Panen Raya Jagung di Merangin, Wabup Khafid Moein Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Prabowo-Gibran

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID Wakil Bupati Merangin H A Khafid Moein bersama Kapolres Merangin AKBP Rony Syahendra, melakukan panen raya jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Rabu (26/2/2025).

Panen tersebut berlangsung di lahan milik warga yang dikelola oleh Kelompok Tani Pasundan di Desa Tambang Emas, Kecamatan Pemenang Selatan.

Panen raya ini menandai keberhasilan awal dari program pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan melalui sektor pertanian.

Pemkab Merangin sepenuhnya mendukung program ketahanan pangan ini, baik dari pihak Polri, TNI, maupun petani setempat. Jika tahun ini lima hektar yang siap panen, tahun depan kami akan tingkatkan menjadi 10 hektar,” ujar Wabup Khafid Moein.

Baca juga: Wabup Merangin Buka Festival Memantai Adat, Lebih dari 60 Kerbau Dipotong Massal

Baca juga: Wabup Merangin Ungkap Inflasi Terkendali, IPH Merangin Turun Jauh dari Minggu Sebelumnya

Wabup Khafid Moein mengucapkan terima kasih kepada warga, yang telah memberikan izin untuk menanami lahannya dengan jagung.

Sementara itu, Kapolres Merangin, AKBP Rony Syahendra menjelaskan bahwa, lahan yang siap panen di Kabupaten Merangin saat ini mencapai sekitar lima hektar, dengan potensi panen lebih banyak lagi dalam waktu dekat.

Mengenai harga jagung yang dipanen, Kapolres Rony Syahendra menambahkan, bahwa harga jual akan mengacu pada ketentuan Bulog, yaitu Rp 5.500 per kilogram.

“Kami akan terus mendukung kelompok-kelompok tani, terutama yang menanam jagung, untuk terus meningkatkan kualitas dan hasil panennya,” tegasnya.

Untuk meningkatkan kualitas dan hasil panen jagung, Kapolres menjelaskan bahwa, pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Merangin melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), aparat desa, dan Babinsa.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan jagung dengan kualitas terbaik serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani.

Hadir dalam acara tersebut, Plt Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Merangin Zainal Abidin, Kadis Nakbun Hendri, Kadis Perindag Merangin Dadang, Kabag Ekonomi Setda Merangin Daryanto, serta sejumlah pejabat lainnya.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Merangin, sekaligus mendukung visi besar pemerintah untuk mencapai swasembada pangan di Indonesia.(*)




Wabup Merangin Ungkap Inflasi Terkendali, IPH Merangin Turun Jauh dari Minggu Sebelumnya

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Wabup Merangin, H A Khafid Moein, mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah secara daring yang dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, pada Senin (24/2).

Dalam rakor tersebut, disampaikan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Merangin tercatat berada pada angka 1,380.

Angka ini menunjukkan, penurunan signifikan dari minggu sebelumnya yang mencapai 4,490.

Menurut Wabup, penurunan IPH ini disebabkan oleh turunnya harga sejumlah komoditas di pasar.

Baca juga: Waspada Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang, BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Kota Jambi

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

“Alhamdulillah, inflasi di Merangin terkendali. Penurunan harga ini terjadi pada komoditas seperti daging ayam ras, cabai merah, bawang putih, dan bahan pokok lainnya,” ujarnya, yang juga dibenarkan oleh Sekda Merangin, Fajarman.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Merangin akan terus memantau perkembangan harga di pasar untuk memastikan kestabilan harga pangan.

Selain itu, Wabup juga menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong sektor pertanian agar pasokan bahan pokok melimpah dan harga bisa lebih stabil.

Mengenai pengaruh cuaca yang sering hujan di Merangin, Wabup menegaskan bahwa hingga saat ini, cuaca belum menunjukkan dampak signifikan terhadap inflasi.

Sebab, belum ada area pertanian yang terendam banjir hingga menyebabkan gagal panen.

Rakor juga dihadiri oleh beberapa pejabat terkait, termasuk Sekda Merangin, Fajarman, Asisten II Setda Merangin, Suherman, serta sejumlah kepala dinas dan perwakilan dari Bulog.

Pemerintah Kabupaten Merangin terus bekerja keras untuk menjaga kestabilan ekonomi daerah, terutama dalam pengendalian inflasi.(*)