Pasca Merger, Kinerja XLSMART Makin Solid: Pendapatan Tembus Rp24,03 Triliun

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kinerja PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk mulai menunjukkan dampak positif dari proses merger dan integrasi jaringan.

Memasuki semester pertama 2026, perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan sekaligus lonjakan profitabilitas yang signifikan.

Hingga akhir Juni 2026, XLSMART membukukan pendapatan Rp24,03 triliun. Angka tersebut meningkat 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penguatan kinerja juga terlihat dari normalized EBITDA yang mencapai Rp11,05 triliun atau tumbuh 19 persen secara tahunan. Margin EBITDA yang dinormalisasi berada di level 46 persen.

Namun, pertumbuhan paling mencolok terjadi pada laba bersih yang dinormalisasi.

Normalized PAT XLSMART melonjak 294 persen menjadi Rp2,73 triliun dibandingkan semester pertama 2025.

Lonjakan tersebut menjadi indikasi bahwa manfaat merger mulai semakin terlihat, terutama seiring berkurangnya biaya integrasi dan meningkatnya efisiensi operasional.

Presiden Direktur dan CEO XLSMART Rajeev Sethi mengatakan perusahaan kini telah melewati fase integrasi intensif dan mulai mengarahkan perhatian pada optimalisasi bisnis hasil merger.

“Semester pertama 2026 menjadi fase penting dalam perjalanan XLSMART.

Setelah melalui proses integrasi yang intensif, kami kini memasuki fase optimalisasi dengan fondasi perusahaan yang semakin kuat,” ujar Rajeev.

Menurutnya, skala jaringan yang lebih besar, tambahan portofolio spektrum serta kekuatan multi-brand mulai diterjemahkan menjadi sinergi bisnis.

Pertumbuhan tersebut juga ditopang peningkatan konsumsi data dan penguatan rata-rata pendapatan per pengguna atau blended ARPU.

Pada semester pertama 2026, blended ARPU XLSMART naik menjadi Rp47,1 ribu dari Rp38,2 ribu pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di saat bersamaan, trafik data tumbuh 19 persen secara tahunan menjadi 7.934 Petabytes.

Peningkatan konsumsi tersebut didorong semakin tingginya penggunaan layanan digital, termasuk streaming, mobile gaming dan layanan berbasis cloud.

92 Persen Site Sudah Terintegrasi

Salah satu pekerjaan besar pasca merger adalah menyatukan jaringan kedua perusahaan. Hingga akhir Juni 2026, sekitar 92 persen site telah terintegrasi ke jaringan XLSMART.

Perusahaan juga telah membongkar sekitar 15 ribu site yang dinilai redundant atau mengalami duplikasi.

Langkah tersebut ditujukan untuk menekan biaya operasional berulang sekaligus meningkatkan efisiensi jaringan.

Di sisi lain, jumlah BTS XLSMART meningkat 26 persen secara tahunan menjadi 265.442 BTS.

Sekitar separuh penambahan BTS selama satu tahun terakhir berada di luar Jawa. Sulawesi dan Kalimantan menjadi sejumlah wilayah yang mendapat penguatan jaringan.

Perluasan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat layanan 5G, termasuk blanket coverage di Balikpapan dan Banjarmasin.

Dari sisi sinergi merger, XLSMART mencatat realisasi gross synergy sebesar US$153 juta sepanjang semester pertama 2026.

Nilai tersebut melonjak sekitar tiga kali lipat dibandingkan US$48 juta pada periode yang sama 2025.

Sinergi berasal dari berbagai sumber, mulai dari negosiasi dengan mitra dan kontrak, optimalisasi site, utilitas dan fiber, penghematan biaya regulasi, optimalisasi organisasi hingga efisiensi pemasaran.

Penurunan biaya integrasi juga ikut memperbesar kontribusi sinergi terhadap kinerja perusahaan.

5G Menjangkau 52 Kota

Setelah fokus pada integrasi jaringan, XLSMART kini menggenjot ekspansi layanan 5G.

Sampai semester pertama 2026, jaringan 5G XLSMART telah tersedia di 52 kota dengan dukungan sekitar 15 ribu BTS 5G.

Cakupan populasi 5G perusahaan mencapai 23 persen secara nasional. Sementara kontribusi trafik 5G terhadap pertumbuhan trafik keseluruhan mencapai 27 persen.

Perusahaan juga menyebut kualitas pengalaman pengguna 5G meningkat 2,5 kali dibandingkan layanan 4G.

