Pesan Menohok Bupati Merangin! Ingatkan Warga Tak Pamer Kemewahan di Media Sosial

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin M. Syukur mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, khususnya saat menyambut pergantian tahun 2025 ke 2026.

Ia meminta warga tidak memamerkan kemewahan atau gaya hidup berlebihan di platform digital seperti TikTok dan YouTube, demi menjaga kesederhanaan dan empati sosial.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Syukur saat menghadiri kegiatan religius Merangin Berzikir di Masjid Agung Al-Istiqomah, Pasar Bawah Bangko, Rabu (31/12) malam.

“Silakan berlibur bersama keluarga, tapi jangan berlebih-lebihan. Jangan pamer di media sosial. Kita harus menjaga kesederhanaan dan empati terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Bupati Merangin.

Ia menegaskan, penggunaan media sosial seharusnya membawa manfaat dan pesan positif.

Bukan ajang menunjukkan kemewahan di tengah kondisi sebagian masyarakat yang masih terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain soal media sosial, Bupati Syukur juga mengajak masyarakat untuk menahan diri dari euforia berlebihan dalam menyambut tahun baru.

Ia mengimbau agar warga tidak menyalakan kembang api dan lebih bijak dalam mengelola keuangan.

“Lebih baik uangnya dikumpulkan dan disalurkan kepada saudara-saudara kita yang hidupnya sedang susah. Di beberapa daerah, ada yang bahkan belum bisa menempati rumahnya akibat bencana,” katanya.

Sebagai bentuk nyata empati dan refleksi akhir tahun, Pemerintah Kabupaten Merangin memilih menyambut pergantian tahun dengan kegiatan Merangin Berzikir, tanpa pesta kembang api maupun hiburan meriah.

Kegiatan ini dihadiri ratusan warga serta jajaran Forkopimda dan pejabat Pemkab Merangin.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Merangin juga menyerahkan bonus MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Muaro Jambi dengan total Rp160 juta kepada 11 orang, terdiri dari delapan peserta peraih medali dan tiga pelatih.

Selain itu, disalurkan pula 50 paket sembako dari Baznas Merangin untuk kaum jompo dan fakir miskin, santunan bagi anak yatim dan yatim piatu, serta beasiswa mahasiswa.

Untuk Zona 1 yang meliputi Bungo, Merangin, Sarolangun, Tebo, dan Kerinci, sebanyak 129 mahasiswa menerima beasiswa masing-masing Rp3 juta.

Sementara Zona 2 yang mencakup Kota Jambi, Yogyakarta, dan wilayah lain di luar Provinsi Jambi, sebanyak 66 mahasiswa menerima beasiswa masing-masing Rp5 juta.

Suasana khidmat semakin terasa saat Ustaz Innayatullah menyampaikan tausiah, mengajak jamaah untuk memperbanyak rasa syukur dan doa agar Kabupaten Merangin serta bangsa Indonesia senantiasa diberi keselamatan di tahun 2026.(*)




Merangin Berzikir, Cara Pemkab Sambut Tahun Baru Penuh Empati

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin memilih cara berbeda dalam menyambut pergantian tahun 2025 ke 2026.

Tanpa pesta kembang api dan hiburan meriah, malam tahun baru diisi dengan kegiatan religius bertajuk Merangin Berzikir yang digelar di Masjid Agung Al-Istiqomah, Pasar Bawah Bangko, Rabu (31/12) malam.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan warga tersebut menjadi bentuk empati Pemkab Merangin terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah daerah, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Acara Merangin Berzikir dihadiri langsung oleh Bupati Merangin M. Syukur, Wakil Bupati A Khafid, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

Selain zikir akbar dan doa bersama, Pemkab Merangin juga menyerahkan bonus bagi peserta MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi yang digelar di Kabupaten Muaro Jambi.

Total bonus sebesar Rp160 juta diberikan kepada 11 orang, terdiri dari delapan peserta peraih medali dan tiga orang pelatih.

Dalam kesempatan tersebut, disalurkan pula bantuan sosial berupa 50 paket sembako dari Baznas Merangin untuk kaum jompo dan fakir miskin.

Selain itu, santunan juga diberikan kepada anak yatim dan yatim piatu.

Pemkab Merangin turut menyalurkan beasiswa mahasiswa yang terbagi dalam dua zona.

