Terbaru! Garuda Indonesia Jadwal Ulang 4 Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Update terbaru penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Garuda Indonesia menjadwal ulang atau melakukan re-time terhadap empat penerbangan rute Jakarta-Jambi dan Jambi-Jakarta, Jumat 2 Oktober 2026.

Perubahan jadwal ini mencakup dua penerbangan kedatangan dari Jakarta dan dua penerbangan keberangkatan menuju Jakarta.

Berdasarkan informasi terbaru dari maskapai, berikut jadwal yang menjadi patokan sementara:

Jadwal Kedatangan Garuda Indonesia dari Jakarta

  • GA 126 dari Jakarta dijadwalkan tiba pukul 20.25 WIB.

  • GA 128 dari Jakarta dijadwalkan tiba pukul 20.35 WIB.

Jadwal Keberangkatan Garuda Indonesia dari Jambi

  • GA 127 tujuan Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 21.10 WIB.

  • GA 129 tujuan Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 21.20 WIB.

Namun, jadwal tersebut masih berupa patokan dari maskapai untuk menginformasikan perubahan kepada penumpang.

Estimasi waktu kedatangan maupun keberangkatan aktual tetap dapat berubah.

Perkembangan penerbangan selanjutnya akan mengikuti pemantauan flight radar dan kondisi operasional di Bandara Sultan Thaha Jambi.

Sebelumnya, Dua Penerbangan Garuda Sempat RTB

Perubahan jadwal Garuda Indonesia ini terjadi setelah kondisi penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi terdampak kabut asap dan jarak pandang yang fluktuatif.

Sebelumnya, dua penerbangan Garuda Indonesia dari Jakarta, yakni GA 126 dan GA 128, tercatat mengalami Return to Base (RTB) atau kembali ke Bandara Soekarno-Hatta.

Kondisi tersebut terjadi ketika jarak pandang di sekitar Bandara Sultan Thaha belum cukup stabil untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan.

Selain Garuda Indonesia, sejumlah penerbangan lain juga terdampak.

Citilink QG 960 dari Jakarta yang dijadwalkan tiba sekitar pukul 13.20 WIB tercatat mengalami diverted atau pengalihan pendaratan ke Palembang.

Sementara itu, sejumlah pesawat yang sebelumnya menunggu di udara akhirnya berhasil mendarat di Bandara Sultan Thaha.

Batik Air ID 6804 dari Jakarta mendarat pada pukul 15.18 WIB, disusul Super Air Jet IU 840 pada pukul 15.29 WIB.

Kedua pesawat tersebut sebelumnya sempat holding sebelum kondisi memungkinkan untuk melakukan pendaratan.

Jarak Pandang Masih Jadi Perhatian

Kondisi jarak pandang di Bandara Sultan Thaha juga mengalami perubahan sepanjang Jumat.

Data pengelola bandara mencatat jarak pandang berada di angka 1.000 meter pada pukul 06.00 WIB.

Angka tersebut kemudian berubah menjadi 1.800 meter pada pukul 07.00 WIB, 1.300 meter pukul 08.00 WIB, 1.500 meter pukul 09.00 WIB, dan 1.100 meter pukul 10.00 WIB.

Memasuki siang hari, jarak pandang tercatat 1.800 meter pada pukul 11.00 WIB, 1.900 meter pukul 12.00 WIB, 1.600 meter pukul 13.00 WIB, serta 1.500 meter pada pukul 14.00 dan 15.00 WIB.

Perubahan jarak pandang tersebut membuat kondisi operasional penerbangan tetap membutuhkan pemantauan secara berkala.

Penumpang Diminta Pantau Status Penerbangan

Dengan adanya re-time tersebut, penumpang Garuda Indonesia yang terdampak perubahan jadwal perlu memperhatikan informasi terbaru dari maskapai.

Jadwal 20.25 WIB dan 20.35 WIB untuk kedatangan, serta 21.10 WIB dan 21.20 WIB untuk keberangkatan, menjadi jadwal sementara yang disampaikan maskapai kepada penumpang.

Namun, waktu aktual pesawat dapat berbeda dari jadwal tersebut karena operasional penerbangan masih bergantung pada perkembangan kondisi di lapangan dan pemantauan flight radar.

Manajemen Bandara Sultan Thaha juga terus berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait dalam menangani dampak kondisi kabut asap terhadap operasional penerbangan.

Pengguna jasa bandara disarankan mengecek status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum berangkat menuju bandara.

