serta para Camat di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam keterangannya, Wali Kota Jambi, dokter Maulana, menegaskan bahwa indikator-indikator Kota Sehat akan terus diintegrasikan secara masif ke dalam program dan kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Langkah ini menjadi panduan pembangunan yang selaras dengan program unggulan Kota Jambi Bahagia, khususnya pada Program Kampung Bahagia.

“Misalnya, tata kelola sampah harus berbasis komunitas, dimulai dari pemilahan di tingkat rumah tangga. Kami juga akan mendorong perbaikan transportasi publik, pengelolaan sampah di sekolah, pengelolaan lingkungan destinasi wisata, hingga memastikan seluruh tempat makan menerapkan konsep sehat dan halal. Semua ini adalah bagian dari upaya membentuk lingkungan yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Maulana juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus baru Forum Kota Jambi Sehat (FKJS), yang memadukan tokoh-tokoh lama berpengalaman dengan wajah-wajah baru yang bersemangat, serta telah banyak menorehkan prestasi di bidang kesehatan lingkungan.

“Kota Jambi tahun lalu berhasil meraih Penghargaan Predikat Swasti Saba Wistara, predikat tertinggi dalam program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang diberikan pemerintah pusat. Namun, di atas itu masih ada Predikat Paripurna yang harus kita perjuangkan bersama melalui kepengurusan baru ini,” tegasnya.

“Intinya, FKJS adalah komunitas penggerak yang mendorong kita memenuhi berbagai standar agar masyarakat Kota Jambi, di manapun berada, tetap sehat, aman, dan terlindungi,” terang Maulana.

Dia juga tekankan, Program Kota Sehat bukan hanya berbicara soal kebersihan lingkungan, tetapi juga mencakup berbagai aspek penting, mulai dari penataan permukiman, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, pelayanan kesehatan, ketahanan pangan, penanggulangan bencana, hingga penguatan partisipasi masyarakat.

“Pengukuhan pengurus FKJS ini adalah momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengoptimalkan seluruh tatanan Kota Sehat. Harapannya, FKJS dapat menjadi motor penggerak gerakan masyarakat hidup sehat, memunculkan inovasi, dan memastikan keberlanjutan program yang sudah berjalan,” tekannya.

Pada kesempatan tersebut, Maulana juga mengajak semua pihak untuk berkomitmen bersama mewujudkan Kota Jambi yang bersih, nyaman, aman, dan sehat demi kesejahteraan seluruh warga.

“Saya mengucapkan selamat bertugas. Laksanakan amanah ini dengan penuh dedikasi, keterbukaan, dan semangat gotong royong. Ingatlah, keberhasilan Kota Jambi menjadi kota sehat bukan hanya diukur dari penghargaan yang diraih, tetapi dari meningkatnya kualitas hidup seluruh masyarakat,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Ketua FKJS Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., mengungkapkan bahwa agenda terdekat Forum Kota Sehat adalah mengikuti verifikasi nasional Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat yang dijadwalkan pada 25 Agustus mendatang.

“Tim dari pusat akan turun langsung meninjau lokasi-lokasi penilaian berdasarkan sembilan tatanan indikator Kabupaten/Kota Sehat. Kami memohon dukungan seluruh masyarakat Kota Jambi untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, sehingga proses verifikasi dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Nadiyah juga menyampaikan, setelah Kota Jambi berhasil meraih Predikat Swasti Saba Wistara tahun lalu, maka pada tahun 2026 mendatang, Kota Jambi akan menjadi tuan rumah Healthy City Summit.

“Seluruh kabupaten/kota se-Indonesia akan datang ke Kota Jambi untuk membahas strategi menjaga kota agar tetap sehat, aman, dan menjadi tempat yang menjamin kesehatan bagi seluruh warganya di manapun berada,” jelasnya.

“Kami ingin menjadi tuan rumah yang baik, menyambut tamu dengan ramah, serta membuktikan bahwa Kota Jambi memang layak menyandang predikat sebagai kota sehat,” tutup Nadiyah.

Usai prosesi pengukuhan, kepengurusan Forum Kota Jambi Sehat (FKJS) langsung bergerak cepat. Ketua FKJS, dokter Nadiyah langsung memimpin Rapat Koordinasi bersama seluruh pengurus guna membahas langkah tindak lanjut menghadapi verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) 2025.(*)