Catat! Besok Layanan SIM Keliling Satlantas Jambi Hadir di Tugu Keris Siginjai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Jambi kembali menghadirkan layanan SIM Keliling untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 4 September hingga Jumat, 5 September 2025, bertempat di Tugu Keris Siginjai, Kota Jambi, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Layanan SIM Keliling ini melayani perpanjangan SIM A dan SIM C.

Masyarakat yang hendak memperpanjang masa berlaku SIM diminta untuk menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan, antara lain:

  • SIM asli yang masih berlaku
  • Surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan
  • Fotokopi KTP
  • Surat hasil tes psikologi

Kasat Lantas Polresta Jambi, AKP Hadi Siswanto, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini secara maksimal agar tidak terburu-buru saat masa berlaku SIM habis.

“Kami hadir lebih dekat ke masyarakat untuk memberikan kemudahan layanan. Semoga warga dapat memanfaatkan layanan ini tepat waktu dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Layanan ini merupakan bagian dari upaya Satlantas Polresta Jambi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas, serta mendukung tertib administrasi pengemudi kendaraan bermotor.

Dia menyebutkan, untuk biayar perpanjangan SIM A senilai Rp 80 ribu dan SIM C sebesar Rp 75 ribu.

“Ini di luar persyaratan lain yang harus diambil, seperti kesehatan jasmani dan rohani,” sebutnya. (*)




Wawako Jambi Apresiasi Film ‘LANA’, Angkat Isu Eksploitasi Anak & Keindahan Wisata Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, memberikan apresiasi atas dimulainya proses syuting film berjudul “LANA”, sebuah film lokal yang mengangkat isu eksploitasi anak dan pengamen di bawah umur yang marak terjadi di tempat-tempat wisata Kota Jambi.

Ini disampaikannya, saat menghadiri acara syukuran dan doa bersama demi kelancaran proses syuting film “LANA” Minggu 24 Agustus 2025, yang dimulai Senin 25 Agustus 2025 esok.

Film ini digarap oleh CV Kreasi Event Nusantara Indonesia dengan menggandeng banyak talenta lokal serta melibatkan masyarakat dan unsur pemerintah daerah.

Wawako menyebut, film ini penting sebagai bagian dari upaya edukasi dan penyadaran masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi hadirnya film ‘LANA’ yang mengangkat isu sosial penting seperti eksploitasi anak di ruang publik dan tempat wisata. Selain menjadi sarana hiburan, film ini juga bisa menjadi edukasi yang kuat untuk warga Kota Jambi,” ujar Wawako Diza.

Film “LANA” menceritakan sosok Lana, anak muda yang baru lulus sekolah dan sedang mencari jati diri.

Ia tinggal bersama ayahnya Rudi, seorang ketua RT yang baru dilantik oleh Wali Kota Jambi melalui pemilihan serentak RT se-Kota Jambi, ibunya Bu Lesti, serta adik perempuannya Nadya.

Di rumah itu juga tinggal Al Fatih (Al), adik dari Bu Lesti yang bekerja sebagai jurnalis di RAMS TV.

Dalam perjalanannya, Lana dan Al menemukan kenyataan pahit: anak-anak pengemis dan pengamen di bawah umur banyak dijumpai di tempat-tempat wisata Kota Jambi, seperti Tugu Keris, Hutan Kota Jambi, Danau Sipin, dan lainnya.

Banyak dari mereka yang dieksploitasi oleh preman maupun orang tua mereka sendiri untuk mencari uang.

Film ini menyuguhkan pesan moral yang kuat, di antaranya:

* Pentingnya menjaga keluarga dan lingkungan

* Ajakan untuk tidak memberi uang kepada pengemis dan pengamen di bawah umur

* Kritik sosial terhadap judi online, kebiasaan buang sampah sembarangan, dan lemahnya pengawasan terhadap anak-anak jalanan

* Ajakan untuk melindungi anak-anak dari tindak eksploitasi

Film ini dikemas secara fiktif namun berdasarkan fenomena nyata yang terjadi di Kota Jambi.

Film “LANA” juga akan menampilkan berbagai keindahan destinasi wisata Kota Jambi.

Visual dari ikon-ikon seperti Tugu Keris Siginjai, Danau Sipin, hingga Hutan Kota akan menjadi latar cerita, memperlihatkan sisi lain Kota Jambi yang indah dan potensial sebagai daerah tujuan wisata.

Interaksi antara warga, pengunjung, dan elemen sosial lainnya ditampilkan untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat perkotaan, sekaligus menyampaikan pesan bahwa pariwisata seharusnya ramah anak dan aman dari eksploitasi.

Detail Produksi Film “LANA”

* Perusahaan Produksi: CV Kreasi Event Nusantara Indonesia

* Direktur: Ardyan Eka Saputra

* Produser & Penulis: Reza Fender Rizky

* Keuangan: Chicha Andriani

* Penasehat: Rizal Zebua

* Pembina Talent: Hendry Nursal & SBF

* Sutradara: Dicky dan Ipank

* DOP/Videografer: Team Angga

* Jumlah Talent: ±30 orang, termasuk warga lokal dan OPD terkait

* Durasi: ±60–70 Menit

* Format: Movie

* Subtitle: Bahasa Indonesia / Melayu Jambi

Film “LANA” bukan sekadar tontonan, tetapi juga cerminan isu sosial di Kota Jambi yang perlu ditangani bersama.

Dukungan Wali Kota Jambi, Maulana  Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah turut mendukung karya seni yang menyuarakan kebenaran dan edukasi sosial.

Film ini diharapkan bisa mengubah cara pandang masyarakat tentang pengamen dan pengemis anak, sekaligus menjadi promosi positif bagi pariwisata Kota Jambi di kancah nasional.(*)