UIN STS Jambi Siapkan PBAK 2026 dengan Konsep Baru, Libatkan UMKM dan Kegiatan Outdoor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026.
Tahun ini, kegiatan penyambutan mahasiswa baru tersebut akan dikemas dengan konsep berbeda, lebih interaktif, kreatif, dan melibatkan berbagai unsur kampus hingga pelaku UMKM lokal.
Persiapan PBAK 2026 diawali melalui rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN STS Jambi, Dr. Jamaluddin, M.Pd.I., di Ruang Rapat Senat Lantai 6 Gedung Rektorat UIN STS Jambi.
Rapat tersebut dihadiri berbagai unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan PBAK, mulai dari Kepala Bagian Akademik, para Wakil Dekan III di lingkungan UIN STS Jambi, jajaran kemahasiswaan, Ketua DEMA Universitas, hingga unsur keamanan kampus.
Dr. Jamaluddin mengatakan, koordinasi awal dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian PBAK 2026 berjalan maksimal dan setiap bagian memahami tugas serta tanggung jawab masing-masing.
“Rapat ini bertujuan untuk mempersiapkan pelaksanaan PBAK 2026 agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Dr. Jamaluddin.
Menurutnya, PBAK bukan hanya sekadar kegiatan pengenalan lingkungan kampus bagi mahasiswa baru.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan budaya akademik, nilai-nilai universitas, serta berbagai keunggulan yang dimiliki UIN STS Jambi.
Ia berharap pelaksanaan PBAK tahun ini mampu memberikan pengalaman positif sekaligus membangun rasa bangga mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar UIN STS Jambi.
“PBAK ini juga menjadi nilai tambah dalam memperkenalkan berbagai keunggulan UIN STS Jambi kepada mahasiswa baru maupun masyarakat luas,” katanya.
PBAK UIN STS Jambi 2026 Mengusung Konsep Lebih Kreatif
Dalam persiapannya, UIN STS Jambi memastikan PBAK 2026 akan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika sebelumnya banyak kegiatan berpusat di dalam ruangan, tahun ini panitia akan memperbanyak aktivitas luar ruangan agar mahasiswa baru mendapatkan pengalaman yang lebih dinamis dan interaktif.
Selain memperkenalkan lingkungan akademik, konsep baru tersebut juga akan menghadirkan kolaborasi dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Keterlibatan UMKM menjadi salah satu upaya kampus untuk memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada mahasiswa baru sekaligus menciptakan suasana kegiatan yang lebih kreatif.
“PBAK tahun ini akan dibuat dengan nuansa baru. Kegiatan tidak akan banyak dilakukan di dalam ruangan, melainkan lebih banyak di luar ruangan, sekaligus melibatkan UMKM sehingga suasananya lebih dinamis, edukatif, dan memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa baru,” jelas Dr. Jamaluddin.
Fakultas Diminta Lanjutkan Program Pengenalan Mahasiswa Baru
Selain pelaksanaan tingkat universitas, UIN STS Jambi juga menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan di tingkat fakultas.
Setelah rangkaian PBAK tingkat universitas selesai, masing-masing fakultas diharapkan melanjutkan kegiatan sesuai karakteristik program studi.
Langkah tersebut dilakukan agar mahasiswa baru memperoleh pemahaman yang lebih lengkap mengenai lingkungan akademik, sistem pembelajaran, hingga budaya di masing-masing fakultas.
“Kegiatan PBAK setelah dilaksanakan di tingkat universitas diharapkan segera dilanjutkan oleh fakultas agar materi yang diberikan tetap berkelanjutan dan saling mendukung,” ungkapnya.
Dengan konsep baru tersebut, UIN STS Jambi berharap PBAK 2026 tidak hanya menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, pengenalan budaya akademik, serta memperkuat citra kampus sebagai perguruan tinggi Islam yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.(*)