Bangun Kota Jambi Bahagia, Walikota Maulana Dorong Peran Aktif Majelis Taklim

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memanfaatkan momentum Ramadan 1447 H/2026 M untuk memperkuat spiritualitas masyarakat melalui kegiatan Pesantren dan Pengajian Ramadan yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan bertema “Melalui Pesantren Ramadan Kita Perkuat Silaturahmi dalam Membangun Keluarga Bahagia dan Qurani” tersebut diikuti sekitar 400 peserta dari 21 Majelis Taklim se-Kota Jambi.

Acara dibuka langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, serta dihadiri jajaran Pemerintah Kota Jambi dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, Abdullah Saman.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya bulan ibadah ritual, tetapi juga momentum pembinaan karakter dan peningkatan kualitas diri.

“Ramadan adalah bulan pembinaan akhlak dan pembentukan pribadi yang bertakwa. Ini bagian dari upaya kita mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan pesantren dan pengajian Ramadan bertujuan membentuk generasi beriman dan berakhlak mulia, meningkatkan pemahaman Al-Qur’an, menanamkan nilai integritas serta kedisiplinan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

Maulana juga menegaskan komitmen Pemkot Jambi dalam mendukung keberadaan Majelis Taklim sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga akhlak masyarakat, khususnya generasi muda.

“Silakan tumbuh dan berkembang. Banyak ruang yang bisa dimanfaatkan, dengan tujuan bersama membangun Kota Jambi,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, usai Idulfitri mendatang Pemkot Jambi berencana membentuk program Pengajian Bahagia yang melibatkan ibu-ibu Majelis Taklim dari seluruh kecamatan dan kelurahan.

Ia berharap ilmu yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi generasi berakhlakul karimah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Jambi, Kamal Firdaus, menyampaikan kegiatan berlangsung selama dua hari, 4–5 Maret 2026.

“Kegiatan ini diikuti sekitar 400 peserta dari 21 Majelis Taklim se-Kota Jambi,” ujarnya.

Pesantren Ramadan tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Supian Ramli, Moehammad Yusuf, dan Muhammad Amin Abdullah.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Jambi berharap terbentuk karakter muslimah yang cerdas, berintegritas, berbudi luhur, serta mampu berperan aktif dalam membangun keluarga dan masyarakat yang religius.(*)




Safari Ramadan di Pamenang, Gubernur Al Haris Puji Kinerja Bupati Merangin

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Al Haris memberikan apresiasi atas semangat dan komitmen M Syukur dalam membangun Kabupaten Merangin.

Menurut Gubernur, berbagai kemajuan yang terlihat saat ini merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah bersama dukungan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Al Haris saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Jambi di Masjid Al Mukmin, Kelurahan Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Sabtu malam (28/2).

Dalam sambutannya, Gubernur juga memuji kekompakan masyarakat Pamenang dalam membangun Masjid Al Mukmin.

Ia mengaku mengikuti proses pembangunan masjid tersebut sejak awal.

“Saya mengetahui sejak awal pembangunan masjid ini, karena saya yang meletakkan batu pertama saat menjabat sebagai Bupati Merangin. Masyarakat di sini tidak kaya, tapi sawit banyak,” ujar Al Haris yang disambut tawa jamaah.

Kehadiran Gubernur dalam Safari Ramadan 1447 Hijriah itu disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Bupati Merangin M Syukur yang hadir bersama Wakil Bupati H Kafidh, Sekda Zulhifni, unsur Forkopimda, serta para kepala OPD menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut.

Menurutnya, Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum mempererat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Merangin bersama masyarakat.

“Kunjungan ini bukan hanya Safari Ramadan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi masyarakat Merangin dengan Pak Gubernur dan jajarannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Al Haris juga menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya ayah, dalam pembinaan anak.

Ia mengungkapkan sekitar 25 persen anak-anak di Jambi kehilangan kehadiran dan kasih sayang ayah dalam keseharian, baik karena merantau, perceraian, maupun faktor lain.

“Kondisi ini menjadi perhatian bersama. Pembinaan akhlak anak harus dimulai sejak dini. Peran ayah sangat penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak agar menjadi generasi yang berakhlak dan berkualitas,” tegasnya.

Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial. Bupati menyerahkan bantuan CSR dari Bank Jambi, sementara Wakil Bupati menyalurkan bantuan pembangunan masjid dari Baznas Merangin.

Gubernur Jambi turut menyerahkan bantuan kepada 50 fakir miskin yang secara simbolis diterima oleh 12 orang.

