Daftar Lengkap Tim Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Hari Ini

SEPUCUKJAMBI.ID – Peta persaingan Piala Dunia 2026 mulai terbentuk. Hingga pertandingan terbaru fase grup, sudah ada tiga negara yang memastikan tiket ke babak 32 besar lebih cepat.

Meksiko, Amerika Serikat, dan Jerman menjadi tim pertama yang mengunci tempat di fase gugur setelah meraih hasil sempurna dalam dua pertandingan awal.

Keberhasilan ketiga tim tersebut menegaskan kesiapan mereka menghadapi persaingan yang semakin ketat menuju fase knockout.

Sementara itu, sejumlah kandidat kuat lainnya masih harus berjuang pada laga terakhir grup untuk mengamankan nasib.

Meksiko menjadi tim pertama yang memastikan kelolosan. Bermain di hadapan publik sendiri, El Tri tampil konsisten dan berhasil menyapu bersih dua pertandingan awal dengan kemenangan.

Tak lama berselang, Amerika Serikat mengikuti jejak rival regionalnya tersebut.

Dukungan suporter tuan rumah dan performa yang stabil membuat The Stars and Stripes sukses mengamankan enam poin yang cukup untuk mengunci tiket ke babak berikutnya.

Meski sudah dipastikan lolos, baik Meksiko maupun Amerika Serikat masih memiliki satu pertandingan tersisa untuk menentukan posisi akhir klasemen grup dan lawan yang akan dihadapi pada fase gugur.

Jerman kemudian menjadi negara ketiga yang memastikan tempat di babak 32 besar. Der Panzer harus bekerja keras sebelum akhirnya mengalahkan Pantai Gading dengan skor dramatis 2-1.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Toronto, Jerman sempat berada dalam posisi sulit setelah tertinggal oleh gol Franck Kessie pada babak pertama.

Namun mental juara yang selama ini menjadi identitas mereka kembali terlihat.

Deniz Undav muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-68 sebelum memastikan kemenangan lewat gol kedua pada masa injury time.

Gol pada menit ke-94 tersebut tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga memastikan pasukan Julian Nagelsmann melaju ke fase gugur dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan.

Bagi Jerman, kelolosan ini memiliki makna tersendiri. Setelah gagal melewati fase grup dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya, Die Mannschaft akhirnya kembali menunjukkan kapasitas sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.

Dengan tiga tiket fase gugur yang sudah terisi, persaingan memperebutkan tempat tersisa di babak 32 besar dipastikan akan semakin sengit dalam beberapa hari ke depan.

Daftar Tim yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026:

  1. Meksiko
  2. Amerika Serikat
  3. Jerman



Meksiko Kuasai Grup A Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Korea Selatan 1-0

SEPUCUKJAMBI.ID – Tim nasional Meksiko semakin dekat dengan tiket menuju fase gugur Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan penting 1-0 atas Korea Selatan dalam laga kedua Grup A yang berlangsung di Stadion Akron, Guadalajara, Jumat 19 Juni 2026 WIB.

Gol tunggal Luis Romo pada awal babak kedua menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tekanan.

Kemenangan ini membuat El Tri semakin kokoh di puncak klasemen sementara Grup A sekaligus menjaga peluang besar lolos sebagai juara grup.

Duel Ketat Sejak Menit Awal

Pertandingan langsung berlangsung dalam tempo tinggi sejak peluit pertama dibunyikan.

Korea Selatan mencoba mengambil inisiatif lewat kecepatan Son Heung-min dan kreativitas Lee Kang-in yang beberapa kali merepotkan lini belakang tuan rumah.

Namun, agresivitas Korea Selatan juga terlihat dari awal. Lee Kang-in harus menerima kartu kuning saat pertandingan baru berjalan empat menit akibat pelanggaran keras.

Meksiko tak tinggal diam. Bermain di hadapan pendukung sendiri, skuad asuhan Javier Aguirre beberapa kali menciptakan peluang berbahaya melalui Roberto Alvarado dan Brian Gutierrez.

Peluang terbaik Korea Selatan pada babak pertama hadir pada menit ke-18 ketika Son Heung-min mendapatkan ruang tembak di depan gawang.

Beruntung bagi Meksiko, Edson Alvarez melakukan sapuan krusial di garis gawang yang menyelamatkan timnya dari kebobolan.

