Jarak Pandang di Bandara Jambi Turun hingga 700 Meter, Sejumlah Penerbangan Delay

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi terdampak perubahan jarak pandang pada Kamis 17 September 2026.

Kondisi paling rendah terjadi pada pagi hari. Jarak pandang yang sebelumnya mencapai 2.500 meter pada pukul 06.00 WIB turun drastis menjadi hanya 700 meter pada pukul 07.00 WIB.

Penurunan tersebut terjadi dalam rentang satu jam dan menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi operasional penerbangan di bandara.

Branch Communication Bandara Sultan Thaha Jambi, Ikhsan Pulungan, membenarkan terdapat sejumlah penerbangan yang mengalami keterlambatan.

“Ada beberapa penerbangan yang mengalami delay dengan alasan operasional,” ujar Ikhsan.

Data operasional mencatat terdapat enam penerbangan yang terdampak keterlambatan, terdiri dari tiga penerbangan kedatangan dan tiga penerbangan keberangkatan.

Penerbangan yang terdampak melibatkan tiga maskapai, yakni Batik Air, Susi Air, dan Garuda Indonesia.

Dari Batik Air, penerbangan ID 6804 melayani rute Jakarta (CGK)–Jambi (DJB), sedangkan ID 6805 merupakan penerbangan Jambi–Jakarta.

Sementara Susi Air mencatat penerbangan SI 7222 dengan rute Kerek (KRC)–Jambi dan SI 7218 dengan rute Jambi–Dabo Singkep (SIQ).

Adapun Garuda Indonesia melalui GA 126 melayani rute Jakarta–Jambi dan GA 127 untuk rute Jambi–Jakarta.

Kondisi jarak pandang kemudian berangsur membaik setelah sempat berada pada angka 700 meter.

Pada pukul 08.00 WIB, jarak pandang meningkat menjadi 1.500 meter. Satu jam kemudian, angka tersebut kembali naik menjadi 2.800 meter.

Perbaikan berlanjut pada pukul 10.00 WIB ketika jarak pandang mencapai 4.500 meter. Namun, pada pukul 11.00 WIB kembali berada di angka 3.500 meter.

Hingga pukul 12.00 WIB, jarak pandang tercatat mencapai 6.000 meter.

Perubahan jarak pandang tersebut terus dipantau oleh pengelola bandara karena kondisi visibilitas menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam operasional penerbangan.

Ikhsan mengatakan kondisi operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi terus dipantau seiring perubahan jarak pandang.

Meskipun jarak pandang telah membaik hingga 6.000 meter pada tengah hari, penerbangan yang sebelumnya mengalami keterlambatan tetap tercatat terdampak faktor operasional.

Kondisi tersebut menunjukkan perubahan visibilitas dalam waktu singkat dapat memengaruhi jadwal penerbangan, terutama ketika jarak pandang berada pada level rendah.

Data Jarak Pandang Bandara Sultan Thaha Jambi

  • 06.00 WIB: 2.500 meter

  • 07.00 WIB: 700 meter

  • 08.00 WIB: 1.500 meter

  • 09.00 WIB: 2.800 meter

  • 10.00 WIB: 4.500 meter

  • 11.00 WIB: 3.500 meter

  • 12.00 WIB: 6.000 meter.(*)




Sempat Terganggu Kabut Asap, Penerbangan Bandara Sultan Thaha Kembali Normal Pukul 12.00 WIB

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi kembali normal pada Senin 14 Septembre 2026 siang setelah sebelumnya sempat terganggu akibat kabut asap.

Kondisi operasional penerbangan berangsur pulih sekitar pukul 12.00 WIB, seiring membaiknya jarak pandang atau visibility di kawasan bandara yang mencapai 3.000 meter.

Sebelumnya, kondisi jarak pandang sempat turun cukup signifikan. Pada sekitar pukul 08.00 WIB, visibility di Bandara Sultan Thaha tercatat hanya 1.100 meter akibat kabut asap.