Selain itu, diberikan pula bantuan makanan tambahan berupa telur dan susu bagi anak-anak stunting.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Acara ditutup dengan doa bersama dan saling bersalaman, menandai eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat Merangin.(*)




Bangun Spiritualitas Kota Jambi, Maulana Gelar Buka Bersama Ulama dan Ormas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Momentum Ramadan dimanfaatkan secara maksimal oleh Wali Kota Jambi, Maulana, untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat.

Tidak hanya bersama jajaran Pemerintah Kota, silaturahmi juga diperluas dengan organisasi kemasyarakatan dan tokoh agama di Kota Jambi.

Kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung Sabtu (28/02/2026) di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota, menjadi ruang dialog hangat antara pemerintah dan para pimpinan pondok pesantren, organisasi keagamaan, serta organisasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa pembangunan Kota Jambi tidak hanya berorientasi pada fisik dan infrastruktur.

Menurutnya, kebahagiaan sejati masyarakat dimulai dari kekuatan spiritual dan akhlak generasi muda.

“Visi Kota Jambi Bahagia diawali dari kebahagiaan spiritual. Infrastruktur penting, tetapi tanpa akhlak yang baik, kota ini belum sepenuhnya bahagia,” tegasnya.

BPJS untuk Marbot dan Imam Masjid

Dalam kesempatan itu, Maulana juga mengungkapkan komitmen Pemkot untuk meningkatkan kesejahteraan petugas keagamaan.

Saat ini, pemerintah tengah memperjuangkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh marbot dan imam masjid di Kota Jambi.

Langkah ini menjadi bagian dari perhatian serius terhadap peran penting tokoh agama dalam menjaga harmoni dan stabilitas sosial masyarakat.

Program Kampung Bahagia Sentuh 1.583 RT

Selain itu, Program Kampung Bahagia terus digulirkan secara bertahap. Hingga Juni 2026, sebanyak 803 RT akan menjadi sasaran program, sementara sisanya akan direalisasikan pada Juli hingga Desember 2026.

Secara total, 1.583 RT di Kota Jambi akan merasakan dampaknya.

Setiap RT diwajibkan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) yang melibatkan unsur tokoh perempuan, pemuda, tokoh agama, serta perangkat RT.

Skema ini dirancang untuk memastikan pembangunan berjalan partisipatif dan tepat sasaran.

Maulana menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, rasa memiliki akan tumbuh kuat jika warga dilibatkan secara langsung.

“Kebersamaan adalah kunci. Jika semua terlibat, pembangunan akan merata dan berkelanjutan,” ujarnya optimistis.

Acara tersebut turut dihadiri Plh Sekretaris Kota Jambi, Ketua Baznas Kota Jambi, Sekretaris MUI Kota Jambi, serta para pimpinan pondok pesantren dan organisasi kemasyarakatan.(*)




Sambut Ramadan 1447 H, LPKA Muara Bulian Gelar Bakti Sosial dan Bersih Rumah Ibadah

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, LPKA Kelas II Muara Bulian menggelar kegiatan bakti sosial sekaligus aksi bersih fasilitas rumah ibadah di lingkungan sekitar, Selasa (18/02).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-42 tentang pelaksanaan kerja bakti insan pemasyarakatan dalam menyambut Ramadan.

Aksi sosial ini juga menjadi bagian dari komitmen LPKA untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran petugas LPKA bersama peserta magang menyerahkan bantuan berupa sejumlah buku Yasin untuk mendukung aktivitas ibadah jamaah.

Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat nilai kebersamaan dan menambah kekhusyukan dalam menjalankan ibadah di bulan suci.

Tak hanya itu, petugas juga melaksanakan gotong royong membersihkan area rumah ibadah di sekitar Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Lingkungan yang bersih dan nyaman dinilai penting untuk menciptakan suasana kondusif menjelang pelaksanaan Shalat Tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan rangkaian ibadah Ramadan lainnya.

Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian, Kasogi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus momentum memperkuat karakter positif.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Kami ingin menjadikannya sebagai sarana memperkuat kepedulian, meningkatkan semangat berbagi, serta membangun kebersamaan antara petugas dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini juga menjadi bagian dari pembinaan karakter, baik bagi jajaran petugas maupun peserta magang, agar senantiasa menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan mendapat sambutan positif dari warga sekitar.

Melalui aksi bakti sosial dan bersih rumah ibadah ini, diharapkan silaturahmi semakin erat serta keberkahan Ramadan dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)