Belgia Pesta Gol ke Gawang Amerika Serikat, Lukaku Ikut Sumbang Gol

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Belgia memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 usai menaklukkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor meyakinkan 4-1 pada laga babak 16 besar.

Charles De Ketelaere menjadi bintang kemenangan Belgia setelah memborong dua gol.

Dua gol lainnya dicetak Hans Vanaken dan Romelu Lukaku, sementara satu-satunya gol Amerika Serikat lahir melalui Malik Tillman.

Kemenangan ini membawa Belgia menghadapi tantangan berat di babak delapan besar.

The Red Devils dijadwalkan berhadapan dengan Spanyol yang lebih dulu menyingkirkan Portugal.

Belgia Langsung Menggebrak

Bermain di Seattle Stadium, Amerika Serikat tampil agresif sejak menit awal dengan mengandalkan Christian Pulisic dan Folarin Balogun di lini depan.

Namun justru Belgia yang lebih efektif memanfaatkan peluang.

Saat laga baru berjalan sembilan menit, Nicolas Raskin berhasil menusuk ke dalam kotak penalti sebelum mengirim umpan tarik yang diselesaikan Charles De Ketelaere menjadi gol pembuka. Belgia unggul 1-0.

Amerika Serikat berusaha membalas lewat permainan menyerang.

Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-30 ketika tendangan bebas Malik Tillman gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Thibaut Courtois sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Akan tetapi, keunggulan mental Belgia kembali terlihat.

Hanya berselang tiga menit, De Ketelaere kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Leandro Trossard. Belgia menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.

Belgia Kunci Kemenangan di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Amerika Serikat mencoba meningkatkan tekanan dengan memasukkan Gio Reyna untuk menggantikan Sergino Dest.

Namun Belgia tetap tampil tenang dan disiplin.

Pada menit ke-57, Hans Vanaken memperlebar keunggulan setelah memanfaatkan kesalahan fatal kiper Amerika Serikat yang gagal mengamankan bola.

Tertinggal dua gol membuat tim asuhan Mauricio Pochettino semakin terbuka dalam menyerang. Situasi itu dimanfaatkan Belgia untuk melancarkan serangan balik.

Di masa injury time, Romelu Lukaku yang masuk sebagai pemain pengganti memastikan kemenangan Belgia setelah menyelesaikan umpan Vanaken menjadi gol keempat.

Skor 4-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil tersebut mengantar Belgia ke babak perempat final Piala Dunia 2026, sementara perjalanan Amerika Serikat sebagai tuan rumah harus berakhir di fase 16 besar.

Susunan Pemain

Amerika Serikat (4-3-3): Matt Freese; Antonee Robinson, Tim Ream, Chris Richards, Sergino Dest; Malik Tillman, Tyler Adams, Weston McKennie; Christian Pulisic, Folarin Balogun, Tyler Freeman.
Pelatih: Mauricio Pochettino.

Belgia (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Maxim De Cuyper, Noah Ngoy, Brandon Mechele, Timothy Castagne; Amadou Onana, Nicolas Raskin; Leandro Trossard, Youri Tielemans, Dodi Lukebakio; Charles De Ketelaere.
Pelatih: Rudi Garcia.(*)




Daftar Lengkap Tim Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Hari Ini

SEPUCUKJAMBI.ID – Peta persaingan Piala Dunia 2026 mulai terbentuk. Hingga pertandingan terbaru fase grup, sudah ada tiga negara yang memastikan tiket ke babak 32 besar lebih cepat.

Meksiko, Amerika Serikat, dan Jerman menjadi tim pertama yang mengunci tempat di fase gugur setelah meraih hasil sempurna dalam dua pertandingan awal.

Keberhasilan ketiga tim tersebut menegaskan kesiapan mereka menghadapi persaingan yang semakin ketat menuju fase knockout.

Sementara itu, sejumlah kandidat kuat lainnya masih harus berjuang pada laga terakhir grup untuk mengamankan nasib.

