KONI Jambi Harap Taekwondo Kembali Solid Usai Penunjukan Karateker

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) resmi menunjuk kepengurusan karateker untuk Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Jambi setelah kepengurusan sebelumnya dinonaktifkan.

Penunjukan ini menjadi langkah strategis untuk melakukan penataan ulang organisasi sekaligus menjaga keberlanjutan pembinaan atlet taekwondo di Provinsi Jambi.

Surat Keputusan (SK) karateker tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan PBTI, Hendri Juanda, S.H., kepada Ketua KONI Provinsi Jambi, Sanusi, di Kantor KONI Jambi dan disaksikan jajaran pengurus terkait.

Dalam struktur baru ini, Hendri Juanda, S.H. juga dipercaya PBTI untuk menjabat sebagai Ketua Karateker Pengprov TI Jambi.

Tugas utama karateker ke depan mencakup penataan organisasi, persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov), serta memastikan pembinaan atlet tetap berjalan tanpa gangguan.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses konsolidasi internal organisasi taekwondo di Jambi agar kembali stabil dan produktif.

Ketua KONI Provinsi Jambi, Sanusi, menyambut baik penunjukan tersebut. Ia berharap TI Jambi dapat segera kembali solid dan fokus pada pembinaan atlet.

“KONI berharap TI Jambi segera solid kembali, pembinaan atlet berjalan maksimal, dan musyawarah pemilihan pengurus definitif segera dilakukan agar organisasi lebih cepat tertata,” ujar Sanusi.

Ia menambahkan, stabilitas organisasi menjadi kunci penting dalam mencetak prestasi atlet di level daerah maupun nasional.

Dengan adanya kepengurusan karateker ini, diharapkan Taekwondo Indonesia Jambi dapat kembali aktif, terstruktur, dan mampu meningkatkan prestasi di berbagai ajang kompetisi.

Momentum ini juga menjadi awal baru bagi pembinaan atlet agar lebih sistematis dan berkelanjutan di bawah tata kelola organisasi yang lebih solid.(*)




Jelang PON Bela Diri 2025, KONI Jambi Aktif Pantau Latihan Atlet

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, bersama jajaran pengurus, melakukan peninjauan langsung ke lokasi latihan atlet yang dipersiapkan menuju PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (25/9), sebagai bagian dari monitoring kesiapan atlet menjelang pelaksanaan multi event olahraga bela diri yang akan digelar pada 11–26 Oktober 2025.

“Kami bersama wakil ketua umum dan bidang pembinaan prestasi serta kesehatan melakukan peninjauan ke venue-venue latihan. Kami melihat langsung semangat para atlet serta mendengarkan kebutuhan mereka,” kata Mat Sanusi.

Dalam kunjungan tersebut, KONI Jambi tak hanya memantau latihan, tapi juga memberikan dukungan moral dan bantuan vitamin untuk menunjang kondisi fisik para atlet yang saat ini berada dalam program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).

“Kami ingin memastikan kondisi fisik dan mental para atlet benar-benar siap. Mereka telah menjalani tahapan tes kesehatan dan fisik yang diselenggarakan oleh bidang pembinaan prestasi KONI,” jelas Mat Sanusi.

Sebanyak delapan cabang olahraga (cabor) bela diri akan mewakili Jambi di PON Bela Diri 2025.

Di antaranya adalah Taekwondo, Kempo, Karate, Pencak Silat, Gulat, Judo, Wushu dan Tarung Derajat.

Para atlet saat ini masih berada di bawah pembinaan pengurus cabor masing-masing sebelum secara resmi masuk ke program Pelatda KONI Jambi dalam waktu dekat.

Mat Sanusi berharap para atlet bisa memberikan hasil terbaik dan mempersembahkan medali emas untuk Provinsi Jambi.

“Kami optimistis dari delapan cabor ini akan ada medali emas yang bisa dibawa pulang. Semangat dan progres latihan mereka menunjukkan kesiapan menuju PON,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Jambi, AS Budianto, menegaskan bahwa timnya sedang menyusun program Pelatda lanjutan yang maksimal dan berbasis hasil evaluasi tes kesehatan dan fisik sebelumnya.

“Kami akan pastikan program Pelatda berjalan optimal agar para atlet bisa meraih hasil terbaik di Kudus nanti,” pungkasnya.(*)




Jambi Kirim 10 Taekwondoin ke PON Bela Diri 2025, Ini Targetnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Jambi siap menurunkan sepuluh atlet terbaiknya dalam ajang PON Bela Diri 2025 yang akan digelar Oktober mendatang di Kudus, Jawa Tengah.

Dari sepuluh atlet tersebut, lima di antaranya diharapkan bisa menyumbang medali untuk kontingen Jambi.

Ketua Umum Pengprov TI Jambi, Irma, menyampaikan harapannya agar lima taekwondoin utama bisa tampil maksimal di arena nasional tersebut.

“Dari kesepuluh atlet yang kami siapkan, kami menargetkan setidaknya lima di antaranya bisa meraih medali di PON Bela Diri nanti,” ujar Irma, mantan taekwondoin Jambi era 1980-an.

Atlet andalan Jambi yang berpeluang menyumbangkan medali antara lain:

  • Putra: Bintang (U-54 kg), Marsel (U-68 kg), Hamzah (U-74 kg), Bima (U-58 kg)

  • Putri: Audia (U-53 kg), Junia (Over-73 kg)

Mereka dipilih berdasarkan hasil kejuaraan tingkat regional dan nasional sebelumnya, serta hasil seleksi ketat yang dilakukan oleh pelatih Ilham.

Pengprov TI Jambi saat ini tengah melakukan tahap persiapan intensif, termasuk seleksi fisik dan tes kesehatan sebagai bagian dari proses akhir menuju penentuan tim inti.

“Kami menargetkan seluruh atlet yang terpilih bisa diberangkatkan ke PON, namun tentu kondisi kesehatan dan kebugaran tetap menjadi prioritas,” tambah Irma.

Tim terdiri dari lima atlet putra dan lima putri yang berasal dari berbagai klub taekwondo terbaik di Jambi.

Dengan formasi seimbang dan pengalaman bertanding, Pengprov TI Jambi optimis bisa membawa pulang medali dan mengharumkan nama daerah.

“Taekwondo Jambi punya sejarah prestasi yang baik. Kami akan berjuang semaksimal mungkin agar hasilnya bisa membanggakan Provinsi Jambi,” pungkas Irma.(*)