Untuk Zona 1, meliputi wilayah Bungo, Merangin, Sarolangun, Tebo, dan Kerinci, sebanyak 129 mahasiswa menerima beasiswa masing-masing Rp3 juta.

Sementara Zona 2 yang mencakup Kota Jambi, Yogyakarta, dan wilayah lain di luar Provinsi Jambi, sebanyak 66 mahasiswa menerima beasiswa masing-masing Rp5 juta.

Dalam sambutannya, Bupati Merangin M Syukur mengajak masyarakat menjadikan momentum pergantian tahun sebagai waktu untuk merenung dan menahan diri dari hura-hura.

Ia mengimbau warga agar tidak menyalakan kembang api serta lebih bijak dalam membelanjakan uang.

“Lebih baik uangnya disimpan dan disalurkan kepada saudara-saudara kita yang sedang kesulitan. Kita harus berempati kepada masyarakat di Sumbar, Aceh, dan Sumut yang saat ini masih terdampak bencana,” ujar Bupati Syukur.

Bupati juga menyampaikan pesan khusus terkait penggunaan media sosial.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak memamerkan kemewahan atau gaya hidup berlebihan di platform digital seperti TikTok dan YouTube.

“Silakan berlibur bersama keluarga, tapi jangan berlebihan dan jangan pamer di media sosial. Mari kita jaga kesederhanaan dan berdoa agar Indonesia selalu aman, damai, serta dijauhkan dari segala musibah,” pungkasnya.

Suasana masjid semakin khidmat saat Ustaz Innayatullah menyampaikan tausiah, mengajak jamaah untuk memperbanyak rasa syukur serta memanjatkan doa demi keselamatan Kabupaten Merangin dan bangsa Indonesia di tahun baru 2026.(*)




Tanpa Pesta, Prabowo Habiskan Malam Tahun Baru di Posko Pengungsian Banjir

TAPSEL, SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memilih menghabiskan malam pergantian Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Kehadiran Presiden di posko pengungsian menjadi simbol nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Prabowo tiba di kawasan Batang Toru pada Rabu malam, 31 Desember 2025. Tanpa agenda perayaan mewah, Presiden merayakan tahun baru secara sederhana bersama para pengungsi.

Ia tampak berbaur, makan malam bersama warga, serta menyapa anak-anak yang berada di lokasi pengungsian.

Menjelang detik-detik pergantian tahun, suasana hangat dan penuh kebersamaan tercipta di posko. Presiden mengikuti hiburan sederhana yang disiapkan relawan dan aparat setempat.

Tepat saat tahun berganti, Prabowo bersama warga menyanyikan lagu kebangsaan sebagai simbol solidaritas dan penguatan semangat di tengah situasi darurat.

Dalam sambutannya, Prabowo mengajak masyarakat untuk tetap tegar menghadapi cobaan. Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong sebagai kekuatan utama bangsa.

“Kita menghadapi kesulitan, musibah, dan tantangan. Tapi kita harus tetap kuat, tegar, dan saling bergotong royong menghadapi semua ini bersama-sama,” ujar Prabowo di hadapan para pengungsi.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus hadir membantu rakyat. Menurutnya, tugas utama pemerintah adalah memastikan masyarakat tidak menghadapi kesulitan sendirian.

“Percaya dan yakinlah bahwa pemerintah dengan seluruh kekuatan yang ada bertekad membantu rakyat mengatasi kesulitan. Itu tujuan dan tanggung jawab kami,” tegasnya.

Selain memberikan dukungan moral, Prabowo turut menyampaikan perkembangan penanganan bencana di Sumatera Utara. Ia menyebut bahwa proses pemulihan menunjukkan kemajuan signifikan.

“Dilaporkan kepada saya, di Tapanuli Selatan sudah tidak ada lagi desa yang terisolasi. Secara umum, di Sumatera Utara sebagian besar wilayah sudah mengalami perbaikan,” ungkapnya.

Banjir yang melanda Tapanuli Selatan merupakan bagian dari bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra pada akhir 2025.

Ribuan warga terpaksa mengungsi akibat kerusakan permukiman dan infrastruktur, serta terganggunya aktivitas ekonomi.

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan logistik, layanan kesehatan, serta dukungan infrastruktur darurat.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, pemerintah daerah, dan para relawan atas kerja keras mereka sejak awal bencana.

