Cegah Truk Hantu, Pelindo Jambi Optimalkan STID di Terminal Petikemas

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi terus mendorong transformasi layanan kepelabuhanan dengan mengimplementasikan sistem Single Truck Identification Data (STID) yang kini telah terintegrasi langsung dengan Inaportnet di Gate Terminal Petikemas Pelabuhan Talang Duku.
Penerapan STID menjadi langkah lanjutan dari digitalisasi sistem gerbang pelabuhan yang sebelumnya telah berjalan.
Kini, setiap kendaraan truk yang masuk dan keluar pelabuhan memiliki identitas data tunggal yang tercatat secara terstandar dan terhubung secara real-time dengan sistem nasional Inaportnet.
Integrasi STID ini merupakan bentuk dukungan Pelindo terhadap Program Strategis Nasional, khususnya Rencana Aksi Strategis Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).
Dengan sistem pendataan kendaraan yang lebih rapi dan transparan, STID diyakini mampu menekan potensi praktik pungutan liar serta menutup celah keberadaan kendaraan dengan data tidak valid atau yang kerap disebut sebagai “truk hantu”.
Selain itu, penerapan STID juga mendukung konsep One Card One Terminal sebagai bagian dari modernisasi layanan pelabuhan yang sejalan dengan perkembangan industri 4.0.
Sistem ini memungkinkan identifikasi kendaraan dilakukan secara terpusat sekaligus mendukung pemantauan kelayakan armada dalam rangka penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), mengingat pelabuhan merupakan objek vital nasional.
Melalui STID, arus kendaraan di Pelabuhan Talang Duku dapat dipantau secara real-time dan seluruh data tersimpan dalam basis data digital.
Data tersebut dapat dengan mudah diolah dan dianalisis guna mendukung pengambilan keputusan operasional yang lebih akurat dan cepat.
Dengan sistem ini, arus keluar-masuk kendaraan tidak hanya menjadi lebih lancar, tetapi juga tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dampaknya, proses pelayanan menjadi lebih jelas, data lebih akurat, serta memberikan rasa aman dan kepastian bagi perusahaan pelayaran, mitra logistik, hingga pengguna jasa kepelabuhanan.
Pelindo Regional 2 Jambi menegaskan bahwa penerapan STID akan terus dievaluasi secara berkala setiap tiga bulan.
Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan sistem berjalan optimal dan tetap relevan dengan kebutuhan operasional di lapangan.
Sebagai bagian dari tahapan implementasi, Pelindo Regional 2 Jambi telah melaksanakan sosialisasi STID kepada para pemangku kepentingan pada 15–17 Oktober 2025.
Sistem ini kemudian melalui tahap uji coba atau trial on pada 29–30 Desember 2025, sebelum resmi dioperasikan penuh pada 31 Desember 2025.
Dengan integrasi STID dan Inaportnet, Pelindo Jambi optimistis Pelabuhan Talang Duku mampu menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin tertata, transparan, dan andal, sekaligus meningkatkan kepercayaan pengguna jasa di Provinsi Jambi.(*)