Situasi tersebut berdampak terhadap sejumlah penerbangan.

Sedikitnya lima penerbangan dari dan menuju Bandara Sultan Thaha mengalami penundaan demi memastikan aspek keselamatan penerbangan tetap terpenuhi.

Lima penerbangan yang terdampak pada pagi hari tersebut yakni:

  1. Citilink QG 961 tujuan Jakarta (CGK).
  2. Batik Air ID 6805 tujuan Jakarta (CGK).
  3. Susi Air SI 7218 tujuan SIQ.
  4. Garuda Indonesia GA 127 tujuan Jakarta (CGK).
  5. Super Air Jet IU 843 tujuan Jakarta (CGK).

Penundaan dilakukan karena kondisi jarak pandang yang terbatas dapat memengaruhi aspek keselamatan operasional penerbangan.

Perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang kemudian menunjukkan perbaikan.

Hingga pukul 12.00 WIB, visibility meningkat menjadi 3.000 meter dan operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha kembali normal.

Meski penerbangan telah kembali berjalan normal, penumpang yang akan bepergian melalui Bandara Sultan Thaha tetap diminta memperhatikan perkembangan jadwal penerbangan.

Tim operasional bandara juga terus berkoordinasi dengan maskapai serta instansi terkait untuk memastikan penumpang yang sebelumnya terdampak penundaan mendapatkan informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan mereka.

Calon penumpang juga disarankan melakukan pengecekan langsung kepada maskapai sebelum berangkat menuju bandara.

Langkah ini penting untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal apabila kondisi jarak pandang kembali mengalami penurunan.

Kondisi kabut asap yang sempat mengganggu penerbangan menjadi perhatian karena jarak pandang merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan.

Manajemen Bandara Sultan Thaha menyatakan akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder bandara untuk menjaga pelayanan kepada pengguna jasa sekaligus memantau perkembangan kondisi kabut asap di Jambi.(*)




Jarak Pandang Turun hingga 1.100 Meter, 5 Penerbangan Bandara Sultan Thaha Ditunda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Jambi. Jarak pandang di Bandara Sultan Thaha, Kota Jambi, turun hingga sekitar 1.100 meter pada Senin 14 September 2026 pagi, sehingga lima penerbangan dari dan menuju bandara tersebut mengalami penundaan.

Kondisi tersebut tercatat sekitar pukul 08.00 WIB. Terbatasnya jarak pandang membuat operasional penerbangan harus disesuaikan dengan aspek keselamatan penerbangan, terutama bagi penumpang dan kru pesawat.

Lima penerbangan yang terdampak masing-masing terdiri dari penerbangan Citilink, Batik Air, Susi Air, Garuda Indonesia, dan Super Air Jet.

Berikut daftar penerbangan yang mengalami keterlambatan:

  1. Citilink QG 961 dengan tujuan Jakarta (CGK).
  2. Batik Air ID 6805 dengan tujuan Jakarta (CGK).
  3. Susi Air SI 7218 dengan tujuan Jambi? SIQ.
  4. Garuda Indonesia GA 127 dengan tujuan Jakarta (CGK).
  5. Super Air Jet IU 843 dengan tujuan Jakarta (CGK).

Penundaan dilakukan sebagai langkah keselamatan menyusul kondisi jarak pandang yang belum ideal untuk mendukung kelancaran penerbangan.

Gangguan akibat kabut asap tidak berlangsung sepanjang hari.

Memasuki pukul 12.00 WIB, kondisi penerbangan di Bandara Sultan Thaha kembali normal setelah jarak pandang meningkat menjadi sekitar 3.000 meter.

Tim operasional Bandara Sultan Thaha juga melakukan koordinasi dengan maskapai dan sejumlah instansi terkait untuk menangani dampak penundaan terhadap penumpang.

Informasi mengenai jadwal keberangkatan dan kedatangan penerbangan yang terdampak juga terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Bagi calon penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara Sultan Thaha, pihak pengelola mengimbau agar melakukan pengecekan jadwal penerbangan sebelum menuju bandara.

