Kemas Faried Tegaskan Stabilitas Jambi Tak Bisa Hanya Andalkan Aparat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Semangat menjaga persatuan dan keamanan daerah terlihat dalam pelaksanaan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi yang digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi.

Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, legislatif, tokoh masyarakat, hingga elemen pemuda dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di Kota Jambi.

Apel kebangsaan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha dengan mengusung tema “Dengan Kebersamaan dan Kepedulian, Kita Bisa Menciptakan Lingkungan yang Aman, Nyaman dan Terbebas dari Gangguan Kamtibmas”.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, Wakapolda Jambi Benny Ali, pejabat utama Polda Jambi, unsur Forkopimda, Forum RT, lurah, FKUB, Lembaga Adat Melayu Jambi, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama hingga kalangan pemuda.

Rangkaian apel dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, penghormatan pasukan, laporan komandan apel, pemeriksaan pasukan, hingga pembacaan Ikrar Kebangsaan Sabuk Kamtibmas yang dipimpin Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi.

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengapresiasi terselenggaranya apel kebangsaan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sabuk Kamtibmas menjadi wadah pemersatu seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat solidaritas sosial,” ujar Kemas Faried.

Ia menegaskan bahwa menjaga situasi tetap aman dan kondusif tidak bisa hanya bergantung pada aparat TNI dan Polri semata.

Keterlibatan aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

Selain itu, Kemas Faried juga menyoroti pentingnya pelayanan yang profesional, humanis, dan berkeadilan guna membangun kepercayaan publik terhadap aparat dan pemerintah.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diingatkan agar tetap waspada terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti aksi premanisme, penyebaran hoaks, provokasi, hingga tindak kriminal yang dapat memicu perpecahan sosial.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari Kapolda Jambi kepada Pemerintah Kota Jambi atas keberhasilan menjalankan Program Kampung Bahagia serta menjaga kondisi keamanan daerah tetap kondusif.

Momentum itu kemudian ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama dan sesi foto seluruh peserta sebagai simbol penguatan sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Jambi.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi seluruh elemen, kita optimistis Kota Jambi akan terus tumbuh sebagai daerah yang damai, maju, dan nyaman bagi masyarakat,” tutup Kemas Faried.(*)




TP-PKK Jambi Gelar Pojok Berkah, Makanan Gratis untuk Warga Meski WFH

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali digaungkan Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jambi melalui kegiatan Pojok Berkah.

Biasanya digelar setiap hari Jumat, kegiatan kali ini dilaksanakan pada hari Rabu sebagai penyesuaian kebijakan work from home (WFH), bertempat di Sekretariat TP-PKK Provinsi Jambi.

Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE, menegaskan bahwa perubahan jadwal tidak mengurangi semangat berbagi kepada masyarakat.

“Pojok Berkah tetap terbuka untuk siapa saja yang ingin menikmati sajian maupun berpartisipasi dalam sedekah,” ujarnya.

Sajian pada kegiatan kali ini berasal dari dana kotak sedekah yang terkumpul lebih dari satu juta rupiah, ditambah kontribusi dari pengurus TP-PKK.

Hj. Hesnidar Haris menekankan, sedekah tidak diukur dari besar kecilnya nominal, karena kontribusi sekecil Rp500 atau Rp1.000 tetap bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan dilaksanakan di halaman kantor TP-PKK Provinsi Jambi dan membagikan makanan gratis kepada petugas kebersihan, pekerja harian, serta warga yang melintas.

Antusiasme terlihat dari kehadiran masyarakat yang tertib menikmati sajian yang tersedia.

Selain berbagi makanan, Pojok Berkah menjadi wadah menumbuhkan nilai gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial.

Melalui kotak sedekah terbuka, TP-PKK mengajak seluruh elemen masyarakat ikut ambil bagian dalam gerakan berbagi yang sederhana namun berdampak nyata.

Hj. Hesnidar Haris berharap program ini bisa terus berjalan dan memberikan berkah bagi semua pihak yang terlibat, baik pemberi maupun penerima.

“Mudah-mudahan rezeki kita semakin berkah dan semakin banyak orang yang merasakan manfaatnya. Amin,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, TP-PKK Provinsi Jambi menegaskan komitmennya dalam menjalankan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta memperkuat peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam membangun kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitar.(*)




Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Naim, Dorong Solidaritas dan Keharmonisan di Bulan Suci Ramadan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Wakil Ketua III DPRD Kota Jambi, Naim, mengajak seluruh umat Muslim dan masyarakat di Kota Jambi khususnya, untuk menjaga ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan semangat toleransi.

Dalam pernyataannya, Naim menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar menunaikan ibadah puasa, melainkan juga momentum penting untuk meningkatkan kualitas moral, memperkuat kepedulian sosial, dan menjaga persatuan di tengah perbedaan, termasuk metode penentuan awal puasa yang berbeda-beda.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari kita manfaatkan waktu ini untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kepedulian terhadap sesama, dan menjaga persatuan di tengah perbedaan,” ujarnya.

Naim mengimbau masyarakat agar menjaga sikap santun selama bulan suci, termasuk menghormati pelaksanaan ibadah seperti Shalat Tarawih, Tadarus Al-Qur’an, dan I’tikaf di masjid-masjid.

Ia juga mengingatkan agar umat Islam menghormati saudara yang tidak berpuasa karena uzur syar’i, seperti sakit atau dalam perjalanan (musafir), serta bersikap bijaksana terhadap warga non-Muslim di lingkungan sekitar.

“Ramadan mengajarkan kita untuk saling menghargai. Hormati yang berpuasa, pahami yang memiliki uzur, dan tetap jalin keharmonisan dengan saudara-saudara yang berbeda keyakinan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Naim berharap bulan suci ini menjadi momen untuk menumbuhkan solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan memperkuat persaudaraan.

Ia menekankan bahwa nilai toleransi dan ukhuwah harus menjadi pedoman, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga sepanjang tahun.

“Bersama-sama kita ciptakan suasana Ramadan yang penuh kedamaian, keberkahan, dan persatuan bagi seluruh masyarakat Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Donasi Kemanusiaan Sarolangun Rp538 Juta Diberikan Saat HUT Jambi ke-69

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Sarolangun terhadap korban bencana alam di Sumatera, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyerahkan donasi kemanusiaan senilai Rp538.059.000.

Penyerahan donasi dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi, Selasa (6/1/2026), di Lapangan Kantor Gubernur Jambi.

Donasi diserahkan langsung oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin dan diterima secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani, disaksikan para kepala daerah se-Provinsi Jambi serta jajaran Pemerintah Provinsi Jambi.

Bupati H. Hurmin menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Sarolangun kepada saudara-saudara di Sumatera yang terdampak musibah bencana alam.

“Momentum HUT Provinsi Jambi ke-69 ini kami manfaatkan tidak hanya untuk peringatan seremonial, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian kemanusiaan,” sebutnya.

“Donasi ini adalah amanah masyarakat Sarolangun untuk membantu meringankan beban korban bencana,” ujar Hurmin.

Ia menambahkan bahwa, semangat gotong royong dan kebersamaan antardaerah harus terus diperkuat, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi terdampak bencana.

“Semangat gotong royong ini terus kita gaungkan, baik untuk kemajuan daerah maupun persoalan sosial terhadap saudara kita yang sedang mengalami kesusahan akibat bencana alam,” tutupnya.(*)