BPTD Jambi Percepat Modernisasi Terminal Alam Barajo, Siap Jadi Business Terminal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi terus memperkuat kualitas pelayanan transportasi melalui pembenahan menyeluruh di Terminal Tipe A Alam Barajo.

Berbagai peningkatan fasilitas dan penataan kawasan kini menjadikan terminal tersebut lebih representatif sebagai pusat pelayanan transportasi sekaligus dipersiapkan menjadi Business Terminal yang mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Upaya tersebut mendapat perhatian dalam kunjungan kerja Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI ke Kantor BPTD Kelas II Jambi dan Terminal Tipe A Alam Barajo, Kamis 23 Juli 2026.

Kepala BPTD Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf, mengatakan pembenahan terminal merupakan bagian dari komitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, modern, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, berbagai fasilitas pendukung telah ditingkatkan, mulai dari pemasangan CCTV, penambahan penerangan kawasan, penataan ruang pelayanan, hingga pembenahan lingkungan terminal sehingga pengguna jasa kini dapat menikmati fasilitas yang lebih baik.

“Pembenahan Terminal Alam Barajo merupakan hasil sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kota Jambi. Kami ingin terminal ini menjadi wajah pelayanan transportasi darat di Provinsi Jambi yang bersih, aman, nyaman, dan semakin diminati masyarakat,” ujar Benny.

Selain pembenahan terminal, BPTD juga terus meningkatkan pembangunan perlengkapan jalan di Provinsi Jambi.

Benny mengungkapkan, hingga saat ini pemenuhan perlengkapan jalan telah mencapai sekitar 61,4 persen dari total kebutuhan.

Pemasangan rambu lalu lintas, marka jalan, hingga penerangan jalan umum terus dilakukan, termasuk memberikan dukungan teknis kepada pemerintah kabupaten dan kota.

Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan prioritas tambahan pembangunan perlengkapan jalan, terutama menuju kawasan wisata Kerinci yang dinilai masih membutuhkan peningkatan infrastruktur keselamatan lalu lintas.

“Kami berharap dukungan Kementerian Perhubungan untuk penambahan rambu, marka jalan, dan penerangan menuju kawasan wisata Kerinci agar akses transportasi semakin aman dan nyaman,” katanya.

Sementara itu, Direktur Prasarana Transportasi Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Toni Tauladan, mengapresiasi berbagai pembenahan yang dilakukan BPTD Kelas II Jambi.

Menurutnya, pengembangan terminal saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pelayanan penumpang, tetapi juga diarahkan menjadi Business Terminal, yaitu kawasan yang mampu mengintegrasikan layanan transportasi dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Terminal ke depan harus menjadi pusat aktivitas yang produktif. Selain melayani penumpang, terminal juga harus mampu menghadirkan ruang usaha, fasilitas publik, dan kawasan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Toni juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Jambi yang telah menyediakan lahan tambahan untuk pengembangan Terminal Alam Barajo beserta fasilitas pendukungnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jambi yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Ariansyah, turut memberikan apresiasi atas berbagai pembenahan yang dilakukan BPTD Kelas II Jambi.

Menurutnya, kondisi Terminal Alam Barajo kini mengalami perubahan signifikan dibanding beberapa tahun lalu dan telah menjadi salah satu terminal dengan fasilitas yang semakin lengkap serta nyaman bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi kinerja BPTD Kelas II Jambi yang terus melakukan pembenahan sehingga Terminal Alam Barajo kini semakin representatif sebagai pusat pelayanan transportasi darat di Provinsi Jambi,” kata Ariansyah.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BPTD Kelas II Jambi, pengembangan Terminal Alam Barajo diharapkan terus berlanjut sehingga mampu menjadi simpul transportasi modern yang mendukung konektivitas, pelayanan publik, sekaligus pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi.(*)




Pemprov Jambi Minta Dukungan Kemenhub Kembangkan Transportasi Modern dan Kendaraan Listrik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi mendorong dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pengembangan transportasi modern dan ramah lingkungan di daerah.

Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi dan Terminal Tipe A Alam Barajo, Kamis 23 Juli 2026.