Penambahan spektrum menjadi salah satu modal utama untuk memperluas kapasitas dan kualitas jaringan.

Total portofolio spektrum XLSMART kini mencapai 217 MHz atau sekitar empat kali lipat dibandingkan gabungan portofolio spektrum sebelum merger.

Penguatan jaringan tersebut turut membawa sejumlah pengakuan dari Ookla untuk performa jaringan, termasuk kategori Indonesia’s Best Mobile Network 2026, Fastest 5G Network, Best 5G Network dan Best 5G Video Experience.

Kanal Digital Makin Penting

Perubahan perilaku pelanggan juga mulai tercermin pada kanal digital perusahaan.

XLSMART mencatat sekitar 36 juta pengguna aktif bulanan pada aplikasi myXL, AxisNet dan mySF.

Lebih dari 60 persen pendapatan mobile perusahaan kini dihasilkan melalui kanal digital.

Untuk memperkuat ekosistem digital, XLSMART juga menggandeng Google untuk menghadirkan Gemini AI Plus dan Cloud Storage bagi pelanggan tanpa biaya tambahan.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan penggunaan data, engagement digital, ARPU dan loyalitas pelanggan.

Utang Turun, Capex Tetap Besar

Di tengah ekspansi jaringan, posisi keuangan XLSMART juga menunjukkan penguatan.

Total utang bruto perusahaan pada akhir Juni 2026 tercatat Rp20,87 triliun. Rasio net debt terhadap EBITDA, termasuk pembiayaan sewa, berada pada level 2,61 kali.

XLSMART juga menyatakan tidak memiliki utang dalam denominasi dolar Amerika Serikat.

Struktur pinjaman perusahaan saat ini terdiri dari sekitar 90 persen dengan suku bunga mengambang dan 10 persen dengan suku bunga tetap.

Sementara itu, capitalized capex sepanjang semester pertama 2026 mencapai Rp10,27 triliun.

Belanja modal tersebut terutama digunakan untuk mendukung percepatan integrasi jaringan dan ekspansi layanan 5G.

Dengan sebagian besar integrasi jaringan telah diselesaikan, tantangan XLSMART berikutnya bergeser dari penyatuan aset menuju pembuktian manfaat merger secara berkelanjutan.

Efisiensi site, pertumbuhan trafik data, peningkatan ARPU, perluasan 5G dan penguatan kanal digital menjadi sejumlah indikator yang akan menentukan seberapa besar nilai merger dapat dikonversi menjadi pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Bagi XLSMART, semester pertama 2026 menjadi titik transisi dari fase integrasi menuju optimalisasi.

Fokus berikutnya bukan lagi sekadar menyatukan jaringan, tetapi memastikan skala bisnis yang lebih besar menghasilkan layanan yang semakin kuat sekaligus profitabilitas yang berkelanjutan.(*)




Komdigi Tetapkan XLSMART Pemenang Frekuensi 700 MHz, Akses Internet Nasional Bakal Makin Luas

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menetapkan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) sebagai salah satu pemenang Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz Tahun 2026.

Penetapan tersebut menjadi langkah strategis bagi XLSMART dalam memperkuat kapasitas jaringan telekomunikasi nasional sekaligus mempercepat pemerataan akses digital bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan tambahan alokasi spektrum tersebut, XLSMART akan meningkatkan kemampuan jaringan untuk menghadirkan layanan 4G dan 5G yang lebih luas, stabil, serta berkualitas.

Pemanfaatan frekuensi baru ini juga diharapkan mampu meningkatkan pengalaman pelanggan, terutama dalam memenuhi kebutuhan internet berkecepatan tinggi yang terus meningkat seiring perkembangan ekonomi digital.

Presiden Direktur & CEO XLSMART Rajeev Sethi mengatakan, kepercayaan pemerintah melalui pemberian alokasi spektrum tersebut merupakan amanah besar yang akan dimanfaatkan untuk memperkuat konektivitas nasional.

“Kepercayaan ini merupakan amanah besar bagi XLSMART. Alokasi spektrum baru akan kami manfaatkan untuk menghadirkan jaringan yang semakin luas, andal, dan berkualitas sehingga masyarakat, pelaku usaha, sekolah, hingga layanan publik di seluruh Indonesia dapat menikmati pengalaman digital yang semakin baik,” ujar Rajeev.

