Cucurella dan Konate Resmi Masuk Skuad La Liga Real Madrid, Tinggal Bernardo Silva

SEPUCUKJAMBI.ID – Real Madrid terus mematangkan persiapan menghadapi musim 2026/2027.

Los Blancos resmi mendaftarkan dua rekrutan anyar, Marc Cucurella dan Ibrahima Konate, ke kompetisi La Liga sehingga keduanya kini sudah memenuhi syarat untuk tampil pada laga resmi.

Registrasi dua pemain tersebut menjadi langkah lanjutan setelah sebelumnya Real Madrid lebih dulu mendaftarkan Denzel Dumfries, yang menjadi pemain anyar pertama mereka yang masuk daftar resmi La Liga musim ini.

Dengan demikian, Real Madrid kini telah memiliki tiga pemain baru yang resmi terdaftar, sementara proses administrasi untuk rekrutan lainnya masih terus berjalan.

Marc Cucurella didatangkan dari Chelsea dengan nilai transfer mencapai 55 juta euro ditambah bonus hingga 5 juta euro.

Bek kiri Timnas Spanyol itu diproyeksikan menjadi salah satu pilar baru di sektor pertahanan Los Blancos.

Proses registrasi Cucurella rampung beberapa pekan sebelum kompetisi dimulai, membuka peluang bagi pemain berusia 28 tahun tersebut menjalani debut resminya bersama Real Madrid pada awal musim.

Sementara itu, Ibrahima Konate bergabung dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Liverpool berakhir.

Bek tengah Timnas Prancis itu juga telah menyelesaikan seluruh proses administrasi sehingga siap memperkuat lini belakang skuad asuhan Jose Mourinho.

Di sisi lain, Real Madrid masih menyisakan satu nama yang belum terdaftar, yakni Bernardo Silva.

Gelandang asal Portugal tersebut direkrut secara gratis setelah kontraknya bersama Manchester City berakhir.

Meski belum masuk daftar resmi La Liga, proses registrasi Bernardo Silva diperkirakan segera rampung dalam waktu dekat seiring persiapan pramusim yang tengah dijalani Real Madrid.

Selain itu, proses transfer Yan Diomande dari RB Leipzig juga masih berlangsung sehingga manajemen klub masih harus menyelesaikan sejumlah administrasi sebelum pemain tersebut bisa didaftarkan.

Hingga saat ini, Real Madrid menjadi salah satu klub paling aktif dalam proses registrasi pemain baru di La Liga.

Bersama Espanyol, Los Blancos menjadi dua klub yang sudah mulai mendaftarkan rekrutan anyar untuk kompetisi musim 2026/2027.(*)




Daftar Pemenang Penghargaan FIFA Piala Dunia 2026, Spanyol Dominasi

SEPUCUKJAMBI.ID – FIFA resmi mengumumkan daftar peraih penghargaan Piala Dunia 2026 setelah turnamen berakhir dengan Timnas Spanyol keluar sebagai juara usai mengalahkan Timnas Argentina 1-0 di partai final, Senin 20 Juli 2026.

Sejumlah penghargaan individu dan tim diberikan kepada pemain yang tampil konsisten sepanjang turnamen, mulai dari Golden Ball, Golden Boot, Golden Glove, Pemain Muda Terbaik, hingga FIFA Fair Play Trophy.

Berikut daftar lengkap penerima penghargaan Piala Dunia FIFA 2026.

Rodri Raih Golden Ball Piala Dunia 2026

Penghargaan Golden Ball atau pemain terbaik turnamen diberikan kepada gelandang sekaligus kapten Timnas Spanyol, Rodri.

Pemain Manchester City itu menjadi motor permainan La Furia Roja sepanjang turnamen. Perannya di lini tengah dinilai sangat vital dalam mengantarkan Spanyol meraih gelar juara dunia.

FIFA menetapkan Rodri sebagai pemain terbaik setelah tampil konsisten sejak fase grup hingga final.

Sementara Lionel Messi menempati posisi kedua dan meraih Silver Ball, sedangkan Kylian Mbappe memperoleh Bronze Ball.

Kylian Mbappe Sabet Golden Boot

Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, berhasil meraih Golden Boot Piala Dunia 2026 setelah menjadi pencetak gol terbanyak turnamen.