Gubernur Jambi Al Haris yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Ariansyah, mengatakan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi sekaligus mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Provinsi Jambi.

Menurut Ariansyah, Pemerintah Provinsi Jambi bersama pemerintah kabupaten dan kota berkomitmen menjadikan terminal sebagai simpul utama transportasi yang aman, nyaman, modern, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi berbagai pembenahan yang dilakukan BPTD Kelas II Jambi. Saat ini Terminal Tipe A Alam Barajo jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Fasilitas semakin lengkap, kawasan lebih tertata, bersih, nyaman, dan representatif sebagai pusat pelayanan transportasi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kota Jambi yang telah menghadirkan layanan bus listrik gratis sebagai bagian dari inovasi transportasi publik ramah lingkungan.

Menurutnya, kehadiran angkutan berbasis listrik menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus mengurangi emisi karbon di sektor transportasi.

Karena itu, Ariansyah berharap kunjungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dapat memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan infrastruktur kendaraan listrik, termasuk penyediaan fasilitas pendukung serta peningkatan layanan transportasi publik di Provinsi Jambi.

“Kami berharap sinergi ini terus diperkuat sehingga masyarakat semakin terdorong menggunakan transportasi umum yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Prasarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Toni Tauladan, menegaskan pembangunan terminal saat ini tidak lagi hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga diarahkan menjadi pusat aktivitas ekonomi melalui konsep Business Terminal.

Menurutnya, terminal modern harus mampu menjadi kawasan terpadu yang menghadirkan ruang usaha, fasilitas publik, area komersial hingga ruang aktivitas masyarakat sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah.

“Kami ingin terminal tidak hanya menjadi tempat naik turun penumpang, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Toni juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi yang telah mendukung pengembangan Terminal Alam Barajo melalui penyediaan lahan tambahan untuk pembangunan fasilitas penunjang.

Di sisi lain, Kepala BPTD Kelas II Jambi Benny Nurdin Yusuf menjelaskan berbagai peningkatan fasilitas telah dilakukan di Terminal Alam Barajo, mulai dari pemasangan CCTV, penerangan kawasan, ruang pelayanan, hingga penataan lingkungan terminal.

Selain itu, pihaknya terus meningkatkan penyediaan perlengkapan jalan seperti rambu lalu lintas, marka jalan, dan penerangan jalan umum, termasuk mendorong dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur menuju kawasan wisata Kerinci.

Menurut Benny, sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kota Jambi menjadi faktor penting dalam mewujudkan sistem transportasi yang lebih aman, nyaman, dan berdaya saing.

Melalui kunjungan kerja tersebut, diharapkan pengembangan sektor transportasi di Provinsi Jambi semakin cepat, termasuk peningkatan kualitas pelayanan publik serta pembangunan transportasi yang modern dan berkelanjutan.(*)




Angkutan Lebaran 2026 di Jambi Berjalan Aman dan Lancar, Ini Data Lengkap dari BPTD

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDAngkutan Lebaran 2026 di Provinsi Jambi berjalan aman, lancar, dan terkendali, berkat koordinasi ketat Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Pelaksanaan ini merujuk pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 56 Tahun 2026, yang menegaskan BPTD Jambi sebagai Penanggung Jawab Pos Koordinasi di wilayah provinsi.

Selama masa Angkutan Lebaran 2026 (H-10 hingga H+9), tercatat 63 posko dan fasilitas pendukung, meliputi:

  • 8 Posko Moda Darat

  • 5 Posko Moda Laut

  • 3 Posko Moda Udara

  • 45 Pos Pengamanan dan Pelayanan (28 pos pengamanan, 17 pos pelayanan, 1 pos terpadu)

  • 111 rest area dan masjid ramah pemudik

Kinerja Angkutan per Moda:

Moda Darat (13–29 Maret 2026)

  • Kedatangan bus: 3.469 unit (-17%)

  • Penumpang datang: 5.200 orang (+22%)

  • Keberangkatan bus: 3.756 unit (-15%)

  • Penumpang berangkat: 14.169 orang (+28%)
    Puncak arus mudik terjadi H-6 (15 Maret, 1.377 penumpang) dan puncak arus balik H+7 (28 Maret, 690 penumpang). Terminal Alam Barajo menjadi terminal tersibuk.