Memasuki pertengahan babak pertama, kedua tim saling bergantian menekan. Namun rapatnya pertahanan masing-masing membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.

Gol Romo Ubah Jalannya Laga

Meksiko tampil lebih agresif setelah jeda. Tekanan yang mereka bangun sejak awal babak kedua akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-50.

Gol bermula dari kemelut di dalam kotak penalti Korea Selatan. Bola liar yang gagal dibersihkan lini belakang lawan langsung disambar Luis Romo ke gawang yang terbuka.

Gol tersebut disambut meriah puluhan ribu pendukung Meksiko yang memadati Stadion Akron.

Unggul satu gol membuat Meksiko lebih percaya diri dalam mengendalikan jalannya pertandingan. Sebaliknya, Korea Selatan dipaksa bermain lebih terbuka untuk mengejar ketertinggalan.

Korea Selatan Menekan, Rangel Jadi Tembok Terakhir

Tertinggal satu gol membuat Korea Selatan meningkatkan intensitas serangan. Lee Kang-in menjadi motor permainan dengan sejumlah percobaan dari luar kotak penalti yang terus menguji pertahanan tuan rumah.

Memasuki 15 menit terakhir, tekanan Korea Selatan semakin meningkat. Son Heung-min, Cho Gue-sung, hingga Hwang In-beom silih berganti mencoba membongkar lini pertahanan Meksiko.

Namun, penampilan gemilang kiper Raul Rangel menjadi faktor penting yang menjaga keunggulan El Tri.

Rangel melakukan beberapa penyelamatan krusial pada menit-menit akhir pertandingan, termasuk menggagalkan peluang emas Cho Gue-sung dan Hwang In-beom yang nyaris mengubah jalannya laga.

Meski mendapatkan sejumlah sepak pojok pada masa injury time, Korea Selatan tetap gagal menembus pertahanan disiplin Meksiko.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah tidak berubah.

Peluang Lolos Makin Terbuka

Tambahan tiga poin membuat Meksiko berada dalam posisi sangat menguntungkan menjelang pertandingan terakhir fase grup.

Sebaliknya, Korea Selatan kini berada dalam tekanan dan wajib meraih hasil positif pada laga pamungkas jika ingin menjaga peluang melaju ke babak berikutnya.

Dengan performa solid di lini belakang dan efektivitas serangan yang terus meningkat, Meksiko semakin menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kandidat kuat dari Grup A untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026.(*)




Kalah dari Meksiko, Pelatih Afrika Selatan Kritik Kartu Merah Kedua di Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Pelatih Timnas Afrika Selatan, Hugo Broos, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya kalah 0-2 dari Meksiko pada laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026.

Menurutnya, keputusan wasit yang mengeluarkan dua kartu merah menjadi salah satu faktor yang sangat memengaruhi jalannya pertandingan.

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah di Estadio Azteca, Afrika Selatan sebenarnya berusaha memberikan perlawanan sengit.

Namun situasi berubah drastis setelah Bafana Bafana harus menyelesaikan pertandingan dengan hanya sembilan pemain di lapangan.

Sphephelo Sithole menjadi pemain pertama yang mendapat kartu merah langsung pada babak kedua.

Kondisi semakin sulit ketika Themba Zwane menyusul keluar lapangan setelah wasit memberikan kartu merah usai meninjau tayangan VAR.

Broos mengaku bisa menerima keputusan kartu merah pertama.

Namun pelatih asal Belgia itu mempertanyakan keputusan yang menghasilkan kartu merah kedua karena menilai terdapat kontak yang juga melibatkan pemain Meksiko.

“Sangat disayangkan kami harus mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain,” kata Broos.

“Saya tidak ingin banyak berbicara mengenai kartu merah pertama. Tetapi untuk kartu merah kedua, menurut saya pemain Meksiko juga melakukan blok terhadap pemain kami. Situasi seperti itu bisa terjadi dalam pertandingan dan saya melihatnya berbeda dengan keputusan wasit,” lanjutnya.

Meski kalah dan gagal meraih poin, Broos tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya.

Ia menilai Afrika Selatan mampu tampil disiplin dan sempat membuat Meksiko kesulitan mengembangkan permainan, terutama sebelum kehilangan pemain akibat kartu merah.

Menurutnya, tim tuan rumah tidak sepenuhnya nyaman menghadapi organisasi permainan yang diterapkan Afrika Selatan.

