Wali Kota Jambi Maulana Ungkap Kinerja 2025, Ekonomi Tumbuh di Tengah Tekanan Global

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Maulana menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi yang digelar pada Selasa, 31 Maret 2026.

Rapat tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Jambi untuk memaparkan capaian kinerja selama satu tahun terakhir.

Sekaligus bentuk transparansi kepada publik sebagaimana diamanatkan dalam regulasi Kementerian Dalam Negeri terkait pelaporan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dalam penyampaiannya, Maulana menegaskan bahwa kondisi global yang penuh tekanan tidak menghalangi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Di tengah perlambatan ekonomi dunia akibat dinamika geopolitik global, kami bersyukur Kota Jambi tetap mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi pada 2025 mencapai 5,13 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,88 persen.

Capaian ini dinilai sebagai indikator kuat bahwa aktivitas ekonomi masyarakat terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Selain itu, pendapatan per kapita masyarakat juga mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) harga berlaku, angka pendapatan naik dari Rp68,5 juta menjadi Rp73,6 juta per tahun.

Tak hanya itu, tingkat ketimpangan ekonomi juga menunjukkan tren penurunan. Indeks Gini Kota Jambi tercatat turun dari 0,395 menjadi 0,339, menandakan distribusi pendapatan yang semakin merata.

Menurut Maulana, peningkatan tersebut tidak terlepas dari berbagai strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi.

“Kami terus mendorong investasi, memperkuat UMKM, serta meningkatkan konektivitas dan infrastruktur kota. Program-program ini dirancang untuk langsung menyentuh masyarakat dan menggerakkan roda ekonomi,” jelasnya.

Dari sisi stabilitas harga, Pemerintah Kota Jambi juga berhasil menjaga inflasi tetap terkendali sepanjang tahun 2025.

Inflasi tercatat sebesar 3,03 persen secara tahunan (year on year), berada di bawah rata-rata inflasi Provinsi Jambi yang mencapai 3,71 persen, meski sedikit di atas angka nasional sebesar 2,92 persen.

Maulana menilai kondisi ini menunjukkan pengelolaan ekonomi daerah berjalan cukup baik di tengah tantangan global yang tidak menentu.

“Pengendalian inflasi tetap menjadi prioritas kami agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi dapat berkelanjutan,” tutupnya.(*)




Wali Kota Jambi Siapkan Kawasan Terpadu di Eks Lokalisasi Pucuk, Fokus Ibadah dan Ekonomi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong perubahan kawasan eks lokalisasi menjadi lingkungan yang lebih produktif dan religius.

Upaya ini ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, saat meninjau lokasi rencana pembangunan masjid di kawasan Jalan Syailendra RT 05, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Senin (30/3/2026).

Lokasi tersebut sebelumnya dikenal sebagai kawasan eks lokalisasi Pucuk yang memiliki stigma negatif.

Kini, Pemkot Jambi menargetkan kawasan tersebut bertransformasi menjadi pusat kegiatan sosial, keagamaan, dan ekonomi masyarakat.

Menurut Maulana, pembangunan masjid akan menjadi titik awal perubahan sosial di wilayah tersebut.

Selain sebagai tempat ibadah, kawasan ini juga dirancang menjadi pusat UMKM serta dilengkapi fasilitas olahraga untuk masyarakat.

Kawasan ini akan kita bangun menjadi tempat ibadah, pusat UMKM, dan sarana aktivitas masyarakat agar lebih produktif,” ujarnya di lokasi.

Saat ini, Pemkot Jambi masih melakukan penelusuran terkait status lahan yang akan digunakan.

Pemerintah optimistis pembangunan dapat segera terealisasi, mengingat adanya potensi hibah lahan dari pihak terkait.

Lebih lanjut, Maulana menegaskan bahwa penataan kawasan akan dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Pendekatan yang digunakan bersifat holistik untuk memastikan perubahan yang berkelanjutan.

Selain masjid, rencana pengembangan kawasan juga mencakup pemberdayaan ekonomi melalui UMKM, pembangunan pesantren sebagai sarana pendidikan keagamaan, serta penyediaan fasilitas olahraga.