Ia menegaskan XLSMART berkomitmen memenuhi seluruh kewajiban pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah serta mempercepat pengembangan jaringan agar semakin banyak masyarakat mendapatkan akses internet yang cepat dan stabil.

Spektrum 700 MHz Perluas Jangkauan Digital

Salah satu spektrum yang diperoleh XLSMART adalah pita frekuensi 700 MHz yang memiliki karakteristik jangkauan luas dan kemampuan penetrasi sinyal lebih baik.

Spektrum ini dinilai efektif untuk memperluas cakupan layanan hingga wilayah pedesaan, kawasan terpencil, serta daerah yang sebelumnya belum mendapatkan layanan digital secara optimal.

Melalui pemanfaatan frekuensi 700 MHz, XLSMART menargetkan pemerataan konektivitas agar manfaat transformasi digital dapat dirasakan lebih banyak masyarakat Indonesia.

Frekuensi 2,6 GHz Dorong Kapasitas 5G

Selain 700 MHz, XLSMART juga memperoleh spektrum 2,6 GHz yang akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas jaringan, terutama di wilayah dengan kebutuhan trafik data tinggi.

Spektrum ini akan mendukung pengembangan layanan internet berkecepatan tinggi serta mempercepat implementasi teknologi 5G di Indonesia.

Dengan kapasitas jaringan yang lebih besar, pelanggan diharapkan dapat menikmati pengalaman digital yang lebih baik untuk berbagai kebutuhan, mulai dari hiburan, pendidikan, bisnis, hingga layanan publik.

Perkuat Transformasi Digital Nasional

XLSMART menilai tambahan spektrum tersebut bukan hanya sebagai investasi infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Peningkatan kualitas konektivitas diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, pelaku UMKM, dunia usaha, sektor pendidikan, hingga pelayanan publik yang semakin bergantung pada teknologi digital.

Sebagai perusahaan hasil penggabungan XL Axiata dan Smartfren, XLSMART akan memanfaatkan alokasi spektrum baru tersebut untuk mempercepat optimalisasi integrasi jaringan.

Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan kapasitas jaringan lebih besar, kualitas layanan lebih konsisten, serta pengalaman digital yang semakin baik bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

XLSMART memastikan akan terus berkoordinasi dengan Komdigi dalam menjalankan seluruh tahapan implementasi sesuai ketentuan pemerintah.

Melalui pemanfaatan spektrum baru 700 MHz dan 2,6 GHz, XLSMART optimistis dapat mempercepat pemerataan konektivitas nasional serta mendukung terwujudnya ekonomi digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.(*)




Pemkot Jambi Resmi Luncurkan CCTV RT, 2.000 Kamera Siap Awasi Permukiman

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mulai menerapkan sistem pengawasan lingkungan berbasis digital hingga tingkat Rukun Tetangga (RT).

Program bertajuk CCTV RT resmi diluncurkan Wali Kota Jambi, Maulana, sebagai bagian dari program prioritas Kampung Bahagia yang difokuskan pada peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Peluncuran berlangsung di kawasan Tugu Keris Siginjai, Jumat 26 Juni 2026 malam.

Program ini menjadi salah satu langkah Pemkot Jambi dalam membangun sistem keamanan terintegrasi melalui Jambi City Operation Center (JCOC) yang berfungsi sebagai pusat pemantauan seluruh kamera pengawas.

Dalam peluncuran tersebut, masyarakat diperlihatkan secara langsung kualitas pemantauan CCTV melalui videotron.

Salah satu kamera yang terhubung secara real time berada di RT 15, Kelurahan Kenali Asam Bawah, dengan hasil gambar yang tetap jernih meski di malam hari.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan keberadaan CCTV hingga tingkat RT diharapkan menjadi instrumen pencegahan tindak kriminal sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat.

“Mulai malam ini kami mendeklarasikan bahwa CCTV telah hadir di tingkat RT dan seluruh sistemnya terhubung langsung dengan Jambi City Operation Center di Kantor Wali Kota. Harapannya, masyarakat semakin merasa aman dan angka kriminalitas dapat ditekan,” ujar Maulana.

Menurutnya, program tersebut merupakan implementasi dari visi Kota Jambi Bahagia, khususnya pada aspek keamanan lingkungan.

Ia menambahkan, ke depan jaringan CCTV tidak hanya dimanfaatkan pemerintah daerah, tetapi juga akan diintegrasikan dengan pusat komando Polresta Jambi, Kodim, serta aparat kewilayahan lainnya.