Penumpang juga diminta berkoordinasi langsung dengan maskapai masing-masing untuk memastikan perubahan jadwal, terutama bagi penerbangan yang sebelumnya terdampak kabut asap.

Gangguan penerbangan ini kembali menunjukkan bagaimana kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dapat berdampak langsung terhadap mobilitas udara di Jambi.

Pihak Bandara Sultan Thaha menyatakan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran sekaligus keselamatan operasional penerbangan.(*)




12 Penerbangan Mendarat di Jambi Hari Ini, Jakarta Masih Jadi Jalur Utama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Aktivitas penerbangan menuju Jambi berlangsung dari pagi hingga malam pada Kamis, 10 September 2026.

Bandara Internasional Sultan Thaha mencatat 12 jadwal penerbangan kedatangan dari sejumlah daerah, dengan rute Jakarta menjadi koneksi yang paling dominan.

Data pengelola bandara, Injourney Airports, menunjukkan penerbangan pertama dijadwalkan tiba pada pukul 07.45 WIB. Sementara kedatangan terakhir berlangsung pada pukul 18.40 WIB.

Komposisi penerbangan tersebut memperlihatkan kuatnya peran Jakarta sebagai pintu masuk utama menuju Jambi.

Dari 12 jadwal kedatangan, delapan penerbangan berasal dari Jakarta.

Sejumlah maskapai melayani rute tersebut. Citilink dijadwalkan membawa penumpang dari Jakarta melalui tiga penerbangan, yakni QG 960 yang tiba pukul 09.25 WIB, QG 966 pada 15.15 WIB, dan QG 964 pada 17.00 WIB.

Batik Air memiliki dua jadwal kedatangan, masing-masing ID 6804 pada 10.20 WIB dan ID 6806 pada 18.40 WIB.

Garuda Indonesia juga mengoperasikan dua penerbangan, yakni GA 126 pada 10.25 WIB dan GA 128 pada 13.40 WIB.

Sementara itu, Super Air Jet melengkapi konektivitas Jakarta-Jambi melalui IU 842 yang dijadwalkan tiba pukul 11.25 WIB dan IU 840 pada 15.20 WIB.

Arus kedatangan di Bandara Sultan Thaha tidak hanya berasal dari ibu kota.

Sejumlah penerbangan menghubungkan Jambi dengan wilayah lain, termasuk Kerinci, Dabo Singkep, dan Batam.

Susi Air dijadwalkan membuka aktivitas kedatangan pada pagi hari melalui penerbangan SI 7219 dari Dabo Singkep.

Pesawat tersebut dijadwalkan mendarat pukul 07.45 WIB.

Maskapai yang sama juga melayani rute Kerinci-Jambi melalui SI 7222 dengan jadwal kedatangan pukul 10.25 WIB.

Dari Batam, Super Air Jet mengoperasikan penerbangan IU 973 yang dijadwalkan tiba di Jambi pada pukul 17.30 WIB.

Jika dilihat dari sebaran waktunya, aktivitas kedatangan cukup terkonsentrasi pada pertengahan pagi.

Pukul 10.20 hingga 11.25 WIB menjadi salah satu periode yang perlu diperhatikan karena terdapat beberapa jadwal kedatangan dalam rentang waktu berdekatan.

Kondisi tersebut berpotensi membuat area penjemputan lebih ramai dibandingkan periode lainnya, terutama ketika beberapa penerbangan tiba mendekati jadwal yang sama.

