HUT Kota Jambi 2026 Jadi Sorotan Internasional, Perwakilan AS Hadir di Paripurna

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah tahun 2026 berlangsung istimewa dan penuh perhatian nasional hingga internasional.

Agenda tersebut digelar pada Selasa (02/06/2026) di Ruang Swarna Bumi DPRD Kota Jambi, dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, S.E.

Momentum paripurna ini menjadi istimewa tidak hanya karena peringatan usia Kota Jambi yang semakin matang, tetapi juga karena dihadiri sejumlah tokoh penting dari dalam dan luar negeri.

Sejumlah pejabat nasional hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, serta Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi.

Selain itu, hadir pula perwakilan internasional, yakni Mr. Han Sutanto yang mewakili Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Medan, bersama Mr. Nicholas Austin selaku pejabat lingkungan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta.

Kehadiran para tokoh tersebut disambut dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi.

Mereka memberikan apresiasi terhadap capaian pembangunan Kota Jambi serta menilai daerah ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang, terutama melalui penguatan investasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan kerja sama lintas sektor.

Dalam kesempatan tersebut, juga ditayangkan berbagai video ucapan selamat HUT ke-80 Kota Jambi dan Hari Jadi ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah dari sejumlah tokoh nasional dan internasional.

Salah satu perwakilan, Mr. Han Sutanto, menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar Kota Jambi terus berkembang menjadi daerah yang maju dan sejahtera.

“Semoga misi pembangunan Kota Jambi Bahagia dapat terwujud demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai peringatan HUT Kota Jambi merupakan cerminan kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki daerah tersebut.

“Peringatan ini menunjukkan kemajuan yang berarti bagi masyarakat Kota Jambi,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana dalam kesempatan tersebut menyampaikan pidato komprehensif yang memuat sejarah panjang, capaian pembangunan, tantangan, serta arah kebijakan dan visi masa depan Kota Jambi.

Kehadiran berbagai tokoh nasional hingga internasional dalam paripurna ini menjadi momentum penting yang tidak hanya memperkuat semangat pembangunan daerah, tetapi juga menunjukkan meningkatnya perhatian dunia terhadap potensi dan perkembangan Kota Jambi.(*)




Wamendagri Bima Arya Resmikan Kampung Bahagia 2026 di Jambi, 797 RT Bergerak Serentak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah pusat melalui Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, secara resmi meluncurkan program Kampung Bahagia periode pertama tahun 2026 di Kota Jambi, Minggu (26/4/2026).

Peluncuran program ini dipusatkan di kawasan RT 10, Kelurahan Kasang Jaya, Kecamatan Jambi Timur, dan dilakukan secara virtual. Di lokasi, kegiatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

Sebagai langkah awal, sejumlah pembangunan fisik langsung dikerjakan, mulai dari rehabilitasi jalan setapak sepanjang 83 meter hingga pemasangan CCTV yang terintegrasi dengan sistem pengawasan kota. Selain itu, kegiatan operasional berbasis masyarakat juga mulai dijalankan.

Program Kampung Bahagia menjadi inovasi pertama di Indonesia yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan berbasis gotong royong. Menurut Bima Arya, peluncuran ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata agar program tersebut berjalan efektif dan bisa direplikasi di berbagai daerah.

Ia menilai keunggulan program ini terletak pada dampak langsung yang dirasakan masyarakat. “Anggaran yang digunakan benar-benar kembali kepada rakyat dan manfaatnya langsung dirasakan,” ujarnya.

Bima Arya juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat, khususnya ketua RT, dalam menjaga kekompakan dan partisipasi aktif warga agar program berjalan tanpa konflik.

Di sisi lain, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa pada tahap pertama, sebanyak 797 RT di Kota Jambi telah terlibat dalam program ini. Pemerintah menargetkan seluruh kegiatan tahap awal dapat diselesaikan dan diserahterimakan pada akhir Juni 2026.