“Kami juga menyiapkan mekanisme agar Babinsa dan Bhabinkamtibmas dapat melakukan pemantauan wilayah melalui perangkat gawai sebagai bagian dari konsep ronda online,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi, Saleh Ridha, menjelaskan pembangunan sistem dilakukan secara bertahap dengan standar perangkat yang sama agar mudah dikelola dan terintegrasi.

Pada tahap pertama, Pemkot Jambi menargetkan pemasangan 1.086 unit CCTV yang tersebar di seluruh wilayah RT.

Selanjutnya, jumlah kamera pengawas ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 2.000 unit.

“Hingga saat ini sudah ada 265 kamera yang aktif dan terkoneksi secara real time ke pusat pemantauan. Kamera tersebut tersebar di 198 RT,” jelas Saleh.

Ia menyebut Kota Jambi kini menjadi salah satu daerah dengan jumlah CCTV terbanyak di Indonesia.

Berdasarkan data pemerintah daerah, Kota Jambi menempati posisi keempat secara nasional setelah DKI Jakarta, Kota Semarang, dan Kota Makassar.

Saleh menegaskan sistem pengawasan tersebut juga dirancang dengan memperhatikan aspek keamanan data dan perlindungan privasi masyarakat.

Ketua RT hanya memperoleh akses untuk memantau tayangan secara langsung dari kamera yang berada di wilayahnya.

Sementara akses terhadap rekaman disimpan dan dikelola secara terpusat oleh administrator Diskominfo Kota Jambi.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga keaslian data, mencegah penyalahgunaan rekaman, sekaligus memastikan dokumentasi dapat digunakan apabila dibutuhkan dalam proses penyelidikan maupun penegakan hukum.

Apabila terjadi suatu peristiwa yang membutuhkan rekaman CCTV, Ketua RT maupun instansi terkait dapat mengajukan permohonan resmi kepada Diskominfo Kota Jambi.

Rekaman kemudian akan ditelusuri berdasarkan waktu dan lokasi kejadian sesuai prosedur yang berlaku.

Melalui program ini, Pemkot Jambi berharap sistem keamanan berbasis teknologi dapat memperkuat pengawasan lingkungan, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban, sekaligus mendukung terwujudnya Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa yang aman, nyaman, serta berorientasi pada konsep smart city.(*)




Kejar SDM Unggul, Prabowo Rancang 10 Kampus Internasional di Indonesia

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri di kediamannya di Hambalang, Bogor, untuk membahas rencana pembangunan 10 kampus baru berkelas dunia di Indonesia.

Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor teknologi dan digital.

Rapat tersebut melibatkan para menteri yang membidangi pendidikan, sains, dan teknologi.

Pemerintah berencana mengembangkan kampus-kampus baru itu melalui kerja sama dengan universitas ternama dari luar negeri yang selama ini telah memiliki hubungan akademik dengan perguruan tinggi di Indonesia.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal awal yang kuat karena kolaborasi internasional di bidang pendidikan tinggi sudah berjalan cukup lama.

“Kita ingin mengajak kerja sama nanti. Mereka sudah banyak bekerja sama dengan Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan banyak universitas lainnya. Mereka juga sudah punya kampus di kita, ada di Singhasari, ada di Bandung, terutama di bidang yang kita butuhkan, seperti digital dan teknologi,” ujar Prabowo kepada wartawan usai rapat.

Menurut Prabowo, pengalaman kerja sama tersebut akan mempercepat proses pembangunan kampus baru tanpa harus memulai dari awal.

Pemerintah ingin memastikan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dapat setara dengan universitas-universitas terbaik dunia.

“Kita ingin mempercepat, kita ingin mengejar. Kita harus punya tingkat pendidikan yang setinggi-tingginya, sederajat dengan yang terbaik di dunia,” lanjutnya.

Rencana pembangunan 10 kampus ini akan difokuskan pada bidang-bidang strategis, antara lain teknologi digital, kecerdasan buatan, sains, teknik, serta kesehatan.

Pemerintah juga membuka peluang penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dan penyusunan kurikulum bersama universitas mitra internasional guna menjaga standar akademik global.

Selain berfungsi sebagai lembaga pendidikan, kampus-kampus tersebut juga dirancang menjadi pusat riset dan inovasi.

Pemerintah berharap keberadaan kampus ini dapat memperkuat ekosistem penelitian nasional serta mendorong kolaborasi antara akademisi dan industri.