Meksiko menjadi tim pertama yang memastikan kelolosan. Bermain di hadapan publik sendiri, El Tri tampil konsisten dan berhasil menyapu bersih dua pertandingan awal dengan kemenangan.

Tak lama berselang, Amerika Serikat mengikuti jejak rival regionalnya tersebut.

Dukungan suporter tuan rumah dan performa yang stabil membuat The Stars and Stripes sukses mengamankan enam poin yang cukup untuk mengunci tiket ke babak berikutnya.

Meski sudah dipastikan lolos, baik Meksiko maupun Amerika Serikat masih memiliki satu pertandingan tersisa untuk menentukan posisi akhir klasemen grup dan lawan yang akan dihadapi pada fase gugur.

Jerman kemudian menjadi negara ketiga yang memastikan tempat di babak 32 besar. Der Panzer harus bekerja keras sebelum akhirnya mengalahkan Pantai Gading dengan skor dramatis 2-1.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Toronto, Jerman sempat berada dalam posisi sulit setelah tertinggal oleh gol Franck Kessie pada babak pertama.

Namun mental juara yang selama ini menjadi identitas mereka kembali terlihat.

Deniz Undav muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-68 sebelum memastikan kemenangan lewat gol kedua pada masa injury time.

Gol pada menit ke-94 tersebut tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga memastikan pasukan Julian Nagelsmann melaju ke fase gugur dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan.

Bagi Jerman, kelolosan ini memiliki makna tersendiri. Setelah gagal melewati fase grup dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya, Die Mannschaft akhirnya kembali menunjukkan kapasitas sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.

Dengan tiga tiket fase gugur yang sudah terisi, persaingan memperebutkan tempat tersisa di babak 32 besar dipastikan akan semakin sengit dalam beberapa hari ke depan.

Daftar Tim yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026:

  1. Meksiko
  2. Amerika Serikat
  3. Jerman



AS Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Australia Dipaksa Menyerah 0-2

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan skor 2-0 pada laga kedua Grup D di Seattle Stadium, Sabtu 20 Juni 2026 dini hari WIB.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino untuk mengamankan posisi di fase gugur.

Sebaliknya, Australia harus menunda kepastian lolos dan wajib meraih hasil positif pada pertandingan terakhir grup.

Meski akhirnya kalah, Australia sebenarnya sempat mengejutkan tuan rumah saat pertandingan baru berjalan satu menit.

Kesalahan umpan di lini belakang Amerika Serikat dimanfaatkan Mohamed Toure yang berhasil menembus kotak penalti.

Namun peluang emas tersebut mampu digagalkan kiper Matt Freese.

Setelah lolos dari ancaman awal, Amerika Serikat mulai mendominasi penguasaan bola dan mengendalikan ritme permainan.

Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah gol pada menit ke-11.

Berawal dari aksi cepat Folarin Balogun di sisi kiri, umpan mendatar yang dikirimkan ke depan gawang justru berakhir menjadi petaka bagi Australia.

Bek Cameron Burgess salah mengantisipasi bola dan membuat si kulit bundar bersarang ke gawang sendiri.

Tertinggal satu gol membuat Australia berupaya bangkit. Mathew Leckie sempat memperoleh peluang bagus melalui kombinasi serangan cepat Mohamed Toure dan Nishan Velupillay.

Namun penyelesaian akhirnya masih melebar dari sasaran.

Amerika Serikat terus meningkatkan tekanan. Weston McKennie nyaris menggandakan keunggulan lewat sundulan keras hasil sepak pojok Malik Tillman, tetapi masih mampu diblok lini pertahanan Australia tepat di depan garis gawang.

Dominasi USMNT akhirnya kembali membuahkan hasil menjelang turun minum. Alex Freeman sempat melihat golnya dianulir karena dianggap offside.

Namun setelah pemeriksaan VAR, wasit mengesahkan gol tersebut karena Freeman dinilai sejajar dengan pemain bertahan terakhir Australia.

Gol itu membuat Amerika Serikat menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan 2-0.

Memasuki paruh kedua, tuan rumah tidak mengendurkan serangan.