Ia juga menegaskan bahwa program ini akan terus dipantau untuk memastikan kualitas hasil pembangunan serta keberlanjutan manfaatnya bagi masyarakat.

Program Kampung Bahagia diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan di Kota Jambi, dengan pendekatan berbasis musyawarah warga yang dikelola melalui kelompok kerja atau Pokja Bahagia.(*)




Buka Seleksi Paskibraka Tahun 2026, Walikota Maulana Tekankan Pembentukan Karakter

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, dr. Maulana, resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Jambi tahun 2026, Senin 13 April 2026.

Sebanyak 361 pelajar SMA/SMK sederajat ikut ambil bagian dalam proses seleksi yang digelar di lapangan tenis Dinas Pendidikan Kota Jambi, Senin (13/4/2026).

Pembukaan seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026 turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan, serta jajaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dari tingkat kota dan provinsi.

Jumlah peserta tahun ini tercatat sebanyak 361 siswa, sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan tersebut disebabkan penerapan batas usia yang lebih ketat bagi calon peserta.

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menjelaskan bahwa peserta minimal harus berusia 16 tahun pada saat pelaksanaan tugas pengibaran bendera, yakni pada 17 Agustus 2026.

Peserta yang belum memenuhi syarat usia secara otomatis tidak dapat mengikuti seleksi.

“Seleksi dilakukan secara menyeluruh, meliputi aspek mental, psikologi, fisik, hingga wawasan kebangsaan. Tujuannya untuk mendapatkan putra-putri terbaik yang akan bertugas pada upacara HUT Kemerdekaan RI,” ujarnya.

Pemkot Jambi, lanjut Maulana, juga akan mengirimkan peserta terbaik ke tingkat provinsi dengan harapan dapat melaju hingga seleksi nasional.

Ia menegaskan bahwa kegiatan seleksi Paskibraka tidak hanya bertujuan memilih petugas upacara, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda.

“Ini penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, terutama di tengah derasnya arus digital. Kita juga ingin mengurangi ketergantungan remaja terhadap gadget,” tambahnya.

Maulana turut mengapresiasi antusiasme para peserta yang dinilai tinggi dalam mengikuti seleksi tahun ini.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada guru dan orang tua yang telah memberikan dukungan.

“Semangat para peserta sangat luar biasa. Dukungan dari guru dan orang tua menjadi bagian penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas,” tutupnya.(*)




Dari Road to School hingga Ketahanan Pangan, Kemas Faried Dorong Transformasi Pramuka Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan komitmen kuat dalam memperkuat peran Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda di Kota Jambi.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan penganugerahan Tokoh Gerakan Pramuka kepada Wali Kota Jambi, Maulana, yang berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pengurus Pramuka serta undangan lainnya.

Kemas Faried menyebut, penghargaan yang diterima Wali Kota Jambi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh jajaran Pramuka Kota Jambi.

Menurutnya, capaian itu merupakan bukti nyata kerja bersama dalam membangun gerakan kepramukaan yang aktif dan berkelanjutan.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami semua di Pramuka Kota Jambi. Artinya apa yang selama ini kita lakukan mendapat apresiasi dan pengakuan,” ujar Kemas Faried.

Ia menegaskan bahwa Kwarcab Pramuka Kota Jambi terus memperluas peran organisasi melalui berbagai program pembinaan, tidak hanya di bidang pendidikan karakter, tetapi juga penguatan keterampilan hidup bagi generasi muda.

Sejumlah program yang telah berjalan di antaranya Pramuka Road to School, pembentukan duta anti narkoba, hingga kegiatan edukatif di berbagai sekolah di Kota Jambi.

Lebih jauh, Pramuka Kota Jambi juga mulai terlibat dalam program ketahanan pangan.

Salah satunya dengan keterlibatan ratusan anggota Pramuka yang belajar langsung di Kelompok Tani Kasturi, termasuk praktik penanaman padi gogo sebagai bagian dari edukasi lapangan.