Beberapa kali Meksiko dipaksa mencari celah untuk menembus pertahanan rapat Bafana Bafana.

“Saya pikir tim saya memainkan pertandingan yang cukup baik. Dalam beberapa periode pertandingan, Meksiko bahkan terlihat kesulitan menemukan ruang untuk menyerang. Secara keseluruhan saya puas dengan usaha para pemain,” ujar Broos.

Meski demikian, pelatih berusia 74 tahun itu mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum pertandingan berikutnya.

Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah kemampuan tim saat menguasai bola.

Broos menilai anak asuhnya masih terlalu mudah kehilangan bola dan gagal memaksimalkan momen ketika berhasil keluar dari tekanan lawan.

“Ketika menguasai bola kami harus tampil lebih baik. Itu menjadi kekurangan terbesar kami pada pertandingan ini. Kami harus segera memperbaikinya jika ingin mendapatkan hasil positif di laga berikutnya,” tegasnya.

Kekalahan dari Meksiko membuat Afrika Selatan terpuruk di dasar klasemen sementara Grup A Piala Dunia 2026.

Dengan persaingan yang semakin ketat, Bafana Bafana kini dituntut segera bangkit pada pertandingan selanjutnya agar peluang lolos ke babak gugur tetap terbuka.(*)




Drama Tiga Kartu Merah Warnai Laga Pembuka, Meksiko Taklukkan Afrika Selatan 2-0

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Meksiko memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil sempurna.

Bermain di hadapan pendukung sendiri di Mexico City Stadium, El Tri menundukkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 pada laga perdana Grup A, Jumat 12 Juni 2026 dini hari WIB.

Kemenangan ini membawa Meksiko langsung memuncaki klasemen sementara Grup A dengan raihan tiga poin.

Sebaliknya, Afrika Selatan harus pulang tanpa angka setelah laga yang diwarnai tiga kartu merah tersebut.

Tampil sebagai tuan rumah, Meksiko tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan dominasi.

Tim asuhan Javier Aguirre langsung menekan sejak menit-menit awal dan hampir membuka keunggulan melalui Raul Jimenez pada menit kelima.

Namun peluang tersebut masih mampu digagalkan kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams.

Gol yang ditunggu publik tuan rumah akhirnya hadir pada menit kesembilan.

Berawal dari kesalahan lini belakang Afrika Selatan, Erik Lira berhasil merebut bola dan menciptakan situasi berbahaya.

Julian Quinones yang berada di posisi tepat tanpa kesulitan menuntaskan peluang dan membawa Meksiko unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat Meksiko semakin percaya diri.

Sementara Afrika Selatan terlihat kesulitan mengembangkan permainan dan kerap kehilangan bola di area sendiri akibat tekanan tinggi yang diterapkan El Tri.

Sepanjang babak pertama, Meksiko terus menguasai jalannya pertandingan.

Quinones hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-19 melalui tembakan jarak jauh.

Sementara Jimenez juga dipaksa gigit jari setelah peluang emasnya pada menit ke-42 digagalkan Williams. Hingga turun minum, skor 1-0 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, petaka menghampiri Afrika Selatan.

Baru empat menit laga berjalan, Sphephelo Sithole mendapat kartu merah langsung setelah menjatuhkan Marcel Ruiz Gutierrez yang berada dalam posisi bebas menuju gawang.

Unggul jumlah pemain membuat Meksiko semakin leluasa mengendalikan pertandingan. Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah gol kedua pada menit ke-67.

Aksi cerdas Julian Quinones dalam mempertahankan penguasaan bola menjadi awal terciptanya gol tersebut.

Penyerang kelahiran Kolombia itu kemudian mengalirkan bola kepada Roberto Alvarado yang bergerak di sisi kanan.

Umpan silang akurat Alvarado langsung disambut sundulan Raul Jimenez untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Drama kembali terjadi menjelang akhir pertandingan.

Afrika Selatan harus kehilangan pemain kedua setelah wasit mengeluarkan kartu merah kepada Themba Zwane usai meninjau tayangan VAR pada menit ke-83.

Kontak terhadap wajah Roberto Alvarado dinilai sebagai tindakan kekerasan sehingga tim tamu terpaksa melanjutkan pertandingan dengan sembilan pemain.