Kunjungan Presiden ke posko pengungsian ini menutup tahun 2025 dengan pesan kuat tentang solidaritas dan kepedulian.

Tahun Baru 2026 pun disambut tanpa kemeriahan, namun penuh makna kebersamaan dan kehadiran negara di tengah rakyatnya.(*)




Program Strategis Maulana-Diza Tahun 2026: Kampung Bahagia, CCTV, dan Pengendalian Banjir

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Memasuki pergantian tahun 2026, Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmen mewujudkan Kota Jambi Bahagia melalui program strategis dan berkelanjutan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha saat malam pergantian tahun, Rabu (31/12/2025), di Taman Banjuran Budayo.

Wali Kota Maulana menekankan tiga pilar utama pembangunan Kota Jambi. Pilar pertama, Bersih, diwujudkan melalui Program Kampung Bahagia.

Yakni sistem pengangkutan sampah rumah tangga terkoordinasi dari rumah ke rumah, pengelolaan melalui bank sampah, TPS 3R, hingga TPA Talang Gulo.

Tahun 2026, TPA Talang Gulo akan dilengkapi pabrik pengolahan sampah menjadi briket dan produk bernilai ekonomi.

Pilar kedua, Aman, diwujudkan dengan pemasangan minimal empat unit CCTV di setiap RT.

Dengan sekitar 1.600 RT, total 3.200 unit CCTV akan terhubung ke pusat pemantauan Pemkot dan kepolisian, menggantikan pos kamling tradisional.

Pilar ketiga, Tangguh, terkait pengendalian banjir. Pemerintah Kota Jambi telah membebaskan 3,9 hektare lahan tahap pertama dan menargetkan pembangunan danau seluas 9 hektare sebagai kawasan penampungan luapan air Sungai Asam sekaligus ruang publik dan destinasi wisata.

Selain itu, Pemkot Jambi juga menargetkan penyelesaian kantong parkir di pasar-pasar, pembangunan diorama budaya, pengembangan kawasan ekonomi kreatif Talang Banjar, dan Asia Liver Hutan Muhammad Sabki, yang diharapkan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tahun 2025, PAD Kota Jambi mencapai 109 persen dari target, dan tahun 2026 ditargetkan menembus Rp700 miliar, dengan visi mencapai Rp1 triliun.

Di bidang pelayanan publik, Pemkot Jambi menjamin 100 persen pembiayaan kesehatan warga kurang mampu, beasiswa pendidikan, bebas pungutan sekolah, serta jaringan gas rumah tangga untuk 13.235 rumah yang ditargetkan aktif seluruhnya pada Juni 2026.

Menutup sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada masyarakat dan permohonan maaf atas keterbatasan selama masa kepemimpinan.

Ia menegaskan, seluruh jajaran ASN bekerja tanpa mengenal hari libur demi mewujudkan Kota Jambi Bahagia.(*)




Malam Tahun Baru Penuh Makna, Donasi Korban Bencana di Kota Jambi Tembus Rp1,09 Miliar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Solidaritas dan kepedulian masyarakat Kota Jambi tercermin kuat di malam pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026.

Dalam waktu singkat, donasi sebesar Rp1.090.000.000 berhasil terkumpul untuk membantu korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Pulau Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Penggalangan dana tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan bertajuk “Nada Peduli Bahagia Berbagi”, yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi pada Rabu malam (31/12/2025) di Taman Banjuran Budayo.

Kegiatan ini menjadi alternatif perayaan malam tahun baru tanpa euforia, tanpa pesta kembang api, dan diganti dengan doa serta aksi kemanusiaan.

Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan bahwa donasi yang terkumpul merupakan hasil partisipasi berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pelaku UMKM, komunitas seni, hingga masyarakat umum.

“Dalam waktu yang sangat singkat, alhamdulillah terkumpul kembali donasi Rp1,09 miliar. Ini merupakan tahap kedua. Sebelumnya kita juga telah mengumpulkan Rp1,2 miliar. Seluruh bantuan akan disalurkan melalui Baznas kepada daerah yang membutuhkan, terutama Aceh dan beberapa wilayah di Sumatera Utara,” ujar Maulana.