Mbappe mengakhiri kompetisi dengan torehan 10 gol, termasuk dua gol yang dicetak saat menghadapi Inggris pada laga perebutan tempat ketiga.

Jumlah tersebut tidak mampu dikejar pesaing terdekatnya, sehingga penyerang Real Madrid itu resmi membawa pulang penghargaan Sepatu Emas.

Sementara itu, Lionel Messi meraih Silver Boot, sedangkan Jude Bellingham mendapatkan Bronze Boot.

Unai Simon Jadi Kiper Terbaik

Penghargaan Golden Glove diberikan kepada penjaga gawang Timnas Spanyol, Unai Simon.

Kiper Athletic Bilbao tersebut tampil luar biasa sepanjang Piala Dunia 2026 dengan mencatatkan tujuh clean sheet dari delapan pertandingan.

Ia juga hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, termasuk menjaga gawang Spanyol tetap nirbobol pada laga final melawan Argentina.

Pau Cubarsi Terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik

Bek muda Timnas Spanyol, Pau Cubarsi, dinobatkan sebagai FIFA Young Player Award atau pemain muda terbaik Piala Dunia 2026.

Bek berusia 19 tahun itu menjadi pilar penting di lini belakang Spanyol dan tampil konsisten sepanjang kompetisi.

Kontribusinya membantu La Furia Roja menjadi tim dengan pertahanan terbaik di turnamen menjadi salah satu alasan FIFA memberikan penghargaan tersebut.

Belanda Raih FIFA Fair Play Trophy

Penghargaan FIFA Fair Play Trophy diberikan kepada Timnas Belanda.

Meski langkah De Oranje terhenti pada babak 32 besar, FIFA menilai skuad asuhan Ronald Koeman menunjukkan sportivitas dan disiplin terbaik selama turnamen berlangsung.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas semangat fair play yang ditunjukkan Belanda sepanjang Piala Dunia 2026.

Daftar Lengkap Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026

  • Golden Ball: Rodri
  • Silver Ball: Lionel Messi
  • Bronze Ball: Kylian Mbappe
  • Golden Boot: Kylian Mbappe
  • Silver Boot: Lionel Messi
  • Bronze Boot: Jude Bellingham
  • Golden Glove: Unai Simon
  • FIFA Young Player Award: Pau Cubarsi
  • FIFA Fair Play Trophy: Timnas Belanda.(*)



Drama 120 Menit! Ferran Torres Bungkam Argentina di Final

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Timnas Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB.

Gol tunggal kemenangan La Furia Roja dicetak Ferran Torres pada babak tambahan waktu kedua.

Hasil ini mengantarkan Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah, sekaligus menggagalkan ambisi Argentina mempertahankan dominasinya di panggung sepak bola dunia.

Spanyol Dominasi Babak Pertama, Argentina Bertahan Solid

Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil kendali permainan dengan penguasaan bola yang dominan.

Peluang pertama hadir pada menit kelima ketika Lamine Yamal melepaskan tembakan dari sisi kiri kotak penalti.

Namun, kiper Argentina Emiliano Martinez berhasil melakukan penyelamatan.

Meski terus menguasai pertandingan, Spanyol kesulitan menembus rapatnya pertahanan Argentina.

Sebaliknya, skuad Lionel Scaloni lebih banyak bertahan dan kesulitan mengembangkan permainan.

Peluang berikutnya baru tercipta pada menit ke-39 melalui sepakan Mikel Oyarzabal, tetapi kembali mampu diamankan Emiliano Martinez.

Menjelang turun minum, Argentina kehilangan Lisandro Martinez yang mengalami cedera dan digantikan Nicolas Otamendi.

Babak pertama pun ditutup tanpa gol dengan skor 0-0.

Argentina Kehilangan Enzo Fernandez

Memasuki babak kedua, Argentina memasukkan Leandro Paredes menggantikan Nico Gonzalez.

Pertandingan masih berjalan ketat. Spanyol tetap mendominasi penguasaan bola, sementara Argentina lebih mengandalkan pertahanan disiplin dan serangan balik.

Pelatih Luis de la Fuente kemudian melakukan perubahan dengan memasukkan Ferran Torres dan Pedri pada menit ke-62.

Pergantian tersebut membuat serangan Spanyol semakin berbahaya.

Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi Emiliano Martinez tampil gemilang di bawah mistar gawang Argentina.

Drama terjadi pada masa injury time ketika Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran.