Balogun kembali mengancam setelah menerima umpan terobosan Tyler Adams, tetapi bek Alessandro Circati tampil sigap melakukan blok krusial.

Australia beberapa kali mencoba memperkecil ketertinggalan. Peluang terbaik hadir melalui Cristian Volpato dan Jason Geria.

Namun buruknya penyelesaian akhir serta disiplin pertahanan Amerika Serikat membuat Socceroos gagal mencetak gol.

Di sisi lain, Amerika Serikat juga memiliki sejumlah kesempatan untuk memperbesar keunggulan. Meski demikian, hingga laga berakhir tidak ada tambahan gol yang tercipta.

Skor 2-0 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini memastikan Amerika Serikat mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Sementara Australia masih memiliki peluang melaju ke fase gugur, namun harus berjuang pada laga penentuan grup.(*)




Pulisic hingga Arda Guler, Inilah Kekuatan Empat Tim di Grup D Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan di Grup D Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sengit.

Empat negara yang menghuni grup ini, yakni Amerika Serikat, Paraguay, Australia, dan Turki, sama-sama datang dengan kekuatan terbaik serta ambisi besar untuk melaju ke babak 16 besar.

Menariknya, setiap tim memiliki karakter permainan yang berbeda.

Amerika Serikat mengandalkan kombinasi pemain muda dan bintang Eropa, Turki datang dengan generasi emasnya, Australia mengusung kolektivitas tim yang kuat, sementara Paraguay mengandalkan disiplin taktik khas Amerika Selatan.

Baca juga:  Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Dari Laga Pembuka hingga Final

Amerika Serikat Andalkan Generasi Emas

Sebagai salah satu tuan rumah, Amerika Serikat memikul ekspektasi tinggi di hadapan publik sendiri.

Pelatih Mauricio Pochettino membawa skuad yang dipenuhi pemain berpengalaman di kompetisi elite Eropa.

Nama-nama seperti Christian Pulisic, Weston McKennie, Tyler Adams, hingga Folarin Balogun menjadi kekuatan utama Tim Yanks.

Selain itu, kehadiran pemain Premier League seperti Antonee Robinson, Tyler Adams, Chris Richards, dan Haji Wright membuat kualitas skuad Amerika Serikat semakin kompetitif.

Dengan dukungan suporter tuan rumah serta kedalaman skuad yang merata di semua lini, Amerika Serikat layak disebut sebagai salah satu favorit untuk memuncaki Grup D.

Sebagai tuan rumah Timnas Amerika tak akan anggap remeh para lawannya di babak penyisihan Piala Dunia 2026

Skuad Amerika Serikat

Kiper: Chris Brady, Matt Freese, Matt Turner

Belakang: Max Arfsten, Sergino Dest, Alex Freeman, Mark McKenzie, Tim Ream, Chris Richards, Antonee Robinson, Miles Robinson, Joe Scally, Auston Trusty

Gelandang: Tyler Adams, Sebastian Berhalter, Weston McKennie, Gio Reyna, Cristian Roldan, Malik Tillman

Penyerang: Brenden Aaronson, Folarin Balogun, Ricardo Pepi, Christian Pulisic, Tim Weah, Haji Wright, Alejandro Zendejas

Paraguay Kembali ke Panggung Dunia

Setelah absen sejak Piala Dunia 2010, Paraguay akhirnya kembali tampil di putaran final.

Kehadiran mereka disambut antusias oleh para pendukung yang telah lama menanti kebangkitan La Albirroja.

Kekuatan Paraguay tetap berada di sektor pertahanan yang dipimpin Gustavo Gomez, Fabian Balbuena, dan Junior Alonso.

Sementara di lini depan, Julio Enciso, Miguel Almiron, dan Antonio Sanabria siap menjadi pembeda.

Meski tidak diunggulkan, Paraguay dikenal sebagai tim yang sulit dikalahkan dan sering merepotkan lawan-lawan besar dalam turnamen internasional.