Ia menegaskan, besarnya donasi tersebut menjadi bukti nyata tingginya solidaritas sosial warga Kota Jambi, sekaligus menunjukkan bahwa perayaan tahun baru dapat dimaknai dengan cara yang lebih bermanfaat dan bermakna.

“Kegiatan yang biasanya diisi euforia, malam ini kita ganti dengan doa dan berbagi. Ini jauh lebih bernilai bagi sesama,” tuturnya.

Selain penggalangan dana, kegiatan Nada Peduli Bahagia Berbagi juga diisi dengan doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh para tokoh agama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi.

Enam agama resmi di Indonesia turut menyampaikan doa, harapan, dan pesan persaudaraan demi kedamaian Kota Jambi dan bangsa Indonesia.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Ketua TP PKK Kota Jambi, jajaran Forkopimda, ASN Pemkot Jambi, Forum RT, tokoh adat, organisasi masyarakat, pelaku UMKM, komunitas seni budaya, hingga masyarakat Kota Jambi.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki tiga fokus utama, yakni doa lintas agama, apresiasi bagi pihak yang mendukung program Kota Jambi Bahagia, serta penggalangan donasi untuk korban bencana.

Selain itu, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya lokal, seperti orkestra melayu, perbalasan pantun, band lokal, stand-up comedy, bazar UMKM, serta Animal Expo yang menampilkan lebih dari 35 spesies hewan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Jambi, Baznas, FKUB, perangkat daerah, komunitas seni budaya, UMKM, yayasan sosial, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Jambi menegaskan komitmennya menjadikan ruang publik sebagai sarana memperkuat empati sosial dan solidaritas kemanusiaan.

Menjelang pergantian tahun, Wali Kota Jambi bersama unsur Forkopimda juga mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolri untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif dalam menyambut Tahun Baru 2026.(*)




Tanpa Kembang Api, Pemkot Jambi Lewati Tahun Baru 2026 dengan Doa dan Donasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tanpa perayaan yang berlebihan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyambut malam pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026 dengan penuh makna, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Perayaan ini tidak hanya ditujukan bagi masyarakat Kota Jambi, tetapi juga sebagai wujud empati bagi warga di wilayah terdampak bencana, khususnya Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Mengusung tema “Nada Peduli Bahagia Berbagi”, Pemkot Jambi memilih meninggalkan tradisi pesta kembang api.

Sebagai gantinya, malam tahun baru diisi dengan doa bersama lintas agama serta penggalangan donasi untuk membantu korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatera.

Kegiatan berlangsung khidmat di Taman Banjuran Budayo, Rabu malam (31/12/2025).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Ketua TP PKK Kota Jambi, jajaran Forkopimda, ASN Pemkot Jambi, Forum RT, tokoh agama dan adat, organisasi masyarakat, pelaku UMKM, komunitas seni budaya, hingga masyarakat umum.

Doa lintas agama dipimpin oleh para tokoh yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi, mewakili enam agama resmi di Indonesia.

Setiap pemuka agama secara bergantian menyampaikan doa, pesan persaudaraan, toleransi, dan harapan kedamaian bagi Kota Jambi serta bangsa Indonesia.

Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa konsep perayaan malam tahun baru kali ini sengaja dikemas berbeda dengan menitikberatkan nilai empati dan solidaritas sosial.

“Pergantian tahun 2025 ke 2026 ini kami maknai dengan kepedulian, bukan euforia. Alhamdulillah, respons masyarakat sangat luar biasa dan menunjukkan tingginya solidaritas warga Kota Jambi,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, kegiatan Nada Peduli Bahagia Berbagi memiliki tiga fokus utama, yakni doa lintas agama, pemberian apresiasi bagi pihak yang mendukung program Kota Jambi Bahagia, serta penggalangan donasi untuk korban bencana.

Dalam penggalangan dana tahap kedua yang dilakukan secara singkat, berhasil terkumpul donasi sebesar Rp1.090.000.000. Sebelumnya, Pemkot Jambi juga telah mengumpulkan dana bantuan sebesar Rp1,2 miliar.

“Seluruh donasi akan disalurkan melalui Baznas untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana, khususnya di Aceh dan beberapa wilayah di Sumatera Utara,” jelasnya.

Menurut Maulana, besarnya dana yang terkumpul mencerminkan kuatnya rasa kepedulian sosial masyarakat Kota Jambi.

Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung visi Kota Jambi Bahagia melalui 11 program prioritas yang telah mulai berjalan.