“Kami ingin adik-adik Pramuka tidak hanya kuat secara karakter, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang bisa berguna, bahkan bernilai ekonomi,” jelas Kemas Faried.

Selain itu, Kwarcab Kota Jambi saat ini tengah mempersiapkan agenda besar, termasuk seleksi peserta untuk Jambore Dunia di Polandia serta Jambore Nasional melalui tahapan seleksi berjenjang.

Kemas Faried juga menyoroti tantangan generasi muda yang semakin kompleks, mulai dari penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga pergaulan bebas.

Menurutnya, Pramuka harus hadir sebagai benteng moral sekaligus ruang pembinaan yang positif.

“Pramuka harus menjadi solusi dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan mampu bersaing di masa depan,” tegasnya.

Dengan sinergi bersama Pemerintah Kota Jambi, Kwarcab Pramuka Kota Jambi optimistis pembinaan generasi muda akan semakin kuat, baik dari sisi karakter, keterampilan, maupun kemandirian.(*)




Walikota Maulana Raih Anugerah Tokoh Pramuka, Sebut Bukan Kebanggaan Personal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menerima penganugerahan sebagai Tokoh Gerakan Pramuka sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam pengembangan kepramukaan di daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan turut dihadiri Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, bersama jajaran pengurus serta undangan lainnya.

Penghargaan Tokoh Gerakan Pramuka merupakan salah satu bentuk apresiasi bergengsi dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka kepada individu yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam memajukan gerakan kepramukaan.

Penghargaan ini sejajar dengan tanda kehormatan Pramuka lainnya, seperti Lencana Tunas Kencana, Lencana Melati, dan berbagai lencana jasa.

Dalam pernyataannya, Maulana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan semata-mata prestasi pribadi, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen Pramuka di Kota Jambi.

“Berbagai kegiatan kepramukaan yang telah dilaksanakan mendapat apresiasi. Ini bukan kebanggaan personal, tetapi menjadi motivasi bersama dan memberikan dampak positif bagi kemajuan Pramuka, khususnya di Kota Jambi,” ujar Maulana.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya telah menerima penghargaan internasional dari Persekutuan Pengakap Malaysia berupa Semangat Rimba Silver.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Majlis Istiadat Penganugerahan Bintang dan Pingat PPM yang digelar di Dewan Seri Utama, Pejabat TYT Yang di-Pertua Negeri Melaka, pada Jumat (06/03/2026).

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam.

Maulana menegaskan, penghargaan yang diterima menjadi dorongan untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berkontribusi dalam membina karakter generasi muda serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui Gerakan Pramuka,” tutupnya.(*)




Pelantikan Majelis Bahagia Bershalawat Kota Jambi 2026–2029, Ini Pesan Wali Kota Maulana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota Jambi resmi melantik Pengurus Majelis Bahagia Bershalawat Kota Jambi periode 2026–2029 sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan keagamaan dan mendukung perkembangan majelis taklim di tengah masyarakat.

Pelantikan Majelis Bahagia Bershalawat Kota Jambi ini digelar dalam rangkaian Tablig Akbar bertajuk “Kota Jambi Bahagia Bershalawat” yang berlangsung di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Rabu (08/04/2026).

Acara tersebut menghadirkan penceramah Muhammad Amin Abdullah dan dihadiri ribuan jamaah.

Berdasarkan Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 242 Tahun 2026, Dewi Marlina resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Bahagia Bershalawat Kota Jambi masa bakti 2026–2029.

Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera pataka sebagai simbol amanah kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa, konsep “Kota Jambi Bahagia” tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup kebahagiaan spiritual masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Majelis Bahagia Bershalawat menjadi bagian penting dalam mendukung indikator pembangunan di bidang keagamaan.

Ia pun menargetkan percepatan pembentukan kegiatan pengajian dan shalawat hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Dalam satu bulan ke depan, kami minta seluruh kecamatan segera membentuk pengajian Bahagia dan Bahagia Bershalawat. Selanjutnya, dalam dua bulan berikutnya, seluruh 68 kelurahan di Kota Jambi juga harus sudah terbentuk,” ujar Maulana.