Presiden Prabowo menilai peningkatan kualitas SDM merupakan kunci agar Indonesia mampu bersaing di tingkat global, terutama di tengah percepatan perubahan teknologi dan ekonomi dunia.

Ia menegaskan bahwa investasi di sektor pendidikan tinggi adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

Pemerintah menargetkan tahap awal pembangunan serta pematangan kerja sama internasional dapat segera dilakukan.

Sehingga kampus-kampus berstandar dunia tersebut dapat mulai beroperasi dalam beberapa tahun ke depan.(*)




Walikota Maulana Dorong Digitalisasi Pendapatan Daerah! Dari Sektor Perhotelan dan Kuliner

MALANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mengambil langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Malang.

Kesepakatan ini ditandatangani langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, di Balai Kota Malang, Senin (12/01/2026).

Kerja sama ini dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian antara BPPRD Kota Jambi dan Bapenda Kota Malang terkait replikasi Aplikasi Persada dan Vesop Kota Malang.

Kepala BPPRD Kota Jambi, Dr. H. Ardi, SP, M.Si., bersama Kepala Bapenda Kota Malang, Moh. Sulthon, S.Sos, M.M., menyepakati implementasi aplikasi ini di Kota Jambi.

Wali Kota Maulana menjelaskan, aplikasi Persada merupakan sistem digital untuk mendukung optimalisasi pendapatan daerah, khususnya dari sektor perhotelan dan kuliner.

“Kota Jambi dan Kota Malang memiliki karakteristik serupa sebagai kota perdagangan dan jasa. Dengan adopsi aplikasi Persada, kami optimis PAD Kota Jambi dapat meningkat,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota Jambi juga meninjau potensi kolaborasi program sosial berbasis masyarakat, termasuk pengembangan program Kampung Bahagia.

Program ini diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di Kota Jambi, seiring dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintah berbasis teknologi.

Wali Kota Maulana didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp. OG, dan jajaran terkait, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Jambi untuk mewujudkan pemerintahan yang efisien, transparan, dan akuntabel.(*)




Registrasi eSIM Kini Bisa Selfie, Indosat Luncurkan Teknologi Biometrik

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia menggelar Live Biometric Demo untuk layanan prabayar dan proses registrasi mandiri (self-register) eSIM di Gerai IM3 Jakarta.

Teknologi biometrik ini dihadirkan sebagai bagian dari komitmen Indosat dalam memperkuat keamanan, kenyamanan, dan pengalaman digital pelanggan.

Inovasi ini memungkinkan pelanggan melakukan registrasi secara mandiri dengan sistem verifikasi wajah yang terintegrasi dengan data Dukcapil.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital, Edwin Hidayat Abdullah, menegaskan bahwa registrasi biometrik merupakan langkah penting dalam perlindungan konsumen telekomunikasi di Indonesia.

Baca juga:  Indosat dan TikTok Gelar Seminar Digital di UNRI, Ini Manfaatnya Bagi Mahasiswa

Baca juga:  Indosat Resmikan 3Store Baru di Kota Jambi dengan Konsep Lebih Modern dan Layanan Digital Terintegrasi

Ia mengapresiasi Indosat sebagai operator yang menunjukkan aksi nyata dalam mendukung regulasi dan keamanan pengguna.

“Kami berharap registrasi biometrik menjadi standar baru industri seluler. Operator tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga menjamin keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” ujar Edwin.

Sementara itu, Chief Legal and Regulatory Officer Indosat, Reski Damayanti, menyampaikan bahwa keamanan data pelanggan adalah prioritas utama perusahaan.

“Kami mendukung penuh inisiatif pemerintah dan siap berkolaborasi untuk memastikan implementasi registrasi biometrik berjalan optimal,” ujarnya.

Registrasi biometrik yang digunakan Indosat mengacu pada standar keamanan internasional ISO 30107-3 dan mencakup validasi data MSISDN dan NIK, foto wajah, verifikasi liveness detection, serta face recognition dengan data resmi Dukcapil.

Sistem ini diklaim memiliki tingkat akurasi wajah di atas 95%, sehingga mampu mencegah penyalahgunaan identitas dan kebocoran data pribadi.

Tak hanya itu, sejak Agustus 2025, Indosat juga menghadirkan sistem Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis AIvolusi5G, yang secara real-time memblokir panggilan dan pesan mencurigakan.