Berikut jadwal penerbangan kedatangan yang tercatat di Bandara Internasional Sultan Thaha pada Kamis, 10 September 2026:

  • 07.45 WIB — Susi Air SI 7219 dari Dabo Singkep
  • 09.25 WIB — Citilink QG 960 dari Jakarta
  • 10.20 WIB — Batik Air ID 6804 dari Jakarta
  • 10.25 WIB — Garuda Indonesia GA 126 dari Jakarta
  • 10.25 WIB — Susi Air SI 7222 dari Kerinci
  • 11.25 WIB — Super Air Jet IU 842 dari Jakarta
  • 13.40 WIB — Garuda Indonesia GA 128 dari Jakarta
  • 15.15 WIB — Citilink QG 966 dari Jakarta
  • 15.20 WIB — Super Air Jet IU 840 dari Jakarta
  • 17.00 WIB — Citilink QG 964 dari Jakarta
  • 17.30 WIB — Super Air Jet IU 973 dari Batam
  • 18.40 WIB — Batik Air ID 6806 dari Jakarta

Dengan pola tersebut, penumpang maupun keluarga yang melakukan penjemputan perlu memperhatikan kemungkinan perubahan jadwal.

Waktu kedatangan aktual dapat berbeda dari jadwal karena faktor cuaca maupun kondisi operasional penerbangan.

Informasi terbaru mengenai status penerbangan dapat dipantau melalui kanal resmi Bandara Sultan Thaha, termasuk akun media sosial @sultanthahaairport.

Bagi masyarakat yang hendak menjemput penumpang, pengecekan status penerbangan secara berkala menjadi langkah penting agar tidak datang terlalu awal maupun terlambat ke bandara.(*)




Jadwal Penerbangan Sultan Thaha Jambi Kamis 10 September: Ada Jakarta, Batam hingga Kerinci

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi kembali bergerak normal pada Kamis, 10 September 2026.

Sebanyak 12 jadwal keberangkatan tercatat melayani penumpang dari Jambi menuju sejumlah kota di dalam negeri.

Informasi jadwal yang dirilis pengelola bandara melalui Injourney Airports memperlihatkan bahwa konektivitas menuju Jakarta masih menjadi tumpuan utama.

Dari keseluruhan jadwal keberangkatan yang tersedia, penerbangan menuju ibu kota mencapai enam jadwal.

Padatnya rute Jambi-Jakarta menunjukkan tingginya konektivitas kedua wilayah, terutama untuk perjalanan bisnis, pemerintahan, pendidikan maupun kebutuhan mobilitas masyarakat.

Penerbangan menuju Jakarta dimulai sejak pagi. Batik Air menjadwalkan penerbangan ID 6807 pada pukul 06.00 WIB, disusul Citilink QG 961 pukul 09.55 WIB dan Batik Air ID 6805 pada pukul 11.00 WIB.

Pada siang hingga sore hari, pilihan penerbangan kembali tersedia melalui Garuda Indonesia GA 127 pukul 11.10 WIB, Garuda Indonesia GA 129 pukul 14.55 WIB, Citilink QG 967 pukul 15.45 WIB, serta Super Air Jet IU 841 pukul 16.00 WIB.

Dengan demikian, jadwal menuju Jakarta tersebar dari pagi hingga sore.

Kondisi tersebut memberi penumpang lebih banyak pilihan waktu keberangkatan dibanding hanya mengandalkan satu atau dua penerbangan dalam sehari.

Konektivitas dari Bandara Sultan Thaha tidak hanya mengarah ke Jakarta. Sejumlah penerbangan juga melayani destinasi domestik lainnya, termasuk Kerinci, Dabo Singkep dan Batam.

Susi Air dijadwalkan mengoperasikan penerbangan SI 7223 menuju Kerinci pada pukul 08.15 WIB.

Maskapai yang sama juga melayani penerbangan SI 7218 menuju Dabo Singkep pada pukul 10.55 WIB.

Sementara itu, penumpang yang hendak menuju Batam memiliki dua pilihan jadwal Super Air Jet.

Penerbangan IU 974 dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB, sedangkan IU 2974 pada pukul 12.05 WIB.

Kehadiran rute-rute tersebut membuat Bandara Sultan Thaha tetap menjadi salah satu simpul penting mobilitas udara bagi masyarakat Jambi, tidak hanya untuk perjalanan menuju Jakarta tetapi juga menuju sejumlah wilayah lain.