Argentina pun harus bermain dengan 10 orang hingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Ferran Torres Jadi Pahlawan Spanyol

Unggul jumlah pemain, Spanyol tampil semakin agresif pada babak perpanjangan waktu.

Nico Williams sempat mengancam melalui sundulan pada awal extra time, tetapi Emiliano Martinez kembali melakukan penyelamatan penting.

Spanyol bahkan sempat mencetak gol melalui Nico Williams. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah tinjauan VAR menyatakan terjadi pelanggaran dalam proses gol.

Gol yang dinanti akhirnya lahir pada awal babak tambahan waktu kedua.

Berawal dari umpan sundulan Nico Williams di dalam kotak penalti, Ferran Torres berhasil menyambar bola dan menaklukkan Emiliano Martinez untuk membawa Spanyol unggul 1-0.

Argentina mencoba merespons dengan bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan.

Ferran Torres kembali sempat membobol gawang Argentina beberapa menit kemudian.

Namun, gol tersebut dianulir karena penyerang Spanyol itu lebih dulu berada dalam posisi offside.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Argentina gagal mencetak gol penyeimbang. Spanyol pun memastikan kemenangan 1-0 sekaligus mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Spanyol Raih Gelar Piala Dunia Kedua

Keberhasilan mengalahkan Argentina membuat Spanyol kembali menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara dunia untuk kedua kalinya.

Penampilan disiplin di lini belakang dan gol tunggal Ferran Torres menjadi pembeda dalam laga final yang berlangsung sengit hingga babak tambahan waktu.

Sementara itu, Argentina harus puas menjadi runner-up setelah gagal membongkar pertahanan solid La Furia Roja.

Susunan Pemain

Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Marc Cucurella, Aymeric Laporte, Pau Cubarsi, Pedro Porro; Fabian Ruiz, Rodri, Dani Olmo; Alex Baena, Mikel Oyarzabal, Lamine Yamal.

Pelatih: Luis de la Fuente.

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nicolas Tagliafico, Lisandro Martinez, Cristian Romero, Gonzalo Montiel; Nico Gonzalez, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Rodrigo De Paul; Julian Alvarez, Lionel Messi.

Pelatih: Lionel Scaloni.(*)




Warga Jambi Siap Meriahkan Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemkot Siapkan Hiburan dan Voucher Belanja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali menghadirkan hiburan bagi masyarakat dengan menggelar nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Timnas Spanyol melawan Timnas Argentina.

Kegiatan nobar tersebut akan berlangsung di kawasan Tugu Keris Siginjai Kota Jambi pada Senin 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB dini hari.

Tidak hanya menghadirkan tayangan pertandingan sepak bola dunia, Pemkot Jambi juga menyiapkan berbagai rangkaian hiburan untuk masyarakat, mulai dari penampilan musik, games interaktif, doorprize, hingga voucher belanja gratis.

Voucher tersebut dapat digunakan masyarakat untuk bertransaksi di stan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ikut meramaikan kegiatan nobar.

Nobar Gratis dan Terbuka untuk Masyarakat

Juru Bicara Pemkot Jambi, Saleh Ridho mengatakan, kegiatan nobar Final Piala Dunia 2026 merupakan lanjutan dari rangkaian nobar sebelumnya yang telah digelar sejak babak perempat final hingga semifinal.

Menurutnya, seluruh rangkaian nobar dipusatkan di kawasan Tugu Keris Siginjai dan dapat dinikmati masyarakat secara gratis.

“Nobar ini telah dimulai sejak babak perempat final, kemudian semifinal dan kali ini partai puncak final Piala Dunia 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di kawasan Tugu Keris Siginjai, terbuka untuk umum dan dapat dinikmati secara gratis oleh seluruh masyarakat,” ujar Saleh Ridho.

Selain final Piala Dunia 2026, Pemkot Jambi juga menyiarkan pertandingan perebutan posisi ketiga dan keempat antara Timnas Prancis menghadapi Timnas Inggris.

Pertandingan tersebut akan berlangsung Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB.

Rangkaian acara nobar dijadwalkan dimulai sejak Sabtu malam (18/7/2026) pukul 21.00 WIB hingga pertandingan selesai.

Dorong UMKM dan Ekonomi Lokal

Pemkot Jambi menilai kegiatan nobar bukan hanya sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan aktivitas ekonomi pelaku UMKM.

