Pemkab Tebo Tegas! ASN Terlibat Judi Online akan Ditindak

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemkab Tebo menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat judi online. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Tebo, Sindi, pada Senin, 21 April 2025.

“Sesuai instruksi Bupati yang telah disampaikan oleh Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, Pemkab Tebo akan menindak tegas ASN yang terlibat dalam aktivitas judi online,” tegas Sindi.

Untuk mencegah maraknya praktik judi daring di lingkungan pemerintahan, Pemkab Tebo telah menggelar sosialisasi pencegahan judi online kepada seluruh ASN, yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati.

“Dampak judi online sangat membahayakan. Sudah banyak contoh rumah tangga hancur, karir hancur, hanya karena judi online. Karena itu, Pak Wabup menegaskan bahwa ASN yang terlibat tidak akan ditoleransi,” tambahnya.

Tak hanya internal, Pemkab Tebo juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan.

Sindi mengimbau agar masyarakat tidak ragu melaporkan ASN yang terlibat dalam judi online, terutama jika memiliki bukti kuat.

“Kalau memang ada bukti, masyarakat jangan segan untuk melaporkannya. Kami pastikan laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur,” tutupnya.(*)




Wakil Bupati Tebo Kecewa, Kehadiran ASN di Dinas Pendidikan

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo, Senin (24/2/2025).

Dalam sidaknya, Nazar menyatakan kekecewaannya atas tingkat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sangat rendah.

Pada apel pagi tersebut, hanya sekitar 10 persen ASN yang hadir dari total PNS dan tenaga PPPK yang ada di Dinas Pendidikan.

“Kehadiran ASN yang minim menunjukkan kurangnya disiplin. Bagaimana bisa mewujudkan Tebo Cerdas jika para aparaturnya tidak disiplin?” ujar Nazar.

BACA JUGA: Komisi I DPRD Tebo Ajukan Permohonan PPPK Penuh Waktu ke Kemenpan RB

BACA JUGA: Pasien BPJS Ditolak Rawat Inap di RSUD Tebo, Penyebabnya Dispepsia Tak Tercover

Nazar menekankan pentingnya kedisiplinan di Dinas Pendidikan sebagai garda terdepan dalam mewujudkan visi-misi kepala daerah.

Ia mengingatkan bahwa, kinerja Dinas Pendidikan sangat berpengaruh pada kualitas pendidikan dan perkembangan daerah.

“Kita harus segera bergerak cepat. Lima tahun ini sangat singkat, kita harus bisa mencapai tujuan besar bersama,” lanjutnya.

Nazar juga meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, untuk lebih menekankan pentingnya kedisiplinan kepada ASN dan PPPK, terutama para guru, agar dapat bekerja lebih optimal dalam mendukung program pendidikan daerah.(*)