Langkah ini diharapkan mampu menghapus stigma lama sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Pemkot Jambi optimistis, dengan kolaborasi berbagai pihak, kawasan Payo Sigadung akan berkembang menjadi wilayah yang religius, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.(*)




Diza Hazra Tegaskan Prioritas UMKM dan Kebersihan di Kawasan Kota Tua

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha memimpin rapat koordinasi intensif dengan jajaran OPD dan PT Siginjai Sakti, Selasa (17/3/2026), sebagai langkah persiapan soft launching kawasan wisata kuliner Kota Tua.

Kegiatan ini menegaskan peran aktif Diza dalam menghidupkan kembali denyut ekonomi dan pariwisata Kota Jambi.

Diza Hazra menekankan bahwa pengembangan kawasan Kota Tua harus menjadi pusat kuliner dan pasar malam yang mengutamakan UMKM lokal, kebersihan, dan kenyamanan pengunjung.

“Alhamdulillah kita baru saja selesai rapat koordinasi terkait rencana menghadirkan pasar malam atau wisata kuliner di Kota Tua. Tujuannya menciptakan keramaian baru, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat Kota Jambi,” ujar Diza.

Menurutnya, pengelolaan kawasan tidak hanya soal sarana fisik, tapi juga menyangkut standar kualitas produk UMKM, kebersihan lingkungan, manajemen sampah, dan tata visual.

Diza menekankan agar semua pelaku usaha yang terlibat harus melalui proses kurasi yang jelas untuk memastikan kualitas dan keamanan produk.

“Pengelolaan kegiatan ini harus melalui tahapan kurasi yang baik, termasuk manajemen pelaksanaan dan kualitas produk. Kita ingin kegiatan ini berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam rapat, Diza juga membahas aspek kenyamanan pengunjung, termasuk penataan tenda, kebersihan, dan desain ruang yang menarik.

Ia menegaskan, keberhasilan kawasan wisata kuliner Kota Tua akan menjadi cerminan kolaborasi pemerintah kota, BUMD, pelaku UMKM, dan masyarakat.

Sementara itu, Direktur PT Siginjai Sakti, Ardiansyah, menyebut progres persiapan sudah mencapai 75 persen.

Fokus terakhir adalah penyempurnaan aspek teknis dan non-fisik menjelang soft launching pada 27 Maret 2026, yang akan diresmikan secara langsung oleh Wali Kota Dr.dr. H. Maulana M.K.M bersama Diza pada 3 April 2026.

Diza berharap, dengan pengelolaan matang dan sinergi seluruh pihak, kawasan Kota Tua Jambi tidak hanya menjadi destinasi wisata kuliner unggulan, tapi juga pusat perputaran ekonomi baru yang mendukung kesejahteraan masyarakat.(*)




Soft Launching Wisata Kuliner Kota Tua Jambi Digelar 27 Maret 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi melalui Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha memimpin rapat koordinasi dengan jajaran PT Siginjai Sakti dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka persiapan soft launching kawasan wisata kuliner Kota Tua, Selasa (17/3/2026), di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota.

Kegiatan ini merupakan upaya kolaborasi antara pemerintah dan BUMD PT Siginjai Sakti untuk menghidupkan kembali kawasan Kota Tua Pasar Jambi.

Program ini mengombinasikan konsep tradisional dan modern, dengan fokus utama sebagai pusat wisata kuliner dan pasar malam yang diharapkan menjadi marketplace baru serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat lokal.

“Tujuannya untuk menciptakan keramaian baru sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat Kota Jambi, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” ujar Diza.

Dalam persiapannya, berbagai aspek teknis menjadi perhatian, termasuk keamanan, kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, dan keterlibatan UMKM lokal.

Produk yang dijual akan melalui tahapan kurasi untuk memastikan kualitas dan sertifikasi yang berlaku.

Selain itu, penataan visual kawasan, kebersihan, dan desain ruang menjadi prioritas agar memberikan pengalaman menyenangkan bagi pengunjung dan mendorong kunjungan berulang.

Direktur PT Siginjai Sakti, Ardiansyah, menyebut progres persiapan saat ini telah mencapai sekitar 75 persen.

Fokus koordinasi dilakukan untuk menyempurnakan aspek non-fisik dan teknis menjelang soft launching pada 27 Maret 2026.