Meski unggul dua pemain, Meksiko juga tidak sepenuhnya lepas dari masalah.

Pada masa injury time, Cesar Montes diganjar kartu merah setelah menghentikan peluang berbahaya Afrika Selatan.

Namun hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 tidak berubah.

Meksiko sukses mengamankan tiga poin penting sekaligus mengirim peringatan kepada para pesaing di Grup A bahwa mereka siap menjadi salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan pada Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Meksiko: Raul Rangel; Cesar Montes, Johan Vasquez, Israel Reyes, Jesus Gallardo; Erik Lira, Alvaro Fidalgo, Brian Gutierrez; Raul Jimenez, Julian Quinones, Roberto Alvarado.

Pelatih: Javier Aguirre.

Afrika Selatan: Ronwen Williams; Aubrey Modiba, Mbekezeli Mbokazi, Nkosinathi Sibisi, Khuliso Mudau, Ime Okon; Teboho Mokoena, Sphephelo Sithole, Jayden Adams; Lyle Foster, Iqraam Rayners.

Pelatih: Hugo Broos.(*)




Siapa Julian Quinones? Penyerang Meksiko yang Cetak Gol Pertama Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Panggung Piala Dunia 2026 akhirnya resmi dibuka.

Namun sebelum turnamen berjalan lebih jauh, satu nama sudah lebih dulu mencuri sorotan dunia.

Julian Quinones menjadi pemain pertama yang mencatatkan namanya di papan skor edisi kali ini sekaligus mengawali sejarah baru turnamen sepak bola terbesar di planet ini.

Momen bersejarah itu tercipta saat Timnas Meksiko menghadapi Afrika Selatan dalam laga pembuka Grup A yang berlangsung di Stadion Azteca, Mexico City, Jumat 12 Juni 2026 dini hari WIB.

Bermain di hadapan lautan pendukung sendiri, El Tri tampil agresif sejak menit awal dan langsung mendapatkan hasil pada menit kesembilan.

Quinones sukses memanfaatkan peluang di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dijangkau kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams.

Bola bersarang di gawang dan seketika membuat Stadion Azteca bergemuruh.

Gol tersebut bukan sekadar membuka keunggulan Meksiko.

Catatan itu juga menempatkan Quinones sebagai pencetak gol pertama di Piala Dunia 2026, sebuah status yang akan selalu tercatat dalam sejarah kompetisi.

Keberhasilan tersebut semakin melengkapi performa impresif sang penyerang dalam dua musim terakhir.

Datang ke Piala Dunia dengan kepercayaan diri tinggi, Quinones berstatus sebagai salah satu penyerang paling produktif yang tampil di turnamen ini setelah menyabet gelar top skor Liga Pro Arab Saudi musim 2025/2026.

Perjalanan Quinones menuju titik ini juga terbilang unik.

Lahir di Kolombia, pemain berusia 29 tahun tersebut kemudian memilih membela Timnas Meksiko setelah menyelesaikan proses naturalisasi.

Keputusan yang sempat menjadi perbincangan itu kini terbukti memberikan dampak besar bagi El Tri.

Dalam beberapa tahun terakhir, Quinones menjelma sebagai sosok penting di lini depan Meksiko.

Kontribusinya turut membantu tim meraih sejumlah prestasi di kawasan CONCACAF, termasuk gelar Nations League dan Piala Emas.

Sebelum merumput di Arab Saudi, namanya lebih dulu dikenal publik sepak bola Amerika Utara berkat ketajamannya bersama Atlas dan Club America di Liga MX.

Konsistensi mencetak gol membuatnya menjadi salah satu striker paling berbahaya di kompetisi tersebut.

Pada musim 2023/2024, Quinones mencatatkan 18 gol bersama Club America. Produktivitas itu menjadi titik balik yang membuka jalan menuju karier internasional yang lebih besar.

Hingga akhirnya mengantarkannya tampil sebagai salah satu tokoh utama pada malam pembukaan Piala Dunia 2026.

Meski turnamen masih sangat panjang, Julian Quinones telah memastikan satu hal: namanya akan selalu dikenang sebagai pemain yang membuka keran gol Piala Dunia 2026.(*)




Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Meksiko vs Afrika Selatan Buka Turnamen, Korea Selatan Tantang Republik Ceko

SEPUCUKJAMBI.ID – Penantian pecinta sepak bola dunia akhirnya berakhir.