Ia juga mengajak seluruh kelompok pengajian, khususnya majelis ibu-ibu dari berbagai organisasi, untuk bersatu dalam wadah tersebut guna memperkuat silaturahmi sekaligus mendukung program keagamaan Pemerintah Kota Jambi.

Lebih lanjut, Maulana menargetkan dalam waktu empat bulan ke depan kegiatan pengajian dan shalawat dapat berjalan rutin di seluruh wilayah, dengan minimal dua kelurahan menggelar kegiatan setiap hari.

“Kami ingin ke depan tidak ada hari tanpa shalawat di Kota Jambi. Ini adalah gerakan bersama untuk membangun suasana religius yang berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan pelantikan ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah, Ketua DWP Sri Hartati Ridwan, serta jajaran Pemerintah Kota Jambi dan organisasi keagamaan.(*)




Hemat dan Praktis, Jargas Jadi Andalan Baru Warga Kota Jambi! Ini Kata Walikota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi semakin serius mengembangkan program jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas) sebagai solusi energi murah dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar alternatif, tetapi menjadi prioritas utama pemerintah dalam menekan biaya hidup warga.

“Jargas ini bukan hanya soal energi, tapi bagaimana pemerintah hadir membantu masyarakat mengurangi pengeluaran rutin. Kita ingin warga Jambi lebih sejahtera,” tegas Maulana.

Program jargas sendiri masuk dalam skema Kartu Bahagia yang digagas Pemkot Jambi.

Selain mengurangi ketergantungan terhadap LPG 3 kilogram, program ini juga dinilai mampu memberikan stabilitas energi di tengah ketidakpastian global.

Maulana menyoroti kondisi geopolitik dunia, khususnya di kawasan Timur Tengah, yang berpotensi memengaruhi harga LPG di Indonesia.

“Kita tidak bisa terus bergantung pada energi impor. Jargas adalah solusi jangka panjang yang lebih aman, stabil, dan menguntungkan masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebutkan, penggunaan jargas dapat memberikan penghematan signifikan, bahkan mencapai sekitar Rp150 ribu per bulan untuk setiap rumah tangga.

“Bayangkan kalau itu dikalikan satu tahun, cukup besar. Uang itu bisa dialihkan untuk kebutuhan penting seperti pendidikan anak dan gizi keluarga,” tambahnya.

Tak hanya itu, Maulana juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu lagi menghadapi antrean panjang untuk mendapatkan LPG subsidi.

“Dengan jargas, masyarakat tidak lagi direpotkan antre gas. Ini lebih praktis, lebih efisien, dan lebih modern,” katanya.

Untuk mendukung percepatan program, Pemkot Jambi terus memperluas jaringan. Pada tahun 2025, pembangunan jargas mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp140 miliar dari pemerintah pusat dengan target 15 ribu sambungan rumah tangga baru.

Saat ini, total sambungan jargas di Kota Jambi telah mencapai sekitar 28 ribu rumah tangga dan akan terus bertambah.

Maulana juga meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut aktif menyosialisasikan program ini kepada masyarakat, terutama terkait manfaat jangka panjangnya.

“Kami minta ASN turun langsung memberikan pemahaman. Memang saat pemasangan ada gangguan seperti galian jalan, tapi itu hanya sementara. Manfaatnya akan dirasakan bertahun-tahun,” tegasnya lagi.

Sejumlah warga yang telah menggunakan jargas mengaku merasakan langsung manfaatnya. Selain lebih hemat, pasokan gas juga lebih stabil tanpa kekhawatiran kehabisan.

Di sisi lain, warga yang belum terjangkau berharap program ini segera direalisasikan di wilayah mereka agar bisa menikmati kemudahan yang sama.