Selain doa dan donasi, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya lokal, seperti orkestra melayu, perbalasan pantun, band lokal, stand-up comedy, bazar UMKM, hingga Animal Expo yang menampilkan lebih dari 35 spesies hewan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan pembangunan pariwisata dan kebudayaan yang inklusif, memadukan nilai kemanusiaan, toleransi, dan gotong royong.

Pemkot Jambi menegaskan komitmennya menjadikan ruang publik sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial.

Menjelang pergantian tahun, Wali Kota Jambi bersama Forkopimda juga mengikuti Zoom Meeting dengan Kapolri guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif dalam menyambut Tahun Baru 2026.(*)




Prabowo Subianto Dijadwalkan Lewati Malam Tahun Baru di Aceh

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghabiskan malam pergantian Tahun Baru 2026 di Provinsi Aceh bersama masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk empati dan kehadiran langsung pemerintah di tengah warga yang tengah berjuang memulihkan kondisi pascabencana.

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyampaikan bahwa Presiden Prabowo akan berada di Aceh pada malam pergantian tahun.

Pernyataan tersebut disampaikan Qodari kepada awak media usai bertemu Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Menurut Qodari, Presiden ingin merayakan malam tahun baru bersama rakyat Aceh sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Namun, hingga kini belum ada rincian resmi terkait agenda kegiatan Presiden selama berada di Aceh.

Qodari menyebut salah satu daerah yang berpotensi dikunjungi Presiden adalah Kabupaten Bener Meriah, yang tercatat sebagai salah satu wilayah dengan dampak bencana hidrometeorologi cukup parah.

Meski demikian, jadwal dan lokasi kunjungan masih bersifat tentatif.

Rencana Presiden Prabowo menghabiskan malam tahun baru di Aceh mendapat sorotan luas dari media nasional.

Langkah ini dinilai sebagai simbol kuat kehadiran negara di tengah rakyat, terutama pada momen yang biasanya identik dengan perayaan, namun kini diwarnai duka akibat bencana.

Kunjungan tersebut juga dipandang sebagai pesan politik dan sosial bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada seremoni, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan.

Presiden memilih berada di lokasi terdampak bencana ketimbang merayakan tahun baru di ibu kota atau pusat perayaan.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga menyampaikan bahwa Presiden berencana mengunjungi sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatera menjelang akhir tahun, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Langkah Presiden Prabowo ini sejalan dengan upaya pemerintah yang mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana melalui kerja sama lintas sektor.

Di berbagai daerah, pemerintah daerah bahkan menyesuaikan perayaan tahun baru dengan membatasi pesta dan kembang api sebagai bentuk solidaritas terhadap korban bencana.

Dengan memilih Aceh sebagai lokasi menghabiskan malam Tahun Baru 2026, Presiden Prabowo dinilai ingin menegaskan komitmen pemerintah untuk selalu hadir bersama rakyat.

Terutama di saat-saat sulit, sekaligus memperkuat semangat pemulihan nasional.(*)




ASN Merangin Diminta Jadi Teladan, Dilarang Nyalakan Petasan Tahun Baru

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin melarang seluruh lapisan masyarakat menyalakan petasan maupun kembang api yang menimbulkan ledakan pada malam pergantian tahun 2025 ke 2026, Rabu malam (31/12).

Kebijakan ini diterapkan demi menjaga ketertiban, keamanan, dan kekhusyukan masyarakat saat menyambut tahun baru.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, Zulhifni, Nomor 300/1086/Satpol PP/2025 tentang Pelaksanaan Perayaan Malam Tahun Baru 2026, yang diterbitkan pada 30 Desember 2025.

Surat edaran itu merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Merangin H M Syukur.

Melalui Sekda Merangin, Bupati meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin untuk menjadi teladan bagi masyarakat dengan tidak menyalakan petasan maupun kembang api yang meledak saat malam pergantian tahun.

Selain larangan tersebut, Pemkab Merangin juga mengimbau masyarakat dan ASN untuk mengisi malam tahun baru dengan kegiatan doa bersama.

Doa dipanjatkan bagi saudara-saudara yang terdampak bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sekda Merangin menjelaskan, kegiatan zikir dan doa bersama akan dipusatkan di Masjid Raya Al Istiqomah.

