Pedro Neto Brace, Chelsea Hajar Everton 2-0 di Markas The Toffees

SEPUCUKJAMBI.ID – Chelsea membawa pulang tiga poin dari markas Everton setelah menang 2-0 pada pekan ketujuh Premier League 2026-2027.

Pedro Neto menjadi pembeda lewat dua gol pada babak kedua dalam pertandingan di Hill Dickinson Stadium, Sabtu 17 Oktober 2026.

Kemenangan ini menegaskan satu perbedaan penting antara kedua tim, Everton mampu menciptakan ancaman, tetapi Chelsea tampil lebih klinis ketika peluang menentukan datang.

Tuan rumah gagal memanfaatkan kesempatan pada babak pertama, sedangkan Neto menghukum kelengahan mereka setelah jeda.

Chelsea membuka keunggulan pada menit ke-46, sebelum Neto memastikan kemenangan melalui gol keduanya pada menit ke-90.

Hasil akhir 2-0 pun menjadi gambaran kontras efektivitas kedua tim sepanjang pertandingan.

Everton Menekan, tetapi Peluang Terbuang

Everton langsung mengambil inisiatif serangan dengan dukungan publik tuan rumah.

Tim asuhan David Moyes berusaha menekan pertahanan Chelsea sejak awal, tetapi dominasi tekanan itu tidak menghasilkan gol.

Peluang terbaik Everton datang pada menit ke-27. Jack Grealish mengirimkan bola dari situasi sepak pojok, lalu Thierno Barry menyambutnya dengan sundulan tanpa pengawalan berarti.

Sayangnya, arah bola justru memudahkan Emiliano Martinez mengamankannya.

Tiga menit kemudian, Grealish kembali mengancam melalui tendangan voli setelah bola memantul di area penalti. Martinez bereaksi cepat dan menepis bola ke atas mistar.

Dua peluang tersebut semestinya memberi Everton modal untuk menekan Chelsea lebih jauh.

Namun, kegagalan memaksimalkan kesempatan membuat tuan rumah tidak mampu mengubah tekanan menjadi keunggulan.

Chelsea juga sempat mendekati gol pembuka. Pada menit ke-40, Moises Caicedo melepaskan tendangan voli keras yang membentur mistar.

Kedua tim akhirnya memasuki ruang ganti dengan skor 0-0.

Pedro Neto Mengubah Arah Pertandingan

Chelsea tampil lebih agresif setelah turun minum dan langsung menuai hasil. Pada menit ke-46, kombinasi Morgan Rogers dan Jorrel Hato membuka ruang di sisi pertahanan Everton.

Hato kemudian mengirimkan umpan mendatar ke kotak penalti.

Neto menyambut bola, mengontrolnya, lalu melepaskan tembakan yang sempat disentuh Jordan Pickford sebelum melewati garis gawang.

Gol cepat tersebut mengubah dinamika pertandingan.

Everton yang sebelumnya mampu mengimbangi tekanan Chelsea kini harus mengejar ketertinggalan, sementara tim tamu memiliki ruang untuk mengatur tempo dan menjaga keunggulan.

Moyes mencoba mengubah situasi melalui pergantian pemain. Namun, Everton kesulitan menemukan celah untuk menembus pertahanan Chelsea.

Tekanan tuan rumah belum cukup untuk menghasilkan peluang yang sebanding dengan ancaman mereka pada babak pertama.

Chelsea sendiri hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-86.

Joao Pedro mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol, tetapi Pickford berhasil menggagalkan upayanya.

Gol Kedua Neto Memastikan Tiga Poin Chelsea

Saat Everton berusaha mencari gol penyeimbang, Chelsea justru menutup pertandingan dengan gol kedua pada menit ke-90.

Berawal dari tendangan bebas, bola membentur pagar hidup dan memantul ke arah Neto.

Pemain asal Portugal itu kemudian mengecoh pemain bertahan Everton sebelum melepaskan tembakan terarah ke sudut jauh gawang Pickford.

Gol tersebut melengkapi brace Neto sekaligus mematahkan harapan Everton untuk menyelamatkan poin di kandang sendiri.

Everton belum menyerah pada masa tambahan waktu. Brennan Johnson nyaris memperkecil ketertinggalan setelah menerima umpan silang Kieran Dewsbury-Hall.

Namun, ia gagal menjangkau bola dengan sempurna sehingga peluang itu kembali terbuang.

Peluit panjang memastikan kemenangan Chelsea dengan skor 2-0.

Everton Perlu Membenahi Penyelesaian Akhir

Hasil ini menyoroti persoalan yang perlu segera Everton evaluasi.