Dengan komitmen kuat dari pemerintah daerah, jargas diyakini akan menjadi solusi utama energi rumah tangga di Kota Jambi ke depan.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Ungkap Kinerja 2025, Ekonomi Tumbuh di Tengah Tekanan Global

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Maulana menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi yang digelar pada Selasa, 31 Maret 2026.

Rapat tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Jambi untuk memaparkan capaian kinerja selama satu tahun terakhir.

Sekaligus bentuk transparansi kepada publik sebagaimana diamanatkan dalam regulasi Kementerian Dalam Negeri terkait pelaporan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dalam penyampaiannya, Maulana menegaskan bahwa kondisi global yang penuh tekanan tidak menghalangi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Di tengah perlambatan ekonomi dunia akibat dinamika geopolitik global, kami bersyukur Kota Jambi tetap mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi pada 2025 mencapai 5,13 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,88 persen.

Capaian ini dinilai sebagai indikator kuat bahwa aktivitas ekonomi masyarakat terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Selain itu, pendapatan per kapita masyarakat juga mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) harga berlaku, angka pendapatan naik dari Rp68,5 juta menjadi Rp73,6 juta per tahun.

Tak hanya itu, tingkat ketimpangan ekonomi juga menunjukkan tren penurunan. Indeks Gini Kota Jambi tercatat turun dari 0,395 menjadi 0,339, menandakan distribusi pendapatan yang semakin merata.

Menurut Maulana, peningkatan tersebut tidak terlepas dari berbagai strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi.

“Kami terus mendorong investasi, memperkuat UMKM, serta meningkatkan konektivitas dan infrastruktur kota. Program-program ini dirancang untuk langsung menyentuh masyarakat dan menggerakkan roda ekonomi,” jelasnya.

Dari sisi stabilitas harga, Pemerintah Kota Jambi juga berhasil menjaga inflasi tetap terkendali sepanjang tahun 2025.

Inflasi tercatat sebesar 3,03 persen secara tahunan (year on year), berada di bawah rata-rata inflasi Provinsi Jambi yang mencapai 3,71 persen, meski sedikit di atas angka nasional sebesar 2,92 persen.

Maulana menilai kondisi ini menunjukkan pengelolaan ekonomi daerah berjalan cukup baik di tengah tantangan global yang tidak menentu.

“Pengendalian inflasi tetap menjadi prioritas kami agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi dapat berkelanjutan,” tutupnya.(*)




Wali Kota Jambi Surati Pertamina, Minta Penambahan BBM Hadapi Momen Mudik Lebaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mengambil langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengajukan penambahan kuota BBM kepada pihak Pertamina.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi sekaligus mengirimkan surat resmi kepada Pertamina guna meminta tambahan pasokan BBM di wilayah Kota Jambi.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM selama arus mudik dan arus balik Lebaran, ketika mobilitas kendaraan meningkat signifikan.

“Kami sudah berkomunikasi dan menyurati Pertamina agar stok BBM di Kota Jambi bisa ditambah menjelang Idul Fitri,” sebutnya, Rabu 11 Maret 2026.

“Ini sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kelangkaan, terutama di SPBU yang berada di jalur lintas,” kata Maulana.

Menurutnya, perhatian khusus diberikan kepada SPBU yang berada di jalur utama atau jalur lintas yang biasanya dilalui pemudik dari berbagai daerah.

Pada periode Lebaran, konsumsi BBM di titik-titik tersebut biasanya meningkat tajam karena tidak hanya digunakan oleh warga lokal, tetapi juga oleh pengendara dari luar daerah yang melintas menuju provinsi lain.

Selain memastikan ketersediaan stok, Pemerintah Kota Jambi juga berencana memberikan informasi kepada masyarakat terkait SPBU yang beroperasi selama 24 jam di wilayah Kota Jambi.

Informasi tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para pemudik yang membutuhkan bahan bakar saat melakukan perjalanan jarak jauh.