Jadwal keberangkatan pada Kamis ini melibatkan lima maskapai, yakni Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Super Air Jet dan Susi Air.

Frekuensi penerbangan relatif terkonsentrasi mulai pagi hingga sore. Karena itu, penumpang yang memiliki jadwal perjalanan pada 10 September 2026 perlu memperhatikan waktu check-in dan datang lebih awal ke bandara.

Jadwal penerbangan juga dapat berubah karena faktor operasional, cuaca maupun kebijakan maskapai. Pengelola Bandara Sultan Thaha mengimbau calon penumpang memantau pembaruan melalui kanal informasi resmi bandara sebelum berangkat.

Bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Jambi hari ini, informasi jadwal tersebut dapat menjadi acuan awal untuk menentukan pilihan penerbangan.

Namun, status penerbangan sebaiknya tetap dikonfirmasi kembali kepada maskapai atau pengelola bandara sebelum perjalanan.

Catatan: Jadwal dalam berita ini merupakan jadwal penerbangan untuk Kamis, 10 September 2026 dan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu.(*)




Ada Penerbangan Jambi – Kerinci Hari Ini, Cek Informasi Lengkapnya di Sini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi (DJB) hari ini, Senin, 3 Maret 2025, melayani total 9 penerbangan yang menuju berbagai destinasi penting di Indonesia.

Salah satu keberangkatan yang cukup signifikan adalah penerbangan menuju Bandara Depati Parbo (KRC) di Kabupaten Kerinci dengan maskapai Susi Air.

Berikut adalah jadwal lengkap penerbangan dari Bandara Sultan Thaha Jambi (DJB) pada hari ini:

  1. Susi Air – Penerbangan SI 7233
    Keberangkatan: 08:15 WIB
    Tujuan: Bandara Depati Parbo (KRC), Kabupaten Kerinci

  2. Susi Air – Penerbangan SI 7218
    Keberangkatan: 10:55 WIB
    Tujuan: Bandara Dabo Singkep (SIQ)

  3. Super Air Jet – Penerbangan IU 847
    Keberangkatan: 09:05 WIB
    Tujuan: Bandara Soekarno Hatta (CGK), Jakarta

  4. Super Air Jet – Penerbangan IU 843
    Keberangkatan: 12:25 WIB
    Tujuan: Bandara Soekarno Hatta (CGK), Jakarta

  5. Batik Air – Penerbangan ID 6805
    Keberangkatan: 11:05 WIB
    Tujuan: Bandara Soekarno Hatta (CGK), Jakarta

  6. Batik Air – Penerbangan ID 6803
    Keberangkatan: 18:10 WIB
    Tujuan: Bandara Soekarno Hatta (CGK), Jakarta

  7. Garuda Indonesia – Penerbangan GA 127
    Keberangkatan: 11:25 WIB
    Tujuan: Bandara Soekarno Hatta (CGK), Jakarta

  8. Garuda Indonesia – Penerbangan GA 135
    Keberangkatan: 17:30 WIB
    Tujuan: Bandara Soekarno Hatta (CGK), Jakarta

  9. Citylink – Penerbangan QG 967
    Keberangkatan: 15:40 WIB
    Tujuan: Bandara Soekarno Hatta (CGK), Jakarta

Baca juga: Ada Penerbangan ke Yogyakarta Hari Ini dari Jambi, Jangan Ketinggalan, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

Baca juga: Breaking News: Jalan Jambi-Sumbar Via Bungo Putus

Dengan jadwal penerbangan yang padat ini, para penumpang dapat memilih berbagai pilihan penerbangan menuju Jakarta, Kerinci, hingga Dabo Singkep.

Setiap maskapai siap melayani penumpang dengan jadwal yang tepat waktu dan layanan yang memadai.

Pastikan untuk mengecek jadwal penerbangan lebih lanjut di Bandara Sultan Thaha Jambi atau menghubungi pihak maskapai untuk informasi terbaru.

Selalu hadir lebih awal di bandara untuk memastikan kelancaran perjalanan Anda.(*)