BPBD Kota Jambi: Pencarian Korban Tenggelam Dilanjutkan Besok Pagi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Proses pencarian seorang pria bernama Hendra yang diduga terjatuh ke Sungai Batanghari di kawasan RT 02 Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanai Pura, Kota Jambi, resmi dihentikan sementara pada Kamis malam 5 Juni 2026.

Penghentian sementara dilakukan sekitar malam hari setelah tim gabungan mempertimbangkan faktor keselamatan serta kondisi pencahayaan yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan penyisiran di aliran sungai.

Pencarian rencananya akan kembali dilanjutkan pada Sabtu pagi 6 Juni 2026 pukul 07.30 WIB dengan fokus di sekitar lokasi kejadian hingga aliran menuju kawasan Pasar Angso Duo.

Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, menjelaskan bahwa sejak laporan diterima, pihaknya langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait.

“Begitu laporan masuk, kami langsung berkoordinasi dengan Basarnas, Polairud, Polsek Telanai Pura, Danramil, Camat Telanai Pura, Lurah Buluran Kenali, serta masyarakat sekitar untuk melakukan pencarian,” ujar Doni Sumatriadi.

Ia menyebutkan, tim gabungan sempat melakukan penyisiran di sejumlah titik menggunakan perahu karet dan perahu mesin di sepanjang Sungai Batanghari.

Doni menegaskan bahwa keputusan menghentikan sementara operasi pencarian dilakukan demi keselamatan seluruh tim di lapangan.

“Kondisi sudah gelap dan arus sungai cukup sulit untuk dilakukan pencarian maksimal, sehingga diputuskan untuk dihentikan sementara dan dilanjutkan besok pagi,” jelasnya.

Dalam operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur diterjunkan di lapangan,  dikerahkan sekitar 3 unit perahu karet, serta sejumlah penyelamam dari tim gabungan dan relawan.

Pencarian sebelumnya dilakukan menyisir area sekitar lokasi kejadian hingga ke arah hilir Sungai Batanghari.

Korban diketahui bernama Hendra, laki-laki yang berdomisili di RT 17 Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanai Pura.

Hingga saat ini, usia korban belum diketahui dan keberadaannya masih dalam pencarian.

Berdasarkan informasi awal, korban diduga terjatuh ke Sungai Batanghari saat sedang memancing di sekitar lokasi kejadian.

BPBD Kota Jambi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar Sungai Batanghari, terutama pada malam hari, mengingat kondisi arus dan minimnya penerangan di beberapa titik.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih belum membuahkan hasil dan akan kembali dilanjutkan pada pagi hari sesuai rencana tim gabungan.(*)




Layanan Darurat SAR Jambi: Masyarakat Bisa Hubungi Kontak Emergency, Aktif 24 Jam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Masyarakat yang membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan di Provinsi Jambi dapat langsung menghubungi tim SAR melalui Emergency Call 115 atau nomor 0851-7990-9115 yang aktif 24 jam.

Imbauan ini disampaikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jambi dalam rilis akhir tahun 2025, sebagai langkah memastikan keselamatan warga tetap terjaga.

Sepanjang 2025, Kantor SAR Jambi menangani 37 operasi di berbagai wilayah.

Dari total kejadian, 23 kasus termasuk kondisi membahayakan jiwa manusia, sebagian besar terkait orang tenggelam.

Sementara itu, tercatat 11 kecelakaan kapal dan 3 kejadian bencana, tanpa adanya kecelakaan pesawat.

“Kegiatan masyarakat di perairan masih menjadi risiko tertinggi dalam operasi pencarian dan pertolongan,” bunyi informasi Kantor SAR Jambi.

Pelaksanaan operasi dilakukan oleh Kantor SAR Jambi bersama unit siaga dan pos SAR di bawah naungannya.

Pos SAR Bungo menangani operasi terbanyak, 15 kejadian, diikuti Kantor SAR Jambi 10 kejadian, Unit Siaga SAR Nipah 5, Unit Siaga SAR Tungkal 4, dan Pos SAR Kerinci 3 kejadian.

Sebaran operasi ini menyoroti tingginya aktivitas darurat, terutama di kawasan sungai dan perairan.

Dari total 37 operasi, tim SAR gabungan mencatat 91 korban. Sebanyak 57 orang berhasil diselamatkan, 28 meninggal dunia, 5 hilang, dan 1 luka berat. Tidak ada korban luka ringan.

Kantor SAR Jambi menekankan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja sinergi tim SAR, TNI-Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.

Kantor SAR Jambi kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di perairan, sungai, dan wilayah rawan bencana, serta tidak ragu untuk segera melapor ketika terjadi keadaan darurat.

“Jika membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan, masyarakat dapat menghubungi Emergency Call 115 atau nomor 0851-7990-9115 yang aktif 24 jam,” jelas imbauan resmi.(*)




Pencarian Wira di Sungai Penuh Diperpanjang hingga 23 April

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, memberikan apresiasi atas kinerja maksimal Tim SAR Gabungan dalam upaya pencarian seorang warga bernama Wira yang dilaporkan hilang sejak tujuh hari lalu.

Tim yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, Balai Besar TNKS (PolHut), BPBD, Damkar, dan Tagana Dinas Sosial telah bekerja sesuai SOP Basarnas.

Namun hingga hari ketujuh pencarian, Minggu (21/4/2025), Wira belum juga ditemukan.

Meski pencarian resmi oleh Basarnas telah memasuki batas waktu operasional, keluarga korban memohon agar pencarian tetap dilanjutkan.

Sebagai bentuk respon atas permohonan tersebut, dilakukan rapat koordinasi antara Pemkot Sungai Penuh, Tim SAR Gabungan, dan Lembaga Adat Depati IV Kumun Debai.

Hasilnya, disepakati bahwa pencarian orang hilang atas nama Wira akan diperpanjang selama tiga hari, yakni mulai 21 April hingga 23 April 2025.

“Semoga dengan penambahan waktu pencarian ini, Wira bisa segera ditemukan dan keluarganya diberi ketabahan,” ungkap Azhar Hamzah, saat meninjau lokasi dan memberikan bantuan logistik untuk tim pencarian.

Pemkot Sungai Penuh menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh setiap upaya pencarian dan berharap kerja sama semua pihak terus terjaga hingga proses pencarian selesai.(*)