Arus Balik Lebaran, Trafik Tol Betung–Tempino Jambi Tembus 10 Ribu Kendaraan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus balik Lebaran 2026 masih berdampak signifikan terhadap lalu lintas di ruas tol wilayah Jambi.

Ruas Tol Betung–Tempino Jambi tercatat tetap mengalami peningkatan volume kendaraan meski tren mulai melandai dibanding hari sebelumnya.

Berdasarkan data dari PT Hutama Karya (Persero), pada 26 Maret 2026 tercatat sebanyak 10.306 kendaraan melintasi ruas tol tersebut.

Angka ini meningkat 33,27 persen dibandingkan trafik normal, menunjukkan mobilitas masyarakat masih tinggi pada masa arus balik.

Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hamdani menyampaikan bahwa secara umum trafik di Jalan Tol Trans Sumatera masih berada di atas rata-rata normal, termasuk di wilayah Jambi.

“Meski terjadi penurunan dibanding hari sebelumnya, volume kendaraan tetap tinggi, terutama pada jalur penghubung antarwilayah dan akses menuju kawasan perkotaan,” ujar Hamdani.

Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman dan lancar selama periode arus balik Lebaran.

Secara keseluruhan, total trafik harian di seluruh ruas tol yang dikelola Hutama Karya mencapai 196.829 kendaraan, atau meningkat hingga 115,95 persen dibandingkan kondisi normal.

Selain ruas Jambi, beberapa ruas tol lain di Trans Sumatera juga mencatat lonjakan signifikan, seperti Tol Sigli–Banda Aceh dan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat.

Hutama Karya mengimbau masyarakat yang melintas di tol, khususnya di wilayah Jambi, untuk tetap mengutamakan keselamatan berkendara dengan mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima.

Pengguna jalan juga disarankan untuk memanfaatkan rest area jika merasa lelah, guna menghindari risiko kecelakaan selama perjalanan arus balik.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Hutama Karya terus meningkatkan kesiapan petugas, fasilitas pendukung, serta koordinasi lintas sektor guna menjaga kelancaran lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera selama periode Lebaran 2026.(*)




Trafik Tol Jambi–Sebapo Naik, Mobilitas Arus Balik Masih Tinggi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Arus balik Lebaran 2026 masih menunjukkan pergerakan tinggi, terutama di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi yang menjadi akses penting menuju wilayah Jambi.

Salah satu titik yang mendapat perhatian adalah kawasan Sebapo, yang mulai dipadati kendaraan sejak awal pekan ini.

PT Hutama Karya mencatat peningkatan trafik signifikan di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera selama periode arus balik.

Pada 24 Maret 2026, total kendaraan yang melintas mencapai 256.641 unit atau melonjak hingga 191,36% dibandingkan kondisi normal.

Khusus untuk ruas Tol Betung–Tempino–Jambi yang menghubungkan wilayah strategis Sumatera bagian tengah, tercatat sebanyak 9.069 kendaraan melintas dalam sehari.

Angka ini meningkat 23,54% dibandingkan trafik normal dan menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju Jambi dan sekitarnya.

Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya arus kendaraan dari berbagai daerah yang kembali ke kota asal setelah libur Idulfitri.

Ruas tol ini juga menjadi jalur vital yang menghubungkan beberapa kota penting, sehingga berperan besar dalam distribusi arus balik.

Secara keseluruhan, peningkatan trafik juga terjadi di berbagai ruas JTTS lainnya, seperti Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Palembang–Indralaya–Prabumulih, hingga Pekanbaru–Dumai.

Bahkan beberapa ruas mencatat lonjakan di atas 200% dibandingkan hari biasa.

Selain ruas operasional, sejumlah tol fungsional juga turut digunakan untuk mendukung kelancaran arus balik.

Hal ini dilakukan guna mengurai kepadatan lalu lintas dan mempercepat waktu tempuh perjalanan.

Hutama Karya terus melakukan pemantauan intensif serta memastikan kesiapan petugas dan fasilitas pendukung di lapangan.

Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama periode arus balik.

Pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan rest area jika merasa lelah.

Dengan tingginya trafik di ruas Tol Jambi–Sebapo dan sekitarnya, masyarakat diharapkan tetap berhati-hati agar perjalanan arus balik dapat berlangsung aman dan lancar.(*)




Arus Balik Lebaran, Tol Betung–Tempino–Jambi Jadi Jalur Sibuk di Sumatera

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus balik Lebaran 2026 mulai terasa di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), termasuk di jalur strategis Tol Betung–Tempino–Jambi yang mencatat peningkatan trafik kendaraan.