Melalui kegiatan tersebut, para pelaku usaha lokal diberikan ruang untuk membuka stan kuliner maupun produk unggulan selama acara berlangsung.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan dan ajang kebersamaan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar,” kata Saleh Ridho.

Selain stan UMKM, Pemkot Jambi juga menghadirkan layanan publik berupa gerai aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), sosialisasi, serta pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital.

Layanan tersebut dihadirkan untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.

Gunakan Layar LED Besar dan Pengamanan Lokasi

Untuk memberikan pengalaman menonton yang nyaman, Pemkot Jambi menyiapkan layar LED berukuran besar di lokasi kegiatan.

Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi menjelaskan, fasilitas tersebut disiapkan agar masyarakat dapat menikmati pertandingan final Piala Dunia 2026 dengan suasana seperti menyaksikan langsung pesta sepak bola dunia.

“Kami ingin masyarakat Kota Jambi merasakan euforia final Piala Dunia dengan suasana yang meriah. Karena itu, kami siapkan layar LED berukuran besar agar seluruh penonton dapat menikmati pertandingan dengan nyaman,” jelasnya.

Selain hiburan dan fasilitas penonton, Pemkot Jambi juga telah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Masyarakat yang hadir diimbau menjaga ketertiban, kebersihan, serta memperhatikan kemungkinan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Tugu Keris Siginjai.

Pemkot Jambi berharap kegiatan nobar Final Piala Dunia 2026 dapat menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.(*)




Rekam Jejak Slavko Vincic! Wasit Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol

SEPUCUKJAMBI.ID – FIFA resmi menetapkan perangkat pertandingan untuk laga final Piala Dunia 2026 antara Timnas Argentina dan Timnas Spanyol.

Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, dipercaya menjadi pengadil utama dalam pertandingan perebutan gelar juara dunia tersebut.

Final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di New York New Jersey Stadium dan menjadi penutup perjalanan turnamen sepak bola terbesar dunia yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.

Pertemuan Argentina kontra Spanyol diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim memiliki kualitas pemain kelas dunia serta ambisi besar untuk mengangkat trofi juara.

Karena tingginya tensi pertandingan, FIFA memilih wasit dengan pengalaman dan rekam jejak kuat untuk memimpin laga puncak tersebut.

Rekam Jejak Slavko Vincic Jadi Pertimbangan FIFA

Pemilihan Slavko Vincic sebagai wasit final Piala Dunia 2026 bukan tanpa alasan.

Wasit asal Slovenia tersebut dikenal sebagai salah satu pengadil lapangan berpengalaman yang dimiliki FIFA.

Vincic telah mengantongi lisensi wasit FIFA sejak 2010.

Dalam kariernya, ia juga sudah memiliki pengalaman memimpin pertandingan final bergengsi, termasuk final Liga Europa musim 2021/2022 dan final Liga Champions 2023/2024.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membuat Vincic dinilai layak memimpin pertandingan sebesar final Piala Dunia.

Vincic Sudah Pimpin Tiga Laga Piala Dunia 2026

Sebelum mendapatkan tugas sebagai wasit final, Slavko Vincic telah tiga kali dipercaya memimpin pertandingan pada Piala Dunia 2026.

Laga pertama yang dipimpinnya adalah duel Brasil melawan Maroko pada fase grup C.

Selanjutnya, Vincic bertugas pada pertandingan fase grup J yang mempertemukan Aljazair kontra Yordania.

Ia juga memimpin laga babak 32 besar antara Meksiko melawan Ekuador, pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi.

Kini, Vincic akan menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan tugas terbesar, yakni memimpin final antara Argentina dan Spanyol.(*)

Susunan Wasit Final Piala Dunia 2026

Wasit Utama: Slavko Vincic (Slovenia)
Asisten Wasit 1: Tomaz Klancnik (Slovenia)
Asisten Wasit 2: Andraz Kovacic (Slovenia)
Wasit Keempat: Adham Makhadmeh (Yordania)
Asisten Cadangan: Mohammad Alkalaf (Yordania)




Jelang Final Piala Dunia 2026, Lionel Messi Ungkap Kekhawatiran Hadapi Spanyol

SEPUCUKJAMBI.ID – Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, mengakui pertandingan final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol akan menjadi ujian berat bagi skuad La Albiceleste.