Fasilitas pendukung seperti toilet portabel, air bersih, meja dan kursi pengunjung, serta panggung seni dan budaya sedang disiapkan.

Soft launching ini akan dilanjutkan dengan peresmian oleh Wali Kota Dr.dr. H. Maulana M.K.M bersama Wakil Wali Kota Diza pada 3 April 2026.

Kawasan wisata kuliner Kota Tua ditargetkan menjadi destinasi unggulan Kota Jambi pada tahun 2026, setelah kawasan Banjuran Budayo, dengan jam operasional pukul 17.00–23.00 WIB.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, BUMD, pelaku UMKM, dan masyarakat, Pemerintah Kota Jambi berharap kawasan Kota Tua dapat berkembang menjadi pusat ekonomi baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menghidupkan pariwisata lokal.(*)




Womenpreneur HIPMI Jambi Resmi Dilantik, Dorong Perempuan Jadi Pengusaha Tangguh

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Penguatan peran perempuan dalam dunia usaha terus didorong di Provinsi Jambi.

Hal ini ditandai dengan pelantikan Badan Semi Otonom Womenpreneur oleh BPD HIPMI Jambi yang digelar di Taman Banjuran Budayo, Jumat (13/3).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Jambi, Fadhillah Hasrul, sebagai wujud komitmen organisasi dalam mendorong lahirnya lebih banyak pengusaha perempuan yang mandiri dan berdaya saing.

Ketua Womenpreneur HIPMI Jambi, Rashifa Humaira, menyampaikan bahwa kehadiran Womenpreneur menjadi wadah penting bagi perempuan untuk mengembangkan potensi bisnis sekaligus memperluas jaringan usaha.

Menurutnya, Womenpreneur tidak hanya menjadi komunitas, tetapi juga ruang kolaborasi dan pembelajaran bagi perempuan yang ingin tumbuh di dunia kewirausahaan.

“Kami ingin menciptakan ekosistem yang saling mendukung, sehingga perempuan di Jambi berani memulai usaha dan mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Rashifa menegaskan, kepengurusan ke depan akan fokus pada penguatan jaringan bisnis serta membuka peluang kerja sama melalui program business matching.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi perempuan dalam berwirausaha, mulai dari keterbatasan akses permodalan, minimnya jaringan, hingga persoalan membagi waktu antara keluarga dan bisnis.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Womenpreneur HIPMI Jambi akan menghadirkan berbagai program strategis, seperti seminar, workshop, serta forum diskusi inspiratif yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri perempuan.

Selain itu, program mentoring, sharing session, serta kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai lembaga pendukung UMKM juga akan menjadi fokus utama ke depan.

Dengan terbentuknya kepengurusan ini, diharapkan semakin banyak perempuan di Jambi yang terinspirasi untuk terjun ke dunia usaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Perempuan yang berdaya akan membawa dampak besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kemajuan daerah,” tutupnya.(*)




19 Tahun Konsisten, PT Sinar Sentosa Primatama Bantu Petugas Publik Jambi Lewat CSR

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), Main Dealer sepeda motor Honda di Jambi, kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membagikan ribuan paket sembako kepada petugas pelayanan publik di Kota Jambi.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 di kantor pusat perusahaan di Jl. Kolonel Abunjani No.9, Selamat, Telanaipura, Kota Jambi.

Program berbagi sembako ini telah rutin dilakukan sejak 2008 dan kini memasuki tahun pelaksanaan ke-19.

Tahun ini, sebanyak 1.253 paket sembako berisi beras premium, gula, tepung terigu, sirup, susu, dan kebutuhan rumah tangga lainnya dibagikan kepada petugas DLH, PHL DPRKP, Damkar, Dinas Perhubungan, serta masyarakat sekitar kantor Sinsen.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Jambi, termasuk Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Kepala Dinas Perhubungan Drs. Amran, SE., Kepala DLH Mahruzar, S.T., Kepala Damkar Mustari Affandi, A.P., M.E., Kepala DPRKP M. Wildan Murtadho Al Idrus, S.P., M.H., dan perwakilan tokoh masyarakat setempat.

Perwakilan Sinsen yang hadir antara lain CEO Rony Attan, COO Tony Attan, serta General Manager Yello Hotel Jambi, Ramma Pratama, yang ikut berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan.

