Jelang MTQ Jambi 2026, Maulana Larang ASN Dinas ke Luar Daerah Selama Acara

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi mematangkan persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi yang berlangsung pada 30 Oktober hingga 8 November 2026.
Selain memastikan penyelenggaraan berjalan lancar, Wali Kota Jambi Maulana juga membidik keberhasilan prestasi dengan mempertahankan gelar juara umum yang telah diraih Kota Jambi selama empat tahun berturut-turut.
Maulana bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha memimpin rapat finalisasi persiapan MTQ di Aula Bapperida Kota Jambi, Rabu 21 Oktober 2026.
Rapat tersebut membahas kesiapan panitia, pelayanan kafilah, lokasi kegiatan, hingga langkah antisipasi terhadap potensi hujan.
“Persiapkan semuanya seoptimal mungkin dan lakukan yang terbaik, karena ini menyangkut marwah Kota Jambi sebagai tuan rumah,” kata Maulana.
Salah satu arahan Maulana menyasar kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN). Ia meminta seluruh ASN, baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah selama MTQ berlangsung, kecuali dalam kondisi darurat.
Maulana juga mengajak ASN berpartisipasi menyemarakkan kegiatan dan membantu para kafilah.
Namun, ia mengingatkan seluruh pihak agar memberikan dukungan secara adil tanpa membedakan asal kabupaten atau kota peserta.
Instruksi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Jambi mengerahkan dukungan internal selama penyelenggaraan.
Panitia dari setiap perangkat daerah juga harus memperkuat koordinasi dan memastikan kesiapan lokasi, kebersihan, serta pelayanan bagi peserta dan pengunjung.
Pemkot Jambi merencanakan pusat kegiatan MTQ di kawasan Kantor Wali Kota Jambi dan sejumlah masjid di berbagai wilayah kota.
Rangkaian acara mencakup penyambutan kafilah, pawai ta’aruf, bazar, pelantikan dewan hakim, seminar Al-Qur’an, serta seremoni pembukaan dan penutupan.
Kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi dijadwalkan mulai berdatangan pada 30 Oktober 2026.
Karena itu, Maulana meminta petugas pendamping atau liaison officer (LO) dari setiap daerah memberikan sambutan dan pelayanan terbaik.
Kesiapan akomodasi, koordinasi antarpanitia, serta kelancaran mobilitas peserta menjadi bagian penting dari persiapan.
Pemkot juga perlu memastikan informasi lokasi lomba dan layanan pendukung tersampaikan dengan jelas kepada setiap kafilah.
Selain pelayanan peserta, faktor cuaca turut menjadi perhatian dalam rapat finalisasi.
Maulana meminta panitia mengantisipasi potensi hujan pada akhir Oktober dengan menyiapkan langkah teknis agar kegiatan tetap berjalan nyaman dan aman.
Kesiapan tersebut penting, terutama untuk rangkaian kegiatan yang berlangsung di ruang terbuka, termasuk pawai ta’aruf dan aktivitas pendukung lainnya.
Panitia perlu memastikan lokasi alternatif, perlindungan peralatan, serta pengaturan peserta dan pengunjung sesuai kebutuhan lapangan.
Maulana juga mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi berpartisipasi dalam menyukseskan MTQ.
Menurutnya, penyelenggaraan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Kota Jambi untuk memperlihatkan kerukunan dan toleransi antarumat beragama.
“Tunjukkan bahwa Kota Jambi adalah kota yang harmonis dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antarumat beragama,” ujarnya.
MTQ ke-55 Tingkat Provinsi Jambi menghadirkan berbagai cabang lomba yang menguji kemampuan peserta dalam membaca, menghafal, memahami, serta mengembangkan kajian Al-Qur’an dan hadis.
Berikut cabang lomba yang tercantum dalam materi persiapan panitia:
- Seni baca Al-Qur’an golongan remaja dan dewasa.
- Tartil dan tilawah Al-Qur’an untuk anak-anak serta peserta tunanetra.
- Qiraat Al-Qur’an golongan mujawwad dan murattal untuk remaja dan dewasa.
- Hifzil Qur’an golongan 1 juz dan tilawah serta 5 juz dan tilawah.
- Hifzil Qur’an golongan 10 juz, 20 juz, dan 30 juz.
- Tafsir Al-Qur’an dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris.
- Fahmil Qur’an dan Syarhil Qur’an.
- Musabaqah Hadits Nabi golongan 100 hadits dan 500 hadits.
- Kaligrafi Al-Qur’an golongan naskah, hiasan mushaf, kontemporer, dan digital.
- Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
- Karya Tulis Ilmiah Hadits.
- Barzanji Marhaba.
Beragam cabang tersebut memberi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan tilawah, hafalan, pemahaman keagamaan, penulisan ilmiah, hingga seni kaligrafi.
Dengan jadwal pelaksanaan yang semakin dekat, Pemkot Jambi menghadapi dua sasaran sekaligus, memastikan seluruh rangkaian MTQ berjalan tertib dan memberikan pelayanan optimal kepada kafilah dari seluruh daerah, sekaligus mempertahankan prestasi sebagai juara umum.
Keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya bergantung pada kesiapan seremoni. Koordinasi antarpanitia, kesiapan lokasi, layanan peserta, dan mitigasi cuaca juga menentukan kelancaran kegiatan selama 10 hari.
Pemkot Jambi berharap MTQ ke-55 menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta meneguhkan nilai keagamaan dan toleransi dalam kehidupan masyarakat.(*)