Teknologi ini menjadi wujud nyata perlindungan pelanggan dari potensi ancaman siber, sekaligus mendorong ekosistem digital nasional yang lebih aman dan terpercaya.

Indosat menegaskan komitmennya dalam terus menghadirkan solusi digital yang inovatif dan adaptif, sejalan dengan transformasi industri telekomunikasi di Indonesia.(*)




Indosat dan TikTok Gelar Seminar Digital di UNRI, Ini Manfaatnya Bagi Mahasiswa

PEKANBARU, SEPUCUKJAMBI.ID– Lebih dari 700 mahasiswa Universitas Riau (UNRI) antusias mengikuti Seminar Literasi Digital bertajuk “Go Live Like a Pro” yang diselenggarakan oleh Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3, bekerja sama dengan TikTok Indonesia.

Acara ini bertujuan untuk membuka wawasan generasi muda tentang peluang karier di era digital, khususnya sebagai konten kreator, streamer, dan affiliator profesional.

Selain itu, seminar ini juga menjadi wadah edukasi bagi mahasiswa agar tidak hanya menjadi konsumen pasif, tetapi pelaku aktif dalam ekosistem digital yang terus berkembang.

“Indosat berkomitmen untuk meningkatkan literasi digital di kalangan mahasiswa. Melalui kolaborasi dengan TikTok, kami ingin mendorong pemanfaatan teknologi secara positif dan produktif,” ujar Agus Sulistio, EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison.

Baca juga:  Indosat Resmikan 3Store Baru di Kota Jambi dengan Konsep Lebih Modern dan Layanan Digital Terintegrasi

Baca juga:  Prestasi Gemilang! Tanjab Barat Kumpulkan 10 Emas di Kejurprov Catur

Selama seminar, TikTok Indonesia memberikan berbagai materi edukatif, mulai dari strategi membangun personal branding, penggunaan fitur live streaming, hingga etika menjadi konten kreator yang berdampak positif dan berkelanjutan.

Sugita Arum, Certified Trainer TikTok Indonesia, menegaskan pentingnya literasi digital sebagai kunci pemberdayaan generasi muda.

“Kami ingin mahasiswa memanfaatkan teknologi sebagai sarana berkarya, bukan sekadar konsumsi,” jelasnya.

Peserta juga dibekali teknik live streaming profesional, strategi membangun audiens, serta panduan etis untuk menjadi influencer dan affiliator yang berintegritas.

Seorang mahasiswa UNRI mengaku kegiatan ini sangat inspiratif.

“Kami jadi lebih paham bagaimana cara memanfaatkan teknologi dan AI secara bijak, serta pentingnya jaringan yang andal seperti yang disediakan IM3,” ujarnya.

Seminar “Go Live Like a Pro” merupakan bagian dari misi berkelanjutan Indosat untuk mendukung peningkatan literasi digital di Indonesia, dengan fokus pada pemberdayaan mahasiswa agar menjadi generasi kreatif, adaptif, dan produktif di era digital.(*)




Hadir di Forum Bisnis Internasional India-Indonesia, Kota Jambi Tawarkan Peluang Investasi Strategis

MEDAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menghadiri Business Presentation and Interactive Session yang digelar oleh Konsulat Jenderal Republik India di Medan. Acara yang digelar di Grand Mercure Angkasa Hotel Medan, Senin (13/10/2025) itu dihadiri langsung oleh Konsul Jenderal India Mr. Ravi Shanker Goel beserta pelaku usaha besar dari India.

Forum bergengsi ini mempertemukan pebisnis yang tergabung dalam Confederation of Indian Industry (CII) dengan beberapa pemerintah daerah di Sumatera untuk menjajaki peluang investasi lintas negara.

Delegasi bisnis CII terdiri dari para pimpinan perusahaan ternama India di sektor energi, infrastruktur, teknologi digital, agribisnis, pengelolaan air, manufaktur, dan industri kimia. Beberapa di antaranya yakni Quocent Pvt Ltd, KEC International Limited, TKIL Industries Pvt Ltd, Bill Machines Pvt Ltd, DCM Shriram Limited, PT GMR Infrastructure Indonesia, JIBC Chennai, dan PT Ion Exchange Asia Pacific.

Pemerintah Kota Jambi yang diwakili Kepala Dinas Penanaman Modal dan Palayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Abu Bakar, bersama Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Jambi Mohammad Andri Al Varabi, menjadi satu-satunya wakil Pemerintah Daerah di Provinsi Jambi yang di undang dalam acara tersebut.

