Jangan Panik! Ini Langkah Tepat Mengatasi Diare Saat Ramadan

SEPUCUKJAMBI.ID – Diare saat puasa bisa menjadi masalah yang cukup mengganggu.
Selain perut tidak nyaman, tubuh juga berisiko kekurangan cairan karena tidak ada asupan minum selama berjam-jam.
Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat memicu rasa lemas, pusing, hingga dehidrasi.
Perubahan pola makan selama puasa menjadi salah satu pemicu utama gangguan pencernaan.
Konsumsi makanan pedas, berlemak, terlalu manis, atau kurang higienis saat berbuka dapat memicu iritasi usus.
Ditambah kebiasaan makan berlebihan setelah menahan lapar seharian, sistem pencernaan bisa “kaget” dan memicu diare.
Berikut lima cara efektif mengatasi diare saat puasa:
1. Penuhi Kebutuhan Cairan Secara Bertahap
Minum air putih secara bertahap saat berbuka dan sahur membantu menggantikan cairan yang hilang akibat diare.
Hindari langsung menenggak air dalam jumlah banyak sekaligus agar tubuh dapat menyerap cairan secara optimal dan mencegah dehidrasi.
2. Gunakan Larutan Rehidrasi Oral (Oralit)
Oralit mengandung campuran gula dan garam yang membantu tubuh menyerap cairan lebih efektif. Minuman ini dianjurkan terutama jika diare terjadi berulang kali atau disertai rasa lemas.
3. Pilih Makanan yang Mudah Dicerna
Saat berbuka, pilih makanan lembut seperti bubur, nasi putih, roti tawar, pisang, atau sup bening.
Hindari makanan pedas, gorengan, santan, dan tinggi lemak sementara waktu karena bisa memperparah iritasi saluran cerna.
4. Hindari Minuman Berkafein dan Tinggi Gula
Kopi, teh pekat, soda, atau minuman manis berlebihan dapat merangsang pergerakan usus dan memperburuk diare. Pilih air putih atau minuman hangat yang lebih ramah untuk lambung.
5. Istirahat yang Cukup
Tubuh membutuhkan energi ekstra untuk memulihkan gangguan pencernaan. Tidur yang cukup di malam hari dan mengurangi aktivitas fisik berlebihan membantu proses pemulihan berjalan lebih cepat.
Kapan Harus ke Dokter?
Sebagian besar diare ringan membaik dalam beberapa hari dengan perawatan di rumah. Namun segera periksa ke tenaga medis jika muncul gejala berikut:
-
Demam tinggi
-
Muntah terus-menerus
-
Feses berdarah
-
Tanda dehidrasi berat seperti jarang buang air kecil atau pusing hebat
Diare saat puasa memang tidak nyaman, tetapi dengan langkah tepat, kondisi ini bisa diatasi tanpa mengganggu ibadah
Kuncinya adalah menjaga cairan, mengatur pola makan, dan memberi tubuh waktu untuk pulih secara optimal.(*)