PT Hutama Karya (Persero) melaporkan, pada 23 Maret 2026, sebanyak 8.817 kendaraan melintasi ruas tol yang menghubungkan wilayah Jambi tersebut. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 17,87 persen dibandingkan kondisi normal.

Lonjakan trafik ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat yang masih melakukan perjalanan balik Lebaran maupun aktivitas wisata di berbagai daerah.

Secara keseluruhan, trafik kendaraan di ruas tol yang telah beroperasi di Trans Sumatera mencapai 257.546 kendaraan dalam satu hari. Jumlah tersebut meningkat tajam hingga 184,20 persen dibandingkan trafik normal.

Meski tidak setinggi beberapa ruas lain, Tol Jambi tetap menjadi jalur penting penghubung antarwilayah yang berperan dalam mendukung kelancaran arus balik di Pulau Sumatera.

Selain Tol Jambi, peningkatan signifikan juga terjadi di sejumlah ruas lainnya seperti Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Palembang–Indralaya–Prabumulih, hingga Pekanbaru–Dumai.

Bahkan, beberapa ruas tol mencatat lonjakan ekstrem, seperti Tol Padang–Sicincin dan Sigli–Banda Aceh yang mengalami kenaikan lebih dari 400 persen dibandingkan kondisi normal.

Di sisi lain, ruas tol yang difungsikan sementara selama arus balik Lebaran juga menunjukkan pergerakan kendaraan yang cukup tinggi. Hal ini menandakan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan tol yang cepat dan efisien.

PT Hutama Karya menyatakan terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan kondisi lalu lintas tetap aman dan lancar selama periode arus balik.

Pengguna jalan tol diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.

Selain itu, pengemudi juga disarankan untuk beristirahat di rest area apabila mengalami kelelahan guna menghindari risiko kecelakaan di jalan tol.

Sebagai operator Jalan Tol Trans Sumatera, Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan melalui kesiapan petugas, fasilitas pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Masyarakat juga dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi resmi dan kanal informasi digital yang telah disediakan.(*)




Tol Betung–Tempino–Jambi Ramai Saat Mudik, Ini Data Terbarunya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya di wilayah Jambi.

PT Hutama Karya mencatat peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan pada sejumlah ruas tol, termasuk Tol Betung–Tempino–Jambi.

Berdasarkan data per 18 Maret 2026, jumlah kendaraan yang melintas di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi (Bayung Lencir–Tempino–Simpang Ness) mencapai 10.443 kendaraan. Angka ini meningkat sekitar 32,90 persen dibandingkan kondisi normal.

Peningkatan trafik ini menunjukkan bahwa ruas tol di Jambi semakin menjadi jalur utama bagi pemudik yang melintas di Sumatera.

Selain menghubungkan antarwilayah, tol ini juga menjadi akses penting menuju kawasan perkotaan dan jalur lintas utama di Sumatera bagian tengah.

Secara keseluruhan, trafik di seluruh ruas JTTS yang telah beroperasi mencapai 188.975 kendaraan dalam satu hari, atau melonjak hingga 109,65 persen dibandingkan hari biasa.

Tak hanya di Jambi, peningkatan juga terjadi di berbagai ruas tol lainnya, seperti Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih, hingga Tol Pekanbaru–Dumai.

Hal ini menandakan mobilitas masyarakat yang terus meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Sebagai operator JTTS, Hutama Karya terus melakukan pemantauan secara intensif untuk memastikan kondisi lalu lintas tetap aman dan lancar.

Berbagai langkah dilakukan, mulai dari kesiapan petugas di lapangan, fasilitas pendukung, hingga koordinasi dengan pihak terkait.

Hutama Karya mengimbau para pengguna jalan, khususnya yang melintasi Tol Jambi, untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik.

Pengemudi diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.

Selain itu, pemudik juga disarankan untuk beristirahat di rest area jika merasa lelah guna menghindari risiko kecelakaan.

Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas juga dapat diakses melalui aplikasi HK Toll Apps maupun media sosial resmi Hutama Karya.(*)




Penting! Jalur Bayung Lencir Ditutup Sementara, Tol Jambi Jadi Alternatif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengaturan lalu lintas mulai diberlakukan pada arus mudik Lebaran 2026 di koridor Jambi–Palembang.