Piala Dunia 2026 resmi dimulai pada Jumat 12 Juni 2026 dini hari WIB dengan dua pertandingan pembuka yang langsung menyita perhatian publik internasional.

Sorotan utama tertuju pada duel tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan dalam laga pembuka Grup A yang akan berlangsung di Mexico City Stadium.

Pertandingan dijadwalkan kick-off pukul 02.00 WIB dan menjadi penanda dimulainya edisi terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia.

Atmosfer pertandingan diprediksi berlangsung panas. Bermain di depan puluhan ribu pendukung sendiri, Meksiko mengusung target meraih kemenangan perdana untuk membuka jalan menuju fase gugur.

Di sisi lain, Afrika Selatan datang dengan ambisi mencuri poin dan menciptakan kejutan pada laga yang akan disaksikan jutaan pasang mata di seluruh dunia.

Ulangan Laga Pembuka Piala Dunia 2010

Pertandingan ini menghadirkan cerita menarik. Meksiko dan Afrika Selatan pernah bertemu dalam laga pembuka Piala Dunia 2010 saat turnamen berlangsung di Johannesburg.

Kala itu, kedua tim bermain imbang 1-1 dalam pertandingan yang dikenang lewat gol spektakuler Siphiwe Tshabalala.

Kini, 16 tahun kemudian, kedua negara kembali dipertemukan di partai pembuka, menjadikannya salah satu duel paling menarik pada hari pertama kompetisi.

Piala Dunia Terbesar Sepanjang Sejarah

Piala Dunia 2026 mencatat sejarah baru bagi sepak bola dunia. Untuk pertama kalinya FIFA memperluas jumlah peserta menjadi 48 negara.

Turnamen ini juga menjadi edisi pertama yang digelar bersama oleh tiga negara, yakni Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.

Sebanyak 104 pertandingan akan dimainkan hingga partai final yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026.

Format baru tersebut membuat persaingan diprediksi semakin ketat dengan lebih banyak negara yang berpeluang menciptakan kejutan.

Korea Selatan dan Republik Ceko Lengkapi Persaingan Grup A

Setelah laga pembuka selesai, perhatian beralih ke pertandingan kedua Grup A yang mempertemukan Korea Selatan melawan Republik Ceko.

Pertandingan tersebut akan digelar di Guadalajara Stadium pada pukul 09.00 WIB.

Hasil laga ini akan menentukan peta awal persaingan Grup A dan melengkapi klasemen sementara di hari pertama turnamen.

Bagi Korea Selatan maupun Republik Ceko, kemenangan akan menjadi modal penting untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini

Jumat, 12 Juni 2026

Grup A

  • Meksiko vs Afrika Selatan
    Mexico City Stadium, Mexico City
    Kick-off 02.00 WIB

Grup A

  • Korea Selatan vs Republik Ceko
    Guadalajara Stadium, Guadalajara
    Kick-off 09.00 WIB

Kedua pertandingan dijadwalkan disiarkan langsung melalui TVRI dan TVRI Sport.

Dengan dimulainya dua laga tersebut, perjalanan panjang menuju trofi paling bergengsi dalam sepak bola resmi dimulai.

Seluruh mata dunia kini tertuju ke Amerika Utara untuk menyaksikan siapa yang akan menjadi raja sepak bola dunia berikutnya.(*)




Ulangan Duel Bersejarah 2010, Afrika Selatan Kembali Bertemu Meksiko

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Afrika Selatan tidak punya banyak waktu untuk beradaptasi di Piala Dunia 2026.

Bafana Bafana langsung dihadapkan pada ujian berat saat menghadapi tuan rumah Meksiko pada pertandingan pembuka turnamen paling bergengsi di dunia tersebut.

Laga yang akan menjadi pembuka resmi Piala Dunia 2026 itu juga menjadi momen bersejarah bagi Afrika Selatan yang kembali tampil di putaran final Piala Dunia di luar kandang untuk pertama kalinya sejak edisi 2002.

Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, menyadari timnya akan menghadapi tekanan besar.

Selain berstatus tuan rumah, Meksiko datang dengan modal impresif dan dukungan puluhan ribu suporter yang diprediksi memenuhi stadion.

Karena itu, seluruh fokus persiapan Afrika Selatan kini diarahkan untuk menghadapi El Tri.