Untuk informasi kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center Injourney Airports di 172.

UPDATE akan terus diperbarui mengikuti perkembangan terbaru operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi.(*)




Update: Super Air Jet IU 840 Akhirnya Landing, Susul Batik Air ID 6804

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — UPDATE terbaru kondisi penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi: Super Air Jet IU 840 dari Jakarta akhirnya mendarat pada pukul 15.29 WIB, Jumat 2 Oktober 2026.

Pendaratan Super Air Jet IU 840 menambah daftar pesawat dari Jakarta yang berhasil tiba di Bandara Sultan Thaha setelah sebelumnya terdampak kondisi kabut asap dan jarak pandang yang fluktuatif.

Pesawat Super Air Jet tersebut sebelumnya sempat holding di atas wilayah Jambi sebelum akhirnya melanjutkan proses pendaratan.

Super Air Jet IU 840 mendarat sekitar 11 menit setelah Batik Air ID 6804 dari Jakarta yang lebih dulu menyentuh landasan pada pukul 15.18 WIB.

Dengan demikian, hingga pembaruan terbaru ini, dua penerbangan dari Jakarta yang sebelumnya masih berada dalam kondisi holding telah berhasil mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi.

Super Air Jet Susul Batik Air

Sebelumnya, Batik Air ID 6804 dari Jakarta berhasil mendarat pada pukul 15.18 WIB.

Pesawat tersebut sempat holding karena kondisi jarak pandang di sekitar Bandara Sultan Thaha yang belum stabil akibat kabut asap.

Batik Air ID 6804 awalnya dijadwalkan tiba sekitar pukul 15.10 WIB.

Setelah menunggu kondisi memungkinkan, pesawat akhirnya dapat mendarat delapan menit dari jadwal estimasi sebelumnya.

Tak lama kemudian, giliran Super Air Jet IU 840 yang berhasil mendarat pada pukul 15.29 WIB.

Kabut Asap Sempat Ganggu Sejumlah Penerbangan

Kondisi kabut asap sebelumnya berdampak terhadap sejumlah penerbangan di Bandara Sultan Thaha.

Citilink QG 960 dari Jakarta yang dijadwalkan tiba pukul 13.20 WIB tercatat dialihkan atau diverted ke Palembang (PLM).

Sementara itu, dua penerbangan Garuda Indonesia dari Jakarta, yakni GA 126 dan GA 128, tercatat mengalami Return to Base (RTB) atau kembali ke Bandara Soekarno-Hatta.

Keputusan tersebut menunjukkan kondisi jarak pandang sempat memengaruhi kelancaran operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha pada Jumat siang.

Jarak Pandang Masih Fluktuatif

Data pengelola Bandara Sultan Thaha menunjukkan jarak pandang mengalami perubahan sepanjang Jumat.

Pada pukul 06.00 WIB, jarak pandang tercatat 1.000 meter.

Angka tersebut kemudian berubah menjadi 1.800 meter pada pukul 07.00 WIB, 1.300 meter pukul 08.00 WIB, 1.500 meter pukul 09.00 WIB, dan 1.100 meter pada pukul 10.00 WIB.

Memasuki siang hari, jarak pandang tercatat 1.800 meter pada pukul 11.00 WIB, 1.900 meter pukul 12.00 WIB, 1.600 meter pukul 13.00 WIB, serta 1.500 meter pada pukul 14.00 dan 15.00 WIB.

Fluktuasi tersebut membuat kondisi operasional penerbangan tetap perlu mendapat pemantauan secara berkala.

Sejumlah Keberangkatan Masih Terdampak

Di sisi keberangkatan, sejumlah penerbangan dari Bandara Sultan Thaha sebelumnya juga mengalami penundaan.

Batik Air ID 6805 tujuan Jakarta dan Citilink QG 961 tujuan Jakarta tercatat mengalami delay. Data operasional juga mencantumkan penerbangan Garuda Indonesia yang terdampak penundaan.

Manajemen Bandara Sultan Thaha terus berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk menangani dampak kondisi kabut asap, termasuk pelayanan terhadap penumpang yang penerbangannya mengalami perubahan jadwal.

Pengguna jasa bandara diminta tetap mengecek status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara karena kondisi cuaca dan jarak pandang dapat berubah sewaktu-waktu.

Untuk informasi kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center Injourney Airports di 172.

UPDATE ini akan terus diperbarui mengikuti perkembangan terbaru operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi.(*)