Lokasi tersebut juga ditetapkan sebagai titik kumpul masyarakat pada malam pergantian tahun, guna mencegah kerumunan liar dan aktivitas generasi muda yang berkeliaran di jalanan.

Pemerintah daerah juga meminta seluruh perangkat daerah serta unsur terkait untuk melakukan pembinaan dan pengawasan secara maksimal agar pelaksanaan Surat Edaran tersebut berjalan dengan baik dan tertib.(*)




5 Tips Aman dari Sinsen Soal Berkendara Saat Libur Panjang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat signifikan.

Banyak warga memanfaatkan libur panjang dan cuti bersama untuk bepergian, sehingga kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan semakin tinggi.

Kondisi ini menuntut pengendara, terutama pengguna sepeda motor, untuk tetap fokus dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Menjaga jarak aman antar kendaraan, menggunakan riding gear lengkap, serta mempersiapkan rute alternatif menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

Frank Setia, Assistant Manager Marketing Communication Honda Sinsen, menekankan pentingnya keselamatan.

“Pada periode Natal dan Tahun Baru, volume kendaraan meningkat signifikan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap fokus, menjaga jarak aman, menggunakan riding gear lengkap, serta merencanakan perjalanan dengan baik. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama saat berkendara,” ujarnya.

Selain itu, pengendara disarankan menyiapkan rute alternatif untuk menghindari kemacetan di jalur utama agar perjalanan lebih nyaman dan efisien.

Melalui imbauan ini, Honda Sinsen berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara, dengan selalu menerapkan semangat #Cari_Aman.(*)




Waduh! BPPRD Merangin Catat Banyak Tempat Karaoke dan Panti Pijat Belum Bayar Pajak

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Tahun Baru 2026, pengawasan terhadap aktivitas hiburan malam di Kabupaten Merangin menemukan fakta mengejutkan.

Berdasarkan data Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Merangin, masih banyak pengelola usaha hiburan malam yang memiliki izin tetapi belum membayar pajak.

Rabu malam (24/12/2025), Tim Pengawasan Terpadu yang dipimpin Asisten I Setda Merangin, Sukoso, menyisir 17 tempat hiburan malam di sepanjang Jalan Tiga Jalur Desa Sungai Ulak, Kecamatan Bangko dan Nalo Tantan.

Lokasi yang diperiksa terdiri dari 15 tempat karaoke dan dua panti pijat.

“Dari hasil pengawasan, selain menemukan miras di empat tempat karaoke, kami juga mencatat banyak pengelola usaha yang belum membayar pajak meski memiliki izin resmi,” ujar Sukoso.

Ia menegaskan, pemilik usaha yang menunggak pajak akan dipanggil untuk diberikan pembinaan.

Pengawasan terhadap tempat hiburan malam akan terus dilakukan hingga perayaan Tahun Baru 2026, agar aktivitas usaha tetap berjalan sesuai aturan dan masyarakat merasa aman.

Tempat karaoke yang diawasi di Kecamatan Bangko antara lain Karaoke Makdo, KR, Bestarsari, Queen, DN, YSL, dan JN.

Sedangkan di Kecamatan Nalo Tantan, lokasi pengawasan mencakup Karaoke Melan, Mamer, Angkasa, Mr X, MJ Family, Dinasti, Merpati, dan Dina. Dua panti pijat, Rembulan dan Pelangi, juga ikut diperiksa.

Sukoso menambahkan, pengawasan ini melibatkan lintas instansi, termasuk Satpol-PP, Dinas Kesehatan, Dinas Parpora, BPPRD, Camat Nalo Tantan, dan Kelurahan Pematang Kandis.

Langkah ini diambil untuk menekan potensi pelanggaran dan memastikan kegiatan hiburan malam sesuai regulasi.

Selain itu, Bupati Merangin H. M. Syukur bersama Wabup H. A. Khafid, Sekda Zulhifni, dan unsur Forkopimda juga memantau persiapan Natal di beberapa gereja di Kota Bangko, memastikan perayaan berjalan aman dan kondusif.

Sukoso menekankan, koordinasi antarinstansi menjadi kunci agar pengawasan hiburan malam dan penegakan pajak berjalan efektif.

Sehingga Kabupaten Merangin tetap aman dan tertib selama libur panjang Natal dan Tahun Baru.(*)