Meski menghadapi lawan tangguh, Messi memastikan Argentina akan memberikan kemampuan terbaik demi meraih gelar juara dunia secara beruntun.

Argentina memastikan langkah ke final Piala Dunia 2026 setelah melewati laga semifinal dramatis melawan Timnas Inggris.

Sempat tertinggal, Argentina mampu melakukan comeback dan menang dengan skor 2-1 untuk mengamankan tiket ke partai puncak.

Kemenangan tersebut membuat Argentina semakin dekat dengan ambisi mempertahankan gelar juara dunia.

Namun, perjuangan mereka dipastikan tidak mudah karena harus menghadapi salah satu tim terbaik Eropa, Timnas Spanyol.

Spanyol melaju ke final setelah menyingkirkan salah satu kandidat juara lainnya, Timnas Prancis, pada babak semifinal.

Messi Sebut Spanyol Tim Berkualitas

Menjelang pertandingan final, Messi mengungkapkan rasa hormatnya terhadap kekuatan Spanyol.

Menurut pemain berjuluk La Pulga tersebut, La Furia Roja memiliki kualitas luar biasa dan dihuni banyak pemain yang sudah dikenalnya.

Messi juga menyebut kedekatannya dengan sejumlah pemain Spanyol, terutama mereka yang pernah atau masih memperkuat Barcelona, klub yang memiliki tempat istimewa dalam kariernya.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Spanyol adalah tim yang sangat bagus. Saya mengenal banyak pemain mereka, dan banyak di antaranya bermain untuk Barcelona, klub yang saya cintai dan masih saya ikuti sampai sekarang,” ujar Messi.

Atmosfer Argentina Jadi Kekuatan Tambahan

Selain membahas kualitas Spanyol, Messi juga mengenang atmosfer luar biasa yang dirasakan Argentina dalam perjalanan menuju final.

Menurutnya, dukungan masyarakat Argentina sudah terasa sejak momen lagu kebangsaan dikumandangkan sebelum pertandingan.

“Meskipun ini hanya sebuah pertandingan sepak bola, sejak lagu kebangsaan dikumandangkan kami sudah merasakan sesuatu yang istimewa.”

Messi menilai keberhasilan mencapai final bukan hanya tentang pertandingan sepak bola, tetapi juga membawa harapan besar bagi seluruh masyarakat Argentina.

“Ini bukan sekadar kemenangan biasa. Rakyat Argentina benar-benar sangat menginginkan hasil ini,” pungkas Messi.

Jadwal Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina

Pertandingan final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol akan menjadi duel antara juara bertahan Argentina dan kekuatan baru sepak bola Eropa.

Spanyol vs Argentina
Hari/Tanggal: Senin, 20 Juli 2026
Kick Off: 02.00 WIB
Venue: New York New Jersey Stadium
Live TV: TVRI, TVRI Sports
Live Streaming: Maxstream, Folaplay.(*)




Spanyol vs Argentina, Duel Penentu Juara Dunia 2026: La Roja Hadang Misi Messi

SEPUCUKJAMBI.ID – Final Piala Dunia 2026 akan menyajikan laga bergengsi antara Spanyol vs Argentina di MetLife Stadium, Senin 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.

Duel ini mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia yang datang dengan modal dan karakter permainan berbeda.

Argentina mengusung misi mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada edisi sebelumnya.

Di sisi lain, Spanyol memburu trofi Piala Dunia kedua setelah terakhir menjadi kampiun pada 2010.

Sorotan utama pertandingan tentu mengarah kepada Lionel Messi.

Kapten Argentina itu berpeluang menutup karier internasional dengan mempertahankan trofi Piala Dunia sekaligus menghadapi Spanyol, negara yang menjadi saksi perjalanan gemilangnya bersama Barcelona.

Spanyol Tampil Solid Sepanjang Turnamen

La Roja melangkah ke partai puncak dengan performa yang konsisten.

Tim besutan Luis de la Fuente tampil dominan saat menyingkirkan Prancis di semifinal dan menunjukkan permainan kolektif yang sulit dihentikan.

Perjalanan Spanyol memang sempat tersendat ketika bermain imbang tanpa gol melawan Cape Verde pada fase grup.

Namun setelah itu mereka bangkit dengan mengalahkan Arab Saudi dan Uruguay untuk mengamankan tiket ke babak gugur.