Moda Laut (13–29 Maret 2026)

  • Kedatangan kapal: 157 unit (+391%)

  • Penumpang datang: 9.549 orang (+98%)

  • Keberangkatan kapal: 162 unit (+413%)

  • Penumpang berangkat: 6.354 orang (+2%)
    Puncak arus mudik H-3 (18 Maret), arus balik H+4 (25 Maret).

Moda Udara (13–29 Maret 2026)

  • Kedatangan pesawat: 252 unit (+3%)

  • Penumpang datang: 36.484 orang (stabil)

  • Keberangkatan pesawat: 254 unit (+3%)

  • Penumpang berangkat: 35.104 orang (+6%)
    Puncak arus mudik H-4 (17 Maret), arus balik H+6 (27 Maret).

Dominasi Kendaraan Pribadi

Mayoritas masyarakat menggunakan kendaraan pribadi:

  • Sepeda motor: 478.753 unit

  • Mobil pribadi: 510.898 unit
    Keberadaan Jalan Tol Pijoan–Tempino mempengaruhi pola perjalanan masyarakat dan aktivitas terminal.

Rest Area dan Lalu Lintas

Di rest area UPPKB Jambi Merlung dan Muara Tembesi:

  • Kendaraan singgah: 87 unit

  • Pemudik: 408 orang
    Tercatat peningkatan signifikan, menunjukkan rest area menjadi tempat favorit pemudik beristirahat.

Keselamatan Pemudik

Data Jasa Raharja Wilayah Jambi mencatat:

  • Korban meninggal dunia: 5 orang (-85% dibanding 2025)

  • Korban luka-luka: 121 orang (-12%)

  • Nilai santunan turun 87%
    Tidak terdapat korban meninggal dari penumpang angkutan umum, menandakan peningkatan signifikan keselamatan transportasi.

Meski berjalan lancar, BPTD Jambi mencatat beberapa hal yang perlu perhatian:

  • Pelanggaran operasional angkutan barang

  • Praktik menaik-turunkan penumpang di titik tidak resmi

  • Operasional travel gelap (angkutan ilegal)

  • Kapal penyeberangan rakyat <7 GT belum memiliki izin operasional dan perlindungan asuransi

Ke depan, BPTD Kelas II Jambi akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, KSOP, dan Jasa Raharja untuk pengawasan keselamatan, perizinan, serta perlindungan penumpang.

Alhamdulillah, penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di Provinsi Jambi berjalan aman dan lancar. Semua ini berkat sinergi pemangku kepentingan,” ujar Kepala BPTD Kelas II Jambi.

BPTD Kelas II Jambi berkomitmen meningkatkan pelayanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung sistem transportasi nasional.(*)




DLH Kota Jambi Bergerak Cepat Bersihkan Sampah di Terminal Alam Barajo

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi bergerak cepat mengatasi permasalahan sampah yang menumpuk di kawasan Terminal Alam Barajo.

Dalam penanganan tersebut, DLH menurunkan puluhan armada untuk melakukan pengangkutan sampah secara intensif.

Sebanyak 15 unit dump truck dan 2 unit truk pendorong (truk pusu) dikerahkan guna mengangkut puluhan ton sampah yang menumpuk di kawasan tersebut.

Seluruh sampah kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kota Jambi, Parmono, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mengurangi dampak pencemaran di area publik.

“Kami langsung melakukan penanganan dengan menurunkan armada secara maksimal untuk mengangkut sampah yang menumpuk di kawasan Terminal Alam Barajo. Sampah-sampah tersebut kemudian kami bawa ke TPA Talang Gulo untuk dikelola lebih lanjut,” ujarnya.

Parmono juga menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan pengelolaan sampah, termasuk melakukan pemantauan di titik-titik rawan penumpukan sampah agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta memanfaatkan fasilitas pengelolaan sampah yang telah disediakan.

“Kesadaran masyarakat sangat penting dalam mendukung kebersihan kota. Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat,” tambahnya.