Dalam sambutannya, CEO Sinsen Rony Attan menyatakan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan akan terus dilakukan secara konsisten.

Saya bersyukur program CSR pembagian sembako yang setiap tahun kami jalankan dapat kembali terlaksana. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, dan harapannya program ini terus berkelanjutan serta dapat berkolaborasi dengan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jambi,” ujar Rony.

Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. memberikan apresiasi atas kepedulian Sinsen.

Terimakasih kepada Sinsen, terutama Bapak Rony dan Bapak Tony Attan, atas konsistensi membantu masyarakat Jambi, khususnya para pejuang kemanusiaan yang bekerja di jalanan. Semoga perusahaan ini semakin berkah dan maju,” ucapnya.

Suasana acara berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Penerima sembako tampak antusias dan menyampaikan rasa syukur.

Salah satu penerima, Endah Suciaty, petugas DLH Kota Jambi, mengungkapkan terima kasihnya atas perhatian perusahaan.

Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur atas bantuan sembako ini. Semoga PT Sinar Sentosa Primatama semakin sukses dan lancar usahanya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Sinsen berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan pihak terkait dalam menjaga kenyamanan serta kesejahteraan Kota Jambi.(*)




Polemik Z-Corner Jambi, BAZNAS Pastikan Tenant Berasal dari Data DTKS

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi memberikan penjelasan terkait sorotan masyarakat terhadap program Kampung Ramadhan Z-Corner yang belakangan menjadi topik perbincangan publik.

Program tersebut menuai beragam tanggapan. Sebagian pihak menilai kegiatan tersebut membuka ruang usaha bagi kalangan tertentu dan dianggap melampaui kewenangan instansi lain.

Namun BAZNAS Kota Jambi menegaskan bahwa Z-Corner merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui skema zakat produktif.

Ketua BAZNAS Kota Jambi, M. Fadli, menjelaskan bahwa Z-Corner merupakan implementasi program pendayagunaan zakat yang memiliki dasar hukum yang jelas.

Ia menyebutkan bahwa pengelolaan zakat telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang kemudian diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2024.

Menurutnya, regulasi tersebut mengatur bahwa penyaluran zakat tidak hanya dilakukan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga melalui program produktif yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi para penerima zakat.

Z-Corner ini bagian dari zakat produktif. Tujuannya bukan hanya memberi bantuan sesaat, tetapi memberdayakan mustahik agar memiliki usaha dan mampu mandiri secara ekonomi,” ujar Fadli.

Fadli juga menegaskan bahwa pelaku usaha yang mengisi tenant di Z-Corner tidak dipilih secara sembarangan.

Proses seleksi dilakukan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Dinas Sosial Kota Jambi.

DTKS sendiri memuat data masyarakat dari kelompok desil 1 hingga desil 5, yaitu kategori sangat miskin hingga rentan miskin.

Para pelaku usaha yang masuk dalam data tersebut kemudian direkomendasikan untuk mengikuti program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan oleh BAZNAS.

Tenant yang berjualan di Z-Corner merupakan pelaku UMKM dari kalangan mustahik yang terdata dalam DTKS. Mereka juga mendapat rekomendasi dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi,” jelasnya.

Selain menyediakan ruang usaha bagi para pelaku UMKM binaan, BAZNAS Kota Jambi juga menggelar kegiatan Kampung Ramadhan di kawasan Z-Corner.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas selama bulan suci, seperti penjualan takjil hingga kegiatan hiburan dan perlombaan untuk anak-anak.

Menurut Fadli, kegiatan tersebut bertujuan menarik lebih banyak pengunjung sehingga dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di lokasi tersebut.

Kampung Ramadhan ini kita buat agar masyarakat datang dan meramaikan kawasan Z-Corner. Dengan begitu diharapkan penjualan para tenant mustahik juga meningkat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan ditujukan sebagai pasar umum, melainkan bagian dari strategi untuk membantu meningkatkan omzet pelaku usaha binaan.

BAZNAS Kota Jambi juga menekankan bahwa berbagai program yang dijalankan tidak dilakukan secara mandiri, melainkan melalui kolaborasi dengan sejumlah instansi pemerintah daerah.