“Nantinya kami akan menginformasikan kepada pemudik mengenai SPBU yang buka 24 jam, sehingga mereka tidak perlu khawatir ketika membutuhkan BBM di perjalanan,” jelasnya.

Maulana menambahkan bahwa pengajuan penambahan kuota BBM menjelang Lebaran merupakan langkah rutin yang dilakukan setiap tahun oleh pemerintah daerah.

Biasanya, tambahan kuota yang diajukan mencapai sekitar 10 persen dari kuota normal, untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi bahan bakar selama musim mudik.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Jambi berharap distribusi BBM tetap lancar dan kebutuhan masyarakat maupun pemudik dapat terpenuhi selama periode Lebaran.(*)




Wali Kota Jambi Beri Tali Asih Relawan Ayo Mengaji, Targetkan Siswa SMP Bebas Buta Aksara Al-Qur’an

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Maulana menyerahkan tali asih kepada para relawan Gerakan Ayo Mengaji (Gerami) Kota Jambi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum evaluasi perkembangan program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di kalangan pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana menerima laporan mengenai pelaksanaan program Gerakan Ayo Mengaji yang saat ini telah diterapkan di sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Jambi.

Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini program tersebut telah menjangkau 12 dari total 26 SMP yang ada di Kota Jambi.

Namun dari hasil evaluasi, masih ditemukan cukup banyak siswa yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, sekitar 48,4 persen siswa masih berada pada tahap Iqro 1 dan Iqro 2,” kata dia.

“Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua agar bisa berkolaborasi dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an generasi muda,” kata Maulana.

Menurutnya, Pemerintah Kota Jambi akan merumuskan strategi yang lebih efektif agar program ini dapat berjalan lebih optimal ke depan.

Salah satu gagasan yang sedang dikaji adalah menjadikan pembelajaran Al-Qur’an sebagai bagian dari muatan lokal pendidikan yang terintegrasi dengan nilai-nilai adat dan budaya daerah.

Langkah tersebut, lanjut Maulana, merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki pondasi keimanan yang kuat.

Ia menegaskan bahwa penanaman nilai-nilai Al-Qur’an sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang berakhlakul karimah.

“Mewujudkan masyarakat Kota Jambi yang berakhlak dan berbudaya merupakan salah satu prioritas dalam pembangunan Kota Jambi Bahagia. Karena itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menghadirkan kebijakan dan langkah strategis untuk mencapainya,” ujarnya.

Maulana juga mengapresiasi keberadaan Gerakan Ayo Mengaji yang dinilai menjadi langkah penting dalam upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di tingkat SMP, khususnya di sekolah negeri.

Ia berharap program ini mampu menumbuhkan semangat generasi muda, terutama remaja usia 12 hingga 15 tahun, untuk belajar dan mencintai Al-Qur’an di masa pencarian jati diri mereka.

“Ke depan kami berharap tidak ada lagi siswa SMP Negeri di Kota Jambi yang tidak mampu membaca Al-Qur’an. Karena itu kami mengimbau seluruh kepala sekolah untuk meningkatkan dukungan fasilitas pembelajaran, terutama bagi guru tahfidz dan guru agama,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Gerami Kota Jambi, Hj Masturo, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Jambi yang terus bersinergi dengan relawan dalam menjalankan program literasi Al-Qur’an.

Ia menjelaskan bahwa Gerami awalnya didirikan pada tahun 2019 dengan fokus memberantas buta aksara Al-Qur’an di kalangan ibu-ibu.

Namun seiring waktu, gerakan ini berkembang dan mulai menyasar kalangan pelajar.

Berdasarkan data yang dihimpun Gerami, dari 4.612 siswa SMP Negeri di Kota Jambi, sekitar 51 persen belum mampu membaca Al-Qur’an.

Sementara 31 persen masih dalam tahap mengeja, dan sisanya telah mampu membaca serta memahami Al-Qur’an.

Melalui program ini, diharapkan Kota Jambi dapat mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman.(*)