Kapolda Jambi Apresiasi Keberhasilan Operasi Ketupat, Personel Diimbau Jaga Kesehatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar apel pagi di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar, dan diikuti oleh seluruh pejabat utama serta personel Polda Jambi.

Hadir pula Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, Irwasda Kombes Pol. Janus Parlindungan Siregar, serta jajaran pejabat utama (PJU).

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi tinggi atas suksesnya pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Menurutnya, operasi ini berjalan aman dan kondusif selama momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh personel dalam pelaksanaan Operasi Ketupat, sehingga perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan bagi personel yang bertugas di lapangan selama arus mudik dan balik Lebaran.

Rekan-rekan yang melaksanakan tugas di lapangan agar tetap memperhatikan kesehatan, sayangi diri sendiri serta keluarga,” tambahnya.

Apel pagi ini juga dimanfaatkan untuk halal bihalal antara pimpinan dan seluruh personel.

Kapolda menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, sekaligus permohonan maaf lahir dan batin.

Semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Kapolda.

Kabid Humas Polda Jambi, Erlan Munaji, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas apel, tetapi juga momentum mempererat soliditas internal dan meningkatkan semangat pengabdian personel.

Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan soliditas antar personel. Kapolda Jambi berharap seluruh anggota semakin profesional, humanis, dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pasca Idul Fitri,” jelas Kabid Humas.(*)




Kapolda Jambi Buka Rakernis Bidpropam 2026, Tekankan Pengawasan Adaptif dan Humanis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Kepolisian Daerah Jambi, Krisno H Siregar, secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Tahun Anggaran 2026 di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol B. Ali, para Pejabat Utama Polda Jambi, Wakapolres/ta jajaran, Kasi Propam Polres/ta, hingga operator SiPropam di lingkungan Polda Jambi.

Rakernis Bidpropam tahun ini juga menghadirkan narasumber dari Ombudsman Perwakilan Provinsi Jambi serta Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi.

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa fungsi pengawasan internal merupakan pondasi utama dalam mendukung pembangunan institusi Polri serta program pemerintah Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, tantangan pengawasan kini semakin kompleks seiring meningkatnya partisipasi publik dalam melakukan kontrol sosial melalui media online dan platform digital.

“Pengawasan yang dilakukan oleh Propam Polri wajib bersifat adaptif, humanis, dan berkeadilan,” tegas Kapolda.

Ia menambahkan, di era keterbukaan informasi saat ini, setiap tindakan anggota Polri dapat dengan mudah menjadi perhatian publik.

Oleh karena itu, Propam harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip profesionalisme dan integritas.

Kapolda juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam hal pemeriksaan dan teknik interogasi agar berjalan sesuai prosedur serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan proses penegakan disiplin berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, dalam pemaparannya menyebut bahwa Propam memiliki peran strategis sebagai penjaga integritas institusi Polri.

“Propam bukan sekadar penindak, tetapi juga pembina dan pengawal kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia menilai, di era digital saat ini, kesalahan kecil dapat berdampak besar jika tidak diimbangi dengan klarifikasi cepat dan transparansi informasi.

Menurutnya, media berperan sebagai mitra kontrol sosial sekaligus jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat.

Sinergi antara Propam dan media, lanjutnya, penting untuk mencegah disinformasi serta membangun narasi institusi yang objektif dan berimbang.

Rakernis Bidpropam 2026 ini diharapkan mampu memperkuat komitmen pengawasan internal, meningkatkan profesionalisme personel, serta membangun hubungan yang sehat dan transparan antara Polri dan media demi menjaga kepercayaan masyarakat.(*)