Di fase knockout, Spanyol menyingkirkan Austria dengan skor telak 3-0 sebelum melewati Portugal dan Belgia melalui gol-gol krusial pada menit akhir pertandingan.

Ketangguhan lini belakang menjadi salah satu kekuatan utama La Roja. Hingga menembus final, mereka baru sekali kebobolan sepanjang turnamen.

Argentina Tunjukkan Mental Juara

Sementara itu, Argentina kembali membuktikan statusnya sebagai juara bertahan dengan melewati jalur yang jauh lebih menegangkan.

Tim asuhan Lionel Scaloni menyapu bersih tiga pertandingan fase grup sebelum menghadapi ujian berat di fase gugur.

Argentina harus bermain hingga babak tambahan saat menghadapi Cape Verde dan Swiss.

Mereka juga menunjukkan mental luar biasa ketika bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir.

Drama kembali terjadi pada semifinal.

Menghadapi Inggris, Argentina sempat tertinggal hingga memasuki lima menit terakhir pertandingan.

Namun gol Enzo Fernandez dan sundulan Lautaro Martinez di masa injury time memastikan kemenangan dramatis 2-1 sekaligus mengantar Albiceleste ke final.

Messi Masih Jadi Pembeda

Meski telah berusia 39 tahun, Lionel Messi tetap menjadi pusat permainan Argentina.

Mega bintang tersebut sudah mengoleksi delapan gol sepanjang turnamen dan terus menunjukkan pengaruh besar melalui visi bermain, kreativitas, serta kemampuan menciptakan peluang bagi rekan-rekannya.

Pada semifinal melawan Inggris, Messi memang tidak mencetak gol. Namun dua assist yang ia berikan menjadi kunci kebangkitan Argentina menuju final.

Rekor Pertemuan Spanyol vs Argentina

Final ini menjadi pertemuan kedua Spanyol dan Argentina dalam sejarah Piala Dunia.

Pertemuan pertama terjadi pada edisi 1966 ketika Argentina menang 2-1 berkat dua gol Luis Artime.

Di luar ajang Piala Dunia, kedua negara telah bertemu 13 kali dalam pertandingan internasional.

Spanyol mencatat enam kemenangan, Argentina lima kemenangan, sedangkan dua laga lainnya berakhir imbang.

Adu Filosofi Menuju Gelar Juara

Final Piala Dunia 2026 diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim memiliki pendekatan permainan yang berbeda.

Spanyol mengandalkan penguasaan bola, sirkulasi umpan cepat, serta organisasi permainan yang disiplin.

Sebaliknya, Argentina dikenal lebih fleksibel dengan mengandalkan efektivitas serangan, pengalaman, serta kemampuan bangkit dalam situasi sulit.

Jika La Roja ingin mengangkat trofi dunia untuk kedua kalinya, mereka harus mampu membatasi ruang gerak Messi.

Sebaliknya, Argentina hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mempertahankan gelar sekaligus menegaskan dominasinya sebagai raja sepak bola dunia.(*)




Duel Iberia Berakhir Dramatis, Spanyol Kalahkan Portugal dan Lolos ke Perempat Final

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Spanyol memastikan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026 usai menumbangkan rival sesama Eropa, Portugal, dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 16 besar.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil menyerang dan saling menciptakan peluang.

Namun rapatnya lini pertahanan serta penampilan gemilang kedua penjaga gawang membuat skor tetap imbang sepanjang sebagian besar pertandingan.

Portugal lebih dulu mengancam melalui Cristiano Ronaldo. Kapten Selecao itu melepaskan tembakan dari sisi kanan pada awal laga, tetapi masih mampu diamankan kiper Spanyol, Unai Simon.

Spanyol langsung merespons. Lamine Yamal hampir membawa La Roja unggul setelah melepaskan tembakan melengkung yang memaksa Diogo Costa melakukan penyelamatan gemilang.

Bola muntah kemudian disambar Alex Baena, namun Costa kembali tampil sigap menjaga gawang Portugal tetap aman.

Memasuki babak kedua, Portugal sempat mengambil alih penguasaan permainan.

Tim asuhan Roberto Martinez beberapa kali menekan pertahanan Spanyol melalui Bruno Fernandes, Pedro Neto, hingga Ronaldo, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang demi peluang terbuang sia-sia.