Dalam forum itu, Pemerintah Kota Jambi memaparkan sejumlah proyek strategis yang tengah disiapkan dan terbuka bagi peluang kerja sama investasi. Mulai dari infrastruktur, perdagangan hingga budaya dan pariwisata.

Diantara sektor yang ditawarkan, adalah investasi dalam pengelolaan air minum. Pemerintah Kota Jambi membuka peluang kerja sama untuk meningkatkan kapasitas produksi dan penerapan teknologi pengolahan air bersih melalui Perumda Air Minum Tirta Mayang. Potensi investasi juga tersedia untuk pembangunan intake air minum.

“Perumda Air Minum Tirta Mayang membutuhkan mitra yang dapat membantu meningkatkan kapasitas dan efisiensi pengelolaan air minum. Kami ingin menghadirkan sistem pelayanan air bersih yang lebih modern,” ujar Kepala DPMPTSP Kota Jambi, Abu Bakar.

Selain itu, sektor minyak dan gas juga menjadi fokus pengembangan. Kota Jambi tengah mengupayakan pengelolaan mandiri jaringan gas kota agar lebih efisien dan berdaya saing, serta membuka ruang bagi investor strategis untuk memperluas jaringan dan memperkuat infrastruktur energi berbasis gas.

“Jika jaringan gas kota bisa dikelola secara mandiri, tentu potensi nilai tambahnya besar bagi daerah. Untuk itu, dalam forum ini, kami mengundang investor yang memiliki keahlian dan komitmen di bidang ini,” tambahnya.

Di bidang teknologi digital, Pemerintah Kota Jambi juga menawarkan peluang kerja sama pengembangan konsep Smart City. India dinilai sebagai mitra potensial karena telah berhasil menerapkan konsep kota cerdas di berbagai wilayahnya. Melalui kerja sama ini, Kota Jambi berharap dapat memperkuat sistem digitalisasi layanan publik, pengelolaan data, serta peningkatan efisiensi tata kelola pemerintahan.

Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga menawarkan peluang investasi dalam pembangunan jaringan kabel bawah tanah (ducting system). Proyek ini menjadi bagian dari upaya modernisasi infrastruktur kota, sekaligus mendukung visi Wali Kota Jambi untuk mewujudkan tata ruang kota yang lebih rapi, aman, dan estetik.

“Pemerintah Kota Jambi berencana menata ulang sistem jaringan utilitas di kawasan perkotaan. Melalui pengembangan ducting system atau jaringan kabel bawah tanah ini, kami ingin menghadirkan wajah kota yang lebih tertib, modern, dan ramah lingkungan,” jelas Abu Bakar.

Kepala DPMPTSP Kota Jambi itu juga mengatakan, di undangnya Pemerintah Kota Jambi dalam forum penting itu, berkat komitmen dan kiprah aktif Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, di berbagai forum internasional.

“Bapak Wali Kota dikenal sangat aktif menghadiri berbagai event internasional dan membangun komunikasi global dengan berbagai lembaga serta pemerintah diluar negeri. Selain itu, Kota Jambi juga menjadi anggota di sejumlah forum kerja sama internasional. Inilah yang menjadikan Kota Jambi menjadi mitra strategis bagi negara-negara sahabat termasuk India,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran Kota Jambi di forum ini selain bentuk komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memperluas jejaring kerja sama luar negeri, sekaligus mencari mitra strategis bagi pembiayaan pembangunan daerah.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Konsulat Jenderal India di Medan yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan ini. Melalui forum ini, kami berharap dapat terjalin komunikasi dan kerja sama yang lebih konkret, serta mendorong para pelaku usaha India yang tergabung dalam CII untuk berinvestasi di Kota Jambi,” pungkasnya.

Selain Pemerintah Kota Jambi, sejumlah pihak juga turut memaparkan potensi investasinya dalam sesi business presentation and Q&A itu, antara lain Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Aceh, Provinsi Bengkulu, Provinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Deli Serdang, PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA), PT Kawasan Industri Medan (KIM), BP Batam, serta North Sumatera Invest (NSI).

Kehadiran Pemerintah Kota Jambi dalam forum bisnis bergengsi ini sekaligus menegaskan posisi Kota Jambi sebagai daerah yang pro-investasi, terbuka terhadap kolaborasi global, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.(*)