“Kami tahu apa yang harus dilakukan ketika Meksiko menguasai bola dan ketika kami memegang penguasaan bola. Semua persiapan kami difokuskan untuk pertandingan ini,” kata Broos.

Meksiko Datang dengan Modal Mentereng

Afrika Selatan menghadapi lawan yang sedang berada dalam performa terbaiknya.

Meksiko menyapu bersih seluruh pertandingan pemanasan menjelang Piala Dunia, termasuk kemenangan telak 5-1 atas Serbia.

Tidak hanya itu, Meksiko juga memiliki rekor kandang yang mengesankan.

Mereka belum pernah kalah dalam tujuh pertandingan Piala Dunia yang dimainkan di stadion yang akan menjadi venue laga pembuka tersebut.

Faktor tuan rumah menjadi keuntungan tambahan yang membuat Meksiko masuk daftar favorit untuk melaju jauh di turnamen ini.

Broos bahkan mengakui kualitas tim asuhan Meksiko tidak hanya bertumpu pada pemain bintang, tetapi juga kekuatan kolektif yang membuat mereka sulit dikalahkan.

“Mereka tim yang sangat bagus, memiliki banyak pergerakan dan sangat solid. Anda bisa melihat mereka benar-benar memiliki ambisi besar untuk menjadi juara dunia,” ujarnya.

Ulangan Bersejarah dari Piala Dunia 2010

Pertandingan ini juga menghadirkan catatan unik dalam sejarah Piala Dunia.

Afrika Selatan dan Meksiko pernah bertemu pada laga pembuka Piala Dunia 2010 saat turnamen digelar di Afrika Selatan.

Kala itu, pertandingan berakhir imbang 1-1 dan menjadi salah satu laga pembuka paling dikenang karena gol spektakuler Siphiwe Tshabalala.

Kini, 16 tahun berselang, kedua negara kembali dipertemukan dalam laga pembuka, sebuah situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam format pertandingan pembuka tunggal Piala Dunia.

Afrika Selatan Bidik Kejutan

Meski tidak diunggulkan, Afrika Selatan datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil konsisten sepanjang babak kualifikasi zona Afrika.

Mereka berhasil finis sebagai juara grup, unggul atas Nigeria, dan hanya sekali kalah di lapangan selama fase kualifikasi.

Catatan tersebut menjadi modal penting bagi Broos untuk menanamkan keyakinan kepada skuadnya bahwa peluang menciptakan kejutan tetap terbuka.

Namun tugas mereka tidak akan mudah. Selain Meksiko, Afrika Selatan juga harus menghadapi Korea Selatan dan Republik Ceko dalam persaingan Grup A.

“Kami harus tampil di level terbaik jika ingin mendapatkan hasil positif. Meksiko adalah tim yang sangat lengkap,” kata Broos.

Ia menegaskan para pemainnya harus tetap disiplin menjalankan rencana permainan dan tidak terpengaruh atmosfer stadion yang dipastikan akan berpihak penuh kepada tuan rumah.

“Yang terpenting bagi kami adalah tetap fokus pada strategi dan tidak memikirkan apa yang terjadi di tribun,” tegasnya.

Hasil pertandingan melawan Meksiko diyakini akan menjadi penentu arah perjalanan Afrika Selatan di Piala Dunia 2026.

Jika mampu mencuri poin, peluang Bafana Bafana untuk mencatat sejarah dengan lolos dari fase grup untuk pertama kalinya akan semakin terbuka.(*)




Resmi! Daftar Pemain Grup A Piala Dunia 2026, Meksiko dan Korea Selatan Turunkan Kekuatan Terbaik

SEPUCUKJAMBI.ID – Piala Dunia 2026 semakin dekat dan sejumlah negara peserta mulai mengumumkan daftar pemain yang dipersiapkan untuk tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Sejumlah tim unggulan seperti Brasil, Prancis, hingga Jepang telah lebih dulu merilis skuad sementara mereka.

Pengumuman skuad beberapa negara memunculkan kejutan.

Timnas Prancis misalnya, tidak memasukkan nama Antoine Griezmann dan Eduardo Camavinga dalam daftar pemain yang dipanggil.

Persaingan ketat di sektor tengah membuat kedua pemain tersebut harus tersisih dari pilihan pelatih.

Meski tanpa Griezmann dan Camavinga, Les Bleus masih memiliki banyak opsi berkualitas.