Di sisi lain, Spanyol tetap sabar membangun serangan. Lamine Yamal dan Alex Baena terus merepotkan lini belakang Portugal, namun Diogo Costa kembali menjadi penyelamat dengan sejumlah penyelamatan penting.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-86. Dani Olmo mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti yang langsung disambut Mikel Merino dengan penyelesaian akurat untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Tertinggal di menit-menit akhir, Portugal meningkatkan intensitas serangan.

Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya terus menekan hingga masa injury time, namun pertahanan disiplin Spanyol mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

La Roja selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan Amerika Serikat kontra Belgia dalam perebutan tiket menuju semifinal.

Susunan Pemain

Portugal (4-2-3-1): Diogo Costa; Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes; Vitinha, Joao Neves; Joao Felix, Bruno Fernandes, Pedro Neto; Cristiano Ronaldo.
Pelatih: Roberto Martinez.

Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri, Dani Olmo; Alex Baena, Mikel Oyarzabal, Lamine Yamal.
Pelatih: Luis de la Fuente.(*)




Uruguay Gagal Lolos! Spanyol Menang Tipis 1-0 Berkat Gol Alex Baena

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Spanyol memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status juara Grup H setelah menundukkan Uruguay 1-0 di Estadio Guadalajara, Sabtu 27 Juni 2026 WIB.

Gol semata wayang Alex Baena pada penghujung babak pertama menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat.

Kemenangan tersebut mengantarkan La Furia Roja mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.

Sementara Uruguay harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari turnamen usai hanya mengumpulkan dua poin dan finis di peringkat ketiga klasemen.

Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil kendali permainan lewat dominasi penguasaan bola.

Tim besutan Luis de la Fuente dengan sabar membangun serangan dari lini belakang, tetapi rapatnya pertahanan Uruguay membuat peluang bersih sulit tercipta.

Uruguay yang lebih banyak bertahan juga kesulitan mengembangkan permainan.

Peluang pertama La Celeste baru hadir pada menit ke-36 melalui sepakan jarak jauh Rodrigo Bentancur, namun bola masih melambung di atas mistar gawang yang dikawal Unai Simon.

Petaka menghampiri Uruguay beberapa menit kemudian. Gelandang andalan Manuel Ugarte mengalami cedera dan harus ditarik keluar lapangan.

Marcelo Bielsa memasukkan Nicolas De La Cruz untuk menutup lubang di lini tengah.

Momentum itu dimanfaatkan Spanyol untuk memecah kebuntuan. Pada menit ke-42, Marcos Llorente mengirim umpan tarik ke dalam kotak penalti yang disambut Alex Baena.

Gelandang Villarreal itu lebih dulu mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan mendatar yang gagal diantisipasi sempurna Fernando Muslera.

Gol tersebut membawa Spanyol menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Uruguay mencoba meningkatkan intensitas serangan.

Marcelo Bielsa bahkan melakukan pergantian di posisi penjaga gawang dengan memasukkan Sergio Rochet menggantikan Muslera.

Namun, jalannya pertandingan tidak banyak berubah. Spanyol tetap mendominasi penguasaan bola dan memaksa Uruguay bertahan lebih dalam.

Peluang emas sempat diperoleh Dani Olmo pada menit ke-63, tetapi tembakannya hanya melintas tipis di sisi gawang.

Uruguay membalas lewat Federico Viñas, namun penyelesaian akhirnya juga belum menemui sasaran.

Melihat timnya kesulitan menambah gol, Luis de la Fuente memasukkan Ferran Torres, Yeremy Pino, dan Nico Williams untuk menambah daya gedor.

Di sisi lain, Uruguay nyaris menyamakan kedudukan lima menit menjelang laga usai.

Nicolas De La Cruz melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi Unai Simon tampil sigap dengan penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Spanyol.

Situasi Uruguay semakin sulit pada masa injury time setelah Agustin Canobbio diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras.

Bermain dengan 10 orang membuat peluang La Celeste untuk mengejar ketertinggalan praktis tertutup.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Spanyol.

Hasil ini menegaskan konsistensi La Furia Roja sepanjang fase grup.

Selain tampil solid dalam penguasaan bola, lini belakang Spanyol juga menunjukkan organisasi permainan yang disiplin dengan hanya kebobolan minim sepanjang penyisihan.

Sebaliknya, Uruguay harus mengakhiri perjalanan lebih cepat.