Dalam pengelolaan kawasan Z-Corner, BAZNAS bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup.

Sementara untuk pembinaan pelaku usaha, BAZNAS berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi.

Menurut Fadli, sinergi tersebut penting agar program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Program-program BAZNAS selalu dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah. Ini penting agar pemberdayaan masyarakat bisa berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat melihat program Z-Corner sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu.

Harapannya, para mustahik yang saat ini menjalankan usaha melalui program ini nantinya dapat mandiri bahkan menjadi muzakki,” pungkasnya.(*)




Jelang Lebaran, Wagub Jambi Dorong Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani membuka secara resmi kegiatan Bazaar Gerakan Pangan Murah (GPM) Tahun 2026 yang digelar di halaman depan TVRI Jambi, Rabu (11/3/2026).

Program ini merupakan upaya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Gerakan Pangan Murah tersebut diselenggarakan oleh TVRI Jambi bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk BULOG dan Badan Pangan Nasional.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Abdullah Sani menyampaikan apresiasi kepada TVRI Jambi serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sinergi antarinstansi sangat penting untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan di daerah.

“Terima kasih kepada TVRI Jambi dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Sinergi seperti ini sangat penting dalam menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Wagub Sani menjelaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, menjaga stabilitas harga bahan pokok menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Ia menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah mampu membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, cabai, dan komoditas lainnya dengan harga lebih terjangkau.

Ketika harga pangan stabil, daya beli masyarakat dapat tetap terjaga sehingga perekonomian daerah juga dapat bergerak dengan lebih baik.

Pemerintah Provinsi Jambi, lanjutnya, akan terus mengambil berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pangan, mulai dari memperkuat distribusi bahan pokok, memastikan ketersediaan stok, hingga mendukung produksi petani lokal.

Ia juga menekankan bahwa upaya tersebut memerlukan kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat.

Wagub Sani juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan bazaar pangan murah tersebut dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk mendukung produk lokal serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Jambi Herly Marjoni mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara TVRI Jambi, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi dengan melibatkan berbagai mitra pemasok.

Dalam bazaar tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, daging beku, serta sejumlah komoditas lainnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara LPP TVRI dan Badan Pangan Nasional dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.

Di sisi lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu strategi efektif pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Program ini juga didukung dengan penguatan jaringan sekitar 2.024 kios pangan atau Rumah Pangan Kita (RPK) yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.

Menurutnya, melalui program tersebut masyarakat dapat memperoleh komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, dan cabai dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau.




Kartu Bahagia, Rumel, dan Kampung Bahagia: Transformasi Kota Jambi di Tahun Pertama Maulana-Diza

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tepat satu tahun kepemimpinan Walikota Jambi Dr dr H Maulana, MKM dan Wakil Walikota Diza Hazra Aljosa SE MA, berbagai program strategis telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Kepemimpinan periode 2025–2030 menekankan kesejahteraan warga, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, serta pelayanan publik yang cepat dan transparan.

Kartu Bahagia: Masyarakat Lebih Sejahtera

Program Kartu Bahagia telah memberikan manfaat nyata bagi ribuan warga Kota Jambi:

  • 49.212 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mendapat layanan kesehatan gratis.

  • 3.000 pekerja rentan, 1.650 Ketua RT, 1.114 PHL, dan 1.316 petugas syara terfasilitasi BPJS Ketenagakerjaan.

  • 111.762 warga menjalani pengecekan kesehatan gratis.

  • 2.070 peserta didik memperoleh beasiswa.

  • 13.235 rumah terpasang jaringan gas, bagian dari target 100.000 sambungan.

  • Sekolah Rakyat di Kelurahan Bagan Pete menampung 1.080 peserta didik dari SD hingga SMA.

“Program Kartu Bahagia memastikan setiap warga, terutama yang kurang mampu, merasakan manfaat pembangunan kota. Sehat, berpendidikan, dan sejahtera adalah hak semua warga,” kata Walikota Maulana.

Balai Latihan Kerja Tematik dan BanHarkat: SDM Tangguh dan UMKM Mandiri

  • Balai Latihan Kerja Tematik (Balikat) menyiapkan SDM Kota Jambi yang terampil, dengan lebih dari 2.000 orang terserap di industri dan program magang luar negeri.

  • BanHarkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat) memberikan modal usaha ringan bunga 3% per tahun senilai Rp 111,4 miliar, mendukung UMKM dan pengusaha pemula.

“Dengan akses modal mudah dan terjangkau, UMKM bisa tumbuh dan mendorong ekonomi kota,” ujar Wawako Diza.

Ruang Milenial dan Kampung Bahagia

  • Ruang Milenial (Rumel) hadir sebagai fasilitas produktivitas generasi muda dengan internet gratis di Terminal Rawasari, Pasar Jambi, dan Taman Banjuran Budayo.

  • Kampung Bahagia menekankan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat dengan semangat gotong royong:

    • 1.650 Ketua RT dilantik dan mengikuti retret serentak.

    • 67 RT pilot project menunjukkan realisasi 125–200%, dengan 212 kegiatan fisik dan 439 non-fisik.

Lansia Bahagia dan Kota Tangguh

  • Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) memberikan pendidikan non-formal agar lansia tetap produktif.

  • Infrastruktur kota diperkuat dengan:

    • 459 jalan diperbaiki dan 1 jembatan baru dibangun.

    • Normalisasi sungai dan drainase, serta pembangunan kolam retensi 9 hektar yang juga jadi destinasi wisata.

    • Sistem pengelolaan sampah lebih modern, termasuk gerobak motor, industri briket TPA Talang Gulo, dan mobil angkut sampah ramah lingkungan.

    • Angkutan umum listrik dan bus listrik gratis diluncurkan.

Bahagia Berbudaya dan Aparatur Pelayanan Kompeten

  • Festival budaya lokal dan sport tourism digelar untuk melestarikan identitas Melayu dan suku lain.

  • Melalui Apel Kota (Aparatur Pelayanan Kompeten dan Berintegritas) dan Balap (Bahagia Berintegritas Pelayanan Anti Pungli):

    • 5.000 tenaga honorer diangkat PPPK.

    • ASN diperkuat kapasitasnya.

    • Kota Jambi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

  • Call Center Bahagia 112 merespon 6.152 keluhan masyarakat, dengan tingkat penyelesaian 97,15%.

“Setahun ini bukti kerja nyata untuk kesejahteraan warga, kota tangguh, dan pelayanan cepat, transparan, dan dekat dengan masyarakat,” tambah Maulana.

“Setiap program kami rancang untuk memberdayakan semua warga, dari generasi muda hingga lansia, UMKM hingga pekerja rentan,” timpal Diza.(*)




Di Hadapan Wagub, Wawako Diza Tekankan Stabilitas Harga Lewat GPM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Diza Hazra Aljosha menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).

Program tersebut digelar di kawasan Citra Land NGK, Kelurahan Mayang Mengurai, Kecamatan Alam Barajo, Jumat (13/02/2026).

Dalam sambutannya, Diza menekankan bahwa GPM bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret untuk melindungi daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Kegiatan ini untuk memastikan akses pangan cukup dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama dalam momen spesial Ramadan dan Idul Fitri,” tegasnya.

GPM Digelar Rutin Selama Ramadan

Diza menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan selama bulan suci Ramadan.

Langkah ini diambil agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih stabil dan terjangkau.

Menurutnya, stabilitas harga memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Ketika harga terkendali, daya beli meningkat dan aktivitas perdagangan tetap bergerak positif.

“Dengan pengelolaan yang baik, GPM dapat memastikan ketersediaan pangan yang cukup, berkualitas, dan terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa program ini sejalan dengan prioritas ketahanan pangan nasional dan menjadi bagian dari upaya menjadikan Kota Jambi sebagai daerah yang tangguh dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok.

Wawako Diza turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga mitra strategis seperti Bulog, Indogrosir, dan Toko Daging Indonesia.

Ia meyakini keberhasilan pengendalian stok dan harga tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor.

“Saya meyakini keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi semua pihak,” pungkasnya.

Kegiatan GPM Kota Jambi ini merupakan bagian dari program serentak nasional yang diinisiasi Badan Pangan Nasional untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani serta unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait.

Melalui GPM, Pemkot Jambi berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.(*)