Namun di tengah pengalihan jalur tersebut, ruas Tol Betung–Tempino–Jambi (Betejam) tetap beroperasi normal dan menjadi jalur andalan bagi pemudik.

PT Hutama Karya (Persero) memastikan kesiapan layanan di Tol Jambi untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.

Hal ini seiring diberlakukannya pengalihan arus kendaraan di kawasan Bayung Lencir.

Berdasarkan kebijakan dari pihak kepolisian, kendaraan yang melintas dari Jambi menuju Palembang melalui Bayung Lencir dialihkan ke jalur lintas tengah, yakni melalui Sarolangun–Lubuk Linggau.

Pengalihan ini mulai diterapkan sejak 16 Maret 2026 pukul 21.00 WIB dan bersifat sementara, tergantung kondisi lalu lintas di lapangan.

Meski demikian, Hutama Karya menegaskan bahwa kendaraan yang melintas melalui Tol Betejam, khususnya dari arah Bayung Lencir menuju Simpang Ness maupun sebaliknya, tetap dapat melintas seperti biasa tanpa pembatasan.

Kondisi ini menjadikan Tol Betung–Tempino–Jambi sebagai jalur strategis yang tetap terbuka di tengah rekayasa lalu lintas mudik Lebaran tahun ini.

Plh. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyatakan pihaknya mendukung penuh kebijakan pengaturan lalu lintas demi kelancaran arus mudik.

“Pengaturan ini dilakukan untuk mengurai kepadatan. Di sisi lain, kami memastikan operasional ruas tol tetap siaga agar pengguna jalan tetap terlayani dengan optimal,” ujarnya.

Selain memastikan kelancaran lalu lintas, Hutama Karya juga menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari petugas operasional, layanan transaksi, hingga fasilitas pendukung di sepanjang ruas tol.

Pengguna jalan diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta mematuhi rambu lalu lintas.

Selain itu, pemudik juga diingatkan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan saldo uang elektronik mencukupi serta menjaga kondisi fisik selama berkendara.

Dengan tetap beroperasinya Tol Jambi di tengah pengalihan arus ini, diharapkan perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman.(*)




Lonjakan Mudik Lebaran 2026, Trafik Tol Jambi Naik Drastis hingga 24 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) wilayah Jambi.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan trafik kendaraan yang cukup terasa di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi.

Pada Minggu, 16 Maret 2026, jumlah kendaraan yang melintasi ruas tol tersebut mencapai 9.318 unit.

Angka ini meningkat sekitar 24,57 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal, menandakan mulai tingginya mobilitas masyarakat menjelang puncak mudik.

Kenaikan trafik di Tol Jambi ini dipengaruhi oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang mulai berlaku, sehingga masyarakat memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan saat puncak arus mudik.

Secara keseluruhan, trafik kendaraan di seluruh ruas tol yang dikelola Hutama Karya di JTTS mencapai 138.029 kendaraan dalam satu hari.

Jumlah ini melonjak hingga 55,54 persen dari kondisi normal, mencerminkan pergerakan mudik yang semakin masif.

Meski demikian, ruas Tol Betung–Tempino–Jambi tetap menjadi perhatian utama karena berfungsi sebagai jalur strategis penghubung di wilayah Jambi dan sekitarnya.

Ruas ini diprediksi akan terus mengalami peningkatan volume kendaraan dalam beberapa hari ke depan.

Hutama Karya memastikan kesiapan operasional untuk menghadapi lonjakan ini, mulai dari petugas lapangan, fasilitas rest area, hingga sistem pemantauan lalu lintas secara real-time.

Pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan tetap prima.

Pengendara juga disarankan untuk beristirahat jika mengalami kelelahan demi menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.

Dengan tren peningkatan ini, Tol Jambi diperkirakan akan menjadi salah satu titik krusial dalam arus mudik Lebaran 2026 di Sumatera.(*)




Tarif Tol JTTS Turun 30%, Simak Periode dan Rincian Lengkapnya

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya mengambil langkah strategis untuk mendukung kelancaran Mudik Lebaran 2026.

Perusahaan menerapkan potongan tarif tol 30% di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dikelola, sebagai upaya meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Enam ruas tol Hutama Karya yang mendapat potongan tarif antara lain:

  • Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung

  • Tol Indralaya–Prabumulih

  • Tol Pekanbaru–Dumai

  • Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar

  • Tol Indrapura–Kisaran

  • Tol Sigli–Banda Aceh

Selain itu, potongan tarif juga berlaku di Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat yang dikelola anak usaha, PT Hutama Marga Waskita.