N’Golo Kante yang tampil konsisten bersama klubnya kembali mendapat kepercayaan.

Selain itu, Adrien Rabiot juga tetap menjadi salah satu andalan di lini tengah.

Sementara itu, Timnas Brasil juga membuat keputusan yang cukup mengejutkan.

Penyerang Joao Pedro yang tampil impresif di level klub tidak masuk dalam daftar skuad.

Sebaliknya, Neymar yang sempat lama absen akhirnya kembali mendapat kesempatan memperkuat Selecao untuk menghadapi Piala Dunia 2026.

Turnamen edisi 2026 akan mencatat sejarah baru dengan keikutsertaan 48 negara peserta.

Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan edisi sebelumnya yang hanya diikuti oleh 32 tim nasional.

Di Grup A, beberapa negara telah merilis daftar pemain sementara yang diproyeksikan tampil di putaran final.

Meksiko menjadi salah satu tim yang sudah mengumumkan skuad berisi kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda.

Daftar pemain Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026

Nama-nama seperti Guillermo Ochoa, Edson Alvarez, Raul Jimenez, hingga Santiago Gimenez masuk dalam daftar yang dipersiapkan. Berikut daftar lengkap sementara skuad Meksiko:

  • Kiper: Alex Padilla (Klub Atletik), Antonio Rodríguez (Tijuana), Carlos Acevedo (Santos Laguna), Carlos Moreno (Pachuca), Guillermo Ochoa (AEL Limassol), Raúl Rangel (Chivas).
  • Bek: Bryan González (Chivas), César Montes (Lokomotiv Moscow), Edson Álvarez (Fenerbahçe), Eduardo Águila (Atlético de San Luis), Everardo López (Toluca), Israel Reyes (América), Jesús Angulo (Tigres), Jesús Gallardo (Toluca), Jesús Gómez (Tijuana), Johan Vásquez (Genoa), Jorge Sánchez (PAOK), Julián Araujo (Celtic), Luis Rey (Puebla), Mateo Chávez (AZ Alkmaar), Ramón Juárez (Amerika), Richard Ledezma (Chivas), Víctor Guzmán (Monterrey).
  • Gelandang: Alexei Domínguez (Pachuca), Alexis Gutiérrez (Amerika), Alvaro Fidalgo (Real Betis), Brian Gutiérrez (Chivas), Carlos Rodríguez (Cruz Azul), Denzell Garcia (FC Juarez), Diego Lainez (Tigres), Efrain Álvarez (Chivas), Elias Montiel (Pachuca), Erick Sánchez (Amerika), Erik Lira (Cruz Azul), Gilberto Mora (Tijuana), Isaías Violante (Amerika), Jeremy Márquez (Cruz Azul), Jordan Carrillo (Pumas), Jorge Ruvalcaba (NY Red Bulls), Kevin Castañeda (Tijuana), Luis Chávez (Dinamo Moscow), Luis Romo (Chivas), Marcel Ruiz (Toluca), Obed Vargas (Atlético de Madrid), Orbelin Pineda (AEK), Jesús Angulo (Toluca).
  • Penyerang: Alexis Vega (Toluca), Armando González (Chivas), César Huerta (Anderlecht), Germán Berterame (Inter Miami), Guillermo Martínez (Pumas), Julián Quiñones (Al-Qadisiyah), Raúl Jiménez (Fulham), Roberto Alvarado (Chivas), Santiago Giménez (Milan).

 

Korea Selatan juga membawa kekuatan terbaiknya.

Timnas Korsel berpartisipasi pada ajang piala dunia 2026

Bek tangguh Kim Min-jae, playmaker Lee Kang-in, Hwang Hee-chan, hingga kapten Son Heung-min.