Cedera pemain kunci, minimnya kreativitas di lini depan, serta kegagalan memaksimalkan peluang menjadi faktor yang membuat tim asuhan Marcelo Bielsa gagal menembus babak gugur Piala Dunia 2026.

Susunan pemain:

Timnas Uruguay (4-1-4-1): Muslera; Sanabria, Olivera, Caceres, Varela; Ugarte; Araujo, Valverde, Bentancur, Canobbio; Nunez

Pelatih: Marcelo Bielsa

Timnas Spanyol (4-2-3-1): Simon; Cucurella, Laporte, Cubarsi, Llorente; Rodri, Pedri; Baena, Merino, Yamal; Oyarzabal

Pelatih: Luis De La Fuente.(*)




Yamal Cetak Sejarah, Spanyol Gilas Arab Saudi 4-0 di Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Spanyol mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya di Piala Dunia 2026.

Setelah sempat tertahan tanpa gol pada laga pembuka, La Roja bangkit dengan performa meyakinkan dan menggulung Arab Saudi 4-0 dalam pertandingan kedua Grup H di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Minggu 21 Juni 2026 malam WIB.

Kemenangan telak ini mengantar tim asuhan Luis de la Fuente ke puncak klasemen sementara Grup H. Empat poin yang dikumpulkan membuat langkah Spanyol menuju fase gugur semakin terbuka lebar.

Sejak menit awal, Spanyol tampil agresif dan menguasai jalannya pertandingan. Arab Saudi yang sebelumnya mampu menahan Uruguay dibuat kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi yang terus dilancarkan lawannya.

Keunggulan Spanyol dibuka pada menit ke-10 melalui aksi bintang muda Lamine Yamal.

Pemain berusia 18 tahun itu sukses memaksimalkan umpan matang Mikel Oyarzabal untuk membawa La Roja unggul lebih dulu.

Gol tersebut semakin menegaskan status Yamal sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di sepak bola dunia.

Berdasarkan catatan FIFA, ia masuk daftar delapan pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia dan menjadi pemain termuda kedua Spanyol yang mencetak gol di turnamen tersebut setelah Gavi.

Arab Saudi belum sempat keluar dari tekanan ketika Spanyol kembali menghukum kesalahan lini belakang mereka.

Oyarzabal mencetak gol kedua pada menit ke-21 sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor tiga menit kemudian.

Dua gol cepat itu praktis mengubah arah pertandingan. Spanyol semakin percaya diri mengendalikan tempo, sementara Arab Saudi kesulitan menemukan celah untuk mengancam gawang lawan.

Oyarzabal bahkan nyaris menorehkan hattrick sebelum turun minum.

Namun, peluang emas yang didapatnya hanya membentur mistar gawang sehingga skor 3-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, dominasi Spanyol tidak mengalami penurunan meski Yamal dan Oyarzabal kemudian ditarik keluar.

Tim Matador tetap mampu mengontrol pertandingan dan menjaga tekanan terhadap pertahanan Arab Saudi.

Gol keempat lahir pada menit ke-49 melalui gol bunuh diri Hassan Al-Tombakti. Situasi bermula ketika Mohammed Alowais berhasil menepis tendangan voli Marc Cucurella.

Bola liar yang memantul justru mengenai Al-Tombakti dan masuk ke gawang sendiri.

Keunggulan empat gol membuat Spanyol bermain lebih nyaman hingga peluit akhir dibunyikan.

Arab Saudi berusaha memperbaiki permainan, tetapi tidak mampu menciptakan peluang berarti untuk memperkecil ketertinggalan.

Hasil ini menempatkan Spanyol dalam posisi sangat menguntungkan. Tambahan satu poin saat menghadapi Uruguay pada laga terakhir fase grup sudah cukup untuk memastikan tiket ke babak 32 besar.

Di sisi lain, Arab Saudi menghadapi tekanan lebih besar. Satu-satunya jalan untuk menjaga peluang lolos adalah meraih hasil maksimal saat menghadapi Cape Verde pada pertandingan penentuan Grup H.

Kemenangan atas Arab Saudi tidak hanya memberikan tiga poin penting bagi Spanyol, tetapi juga menunjukkan bahwa La Roja mulai menemukan ritme terbaiknya di Piala Dunia 2026.

Jika mampu mempertahankan konsistensi tersebut, mereka berpotensi menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara dunia.(*)