Potongan tarif 30% berlaku dua arah pada periode 15–16 Maret 2026 dan 26–27 Maret 2026, khusus bagi pengguna tol yang menggunakan kartu uang elektronik dengan saldo mencukupi untuk perjalanan menerus.

Khusus Tol Indrapura–Kisaran (Sumatra Utara), potongan tarif juga diterapkan dengan sistem dua arah mulai pukul 00.00 WIB pada 15 Maret hingga 16 Maret 2026, serta 26–27 Maret 2026.

 “Potongan tarif ini diberikan untuk seluruh golongan kendaraan dan diterapkan selaras dengan kebijakan nasional, sebagaimana berlaku pada badan usaha jalan tol lainnya,” tegas Hamdani, Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Rincian Tarif Potongan 30% (Beberapa Ruas)

Periode 15–16 Maret 2026

Kisaran – Pangkalan Brandan

  • Golongan I: Rp263.500 menjadi Rp244.000
  • Golongan II & III: Rp396.500 menjadi Rp367.500
  • Golongan IV & V: Rp530.000 menjadi Rp491.500

Pangkalan Brandan – Kisaran

  • Golongan I: Rp263.500 menjadi Rp224.200
  • Golongan II & III: Rp396.500 menjadi Rp337.500
  • Golongan IV & V: Rp530.000 menjadi Rp451.000

Dari GT Kisaran menuju GT Sinaksak

  • Golongan I: Rp140.000 menjadi Rp125.500
  • Golongan II & III: Rp210.000 menjadi Rp187.500
  • Golongan IV & V: Rp280.000 menjadi Rp250.000

Dari GT Sinaksak menuju GT Pangkalan Brandan

  • Golongan I: Rp221.000 menjadi Rp206.500
  • Golongan II & III: Rp333.500 menjadi Rp311.000
  • Golongan IV & V: Rp446.500 menjadi Rp416.500

Dari GT Pangkalan Brandan menuju GT Sinaksak

  • Golongan I: Rp221.000 menjadi Rp187.600
  • Golongan II & III: Rp333.500 menjadi Rp282.200
  • Golongan IV & V: Rp446.500 menjadi Rp377.650

Periode 26–27 Maret 2026

Kisaran – Pangkalan Brandan

  • Golongan I: Rp263.500 menjadi Rp224.200
  • Golongan II & III: Rp396.500 menjadi Rp337.500
  • Golongan IV & V: Rp530.000 menjadi Rp451.000

Pangkalan Brandan – Kisaran

  • Golongan I: Rp263.500 menjadi Rp244.000
  • Golongan II & III: Rp396.500 menjadi Rp367.500
  • Golongan IV & V: Rp530.000 menjadi Rp491.500

Dari GT Kisaran menuju GT Sinaksak

  • Golongan I: Rp140.000 menjadi Rp125.500
  • Golongan II & III: Rp210.000 menjadi Rp187.500
  • Golongan IV & V: Rp280.000 menjadi Rp250.000

Dari GT Sinaksak menuju GT Pangkalan Brandan

  • Golongan I: Rp221.000 menjadi Rp187.600
  • Golongan II & III: Rp333.500 menjadi Rp282.200
  • Golongan IV & V: Rp446.500 menjadi Rp377.650

Dari GT Pangkalan Brandan menuju GT Sinaksak

  • Golongan I: Rp221.000 menjadi Rp206.500
  • Golongan II & III: Rp333.500 menjadi Rp311.000
  • Golongan IV & V: Rp446.500 menjadi Rp416.500

Tol Sigli–Banda Aceh : Asal–tujuan: Seulimeum – Baitussalam dan sebaliknya

  • Golongan I: Rp65.000 menjadi Rp45.500
  • Golongan II & III: Rp97.500 menjadi Rp68.500
  • Golongan IV & V: Rp130.000 menjadi Rp91.000

Potongan tarif hanya berlaku untuk perjalanan menerus sesuai periode dan arah masing-masing ruas.

Kebijakan ini juga sudah melalui kajian untuk tetap menjaga keseimbangan antara pelayanan masyarakat dan keberlanjutan kinerja perusahaan.

Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk mengecek tarif tol sesuai gerbang masuk dan tujuan, memastikan saldo kartu elektronik cukup, mematuhi rambu dan arahan petugas, menjaga kendaraan tetap prima.

“Dan memanfaatkan rest area demi keselamatan dan kenyamanan perjalanan,” tutupnya.(*)




Tol Palembang–Betung Seksi Kramasan–Pangkalan Balai Dibuka Sementara Saat Arus Mudik 2026

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut arus Mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) menyiapkan pengoperasian fungsional ruas Tol Palembang–Betung Seksi Kramasan–Pangkalan Balai guna membantu kelancaran mobilitas masyarakat.

Pembukaan sementara ruas tol ini diharapkan mampu mengurai potensi kemacetan sekaligus memberikan jalur alternatif yang lebih aman dan efisien bagi pemudik.

Ruas Tol Palembang–Betung Seksi Kramasan–Pangkalan Balai dijadwalkan mulai beroperasi secara fungsional pada 13 Maret hingga 29 Maret 2026.

Selama periode tersebut, ruas tol akan dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Penggunaan jalur fungsional ini diperuntukkan khusus bagi kendaraan Golongan I selain bus dan akan melayani arus lalu lintas dua arah.

Demi menjaga keselamatan selama melintasi ruas yang masih bersifat sementara ini, pengguna jalan diminta membatasi kecepatan kendaraan hingga maksimal 50 km per jam.

Pengoperasian tol dilakukan secara terbatas dengan pengawasan ketat dari petugas di lapangan.

Meskipun bersifat fungsional, seluruh infrastruktur yang dibuka telah melalui proses pengecekan dan pengamanan untuk memastikan kesiapan operasional serta keamanan bagi para pengguna jalan.

Jam operasional ruas tol ini juga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan diskresi pihak kepolisian.

Selain itu, berbagai dukungan seperti pengaturan lalu lintas, pemasangan rambu tambahan, serta kesiapsiagaan petugas juga telah disiapkan guna memastikan arus mudik berjalan lancar.

Plh. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menjelaskan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi dengan kepolisian serta berbagai instansi terkait untuk menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan selama periode mudik.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan pengguna jalan, Hutama Karya juga menyiagakan petugas layanan jalan tol, meningkatkan patroli rutin, serta menambah rambu keselamatan di sepanjang ruas tol yang dioperasikan secara fungsional tersebut.

Masyarakat yang akan melintas di ruas ini juga diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi fisik tetap prima, serta selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.

Apabila pengguna jalan membutuhkan bantuan atau mengalami keadaan darurat saat melintas di Tol Palembang–Betung, dapat menghubungi Call Center Tol Palembang–Betung di nomor 0813-9999-6691.

Informasi terbaru mengenai layanan mudik Lebaran 2026 di jaringan Jalan Tol Trans Sumatera juga dapat diakses melalui media sosial resmi Hutama Karya, situs web perusahaan, maupun aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan pembaruan kondisi lalu lintas secara real time.(*)




Hutama Karya Prediksi Lonjakan Trafik Mudik Lebaran 2026 di JTTS

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) memperkirakan terjadi lonjakan lalu lintas hingga 47,67 persen di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode mudik dan arus balik Idul Fitri 2026 dibandingkan kondisi normal.

Untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan tersebut, perusahaan memastikan kesiapan operasional dengan memperkuat layanan lalu lintas, sistem transaksi, serta fasilitas bagi pengguna jalan.

Langkah ini juga sejalan dengan kampanye pemerintah “Lebaran Nyaman Bersama”.

Saat ini Hutama Karya mengelola 14 ruas Jalan Tol Trans Sumatera dengan total panjang mencapai 822,609 kilometer.

Jaringan tersebut terdiri dari 12 ruas tol bertarif sepanjang 692,854 km, satu ruas tol tanpa tarif Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 sepanjang 52,2 km, serta sejumlah ruas fungsional sepanjang 77,555 km yang disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Selain itu, ruas tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 sepanjang 53,6 km serta Sigli–Banda Aceh Seksi 1 sepanjang 23,955 km juga akan difungsikan sementara guna membantu mengurai kepadatan kendaraan selama periode Lebaran.

Persiapan mudik ini turut dibahas dalam kegiatan Media Gathering Kementerian Pekerjaan Umum yang digelar di Gedung Cipta Karya, Jakarta, pada 6 Maret 2026.