Mereka diprediksi menjadi tulang punggung Taegeuk Warriors dalam upaya melangkah jauh di turnamen nanti. Berikut daftar lengkap sementara skuad Korea Selatan:

  • Kiper: Jo Hyun-woo (Ulsan HD), Kim Seung-gyu (FC Tokyo), Song Bum-keun (Jeonbuk Hyundai)
  • Bek: Kim Min-jae (Bayern Munich), Jo Yu-min (Sharjah), Lee Han-beom (Midtjylland), Kim Tae-hyun (Kashima Antlers), Park Jin-seop (Zhejiang FC), Lee Ki-hyeok (Gangwon FC), Lee Tae-seok (Carussangch Youngtropchen)Bobolcheds Moon-hwan (Daejeon Hana)
  • Gelandang: Yang Hyun-jun (Celtic), Paik Seung-ho (Birmingham City), Hwang In-beom (Feyenoord), Kim Jin-kyu (Jeonbuk Hyundai), Bae Jun-ho (Stoke City), Um Ji-sung (Swansea City), Hwang Hee-chan (WolverhamptonMavernghampton) Lee (Wolverhampton H-gyzeng), Lee Kang-in (Paris Saint-Germain)
  • Striker: Oh Hyun-kyu (Besiktas), Son Heung-min (LA FC), Cho Kyu-sung (Midtjylland)

Sementara itu, Republik Ceko mengandalkan sejumlah pemain yang berkarier di kompetisi Eropa.

Pemain Timnas Ceko yang berlaga di Piala Dunia 2026

Patrik Schick masih menjadi andalan di lini depan, didukung gelandang berpengalaman Tomas Soucek yang memiliki peran penting di sektor tengah. Berikut daftar lengkap sementara skuad Ceko:

  • Kiper: Lukas Hornicek (Braga), Martin Jedlicka (Banik Ostrava), Antonín Kinsky (Tottenham), Jan Koutny (Sigma Olomouc), Matej Kovar (PSV Eindhoven), Jakub Markovic (Slavia Prague), Jindrich Stanek (Slavia Prague).
  • Bek: Vladimír Coufal (Hoffenheim), David Douděra (Slavia Prague), Matěj Hadaš (Sigma Olomouc), Tomáš Holeš (Slavia Prague), Robin Hranáč (TSG Hoffenheim), Štěpán Chaloupek (Slavia Prague), Václav Jemelka (Viktoria Plzen), David Jurásek (Slavia Prague), Ladislav Krejčí (Serigala), Karel Spáčil (Viktoria Plzen), Adam Ševínský (Sparta Prague), Martin Vitík (Bologna), Tomáš Vlček (Slavia Prague), Jaroslav Zelený (Sparta Prague), David Zima (Slavia Prague).
  • Gelandang: Lukas Ambros (Gornik Zabrze), Michal Beran (Sigma Olomouc), Pavel Bucha (FC Cincinnati), Lukás Cerv (Viktoria Plzen), Krystof Danek (LASK Linz), Vladimir Darida (Hradec Kralove), Patrik Hellebrand (Gornik Zabrze), Adam Karabec (Lyon), Ondrej Kricfaluši (Banik Ostrava), Tomáš Ladra (Viktoria Plzen), David Planka (Banik Ostrava), Lukás Provod (Slavia Prague), Matěj Ryneš (Sparta Prague), Lukas Sadílek (Gornik Zabrze), Michal Sadílek (Slavia Prague), Hugo Sochůrek (Sparta Prague), Alexandr Sojka (Viktoria Plzen), Tomáš Souček (West Ham), Pavel Šulc (Lyon), Denis Višinský (Viktoria Plzen).
  • Penyerang: Adam Hlo?ek (TSG Hoffenheim), Tomáš Chorý (Slavia Prague), Mojmír Chytil (Slavia Prague), Christophe Kabongo (Mlada Boleslav), Jan Kliment (Sigma Olomouc), Jan Kuchta (Sparta Prague), Vasil Kušej (Slavia Prague), Ondřej Mihálik (Hradec Kralove), Vojtěch Patrák (Pardubice), Václav Sejk (Sigma Olomouc), Patrik Schick (Bayer Leverkusen), Matej Vydra (Viktoria Plzen).

Untuk Afrika Selatan, daftar resmi pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026 masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari federasi sepak bola setempat.

Timnas Afrika Selatan ikut berkomteisi di Piala Dubia 2026

Daftar skuad ini masih berstatus sementara dan berpotensi mengalami perubahan menjelang tenggat waktu pendaftaran resmi FIFA.

Kondisi kebugaran pemain, performa di klub, hingga kebutuhan taktik pelatih menjadi faktor utama yang dapat memengaruhi komposisi akhir masing-masing tim.

Menarik untuk menantikan siapa saja pemain yang akhirnya berhasil mengamankan tempat di skuad final dan tampil di panggung terbesar sepak bola dunia pada Piala Dunia 2026 mendatang.(*)