Dengan penanganan cepat ini, DLH Kota Jambi berharap kondisi di kawasan Terminal Alam Barajo dapat kembali bersih dan aktivitas masyarakat di sekitar area tersebut dapat berjalan dengan lebih nyaman dan tertib.(*)




Irjen Krisno H. Siregar Tinjau Terminal dan Lepas Mudik Presisi Polda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, secara langsung melepas keberangkatan program Mudik Presisi Polda Jambi 2026 di Terminal Alam Barajo, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran arus mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Pada kegiatan tersebut, Kapolda Jambi didampingi anggota DPR RI H. Bakri, Wakil Ketua DPRD Jambi Ivan Wirata, Kepala Jasa Raharja A.A.N. Agung Abimayu, Kepala BPTD Nurdin Yusuf, serta jajaran PJU Polda Jambi.

Kapolda meninjau langsung kondisi terminal, armada bus, serta kesiapan para pengemudi angkutan umum yang akan membawa pemudik ke berbagai kota di Provinsi Jambi dan Pulau Jawa.

Beberapa armada yang diberangkatkan antara lain:

  • Bus Epa Star tujuan Bandung, 36 kursi, berangkat pukul 10.30 WIB

  • Bus Sinar Jaya tujuan Bogor, 32 kursi, berangkat pukul 11.00 WIB

  • Bus Laju Prima tujuan Bandung, 32 kursi, berangkat pukul 11.00 WIB

  • Bus Ramayana tujuan Yogyakarta, 32 kursi, berangkat pukul 12.00 WIB

“Siang ini kami meninjau Terminal Alam Barajo, terminal antar kota terbesar di Provinsi Jambi. Kami memastikan para pengemudi sudah dicek kesehatannya agar dalam kondisi fit,” ujar Kapolda Jambi.

Kapolda juga mengapresiasi kebersihan terminal dan pelayanan yang sudah berjalan baik. Ia menekankan bahwa seluruh unsur terkait, termasuk TNI, Polri, dan pemerintah daerah, terus bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama arus mudik.

“Kami ingin masyarakat yang mudik Lebaran dapat tiba dengan selamat, aman, nyaman, dan lalu lintas tetap lancar. Semua stakeholder berperan aktif dalam memastikan hal ini,” tegas Kapolda.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menambahkan bahwa pelepasan Mudik Presisi merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima dan rasa aman bagi masyarakat selama Lebaran.

“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan mudik berjalan aman dan tertib, mulai dari kesiapan armada, kesehatan pengemudi, hingga kondisi terminal,” tambahnya.(*)




Gubernur Jambi Lepas 198 Penumpang Mudik Gratis 2026 ke Pulau Jawa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, Gubernur Provinsi Jambi, melepas keberangkatan 198 warga Jambi untuk mudik gratis menuju berbagai kota di Pulau Jawa seperti Pati, Solo, dan Padang.

Selain itu, rute dalam provinsi Jambi seperti Kerinci–Sungai Penuh, Sarolangun–Bangko, dan Tebo–Bungo juga dilayani.

Program ini menggunakan 4 bus dan 4 Toyota Hiace, dan dilepas secara resmi di Terminal Tipe A Alam Barajo, Kota Jambi, Sabtu (14/03/2026).

Dalam arahannya, Gubernur Al Haris mengajak masyarakat menjaga kedamaian dan keamanan agar dapat menikmati perayaan Idul Fitri dengan sempurna.

“Momen mudik lebaran adalah tradisi penting bagi masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Program Mudik Gratis ini kami selenggarakan untuk memastikan warga Jambi pulang kampung dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Gubernur menambahkan, program mudik gratis ini juga bertujuan meringankan beban biaya perjalanan, khususnya bagi mahasiswa dan masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalur utama mudik.

“Tujuan kita agar masyarakat Jambi pulang kampung bersama dengan nyaman, aman tanpa terbebani biaya tinggi, sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik agar lebih tertata dan efisien,” tambahnya.

