Wali Kota Jambi Ubah Gaya Hidup Warga, Lewat Bus Listrik Ramah Lingkungan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, terus mendorong perubahan gaya hidup masyarakat menuju pola yang lebih sehat dan ramah lingkungan

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan armada bus listrik sebagai bagian dari transformasi transportasi publik di Kota Jambi.

“Bus listrik ini bukan hanya soal moda transportasi, tapi cara kita mengajak masyarakat mengubah kebiasaan, agar beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum yang lebih ramah lingkungan,” ujar Maulana.

Saat ini, Pemerintah Kota Jambi telah mengoperasikan 6 armada kendaraan listrik, terdiri dari bus besar dan angkutan kota listrik.

Salah satu armada bahkan dirancang khusus untuk melintasi jalur sempit di dalam kota, guna menjangkau lebih banyak wilayah pemukiman.

Sebagai bentuk dukungan terhadap sistem transportasi terintegrasi, Pemkot Jambi juga menggandeng Dirjen Perhubungan Darat untuk merevitalisasi Terminal Alam Barajo.

Terminal ini nantinya akan difungsikan sebagai pusat transit, di mana penumpang dapat melanjutkan perjalanan menggunakan bus listrik Trans Bahagia.

Wali Kota menyebut bahwa, keberadaan armada ini ditargetkan dapat menekan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, terutama bagi kalangan pelajar.

Selain itu, upaya ini juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan serta menghidupkan kembali ekonomi di kawasan terminal seperti Rawasari dan Alam Barajo.

Dengan jam operasional lebih dari 10 jam per hari, Trans Bahagia dinilai efisien dalam konsumsi energi dan terbukti ramah lingkungan.

Pemkot Jambi pun telah menyiapkan ekspansi rute ke lebih banyak wilayah, agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan transportasi umum.

Evaluasi performa bus listrik dilakukan secara menyeluruh, mencakup efisiensi energi, kinerja kendaraan, serta tingkat kepuasan pengguna.

Inisiatif ini menjadi bagian penting dari visi Kota Jambi untuk menjadi kota yang mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Sebagai informasi, layanan bus listrik masih gratis hingga Desember 2025.

Setelah itu, tarif akan diberlakukan mulai Januari 2026, berdasarkan hasil feasibility study.

Meski demikian, tarif tersebut tetap akan disubsidi oleh pemerintah kota demi menjaga keterjangkauan bagi masyarakat.(*)




Naik Bus Listrik Gratis di Jambi Sampai Akhir 2025, Ini Kata Walikota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Warga Kota Jambi kini masih bisa menikmati layanan bus listrik gratis hingga akhir tahun 2025.

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendorong perubahan gaya hidup masyarakat menuju transportasi ramah lingkungan.

“Sampai Desember 2025 kita masih gratiskan. Januari 2026 baru akan ada perhitungan tarif berdasarkan hasil feasibility study, namun tetap akan disubsidi,” ujar Maulana.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap program transportasi hijau, Pemerintah Kota Jambi juga menambah empat armada baru.

Baca juga:  Wali Kota Maulana Dorong Wisata Hijau, Bus Listrik Siap Sambungkan Tugu Keris ke Candi Muaro Jambi

Baca juga:  Pemkot Jambi Gandeng KALISTA, Warga Jambi Bisa Naik Bus Listrik Gratis!

Dari total enam armada yang kini beroperasi, satu merupakan bus listrik ukuran kecil dan tiga lainnya adalah angkutan kota listrik.

Armada kecil ini akan difokuskan pada jalur dalam kota yang lebih sempit, sehingga mampu menjangkau lebih banyak area pemukiman.

Selain itu, Pemkot juga bekerja sama dengan Ditjen Perhubungan Darat untuk merevitalisasi Terminal Alam Barajo sebagai pusat transit utama.

“Bus dan kendaraan lain akan masuk ke terminal, lalu penumpang lanjut naik bus listrik ke tujuan mereka,” tambah Maulana.

Program ini tak hanya mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, terutama bagi pelajar, tapi juga diproyeksikan mampu menekan kemacetan serta menghidupkan kembali perekonomian di terminal seperti Rawasari dan Alam Barajo.

Dengan waktu operasional lebih dari 10 jam setiap hari, bus listrik terbukti efisien secara energi, ramah lingkungan, dan semakin diminati.

Evaluasi kinerja tidak hanya dilihat dari jumlah penumpang, namun juga mencakup efisiensi energi, kinerja teknis kendaraan, dan kepuasan pengguna.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Jambi tengah merencanakan ekspansi rute Trans Bahagia ke lebih banyak wilayah demi meningkatkan aksesibilitas transportasi publik.

Trans Bahagia kini diposisikan sebagai simbol transportasi masa depan Kota Jambi: praktis, hemat energi, dan mendukung pengurangan emisi karbon di wilayah perkotaan.(*)