Mereka mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya, tetapi buruknya penyelesaian akhir membuat tekanan tersebut kehilangan nilai.

Sebaliknya, Chelsea menunjukkan efektivitas yang menentukan hasil pertandingan.

Neto memanfaatkan dua momen penting pada babak kedua, sementara lini pertahanan tim tamu menjaga keunggulan hingga akhir laga.

Kemenangan tanpa kebobolan ini menjadi hasil penting bagi Chelsea dalam perjalanan Premier League 2026-2027.

Bagi Everton, kekalahan tersebut menjadi pengingat bahwa tekanan dan peluang saja tidak cukup tanpa penyelesaian yang akurat.

Pedro Neto keluar sebagai figur utama pertandingan.

Dua golnya bukan hanya mengamankan tiga poin bagi Chelsea, tetapi juga memperlihatkan bagaimana ketajaman di depan gawang dapat menentukan hasil ketika pertandingan berlangsung ketat.(*)




Cucurella Cetak Gol Penentu, Chelsea Kalahkan Leicester City 1-0 di Liga Inggris

SEPUCUKJAMBI.ID – Chelsea berhasil meraih kemenangan penting 1-0 atas Leicester City dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, Minggu 9 Februari 2025 malam WIB.

Kemenangan ini menjaga harapan Chelsea untuk tetap bersaing di zona Eropa, dengan mereka kini menempati peringkat keempat dengan 49 poin.

Sebaliknya, Leicester City terjerembab di zona degradasi, kini berada di posisi ke-19 dengan 17 poin, setelah gagal meraih poin di laga ini.

The Blues mendominasi jalannya laga sejak menit pertama dengan menguasai tempo permainan. Namun, meski pergerakan cepat dari sayap Chelsea, mereka belum mampu membongkar pertahanan Leicester dalam 15 menit pertama pertandingan.

Baca juga:  TiKay, Maskot Piala Dunia Sepak Bola Pantai 2025 Seychelles, Diperkenalkan FIFA

Baca juga:  AC Milan Tumbang dari Bologna, Terpuruk di Posisi Kedelapan Serie A

Pada menit ke-22, Chelsea mendapat peluang emas lewat Cole Palmer yang mendapatkan penalti. Namun, tembakan Palmer berhasil ditepis oleh kiper Leicester, Mads Hermansen.

Chelsea terus menguasai permainan dengan 57 persen penguasaan bola hingga menit ke-60. Gol yang dinantikan akhirnya tercipta pada menit ke-64.

Marc Cucurella, yang menerima umpan matang dari Enzo Fernandez, berhasil memanfaatkan ruang kosong dan melepaskan tembakan jarak jauh.

Bola mengalir deras ke sisi kanan gawang dan tak mampu dijangkau oleh Hermansen. Chelsea unggul 1-0.

Baca juga:  Kalah Menyakitkan di Kandang, Atalanta Tersingkir dari Liga Champions 2024/202

Baca juga:  Tiket Indonesia vs Bahrain Sold Out, Erick Thohir Ucapkan Terima Kasih untuk Dukungan Suporter

Pada menit ke-80, Jadon Sancho memiliki kesempatan untuk memperlebar keunggulan, namun posisi offside mencegahnya untuk mencetak gol setelah melaju bebas tanpa penjagaan.

Enam menit setelahnya, Ricardo Pereira memberikan ancaman bagi Chelsea dengan pergerakan individu yang menembus pertahanan The Blues.

Namun, tembakan dari luar kotak penalti yang dilepaskannya dapat dihalau oleh kiper Robert Sanchez.

Chelsea selanjutnya akan bertamu ke Emirates Stadium untuk menghadapi Arsenal dalam pertandingan “Derby London” pada akhir pekan depan.

Sementara itu, Leicester City akan menjamu Manchester United di King Power Stadium pada 17 Maret mendatang.

Susunan Pemain:

Chelsea (4-2-3-1):
Robert Sanchez (PG); Wesley Fofana, Tosin Adarabio, Lewi Colwill, Marc Cucurella; Enzo Fernandez, Moises Caicedo; Pedro Neto, Cole Palmer, Jadon Sancho; Christopher Nkunku.
Pelatih: Enzo Maresca

Leicester (3-4-1-2):
Mads Hermansen (PG); Wout Faes, Conor Coady, Luke Thomas; James Justin, Wilfred Ndidi, Ibrahim Soumare, Victor Kristiansen; El Khannouss, Patson Daka, Jamie Vardy.(*)