Gubernur Al Haris juga mengingatkan para keluarga peserta mudik gratis untuk menjaga anak-anaknya selama perjalanan dan saat berbuka puasa di rumah makan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Jhon Eka Powa, menyampaikan program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat pulang kampung tanpa terbebani biaya transportasi tinggi, sekaligus menekan kepadatan arus lalu lintas.

Sebelum keberangkatan, petugas dari Badan Narkotika Nasional Kota Jambi melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang dan tes urin kepada para sopir.

Semua sopir dinyatakan negatif narkoba, sehingga perjalanan resmi dinyatakan aman.(*)




Terminal Alam Barajo Dominasi Arus Bus, Selama Posko Nataru Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi mencatat pergerakan penumpang angkutan bus selama masa Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 masih menunjukkan tren naik turun.

Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus BPTD dalam menjaga kelancaran serta keselamatan transportasi darat selama periode libur akhir tahun.

Berdasarkan laporan harian Posko Nataru per Senin, 29 Desember 2025, jumlah penumpang yang berangkat dari seluruh Terminal Tipe A di Provinsi Jambi tercatat mencapai 7.910 orang.

Dari total tersebut, mayoritas merupakan penumpang Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Kepala BPTD Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf, menjelaskan bahwa dari total keberangkatan tersebut, 7.522 penumpang menggunakan layanan AKAP.

Sementara 388 penumpang tercatat sebagai pengguna angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Pada hari yang sama, jumlah bus yang diberangkatkan mencapai 385 unit.

“Untuk data kedatangan, tercatat sebanyak 2.197 penumpang tiba di Terminal Tipe A dengan 230 unit bus,” ujar Benny.

Selain arus keberangkatan dan kedatangan, aktivitas transit juga terpantau cukup tinggi.

BPTD mencatat sebanyak 1.804 bus transit dengan jumlah penumpang datang mencapai 43.093 orang, menunjukkan Jambi masih menjadi salah satu jalur perlintasan utama transportasi darat di Sumatera.

Benny menyebutkan, selama periode Posko Nataru yang berlangsung sejak 19 hingga 29 Desember 2025, pergerakan penumpang bus mengalami fluktuasi cukup signifikan.

“Puncak keberangkatan terjadi pada 23 Desember 2025 dengan jumlah 976 penumpang, sedangkan titik terendah tercatat pada 29 Desember 2025 dengan 590 penumpang,” jelasnya.

Dalam pantauan BPTD, Terminal Tipe A Alam Barajo masih menjadi terminal dengan tingkat aktivitas tertinggi di Provinsi Jambi.

Pada 29 Desember 2025, jumlah penumpang yang berangkat dari terminal ini mencapai 7.501 orang, seluruhnya merupakan penumpang AKAP, dengan 318 unit bus diberangkatkan.

Sementara itu, untuk arus kedatangan, Terminal Alam Barajo menerima 2.108 penumpang dengan 171 unit bus.

Aktivitas transit juga terpantau padat, yakni 201 bus transit dengan total penumpang datang sebanyak 5.305 orang.

BPTD Kelas II Jambi juga mencatat bahwa selama masa Posko Nataru 2025/2026, pergerakan penumpang di Terminal Alam Barajo turut mengalami fluktuasi.

Lonjakan tertinggi keberangkatan tercatat pada 23 Desember 2025 dengan 941 penumpang, sedangkan penurunan paling signifikan terjadi pada 29 Desember 2025 dengan 526 penumpang.

“Data ini menjadi bahan evaluasi kami dalam meningkatkan pelayanan transportasi darat, khususnya saat momentum libur besar seperti Natal dan Tahun Baru, agar keamanan, keselamatan, serta kelancaran arus penumpang di Provinsi Jambi tetap terjaga,” pungkas Benny.(*)




Terminal Alam Barajo Akan Direvitalisasi, BPTD Siapkan Konsep Modern Berbasis Kearifan Lokal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala BPTD Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf, menegaskan perlunya kolaborasi kuat antara Pemkot Jambi, Kementerian Perhubungan, dan masyarakat dalam memaksimalkan fungsi Terminal Alam Barajo sebagai pusat layanan transportasi.

Menurutnya, sebagian besar lahan terminal masih belum dimanfaatkan secara optimal sehingga membutuhkan langkah revitalisasi menyeluruh dari pemerintah pusat.