Timnas Paraguay siap tampil all out di piala dunia 2026

Skuad Paraguay

Kiper: Orlando Hill, Gaston Oliveira, Roberto Fernandez

Bek: Juan Caceres, Gustavo Velazquez, Gustavo Gomez, Junior Alonso, Jose Canale, Omar Alderete, Alejandro Maidana, Fabian Balbuena

Gelandang: Diego Gomez, Mauricio Magalhaes, Damian Bobadilla, Braian Ojeda, Andres Cubas, Matias Galarza, Kaku, Ramon Sosa, Miguel Almiron

Penyerang: Gustavo Caballero, Alex Arce, Gabriel Avalos, Isidro Pitta, Julio Enciso, Antonio Sanabria

Australia Pertahankan Konsistensi

Australia kembali mencatatkan sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk keenam kalinya secara beruntun.

Konsistensi tersebut menunjukkan perkembangan sepak bola Negeri Kanguru yang semakin stabil dalam dua dekade terakhir.

Skuad asuhan Tony Popovic memadukan pemain senior dan talenta muda.

Sosok berpengalaman seperti Mathew Ryan, Aziz Behich, dan Martin Boyle tetap menjadi tumpuan, sementara nama-nama muda seperti Nestory Irankunda dan Cristian Volpato siap memberikan energi baru.

Australia dikenal sebagai tim dengan organisasi permainan yang disiplin dan daya juang tinggi. Karakter tersebut berpotensi membuat mereka menjadi kuda hitam di Grup D.

Timnas Australia kerap tampil memukau di ajang piala dunia

Skuad Australia

Kiper: Ryan, Izzo, Beach

Belakang: Behich, Bos, Burgess, Circati, Degenek, Geria, Herrington, Italiano, Souttar, Trewin

Gelandang: Devlin, Hrustic, Irvine, Metcalfe, Okon-Englster, O’Neill

Penyerang: Irankunda, Leckie, Mabil, Toure, Velupilly, Volpato, Yengi

Turki Datang dengan Generasi Emas

Turki menjadi salah satu tim yang paling menarik perhatian di Grup D.

Skuad asuhan Vincenzo Montella dihuni banyak pemain yang tampil di liga-liga top Eropa.

Lini tengah Turki menjadi kekuatan utama dengan hadirnya Hakan Calhanoglu, Orkun Kokcu, dan Arda Guler.

Sementara di lini depan terdapat Kenan Yildiz, Kerem Akturkoglu, hingga Baris Alper Yilmaz yang sedang berada dalam performa terbaik.

Perpaduan pemain muda berbakat dan sosok berpengalaman membuat Turki diprediksi menjadi pesaing utama Amerika Serikat dalam perebutan posisi juara grup.

Timnas Turki siap tampil apik di Piala DUnia 2026

Skuad Turki

Kiper: Mert Gunok, Altay Bayindir, Ugurcan Cakir

Bek: Zeki Celik, Merih Demiral, Caglar Soyuncu, Eren Elmali, Abdulkerim Bardakci, Ozan Kabak, Mert Muldur, Ferdi Kadioglu, Samet Akaydin

Gelandang: Salih Ozcan, Orkun Kokcu, Hakan Calhanoglu, Ismail Yuksek, Kaan Ayhan

Penyerang: Kerem Akturkoglu, Arda Guler, Deniz Gul, Kenan Yildiz, Irfan Can Kahveci, Yunus Akgun, Baris Alper Yilmaz, Oguz Aydin, Can Uzun

Prediksi Persaingan Grup D

Di atas kertas, Amerika Serikat dan Turki memiliki kualitas skuad yang sedikit lebih unggul dibanding dua rival lainnya.

Namun Australia dan Paraguay bukan lawan yang bisa diremehkan karena memiliki organisasi permainan yang solid serta pengalaman menghadapi tekanan turnamen besar.

Jika melihat komposisi pemain saat ini, Amerika Serikat berpeluang finis sebagai juara grup, sementara Turki difavoritkan menemani ke fase gugur.

Meski demikian, persaingan Grup D dipastikan menjadi salah satu yang paling menarik untuk disaksikan pada Piala Dunia 2026.(*)