Acara tersebut dihadiri Menteri Pekerjaan Umum RI Dody Hanggodo, Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar, serta Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Wilan Oktavian.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula rencana potongan tarif tol hingga 30 persen yang diberikan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk mendorong distribusi lalu lintas yang lebih merata saat mudik dan arus balik.

Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan menjelaskan bahwa kebijakan diskon tarif tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan sekaligus membantu masyarakat dalam perjalanan mudik.

Berdasarkan proyeksi operasional, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 hingga 15 Maret 2026, sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 24 dan 28 Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Hutama Karya menyiagakan 467 armada operasional dan 3.273 petugas di sepanjang jaringan tol.

Pemantauan lalu lintas juga diperkuat melalui 1.547 unit CCTV dan 107 Variable Message Sign (VMS) yang memberikan informasi kondisi jalan secara real time kepada pengguna.

Selain itu, perusahaan menyiapkan 61 gerbang tol, 37 lokasi top up saldo uang elektronik, serta layanan informasi perjalanan melalui HK Toll Apps.

Dari sisi keselamatan dan kelancaran transaksi, Hutama Karya juga menyediakan 134 mobile reader, 134 petugas top up, serta lebih dari 33 ribu kartu uang elektronik guna mengurangi antrean di gerbang tol.

Sementara itu, fasilitas pendukung pemudik juga diperkuat melalui 31 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang terdiri dari 29 rest area di ruas operasi dan 2 rest area di ruas fungsional.

Rest area tersebut menyediakan kapasitas parkir untuk 5.966 kendaraan, 6 SPBU reguler, 17 SPBU modular, 19 stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU), serta 2.967 toilet.

Fasilitas tambahan seperti 25 klinik kesehatan, 27 ruang laktasi, dan ATM mobile juga disiapkan bekerja sama dengan Pertamina, PLN, dan BNI.

Hutama Karya menegaskan bahwa seluruh langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama Lebaran dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera.(*)




AHY Tinjau Progres Jalan Tol Palembang–Betung dan Jembatan Musi V, Siap Difungsikan Saat Lebaran 2026

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan kerja ke proyek strategis Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2, sekaligus meninjau langsung pembangunan Jembatan Musi V.

Proyek ini menjadi salah satu elemen kunci dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera di Sumatera Selatan.

AHY didampingi Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Bupati Ogan Komering Ilir H Muchendi Mahzareki, serta jajaran Hutama Karya untuk memastikan kualitas konstruksi, progres fisik, dan kesiapan operasional berjalan sesuai rencana.

Hingga saat ini, progres Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 telah mencapai 89,91%, dengan progres pembebasan lahan 93,85%.

Sementara itu, pembangunan Jembatan Musi V telah rampung 96%, memastikan konektivitas dua sisi ruas tol yang sebelumnya terpisah Sungai Musi.

AHY menegaskan, “Pastikan Jembatan Musi V benar-benar kuat dan andal untuk menunjang mobilitas manusia, barang, dan jasa. Lanjutkan dan tuntaskan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera agar kemacetan berkurang dan ekonomi masyarakat meningkat.”

Proyek Jalan Tol Palembang–Betung dan Jembatan Musi V diproyeksikan dapat difungsikan secara terbatas saat arus mudik dan balik Lebaran 2026, dengan tetap memperhatikan keselamatan dan kesiapan operasional.

Jembatan Musi V memiliki panjang 1.684 meter, menghubungkan kawasan Gandus di Palembang dengan wilayah Banyuasin.

Dengan beroperasinya ruas tol ini, waktu tempuh Palembang–Betung yang sebelumnya 3–4 jam diperkirakan bisa dipangkas menjadi sekitar 1 jam, sekaligus mengurangi kemacetan, mempermudah arus logistik, dan menurunkan biaya distribusi.

Infrastruktur ini diharapkan menjadi ikon baru pembangunan di Sumatera Selatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Kunjungan AHY memberikan dorongan bagi seluruh tim untuk menjaga kualitas konstruksi, mempercepat penyelesaian proyek, dan memastikan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” kata Mardiansyah, EVP Hutama Karya.

Hingga kini, Hutama Karya telah membangun ±1.235 km Jalan Tol Trans Sumatera, termasuk Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Tol Palembang–Indralaya, Tol Indralaya–Prabumulih, dan banyak ruas tol lainnya, baik yang sudah beroperasi maupun dalam tahap konstruksi.(*)