Terminal Alam Barajo yang berstatus Tipe A saat ini melayani rute AKAP dan AKDP, serta telah tercatat dalam Renstra pusat dengan dokumen perencanaan (DED) yang siap dijalankan.

Benny menjelaskan bahwa, sejumlah fasilitas tambahan bisa dikembangkan, mulai dari pengaktifan kembali gedung Puskesmas Pembantu (Pustu), peningkatan musala menjadi masjid, hingga opsi pembangunan jogging track jika mendapat persetujuan pusat.

Saat ini, BPTD sedang melakukan penataan ulang pemanfaatan lahan seluas hampir lima hektare, termasuk area usaha cuci kendaraan.

Proses penataan dipastikan berjalan bertahap dan akan dimulai setelah akses terminal sepenuhnya ditutup sesuai rencana pengembangan.

Benny berharap pemerintah pusat dapat segera mengalokasikan anggaran untuk tahap pengembangan berikutnya.

Termasuk rancangan terminal mixed use yang memadukan fungsi transportasi dengan fasilitas komersial modern tanpa menghilangkan sentuhan kearifan lokal.(*)




Terminal Alam Barajo Masuk Rencana Revitalisasi, KFA Minta Akses Warga Diperhatikan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly (KFA), bersama Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf, melakukan peninjauan langsung ke Terminal Alam Barajo, Senin (8/12/2025).

Kunjungan ini digelar untuk memastikan kualitas layanan terminal tetap memenuhi standar nasional serta membahas rencana pengembangan kawasan.

Dalam tinjauannya, Kemas Faried menilai pelayanan terminal mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi kebersihan, kenyamanan penumpang, hingga pengelolaan fasilitas. Ia bahkan berdialog dengan masyarakat untuk mendengar kebutuhan pengguna layanan.

“Pelayanannya sudah sangat luar biasa. Standar nasional sudah terpenuhi, meskipun pengelolaan terminal kini berada di bawah Kementerian Perhubungan,” katanya.

Selain meninjau fasilitas terminal, Kemas Faried bersama lurah dan ketua RT setempat membahas kelanjutan rencana pembangunan jalan alternatif di sekitar terminal.

Saat ini, meski aset terminal telah sepenuhnya dihibahkan ke pemerintah pusat, jalur sekitar terminal masih menjadi akses harian warga.

Ia menjelaskan bahwa terdapat lahan milik warga yang harus disepakati bersama sebelum proses pembersihan dan pembangunan jalan dilakukan.

Kemas Faried menargetkan pembahasan dan kesepakatan dapat rampung akhir Desember 2025.

“Tidak ada penggantian karena keterbatasan anggaran. Jika ada kesepakatan, lahan akan dibersihkan dan pembangunannya dimulai tahun depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPTD Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf, menyampaikan pentingnya sinergi Pemkot Jambi, Kemenhub, dan warga untuk mengoptimalkan fungsi Terminal Alam Barajo sebagai pusat mobilitas.

Ia mendorong pemerintah pusat segera melakukan revitalisasi terminal, mengingat masih banyak lahan yang belum termanfaatkan optimal.

Terminal Tipe A tersebut melayani rute AKAP dan AKDP serta telah masuk dalam Renstra pusat dengan dokumen perencanaan (DED) yang tersedia.

Benny mengusulkan beberapa pemanfaatan tambahan, seperti pengaktifan kembali gedung Puskesmas Pembantu (Pustu), peningkatan fasilitas ibadah dari musala menjadi masjid, hingga wacana pembangunan jogging track bila mendapatkan persetujuan.

Saat ini, BPTD tengah menata pemanfaatan lahan terminal seluas hampir lima hektare, termasuk area usaha cuci kendaraan.

Penataan akan dilakukan bertahap setelah akses terminal ditutup penuh sesuai rencana.

Ia berharap pemerintah pusat dapat mengalokasikan anggaran pengembangan lanjutan.

Termasuk konsep terminal mixed use yang menggabungkan layanan transportasi dengan fasilitas komersial berdesain modern tanpa meninggalkan kearifan lokal.(*)